Anda di halaman 1dari 97

PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN

AGENDA
Waktu Materi Narasumber
Senin, 8 Mei 2017
15.30 19.00 Registrasi dan Check-In Panitia
19.00 19.30 Pembukaan Pejabat Struktural
19.30 20.30 Pengantar : Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Ketua Tim Satgas PMP
20.30 21.30 Prosedur Pengumpulan Data Mutu Pendidikan Tim Satgas PMP
Selasa, 9 Mei 2017
08.00 10.00 Standar Nasional Pendidikan: Indikator dan Instrumen Tim Satgas PMP
10.00 10.15 Istirahat Panitia
Tim Satgas PMP
09.45 12.00 Rapor Mutu dan Analisis Data
Tim DAPODIK
12.00 13.30 Istirahat Panitia
Tim Satgas PMP
13.30 15.30 Aplikasi Pengumpulan Data Mutu
Tim DAPODIK
15.30 16.00 Istirahat Panitia
Tim Satgas PMP
16.00 17.30 Aplikasi Pengumpulan Data Mutu
Tim DAPODIK
17.30 19.00 Istirahat Panitia
19.00 20.30 Monitoring dan Evaluasi Tim Satgas PMP
20.30 21.30 Teknik Fasilitasi Widyaiswara
Rabu, 10 Mei 2017
08.00 10.00 Rencana Tindak Lanjut dan Evaluasi Tim Satgas PMP
10.00 10.30 Istirahat Panitia
10.30 11.00 Penutup Pejabat Struktural
11.00 12.00 Administrasi dan Check-Out Panitia
PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
Penjaminan mutu pendidikan:
Suatu mekanisme yang sistematis, terintegrasi dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa
seluruh proses pendidikan sesuai dengan standar mutu (Permendikbud No. 28/2016)

KOMPETENSI
LULUSAN

Perencanaan
Pemetaan
Peningkatan
Mutu
Mutu

Implementasi
Penetapan
SARANA & Peningkatan
PTK PEMBIAYAAN Standar Mutu
PRASARANA Mutu

PENGELOLAAN

UU no.20/2003 tentang Sisdiknas Monitoring


menyataka SNP adalah kriteria & Evaluasi
minimal sekolah di Indonesia.
SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
(PERMENDIKBUD 28/2016)

Badan/Lembaga
Standarisasi
Pemerintah/Pemeri
Evaluasi ntah Daerah
Pencapaian Mutu
PEMETAAN
MUTU
Pemetaan
Penetapan Mutu Sekolah
Standar Mutu
PERENCANAAN
PENETAPAN Perencanaan
Pembuatan PENINGKATAN
Strategi
STANDAR SATUAN MUTU Peningkatan
Peningkatan Mutu PENDIDIKAN Mutu

Fasilitasi
Badan/Lembaga Pemenuhan/P
Akreditasi IMPLEMENTASI eningkatan
EVALUASI/ Mutu
PENINGKATAN
AUDIT
MUTU
Audit Mutu Inspeksi
Eksternal Pelaksanaan
Penjaminan
Mutu
Penetapan
Akreditasi

SISTEM PENJAMINAN MUTU EKSTERNAL

SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN


4
PEMETAAN MUTU
definisi
suatu kesatuan unsur yang terdiri atas organisasi, kebijakan, dan
proses yang terkait untuk melakukan :
pengumpulan,
pengolahan,
analisis data dan informasi
tentang capaian pemenuhan standar nasional pendidikan pada satuan
pendidikan dari mulai tingkat
o satuan pendidikan,
o kabupaten/kota,
o provinsi, dan
o nasional.
tujuan
untuk memberikan gambaran kepada berbagai pemangku
kepentingan tentang capaian pemenuhan standar nasional pada
satuan pendidikan dari mulai tingkat satuan pendidikan,
kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.
dikembangkan dari data hasil pemetaan
SKEMA mutu yang diperoleh dari satuan
TATACARA PENGUMPULAN DATA DAN INFORMASI
pendidikan.
SNP

Instrumen HASIL PEMETAAN


Pemetaan MUTU
Mutu DATA ENTRY

DATA UJIAN
NASIONAL
PEMETAAN
MUTU

DATA AKREDITASI

Database
Rencana
Pemenuhan
DATA POKOK Sistem
PENDIDIKAN Informasi
Mutu
Evaluasi
Pemenuhan
Audit Mutu DATA SPM

Pemetaan Tidak Tindakan


Mutu
Comply?
Perbaikan
DATA UKG/UKKS
Ya
DATA EVALUASI
Penetapan OLEH PENGAWAS
Standar
Mutu
dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat
SKEMA MEKANISME satuan pendidikan, tingkat kabupaten/kota,
tingkat provinsi hingga tingkat nasional.
Peta Mutu
Satuan
Pendidikan

