Anda di halaman 1dari 15

Gambaran umum pemantauan

pekerjaan panas (hot work)


pada overhaul type A GT 1.3
Muara Tawar

Disusun Oleh : Putri Eriyanti (201431251)


PEKERJAAN PANAS

Hot work adalah pekerjaan yang melibatkan pembakaran, pengelasan,

atau operasi sejenis yang dapat menimbulkan kebakaran atau peledakan

-NFPA-
BAHAYA PEKERJAAN PANAS
Sinar ultraviolet

BAHAYA PANAS Cahaya tampak Menimbulkan luka bakar,


kerusakan mata dan kerusakan
kulit
Sinar inframerah

Gas karbon monoksida

Gas karbon dioksida Menyebabkan


kerusakan pada sistem
BAHAYA ASAP DAN GAS
Gas nitrogen monoksida saluran pernafasan

Gas nitrogen dioksida


BAHAYA PEKERJAAN PANAS

Bahaya percikan api akan menimbulkan luka bakar

Bahaya kebakaran kebakaran, kerusakan alat dan kematian

Bahaya ledakan kebakaran, kerusakan alat dan kematian

Bahaya jatuh Disabilitas, kematian.

Bahaya listrik kerusakan organ tubuh, pengerutan otot, kematian.


INPUT PROSES OUTPUT

SUMBER DAYA MANUSIA PERSIAPAN ZERRO ACCIDENT


(SDM) PELAKSANAAN MEMINIMALISIR PAK
ANGGARAN TINDAKAN AKHIR
STANDAR OPERASIONAL
DAN PRODUKSI (SOP)
SARANAN DAN
PRASARANA
SUMBER DAYA MANUSIA

Mengikuti pelatihan dan


PP 50 tahun 2012 Pasal 5 mendapatkan sertifikasi
Mempekerjakan pekerja atau buruh paling sedikit 100
(seratus) orang atau mempunyai tingkat potensi Unit K3
bahaya tinggi WAJIB MNERAPKAN - Ahli K3 Umum
- Scaffholder
- Bekerja di ketinggian
- Auditor SMK3
Terdapat 1 Spv, 6 orang staff - Petugas Pemadam
- P3K
- K3 listrik
- Forklift
Jam kerja 8 Jam/hari Mekanik
- Sertifikasi Juru Las
- WELDING INSPEKTOR
ANGGARAN

Bottom up
Pengajuan Divisi Membuat Divisi
dari pihak K3 Rendal permintaan pengadaan Keuntungan :
Adanya komunikasi dan

Team HPS
koordinasi antara lini
manajemen selama proses

Pemeriksaan
Pengadaan penyusunan sehingga lebih
Pembayaran menunjuk QA
barang memungkinkan atau mencapai
pihak ketiga

kesepakatan anggaran antara


atasan dan bawahan
STANDAR OPERASIONAL DAN PROSEDUR

INSTRUKSI KERJA
(IK) Stup (2001) yaitu SOP merupakan
PEKERJAAN PANAS pengembangan dan penerapan dari SOP
merupakan bagian penting dari keberhasilan
system kualitas dimana SOP menyediakan
informasi untuk setiap individu dalam
perusahaan untuk menunjukkan suatu
pekerjaan, dan memberikan pada kualitas
Safety dan integritas dari suatu produk atau hasil
talk akhir.

Safety
briefing
SARANA DAN PRASARANA

Welding gloves

Exhaust ventilation
Kacamata Las

Pakaian Las (wearpack)

Apron

Oxy acetylene

Safety Shoes
SARANA DAN PRASARANA

APAR
Welding helmet Detektor gas

Ear Plug Fire blanket Body Harness


PEMANTAUAN PEKERJAAN PANAS

PERSIAPAN
Membuat working permit, safety permit dan juga Permit to work

Menyiapkan perlengkapan kerja sebelum overhaul oleh mekanik

Menyiapkan alat pelindung diri yang dibutuhkan oleh staff K3, APD sesuai dengan
pekerjaan yang dilakukan.

National fire protection assosiation (NFPA) 51B tahun 2009 tentang Standard for five
prevention during welding sutting and othe hot work
PELAKSANAAN

Memastikan PTW, JSA, HIRAC,


hot work sertificate valid
Mempersiapkan Melakukan
APAR saat inspeksi harian
Safety patrol
pekerjaan panas terhadap alat
dilakukan alat

Menghentikan
Melaksanakan
pekerjaan
safety briefing, Pengecekan gas
apabila terjadi
safety talk
keadaan darurat
National Fire Protection Assosiation (NFPA) 51B tahun 2009 mengenai Standard for Fire Prevention During Welding
Cutting and Other Hot Work pekerjaan panas memilki potensi bahaya ledakan atau kebakaran yang akibatnya bisa
fatal maka diperlukan :
Memakai APD yang lengkap seperti welding mask, sarung tangan untuk pekerjan panas, dan apron.
Memeriksa keamanan peralatan kerja misalnya dengan memeriksa apakah selang las tidak rusak dan tabung
tidak mengalami kebocoran.
Memasang rambu pekerjaan panas di wilayah kerja agar setiap orang yang berada dekat area pekerjaan
panas dapat mengetahui bahwa di tempa tersebut sedang dilakukan aktivitas kerja yang menggunakan api
terbuka.
Mengamankan wilayah kerja dengan tirai pelindung agar tidak membahayakan orang yang berada atau
melewati wilayah pekerjaan panas.
Menyingkirkan bahan yang mudah terbakar yang dapat memicu terjadinya ledakan atau kebakaran saat
dilakukannya pekerjaan panas.
Mematikan api bila tidak digunakan sehingga dapat mencegah resiko terjadinya insiden kebakaran atau
ledakan.
Mendinginkan tabung gas yang terlihat memancarkan panas.
TINDAKAN AKHIR

Memastikan pekerjaan aman dan meletakkan kembali peralatan

Pelaporan