Anda di halaman 1dari 11

Klik 1 kali!

Pertidaksamaan Rasional,
Irrasional, dan Mutlak

ARIFA KARTIKASARI X MIA 1 SMAN 14 JAKARTA


Pertidaksamaan Pecahan Linear

Pertidaksamaan pecahan linear secara umum


dapat dinyatakan dengan: ,dengan
tanda berganti dengan tanda , > dan <.
Pertidaksamaan
pecahan gimana
ya?

Pertidaksamaan Pecahan
Secara umum pertidaksamaan pecahan dapat
dinyatakan dengan :

dengan f(x) dan g(x) merupakan polinom yang


dapat berbentuk fungsi kubik, fungsi kuadrat
atau fungsi linear.
2x 4 = 0 x = 2;
x 3 = 0 x = 3.
Akar-akarnya adalah 2 dan 3.
Garis bilangan dari adalah sebagai berikut

karena tanda pertidaksamaan adalah maka selang yang


memenuhi atau yang menjadi penyelesaian adalah tanda
(+) dan 0. Jadi penyelesaiannya adalah : x 2 atau x > 3.
Perhatikan bahwa x = 3 tidak memenuhi penyelesaian,
sebab x = 3 menjadikan penyebut bernilai 0.
Pertidaksamaan Pecahan Linear
dan Kuadrat

Pertidaksamaan pecahan linear dan kuadrat secara


umum dinyatakan dengan :
atau

*dengan tanda dapat diganti dengan tanda , >


dan <.
CONTOH SOAL

-x+3=0 a = 1 > 0 dan D = (-1) - 4 . 1 . 3 = -11 < 0


Karena D < 0 maka - x + 3 = 0 tidak mempunyai akar yang
real.
x2=0 x1 = 2
Akar-akarnya adalah : 2
Garis bilangan dari adalah sebagai berikut.

Karena tanda pertidaksamaan adalah maka selang yang


memenuhi adalah yang bertanda (+) dan 0.
Jadi penyelesaiannya : x > 2.
D > 0, memiliki 2 penyeleaian
D = 0, memiliki 1 penyelesaian
D < 0, tidak memiliki penyelesaian
Pertidaksamaan yang mengandung bentuk akar
disebut pertidaksamaan irrasional.
Nilai 0 atau a 0
Berdasarkan sifat tersebut maka pertidaksamaan
irrasional dengan bentuk:
atau >
dapat diselesaikan dengan mengkuadratkan kedua
ruas.
Tetapi selain dikuadratkan ada syarat yang harus
ditambah yaitu: f(x) 0 dan g(x) 0.
Contoh
soal
<
1-x < 2x + 3
x>-
*Syarat: 1.) 1 x 0
-x - 1
x1
2.) 2x + 3 0
hp : { - x < 1}
x-
Pertidaksamaan Harga Mutlak

Pertidaksamaan yang variabelnya terdapat dalam


tanda mutlak disebut dengan pertidaksamaan
mutlak.
Untuk a > 0 : jika |f(x)| < a maka a < f(x) < a
jika |f(x)| a maka a f(x) a
jika |f(x)| > a maka f(x) < -a atau
f(x) > a
jika |f(x)| a maka f(x) -a atau
f(x) a
Contoh Soal

|x + 2| |x 3|
+ 4x + 4 - 6x + 9
10x 5 0
10 x 5
x