Analisis Hasil

Pengolahan
Data EDS

Evaluasi Diri
Sekolah

Peta Mutu Pendidikan


Kabupaten/Kota

Peta Mutu Pendidikan


Provinsi

Peta Mutu Pendidikan


Nasional
pemanfaatan
MANFAAT PEMETAAN MUTU LEVEL KEWILAYAHAN

Analisis Tematik:
Melakukan analisis untuk menjawab permasalahan spesifik di daerah mulai tingkat satuan
2 pendidikan, kabupaten/kota, dan provinsi yang berhubungan dengan peningkatan mutu
pendidikan di Daerah

Analisis Struktur Penyusunan


Diseminasi
Kebutuhan Analisis Hasil Analisis

Perencanaan Daerah
Pengelolaan Data
Pelayanan
Database Pemeliharaan Pengolahan Analisis Data
Sistem informasi
Informasi Mutu
Data Mutu Data Mutu Mutu
Mutu 3

Desain Pengumpulan
Penyusunan
Informasi data Diseminasi
Peta Mutu
Mutu Tambahan

Penyusunan Peta Mutu Pendidikan:


1 Memberi gambaran tentang capaian pemenuhan standar nasional pada satuan pendidikan
dari mulai tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional
MANFAAT PEMETAAN MUTU LEVEL SATUAN PENDIDIKAN

Peta mutu pendidikan di satuan pendidikan dapat digunakan sebagai


Acuan dalam pelaksanaan penjaminan mutu internal
Dasar pemenuhan dan perbaikan upaya pemenuhan mutu sesuai standar mutu
Alat pemantauan dan pendampingan berkelanjutan oleh pengawas

8 SNP

Standar Kompetensi
Pemetaan II : dst..
Lulusan
Standar Isi Skor : x+y+z
Pemetaan I : Kondisi Setelah
Standar Proses 1 tahun
Baseline Skor : x+y Kondisi setelah
Standar Penilaian 6 bulan
Standar Pendidik dan Skor : x Kondisi setelah implementasi Pendampingan
Tenaga Kependidikan pelatihan dan penjaminan mutu
Kondisi awal pendampingan
Standar Pengelolaan
Standar Pembiayaan Pendampingan penjaminan
mutu
Standar Sarana dan
Prasarana Pendampingan penjaminan
mutu
Pelatihan dan
pendampingan awal
penjaminan mutu

11
A. PELATIHAN FASILITATOR DAERAH
TUJUAN:
mempersiapkan calon fasilitator daerah agar mampu melatih pengawas sekolah yang
akan melakukan pengumpulan data mutu sekolah

INDIKATOR KEBERHASILAN:
Peserta mampu memahami dan menjelaskan mekanisme pelaksanaan
pengumpulan data mutu satuan pendidikan (persiapan, pelatihan, pelaksanaan,
serta monitoring dan evaluasi).
Peserta mampu memahami dan menjelaskan isi instrumen pengumpulan data
mutu satuan pendidikan
Peserta mampu berperan sebagai fasilitator dalam penyiapan pengawas sekolah
sebagai koordinator dalam pelaksanaan pengumpulan data mutu pendidikan pada
satuan pendidikan

Pelatihan fasilitator daerah wajib dilakukan untuk daerah dengan jumlah


sasaran sekolah besar. Bagi daerah dengan jumlah sasaran sekolah sedikit
dapat langsung dilatih menggunakan fasilitator nasional.
A. PELATIHAN FASILITATOR DAERAH
Kriteria Calon:
Indikator Kriteria
Pendidikan Minimal S1
Usia > 30 Tahun
Bidang Ilmu Ilmu Kependidikan
Manajemen/Ekonomi/Teknik /Statistik
Pengalaman Kerja Di Bidang Minimal 5 Tahun
Pendidikan/ Penjaminan Mutu Diutamakan Widyaiswara/Tenaga Fungsional Lainnya di
LPMP
Kompetensi Minimal Memiliki pengetahuan tentang penjaminan mutu
Memiliki kemampuan komunikasi yang baik
Menguasai TIK

Kelengkapan Dokumen:
Surat penugasan sebagai calon fasilitator daerah oleh Kepala LPMP
Pernyataan kesediaan dari calon fasilitator daerah
A. PELATIHAN FASILITATOR DAERAH
Proses Seleksi & Penetapan Fasilitator Daerah
Proses Seleksi dilakukan untuk menjamin fasilitator
Berkas diajukan kepada Kepala
LPMP oleh Kepala Bidang/Seksi yang akan berperan dalam pelaksanaan pelatihan
yang mengurus sistem informasi memiliki kapasitas yang kompetensi yang terstandar

Pengajuan
Bidang/Seksi LPMP
Berkas

Pengumuman Pelatihan Pengumuman


Seleksi Seleksi
Calon Fasilitator Fasilitator
Adm Fasilitator FasDa Daerah
Daerah

