Anda di halaman 1dari 15

Laporan Kasus

P-DRUG

BPH
Oleh:
Putri Sholih Dewi I
201510401011003 / H26
IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn B
Umur : 70 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pekerjaan : tidak bekerja
Agama : Islam
Suku : Jawa
Alamat : sukodadi Lamongan
Tanggal pemeriksaan : 10-9-2017
ANAMNESIS
K.U: tidak bisa kencing lancar

RPS:
Px mengeluh tidak bisa kencing lancar. Hal ini dirasa sudah 1 bulan belakangan.
Pasien sering harus mengedan terlebih dahulu untuk memulai kencing. Setelah
kencing keluar, pancaran dirasakan lemah tidak seperti sebelumnya dan
kencing dirasakan tersendat-sendat. Setelah kencing Px selalu merasa tidak
puas. Karena kencing tidak lancar, Px selalu merasa ingin kencing dan
terkadang tidak bisa menahan. Kencing pada malam hari sekitar 1-2 kali. Nyeri
pada pinggang (-), demam (-),mual (-) kencing darah (-), kencing batu (-),
riwayat trauma (-) BAB lancar
Riwayat Penyakit Dahulu:
DM
HT -

Riwayat Penyakit Keluarga:


DM HT-
Keganasan prostat -
Riwayat Sosial:

Px punya kebiasaan minum kopi sehari kurang lebih 2 hingga 3 kali,


kebiasaan minum air putih > 5 gelas /hari
PEMERIKSAAN FISIK
Thorax : normochest, simetris, retraksi (-)
KU: cukup Cor :
kesadaran/GCS: CM/456 I:iktus tak tampak, pulsasi (-)
P:iktus tak kuat angkat, thrill (-)
Vital sign : P:batas jantung dbn
TD : 130/80mmHg A:S1S2 tunggal, murmur (-), gallop (-)
Nadi : 80 x/ mnt Pulmo :
RR : 18 x/mnt I:normochest, ekspansi simetris, retraksi (-)
P:nyeri (-) fremitus taktil simetris
Tax : 36,4 oC P:sonor/sonor
Kepala : a-/i-/c-/d- A:vesicular/vesicular, ronkhi -/-, wheezing -/-
Leher : pembesaran kelenjar Abdomen: flat, supel, nyeri tekan pada region
(-) suprasimfisis, hepar/lien ttb, pekak, BU (+) normal
Genetalia: dbn
Ekstremitas : akral hangat, kering merah
Status urologi:
R/ fank:
tanda radang - /-, alignment vertebrae normal, tumor -/-, luka bekas oprasi -/-
Flank pain -/-
Flank mass -/-
Nyeri tekan -/-
Nyeri ketok -/-
VU: kesan VU kosong
Genetalia eksterna :
Penis : sirkumsisi (+)
Testis : normal
MUE tidak tampak darah/nanah/hiperemi
RT :
tonus sphingter ani (+) normal, teraba prostat membesar, konsistensi kenyal, nodul (-),apex dapat
teraba, sulcus mediana datar (grade 2)
handscon darah (-),feces (-)
IPSS: 6
Problem
LUTS gejala obstruksi, storage, post miksi
BPH
Tujuan
mengurangi resistensi otot polos prostat Sehingga melancarkan
pengeluaran urin
Mengurangi volume prostat
Inventarisasi P-Drug
Advice
Pasien dijelaskan bahwa faktor yang memperparah penyakit
adalah minum kopi sehingga disarankan untuk mengurangi
konsumsinya.
Terapi farmakologi
Alfa aderenergik bloker
5 alfa reduktase inhibitor
Alfa aderenergik bloker
Nama Obat Efficacy Safety Suitability
prazozin FK: onset 2 jam, durasi 24 jam, half life 12 + ES: hipotensi postural + Sediaan : 1mg , 2mg +
jam Nausea , takikardi tab
FD : alfa 1 bloker. Menghambat alfa Dosis :
adrenergic reseptor di post sinap Awal 2x1 mg
relaksasi otot polos Maintenance 2x
2mg

terazozin Onset 2jam , durasi 48 jam, half life 24 ++ ES : somnolenence, ++ Tab 1 mg, 2mg, 5 ++
jam sakit kepala, efek mg, 10mg
hipotensi ortostatik Dosis: 1x 1mg
FD:alfa 1 bloker. Menghambat alfa
adrenergic reseptor di post sinap
relaksasi otot polos

