Anda di halaman 1dari 8

LANDASAN DAN PRINSIP

PENGEMBANGAN KURIKULUM
HANSISWANY KAMARGA
LANDASAN SOSIAL BUDAYA
Pendidikan mempersiapkan generasi muda
untuk terjun ke dalam kehidupan masyarakat
memberi bekal pengetahuan, keterampilan,
dan nilai-nilai untuk hidup, bekerja dan
mencapai perkembangan lebih lanjut di
masyarakat

Kehidupan masyarakat, kekayaan


budaya menjadi landasan & acuan
bagi pendidikan

TUJUAN, ISI, PROSES disesuaikan dengan


Kondisi, Karakteristik Kekayaan Masyarakat
LANDASAN SOSIAL BUDAYA
3 SIFAT PENTING PENDIDIKAN

PENDIDIKAN PENDIDIKAN PENDIDIKAN


MENGANDUNG BERSIFAT DIDUKUNG OLEH
NILAI SOSIAL LINGKUNGAN

Diarahkan pada Berhubungan Proses pendidikan


pengembangan dalam situasi merupakan bagian
pribadi sesuai sosial / dari proses
dengan nilai menyiapkan kehidupan
yang diharapkan peserta didik masyarakat ;
untuk pelaksanaannya
kehidupan membutuhkan
dalam dukungan dari
masyarakat lingkungan
masyarakat
LANDASAN SOSIAL BUDAYA
Masyarakat
sistem sosial Tatanan
membentuk melahirkan
kelompok dan budaya nilai

masing2 daerah berbeda Seperangkat


mengatur pola kehidupan ketentuan, peraturan,
dan pola hubungan hukum, moral, yang
Berbeda antar periode waktu mengatur cara
karena masyarakat berkehidupan dan
berkembang berperilaku warga
masyarakat

PENDIDIKAN
Merupakan bagian dari kebudayaan /
proses pembudayaan
LANDASAN SOSIAL BUDAYA
PERKEMBANGAN MASYARAKAT
Mempengaruhi perkembangan
Terjadi perubahan individu, pengetahuan, kebiasaan,
pola hidup

Mempercepat pertemuan antarbangsa


Mobilitas tinggi Membuka daerah terisolasi
Peningkatan pemerataan pembangunan

Komunikasi cepat Memudahkan perolehan informasi


& akurat

Terjadi proses pembauran


Adakalanya terjadi pertentangan / konflik antarsektor sosial budaya
LANDASAN SOSIAL BUDAYA

PERUBAHAN POLA PEKERJAAN


Melahirkan spesialisasi yang menuntut
profesionalisme
Mengejar target untuk meningkatkan
produksi
Gotong royong diganti dengan
kerjasama sesuai alur kerja
Pola padat karya berganti dengan
padat teknologi
Sifat kompetitif yang tinggi
LANDASAN SOSIAL BUDAYA
PERUBAHAN PERANAN WANITA
Wanita memiliki peluang yang sama
dengan pria hampir pada setiap sektor
Memberi kesempatan untuk menambah
penghasilan keluarga
Muncul masalah dalam kehidupan sosial
pribadi peran ganda wanita
Masalah dalam kehidupan berkeluarga
kemungkinan terjadinya perpecahan
keluarga
Masalah dalam pekerjaan : optimalisasi
karier, kedudukan pria di bawah wanita,
pelecehan/skandal
PERUBAHAN KEHIDUPAN KELUARGA
Waktu bekerja yang panjang
Pengasuhan anak oleh pembantu
Waktu anak lebih banyak di luar rumah
Menimbulkan masalah harmonisasi
dalam keluarga
Kesibukan luar batas mengorbankan
fungsi-fungsi keluarga
Rumah hanya berfungsi sebagai tempat
parkir