1. Evaluasi dilakukan oleh 1. Kepala LPMPmembuat Pelatihan 1. Hasil tes dalam 1. Kepala LPMP
Fasnas di LPMP surat pengesahan calon dilaksanakan oleh pelatihan dievaluasi melaporkan daftar
2. Hasil evaluasi fasda dengan tembusan LPMP oleh FasNas di LPMP fasda kepada Dirjen
disampaikan kepada ke Ditjen Dikdasmen 2. Tim FasNas Dikdasmen
Kepala LPMP untuk 2. LPMP mengumumkan melaporkan Daftar 2. Kepala LPMP
mendapat pengesahan secara tertulis kepada FasDa kepada Kepala mengumumkan
calon fasilitator daerah LPMP untuk daftar Fasda
3. Kepala LPMP ditetapkan
mengundang Calon Fada
untuk mengikuti
pelatihan
A. PELATIHAN FASILITATOR DAERAH
Mekanisme

Paska
Persiapan Pelaksanaan
Pelatihan

1.Menyusun rencana pelatihan 1. Persiapan pelaksanaan pelatihan fasilitator Daerah 1.Penetapan dan pengumuman
a)Penetapan waktu, jadwal dan 2. Pelatihan fasilitator Daerah daftar fasilitator daerah
tempat pelatihan 2.Menyusun laporan pelaksanaan
b)Metode dan instrument evaluasi kegiatan.
c)Jumlah Peserta
d)Peralatan
e)Biaya
2.penyiapan materi dan bahan
pelatihan
3.Penyiapan fasilitator/narasumber Waktu Pelatihan 3 hari
pelatihan fasilitator Daerah Batch 1 region (disesuaikan dengan jumlah fasilitator Daerah di masing-
4.Seleksi awal calon fasilitator daerah masing LPMP)
(administrasi dan kriteria awal)
5.Penetapan daftar calon fasilitator Jumlah Peserta sesuai kebutuhan di daerah masing-masing
daerah/peserta pelatihan Tempat Pelatihan to be named
Mekanisme 25 % paparan + 75% diskusi/praktik
30 40 peserta/kelas
Evaluasi Pra dan post test
Peralatan projector, flip chart, akses internet, laptop, dll
A. PELATIHAN FASILITATOR DAERAH
Susunan Acara
Hari Sesi Aktivitas Metode
Hari 1 Sesi 1 Pembukaan
Sesi 2 Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Paparan, Diskusi,
Sesi 3 Prosedur Pengumpulan Data Mutu Pendidikan Paparan, Diskusi
Sesi 4 Standar Nasional Pendidikan: Indikator Mutu dan Instrumen Paparan, Diskusi, Praktek
Hari 2 Sesi 5 Aplikasi Pengumpulan Data Mutu Pendidikan Paparan, Diskusi, Praktek
Sesi 6 Rapor Mutu dan Analisis Data Mutu Paparan, Diskusi, Praktek
Sesi 7 Monitoring dan Evaluasi (Verifikasi dan Validasi) Paparan, Diskusi, Praktek
Hari 3 Sesi 8 Teknik Fasilitasi Diskusi, Praktek
Sesi 9 Rencana Tindak Lanjut (Pembentukan helpdesk) Diskusi, Praktek
Sesi 10 Evaluasi proses pelatihan Diskusi, Praktek

Materi dan Bahan


No Materi Bahan Narasumber
1 Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Paparan Fasilitator Nasional
2 Prosedur Pengumpulan Data Mutu Pendidikan Paparan dan buku panduan Fasilitator Nasional
3 Standar Nasional Pendidikan: Indikator Mutu dan Instrumen Paparan, kuesioner dan panduan Fasilitator Nasional
4 Aplikasi Pengumpulan Data Mutu Pendidikan Paparan dan aplikasi Fasilitator Nasional
5 Rapor Mutu dan Analisis Data Mutu Paparan, data, aplikasi dan panduan Fasilitator Nasional
6 Monitoring dan Evaluasi (Verifikasi dan Validasi) Paparan, instrumen dan panduan Fasilitator Nasional
B. PELATIHAN PETUGAS PENGUMPULAN DATA
TUJUAN:
Menyiapkan petugas pengumpulan data agar mampu:
Menjelaskan instrumen pengumpulan data mutu pendidikan kepada satuan
pendidikan
Berinteraksi dengan responden pengumpulan data mutu pendidikan
Melakukan verifikasi dan validasi data mutu pendidikan
Memandu proses pengisian data ke aplikasi pengumpulan data
sehingga akuntabilitas pengumpulan dan kredibilitas data sesuai dengan kondisi yang
sebenarnya terjadi di sekolah terjamin.

