Anda di halaman 1dari 15

ETILEN OKSIDA

KELOMPOK 3

DEVITA ULFASARI
FARHIZ LAGAN
FERI WIBOWO
RANUM ANGGUN SARI
WIDYA DWIFIRMAN
YERRI FIRNANDA
Etilen oksida digunakan sebagai bahan baku pembuatan :
o Etanolamina
o Etilen glikol
o Eter-eter glikol
o Surfaktan (non-ionik)

Etilen oksida dapat dibuat dengan cara:


Oksidasi tidak langsung dari etilen, dengan chlorohidrin sebagai
intermediet.
Oksidasi langsung oleh udara / oksigen.
Proses Oksidasi Tidak Langsung
1. PROSES KHLOROHIDRIN

CaO + Cl2 CaCl(OCl)


CaCl(OCl) + H2O CaCl2 + 2 HOCl
HOCl + C2H4 HOCH2CH2Cl
HOCH2CH2Cl + NaOH CH2OCH2 + NaCl + H2O
CH2OH-CH2Cl

HOCH2-CH2Cl
Kelemahan proses:

Adanya korosi dalam penggunaan klorin, sehingga biaya

pemeliharaan yang tinggi.


Harga-harga operasi yang tinggi, karena harga klorin yang

mahal.
Produksinya menghasilkan produk samping yang tidak

atau kurang berguna yaitu CaCl2 dan1,2 etilen diklorida.


Proses Oksidasi Langsung
Reaksi-reaksi utama yang terlibat adalah sebagai berikut :
Reaksi utama:
C2H4 + O2 C 2H 4O
Reaksi samping:
C2H4 + 3 O2 2CO2 + 2H2O
C2H4O + 2,5 O2 2CO2+ 2H2O
Katalis
perak dalam penyangga berpori -alumina.

penyangga silika-alumina &karbo-rundum

biasanya ditambahkan inisiator berupa logam alkali atau alkali

tanah
menggunakan katalis, selektivitas molar etilen oksida mencapai

70%.

Ag/-Al2O3
5CH2=CH2 + 5O2 4CH2-CH2 +2CO2 +2H2O
O
Bahan Baku
Gas etilen dari hasil steam cracking minyak bumi sudah

sangat memenuhi untuk dijadikan umpan


Sebagai pengoksidasi dapat digunakan udara atau oksigen

murni
Keuntungan ekonomis diperoleh jika menggunakan
oksigen murni karena dapat mencegah kelebihan material
loss dalam off-gases
Kondisi Operasi
Temperatur antara 260 dan 2900C untuk memperoleh

yield yang optimal


Suhu katalis lebih besar 20 400C

Tekanan operasi pada 1 3.106 Pa absolut


Proses Pembuatan secara Umum di
Industri
Pabrik industri beroperasi menggunakan katalis perak

dalam fixed-bed, dan me-recycle etilen yang tidak


terkonversi
Terdisi atas 2 proses utama:

sintesis etilen oksida dan

pemurniannya
Pembuatan Etilen Oksida Dengan
Proses Celaness

Reaksi pembuatan etilen oksida dilakukan dengan proses oksidasi


katalitik etilen. Dalam hal ini etilen direaksikan dengan oksigen dengan
menggunakan katalis perak, sedangkan gas inert yang digunakan adalah
metana. Reaksi berlangsung dalam sebuah reaktor fixed bed multitube yang
beropersi pada temperatur 132,2oC dan tekanan 15,7 atm dengan pendingin
saturated water. Konversi perpass untuk reaksi pembentukan etilen oksida
adalah 80,2 % dan selektivitasnya 82,7 %. Produk reaktor kemudian
dipisahkan dalam kolom absorber. Hasil bawah kolom absorber diumpankan
ke dalam kolom destilasi untuk dimurnikan. Sedangkan hasil atas dimasukkan
ke dalam seksi CO2 removal untuk menghilangkan CO2 sebelum direcycle
kembali ke dalam reaktor.
M13
M15
M11

M1

A-02 S-01
M2 M12
M9 M16
M3
M7 M10 M14

M17
R-01 A-01
M6
M4
M5 M8
D-01

M18
Proses Oksidasi Langsung
Proses Oksidasi Tidak
Shell Proses Scientific Design Proses Langsung

Melalui reaksi Melalui reaksi Tidak melalui reaksi


Reaksi pembakaran pembakaran pembakaran

Menggunakan Ag Menggunakan Ag Tidak menggunakan


Katalis katalis

Menggunakan oksigen Menggunakan udara Menggunakan Cl2 dan


Bahan baku
murni Ca(OH)2
Asetaldehid Asetaldehid 1,2 etilen diklorida
Hasil samping

Tekanan :1,2.106 Pa abs Tekanan : 0,85-1,2.106 Pa Temperatur dan tekanan


abs tidak diperhitungkan
Kondisi operasi Suhu : 250-270 oC
Suhu : 200-315 oC

Sintesis : 1 reaktor Sintesis : 2 reaktor


tubular tubular
Peralatan Utama
Recovery : 1 absorber Recovery : 2 absorber

Yield 65% 60-65% 80%