Tamzulozin Onset 4jam , durasi 48 jam, half life 24 +++ ES: hipotensi ortostatik +++ Tab 0,4mg ++
jam lebih ringan Dosis 1x 0,4mg
FD:alfa 1 abloker. Menghambat alfa 1a
adrenergic reseptor di post sinap secara
selective relaksasi otot polos prostate
5 alfa reduktase
Nama Efficacy Safety Suitability
Obat
finasteride FK : + ES : disfungsi + Sediaan : ++
Onset :6 bulan ereksi, 1mg, 5 mg
Peak effect : 2-6 jam. penurunan Dosis:
FD : selective inhibitor type 1 dan 2 5 alfa libido, 1x 5mg
reduktase sehinga menginhibisi conversi ginekomastia Harga 4000 /tablet
testosteron menjadi dihidritestosterone

dutasteride FK : + ES: disfungsi + Sediaan : +


Onset :1-2 bulan + ereksi, 0,5mg
Peak effect : 2-3 jam. penurunan Dosis
FD : selective inhibitor type 1 dan 2 5 alfa libido, 1x0,5 mg
reduktase sehinga menginhibisi conversi ginekomastia Harga : 10.000/ tablet
testosteron menjadi dihidritestosterone
Jl. Raya lamongan
SIP: 201810060694
Jam praktek 19.00-21.00
Lamongan 10 9 2017

R/ Tamsulzin tab 0,4mg No VII


1 dd 1 tab p.c

R/Dutasteride tab 0,5mg No VII


1 dd 1 tab p.c

Pro : Sdr. B
Usia : 70 tahun
Alamat : Sukodadi Lamongan
Komunikasi Obat

Untuk obat yang pertama yaitu tamsulosin merupakan obat yang digunakan agar otot dibagian saluran
kencing bawah dapat lebih longgar sehingga dapat BAK scara lancar. Diminum sehari sekali setelah
makan.
Untuk obat yang kedua yaitu dutasteride merupakan obat yang digunakan agar volume prostat lebih
mengecil. Diminum satu kali sehari setelah makan.
Proses terapi membutuhkan waktu yang tidak sebentar, terlebih untuk menurunkan volume prostat
diperlukan waktu minimal 2 bulan sehingga obat harus diminum secara rutin dan diminum setelah
makan.
Untuk terapi awal Obat saya berikan untuk 7 hari, kemudian harus kontrol untuk mengefaluasi efek yang
ditimbulkan dan untuk memantau kelanjutan terapi.
Dianjurkan agar jangan melakukan perubahan posisi secara mendadak. Dimulai dari Tidur duduk
berdiri jalan .
Apabila setelah penggunaan obat muncul keluhan pusing, lemas, hingga pingsan segera konsul ke
dokter.
Obat dutasteride menimbulkan efek disfungsi ereksi, penurunan libido, pembesaran payudara
Edukasi agar mengurangi jumlah konsumsi kopi
Menanyakan kepada pasien apakah sudah jelas dan ada yang perlu ditanyakan atau tidak ?
Monitoring dan Evaluasi

Nama Obat Efek Terapi Cara Evaluasi Kapan Dilakukan

Tamsulosin Menurunkan gejala Anamnesis dan Kontrol pertama pada 7


LUTS ( storage, Pemeriksaan fisik: TTV hari pasca pasien
obstruksi, postmiksi) dan dilihat status datang
Eso: hipotensi urologi pasien
ortostatik minimal.

Dutasteride Menurunkan volume Anamnesis dan Kontrol pertama pada 7


prostat Pemeriksaan fisik hari pasca pasien
Eso: disfungsi ereksi, datang
penurunan libido,
ginekomastia