INDIKATOR KEBERHASILAN:
Peserta mampu memahami dan menjelaskan isi instrumen pemetaan
Peserta mampu memahami mekanisme pelaksanaan pemetaan (persiapan,
pelatihan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi)
Peserta mampu berperan sebagai koordinator pengumpulan data pada sekolah-
sekolah yang menjadi tanggung jawabnya
Peserta mampu memverifikasi dan memvalidasi data mutu sekolah
B. PELATIHAN PETUGAS PENGUMPULAN DATA
Kriteria Calon:
INDIKATOR KRITERIA
Pendidikan Minimal S1
Usia -
Bidang Ilmu -
Pengalaman Kerja Pengawas Sekolah
Admin DAPODIK

Kelengkapan Dokumen:
Surat penugasan sebagai calon peserta pelatihan oleh Kepala Dinas Pendidikan
Pernyataan kesediaan dari calon peserta pelatihan pengawas.
B. PELATIHAN PETUGAS PENGUMPULAN DATA
Proses Seleksi & Penetapan Petugas
Proses seleksi dilakukan untuk menjamin petugas pengumpulan
Berkas diajukan kepada Kepala data memiliki kapasitas yang kompetensi yang terstandar sehingga
LPMP oleh Dinas Pendidikan dapat menjalankan perannya sebagai koordinator dalam
Provinsi/Kabupaten/Kota pelaksanaan pengumpulan data mutu satuan pendidikan

Pengajuan
Berkas Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota

Pengumuman Calon Pelatihan


Penetapan Petugas Penugasan sebagai
Peserta Pelatihan Petugas
Seleksi Adm Pengumpulan Data Koordinator
Petugas Pengumpulan Pengumpulan
yang Berkomitmen Pengumpulan Data
Data Data

1. Evaluasi dilakukan oleh Kepala LPMP mengundang 1. Pelatihan 1. Petugas 1. Kepala LPMP
Fasilitator Daerah di petugas pengumpulan data dilaksanakan oleh menandatangani membuat surat
LPMP untuk mengikuti Pelatihan LPMP komitmen penetapan tugas
2. Hasil evaluasi 2. Fasilitator daerah pelaksanaan tugas untuk petugas
disampaikan kepada LPMP melakukan 2. Tim Fasilitator beserta daftar
Kepala LPMP untuk evaluasi proses dan melaporkan Daftar sekolah
mendapat pengesahan hasil pelatihan Petugas yang tanggungjawabnya
berkomitmen 2. Kepala LPMP
kepada Kepala melaporkan kepada
LPMP untuk Dirjen Dikdasmen
ditetapkan
B. PELATIHAN PETUGAS PENGUMPULAN DATA
Mekanisme

Paska
Persiapan Pelaksanaan
Pelatihan

1. Menyusun rencana pelatihan 1. Persiapan pelaksanaan pelatihan 1. Penetapan petugas sekolah


a. Penetapan waktu, jadwal dan 2. Pelaksanaan pelatihan yang memiliki komitmen.
tempat pelatihan 3. Penandatanganan komitmen petugas sekolah (LPMP sewaktu-waktu dapat
b. Penentuan metode dan dalam pengumpulan data di sekolah. mengganti petugas sekolah
instrumen evaluasi yang tidak memiliki komitmen
c. Penetapan jumlah peserta Waktu Pelatihan 3 hari dalam pelaksanaan tugasnya).
d. Penyusunan kebutuhan 2. Pengumuman daftar petugas
Batch 1 region
peralatan sekolah serta daftar sekolah
e. Penghitungan biaya Jumlah Peserta Sesuai kebutuhan setempat dengan sasaran masing-masing petugas
2. Penyiapan materi dan bahan ketentuan 1 petugas untuk 10 satuan sekolah
pelatihan pendidikan dan minimal 1 orang admin 3. Pelaporan hasil pelaksanaan.
3. Penyiapan fasilitator/narasumber
DAPODIK per kabupaten/kota/provinsi
pelatihan petugas
(atau aturan yang berlaku di masing-
4. Melengkapi data calon peserta
pelatihan (administrasi dan masing daerah)
kriteria awal) Tempat to be named
5. Penetapan daftar calon peserta Pelatihan
pelatihan Mekanisme 25 % paparan + 75%
diskusi/praktik
30 40 peserta/kelas
Evaluasi Pra dan post test
Peralatan projector, flip chart, akses internet,
laptop, dll
B. PELATIHAN PETUGAS PENGUMPULAN DATA
Susunan Acara
Hari Sesi Aktivitas Metode
Hari 1 Sesi 1 Pembukaan
Sesi 2 Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Paparan, Diskusi,
Sesi 3 Prosedur Pengumpulan Data Mutu Pendidikan Paparan, Diskusi
Sesi 4 Standar Nasional Pendidikan: Indikator Mutu dan Instrumen Paparan, Diskusi, Praktek
Hari 2 Sesi 5 Aplikasi Pengumpulan Data Mutu Pendidikan Paparan, Diskusi, Praktek
Sesi 6 Rapor Mutu dan Analisis Data Mutu Paparan, Diskusi, Praktek
Sesi 7 Monitoring dan Evaluasi (Verifikasi dan Validasi) Paparan, Diskusi, Praktek
Hari 3 Sesi 8 Rencana Tindak Lanjut (Pembentukan helpdesk) Diskusi, Praktek
Sesi 9 Evaluasi proses pelatihan Diskusi, Praktek

