Anda di halaman 1dari 17

Your nam

Tugas Praktek IBK I

GASTRITIS
Oleh :
Ratih Tri Saputri
(J120140101)
Zahrah Prawita Andarini
(J120140110)
GASTRITIS???
Definisi
berasal dari bahasa Yunani
yaitu gastro, yang berarti
perut/lambung dan itis yang berarti
inflamasi atau peradangan
Gastritis adalah suatu keadaan
dimana terjadi inflamasi pada
jaringan mukosa (jaringan lunak)
lambung.
Jenis-Jenis Gastritis
GASTRITIS
AKUT

GASTRITIS

GASTRITIS
TIPE-A
(FUNDUS)
GASTRITIS
KRONIK
GASTRITIS
TIPE-B
(ANTRUM)
Epidemiologi
Kasus gastritis di masyarakat :
Medical record Rumah Sakit Hospital pada
tahun 2010 ditemukan jumlah pasien yang
dirawat dengan penyakit infeksi pada saluran
pencernaan adalah 34.5% dengan gastritis.
Di penjuru dunia saat ini penderita gastritis
mencapai 1.7 miliar. Hasil penelitian riset
Brain & Co dengan PT. Kalbe Farma tahun
2010, terhadap 1.645 responden di Medan,
Jakarta, Surabaya dan Denpasar
mengungkapkan 60% dari jumlah responden
menderita gastritis.
Anatomi dan Fisiologi
Fungsi lambung terdiri dari:
Menampung makanan
Menghancurkan dan menghaluskan makanan
Getah asam lambung yang dihasilkan: Pepsin,
HCl, Renin, Lipase.
Otot lambung yang tebal berfungsi untuk
mengaduk dan menggerus bahan makanan
didalamnya serta mencampur secara sempurna
dengan getah sekret pencernaan yang dikeluarkan
oleh lambung.
Dinding lambung terdiri atas 4 lapisan, yaitu :
1. mukosa
2. submukosa
3. muskularis
4. serosa
ETIOLOGI
Etiologi Gastritis Akut
Obat-obatan, alkohol, refluk
empedu, mencerna asam/ alkali
kuat, dsb.
Etiologi Gastritis Kronis
Aspek imunologis, aspek
bakteriologis, faktor lain.
Patogenesis
Ada beberapa faktor yang dapat
menyebabkan kerusakan mukosa pada
lambung, yaitu:
Kerusakan mukosa barrier sehingga
difusi balik ion H meninggi.
Perfusi mukosa lambung yang terganggu.
Jumlah asam lambung.
Ulkus karena stres.
Berkurangnya aliran darah pada mukosa.
Faktor Resiko
1. Pola makan yang tidak baik dan tidak
teratur.
2. Kopi
3. Teh
4. Rokok
5. Obat-obatan
6. Stress
7. Alkohol
8. Infeksi Helicobacter pylori
9. Usia
Gejala Klinis
1. Perih atau sakit seperti terbakar pada perut
bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau
lebih buru ketika makan
2. Mual
3. Muntah
4. Kehilangan selera makan
5. Kembung
6. Terasa penuh pada perut bagian atas
setelah makan
7. Kehilangan berat badan
Diagnosa
Pemeriksaan tersebut
meliputi:
1. Pemeriksaan darah
2. Pemeriksaan pernafasan
3. Pemeriksaan feces
4. Endoskopi saluran cerna
bagian atas
5. Ronsen saluran cerna
Penyembuhan
1.Perawatan
2.Pemberian obat-obatan
3.Pengobatan tradisional
4.Pencegahan
Rekomendasi
Pengolahan sosor bebek sebagai obat
herbal. Kaya akan zat-zat asam lemon, asam
apel, vitamin c, quercetin 3-dtarabinoside,
dan kaemferol-3 glucosa. Bersifat agak
asam, bau lemah, agak dingin, anti radang,
menghentikan pendaharan, mengurangi
pembengkakan. Menyembuhkan gastritis,
diare, wasir, disentri.
Lima lembar daun cocor bebek diperas lalu
ditambah sedikit garam dan diminum air
perasaannya.