Materi dan Bahan


No Materi Bahan Narasumber
1 Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Paparan Fasilitator Daerah
2 Prosedur Pengumpulan Data Mutu Pendidikan Paparan dan buku panduan Fasilitator Daerah
3 Standar Nasional Pendidikan: Indikator Mutu Paparan, kuesioner dan panduan Fasilitator Daerah
dan Instrumen
4 Aplikasi Pengumpulan Data Mutu Pendidikan Paparan dan aplikasi Fasilitator Daerah
5 Rapor Mutu dan Analisis Data Mutu Paparan, data, aplikasi dan panduan Fasilitator Daerah
6 Monitoring dan Evaluasi (Verifikasi dan Validasi) Paparan, instrumen dan panduan Fasilitator Daerah
C. MEKANISME PENGUMPULAN DATA MUTU
PROSEDUR: TUJUAN:
mengumpulkan data mutu pendidikan
sesuai dengan SNP di seluruh sekolah di
Indonesia, sehingga
tersedianya data mutu pendidikan di
Persiapan sekolah yang akurat dan berbasis
Keterangan:
pada fakta dan dokumentasi data
mutu di sekolah.
Penerimaan Sekolah Untuk menjaga akuntabilitas dan kredibilitas data
Instrumen
sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, dibutuhkan
Pengawas petugas/pengawas yang mampu:
Penjelasan
Instrumen dan
Pengandaan dan
Pembagian
Menjelaskan instrumen pengumpulan data mutu
Aplikasi Instrumen Berinteraksi dengan responden
Catatan Tidak Melakukan verifikasi dan validasi
Perbaikan
Bimbingan Teknis
Pengisian Memandu proses pengisian data
Instrumen
Tidak

Ya Data Sistem
Pengiriman
Pemeriksaaan Lengkap? Lengkap? Informasi Mutu
Ya Data
oleh TPMPS Pendidikan
Nasional

Verifikasi dan
Lengkap? Validasi
Tidak
Ya

Pengumpulan Instrumen
Instrumen Terisi
C. MEKANISME PENGUMPULAN DATA MUTU
Mekanisme

Waktu Pengumpulan 4 bulan

Responden Kepala sekolah


Siswa minimum 5 orang per tingkat kelas. Untuk SD hanya
siswa kelas 4-6 (Total responden siswa minimum 15
orang/sekolah)
Guru SD minimum 1 guru per tingkat kelas dan min 1 guru
Agama dan Penjaskes (Total responden guru SD mininum 8
orang)
Guru SMP/SMA/SMK minimum 1 guru per mata pelajaran
Komite Sekolah minimal 1 orang perwakilan pimpinan komite
dan 2 orang perwakilan orangtua siswa
Pengawas yang merupakan pengawas pembina/manajerial.

Tempat Pengisian Sekolah


C. MEKANISME PENGUMPULAN DATA MUTU
Mekanisme

Paska
Persiapan Pelaksanaan
Pelaksanaan

1. Menyusun rencana pelaksanaan 1. Pembagian dan penjelasan instrumen kepada 1. Pemeriksaan kelengkapan
pengisian instrumen responden instrumen oleh TPMPS dengan
a. Penetapan waktu, jadwal 2. Bimbingan teknis pengisian instrumen oleh cara memastikan seluruh
dan tempat pengawas sekolah pertanyaan telah dijawab oleh
b. Responden 3. Penggandaan instrumen (bila diperlukan) responden dan seluruh jenis
2. Penyiapan dokumen dan materi 4. Pengisian instrumen oleh responden. Terdapat responden telah mengisi
pendukung (panduan, aplikasi, dll) dua teknik untuk mengisi instrumen yaitu instrumen sesuai jumlah
3. Penggandaan instrumen (bila Konvensional responden yang telah diatur.
diperlukan) Pembagian instrumen ke seluruh 2. Penyampaian informasi
responden untuk diisi perkembangan pengumpulan
Petugas dengan dibantu operator sekolah data di sekolah oleh TPMPS
mengentri ke aplikasi pengumpulan data dan petugas kepada pengawas
Elektronik pembina.
Masing-masing responden mengisi aplikasi 3. Verifikasi dan validasi oleh
secara sesuai jadwal pengawas.
Petugas mendampingi untuk memberikan 4. Pengiriman data. Seluruh isian
bantuan teknis bagi responden yang instrumen yang sudah
mengalami kendala. dimasukkan ke aplikasi
pengumpulan data dikirim ke
server Sistem Informasi Mutu
Pendidikan Dasar dan
Menengah secara online oleh
petugas.
C. MEKANISME PENGUMPULAN DATA MUTU

Pembekalan Fasilitator
08 10 Mei

2016 APR MEI JUN JUL AGS SEPT OKT 2017

PENGIRIMAN
D. ANALISIS DATA DAN INFORMASI
SEKOLAH DAERAH

1. Apakah sekolah saya sudah 1. Apakah sekolah-sekolah di


bermutu (SNP)? daerah saya sudah bermutu
(SNP)?

2. Apakah masalah mutu di 2. Apakah masalah mutu


sekolah saya pendidikan di daerah saya?

3. Apakah upaya-upaya 3. Apakah upaya-upaya


perbaikan yang harus perbaikan yang menjadi
dilakukan untuk prioritas untuk dilakukan
meningkatkan mutu di dalam meningkatkan mutu
sekolah saya? pendidikan di daerah saya?

27
Capaian SNP STRUKTUR ANALISIS

8 SNP
Apakah
KL ISI PROSES PENILAIAN sekolah saya sudah
bermutu (SNP)?
PTK SARPRAS TATA KELOLA BIAYA

Capaian per Indikator


Capaian per Indikator
Capaian per Indikator
Apakah
masalah mutu
di sekolah saya
Capaian per Sub Indikator
Capaian per Sub Indikator
Capaian per Sub Indikator

Luaran
KEBUTUHAN DATA 1. Peta Masalah
2. Upaya Prioritas
SUMBER DATA

Capaian per Sub Indikator


DATA KUANTITATIF DATA KUALITATIF
28
E. PROSES PENGOLAHAN DATA MUTU
Instrumen PMP Dapodik

MA MC PTK Siswa Sarpras BIaya

1 5
Agregat per
Penilaian per Jawaban Agregat per Sekolah
pertanyaan per
per responden
responden
2 7
3
Kompilasi seluruh
Agregat per
pertanyaan per 6 Pertanyaan per DB ke LPMP
sekolah
kelompok responden
8
4
Agregat per Sub
Agregat per Indikator
pertanyaan per
Sekolah 9
Agregat per Indikator Rapor Mutu

Agregat per Standar 10


F. HASIL PENGOLAHAN : PETA MUTU
Standar Kompetensi
Lulusan SNP 2016 2017
6
5 Standar Kompetensi Lulusan 5,37 5,48
Standar Pembiayaan Standar Isi
4 Standar Isi 3,46 3,75
3
2 Standar Proses 4,42 4,82
1 Standar Penilaian Pendidikan 2,61 3,15
Standar PTK 0 Standar Proses
Standar Pengelolaan
3,96 4,26
Pendidikan
Standar Sarana Prasarana 4,02 4,52
Standar Sarana Standar Penilaian
Prasarana Pendidikan Standar PTK 5,23 5,98
Standar Pembiayaan 4,87 5,12
Standar Pengelolaan
Pendidikan

2016 2017
F. HASIL PENGOLAHAN : PETA MUTU

2016 2017
CONTOH: ANALISIS DATA MUTU
Analisis Lingkungan
Standar Indikator Kondisi Saat Ini
Kekuatan Kelemahan

Kompetensi Lulusan 1. Nilai Sikap Baik 1.Nilai Sikap cukup (4) 1.Nilai Pengetahuan 1. Nilai Sikap cukup
2. Nilai Pengetahuan Baik 2.Nilai Pengetahuan Baik Baik Sekali (6) (4)
3. Nilai Ketrampilan Baik Sekali (6) 2.Nilai Ketrampilan
3.Nilai Ketrampilan Baik (5) Baik (5)
Isi 1. Muatan 1.Muatan sesuai (6) 1.Muatan sesuai (6) 1. Rancangan
2. Rancangan Beban Belajar 2.Rancangan Beban Belajar 2.KTSP sesuai (5) Beban Belajar
3. KTSP kurang sesuai (4) kurang sesuai (4)
3.KTSP sesuai (5)
Proses
Penilaian

Pendidikan dan Tenaga


Kependidikan
Sarana dan Prasarana

Pembiayaan

Pengelolaan

Hasil rapor mutu dapat dimanfaatkan dalam


menyusun analisis kondisi sekolah/daerah
MENCARI AKAR PERMASALAHAN: DI SEKOLAH X
Jam Pelajaran
per minggu Jam Pelajaran
per Semester Pembelajaran
Transparansi Terpadu
Beban
Alokasi waktu Belajar Perangkat Pendekatan
Kepedulian
pada siswa Saintifik
Muatan Keterilibatan
miskin Pemangku
BIAY ISI KTSP Kependitngan Proses
A Pembelajaran
Kelengkapan
Sarpras PROSES Perencanaan
Pembelajaran
Mengacu ke
CAPAIAN SIKAP KI-KD
SARPRAS Kesesuain
SISWA indicator &
Instrumen
Kapasitas & Kondisi RENDAH Obyektifitas
Daya Sarpras
tampung Pembelajaran

PENILAIAN Akuntabilitas
PTK
PENGELOLAAN
Transparansi
Jumlah & Keterlibatan
Sosial Kompetensi Kualifikasi Guru pemangku
Guru
Pelaksanaan Pengawasan kpentingan
Akses ke
Program dokumen
Kepribadian
Pedagogik Jumlah Kualifikasi
33
35
SUMBER DATA
Capaian kompetensi lulusan/siswa
Isi pembelajaran
Proses pembelajaran
Penilaian pendidikan
Pengelolaan pendidikan
pembiayaan
Hasil UN Hasil Akreditasi

HASIL EVALUASI
BADAN AKREDITASI HASIL PEMETAAN MUTU
NASIONAL

SISTEM INFORMASI EVALUASI


DATA HASIL UN DAPODIK MUTU PENDIDIKAN OLEH
(CAPAIAN SNP) PEGAWAS

DATA HASIL UKG SPM

Siswa & Rombel Sarpras


Sarpras Guru & KS
Hasil UKG
PTK Pengelolaan
Hasil UKKS Jadual dan kalender akademik
Pembiayaan
36
PENYUSUNAN INSTRUMEN

STANDAR NASIONAL
8 PENDIDIKAN

INDIKATOR MUTU
29 PENDIDIKAN

SUB INDIKATOR
189 MUTU

VARIABEL
258 PERTANYAAN

FORMULIR DATA KUESIONER


172 POKOK PENDIDIKAN PEMETAAN MUTU 86
Standar Nasional Pendidikan

UU no.20/2003
tentang Sisdiknas
menyatakan SNP
adalah kriteria
minimal sekolah di
Indonesia.
Isi Pendidikan Kompetensi Lulusan
2.1. Perangkat pembelajaran sesuai rumusan kompetensi KOMPETENSI 1.1. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi sikap
lulusan LULUSAN 1.2. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi pengetahuan
2.2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan 1.3. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi keterampilan
sesuai prosedur
2.3. Sekolah melaksanakan kurikulum sesuai ketentuan
Proses Pembelajaran
3.1. Sekolah merencanakan proses pembelajaran
Penilaian Pendidikan sesuai ketentuan
4.1. Aspek penilaian sesuai ranah kompetensi 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan tepat
4.2. Teknik penilaian obyektif dan akuntabel 3.3. Pengawasan dan penilaian otentik dilakukan dalam
4.3. Penilaian pendidikan ditindaklanjuti proses pembelajaran
4.4. Instrumen penilaian menyesuaikan aspek
4.5. Penilaian dilakukan mengikuti prosedur
Sarana dan Prasarana
6.1. Kapasitas daya tampung
sekolah memadai
Pendidik dan
6.2. Sekolah memiliki sarana
Tenaga Kependidikan
dan prasarana
5.1. Ketersediaan dan
pembelajaran yang
kompetensi guru sesuai
lengkap dan layak
ketentuan
5.2. Ketersediaan dan
SARANA 6.3. Sekolah memiliki sarana
PTK PRASARANA PEMBIAYAAN dan prasarana pendukung
kompetensi kepala
yang lengkap dan layak
sekolah sesuai ketentuan
5.3. Ketersediaan dan
kompetensi tenaga PENGELOLAAN
administrasi sesuai Pembiayaan
ketentuan 8.1. Sekolah memberikan
5.4. Ketersediaan dan layanan subsidi silang
kompetensi laboran sesuai Pengelolaan 8.2. Beban operasional sekolah
ketentuan 7.1. Sekolah melakukan perencanaan pengelolaan sesuai ketentuan
5.5. Ketersediaan dan 7.2. Program pengelolaan dilaksanakan sesuai ketentuan 8.3. Sekolah melakukan
kompetensi pustakawan 7.3. Kepala sekolah berkinerja baik dalam melaksanakan tugas kepemimpinan pengelolaan dana dengan
sesuai ketentuan 7.4. Sekolah mengelola sistem informasi manajemen baik
INDIKATOR MUTU - STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 1. perilaku yang mencerminkan
sikap beriman dan bertakwa
kepada Tuhan YME
2. perilaku yang mencerminkan
sikap berkarakter
3. perilaku yang mencerminkan
sikap disiplin
1. keterampilan
4. perilaku yang mencerminkan
berpikir dan sikap santun
bertindak kreatif 5. perilaku yang mencerminkan
Sikap
2. keterampilan sikap jujur
berpikir dan 6. perilaku yang mencerminkan
bertindak produktif sikap peduli
3. keterampilan 7. perilaku yang mencerminkan
sikap percaya diri
berpikir dan 8. perilaku yang mencerminkan
bertindak kritis sikap bertanggungjawab
4. keterampilan 9. perilaku pembelajar sejati
berpikir dan sepanjang hayat
bertindak mandiri 10. perilaku sehat jasmani dan rohani
KOMPETENSI
5. keterampilan LULUSAN
berpikir dan
bertindak kolaboratif
6. keterampilan
berpikir dan
Keterampilan Pengetahuan
bertindak
komunikatif pengetahuan faktual,
prosedural,
konseptual,
metakognitif

39
INDIKATOR MUTU - STANDAR ISI PEMBELAJARAN

1. Memuat karakteristik
kompetensi sikap
2. Memuat karakteristik
kompetensi pengetahuan 1. Menyediakan
3. Memuat karakteristik Perangkat
alokasi waktu
kompetensi keterampilan Pembela-
jaran pembelajaran
4. Menyesuaikan tingkat
kompetensi siswa sesuai struktur
5. Menyesuaikan ruang kurikulum yang
lingkup materi berlaku
pembelajaran 2. Mengatur beban
belajar bedasarkan
1. Melibatkan bentuk pendalaman
pemangku ISI materi
kepentingan dalam 3. Menyelenggarakan
PEMBELAJARAN
pengembangan
kurikulum aspek kurikulum
2. Mengacu pada pada muatan lokal
kerangka dasar 4. Melaksanakan
penyusunan Pengem- Pelaksanaan
3. Melewati tahapan bangan KTSP KTSP kegiatan
operasional pengembangan diri
pengembangan siswa
4. perangkat kurikulum
tingkat satuan
pendidikan yang
dikembangkan
40
1. Membentuk rombongan belajar
dengan jumlah siswa sesuai
INDIKATOR MUTU - STANDAR PROSES PEMBELAJARAN ketentuan
2. Mengelola kelas sebelum
memulai pembelajaran
1. Mengacu pada silabus 3. Mendorong siswa mencari tahu
4. Mengarahkan pada penggunaan
yang telah pendekatan ilmiah
dikembangkan 5. Melakukan pembelajaran
2. Mengarah pada berbasis kompetensi
pencapaian 6. Memberikan pembelajaran
Perencanaan terpadu
kompetensi 7. Melaksanakan pembelajaran
3. Menyusun dokumen dengan jawaban yang
rencana dengan kebenarannya multi dimensi;
8. Melaksanakan pembelajaran
lengkap dan sistematis
menuju pada keterampilan
4. Mendapatkan evaluasi aplikatif
dari kepala sekolah 9. Mengutamakan pemberdayaan
dan pengawas sekolah siswa sebagai pembelajar
sepanjang hayat
10.Menerapkan prinsip bahwa
1. Melakukan penilaian siapa saja adalah guru, siapa
otentik secara PROSES saja adalah siswa, dan di mana
komprehensif PEMBELAJARAN saja adalah kelas.
2. Memanfaatkan hasil 11.Mengakui atas perbedaan
penilaian otentik individual dan latar belakang
3. Melakukan pemantauan budaya siswa.
proses pembelajaran
Pengawasan 12.Menerapkan metode
4. Melakukan supervisi Dan Penilaian Pelaksanaan pembelajaran sesuai
Otentik karakteristik siswa
proses pembelajaran 13.Memanfaatkan media
kepada guru pembelajaran dalam
5. Mengevaluasi proses meningkatkan efisiensi dan
pembelajaran efektivitas pembelajaran
6. Menindaklanjuti hasil 14.Menggunakan aneka sumber
pengawasan proses belajar
pembelajaran 15.Mengelola kelas saat menutup
pembelajaran 41
1. Mencakup ranah sikap,
INDIKATOR MUTU - STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN pengetahuan dan
keterampilan
1. Melakukan penilaian berdasarkan 2. bentuk pelaporan
penyelenggara sesuai prosedur sesuai dengan ranah
2. Melakukan penilaian berdasarkan
ranah sesuai prosedur
3. Menentukan kelulusan siswa 1. Menggunakan
berdasarkan pertimbangan yang Aspek jenis teknik
sesuai penilaian yang
obyektif dan
akuntabel
2. perangkat teknik
penilaian
Prosedur Teknik
lengkap
1. Menggunakan
PENILAIAN
instrumen
PENDIDIKAn
penilaian aspek
sikap
2. Menggunakan
instrumen 1. Menindaklanjuti
penilaian aspek hasil pelaporan
pengetahuan penilaian
3. Menggunakan Instrumen Tindak Lanjut 2. Melakukan
instrumen pelaporan
penilaian aspek penilaian secara
keterampilan periodik
42
1. Berkualifikasi minimal S1/D4
2. Rasio guru kelas terhadap rombongan
INDIKATOR MUTU - STANDAR PTK belajar seimbang
3. Tersedia untuk tiap mata pelajaran
1. Tersedia Kepala Tenaga Pustakawan 4. Bersertifikat pendidik
2. Kepala Tenaga Pustakawan berkualifikasi sesuai
5. Berkompetensi pedagogik minimal baik
3. Kepala Tenaga Pustakawan bersertifikat
4. Kepala Tenaga Pustakawan berpengalaman sesuai 6. Berkompetensi kepribadian minimal baik
5. Tersedia Tenaga Pustakawan 7. Berkompetensi profesional minimal baik
6. Tenaga Pustakawan berpendidikan sesuai ketentuan 8. Berkompetensi sosial minimal baik
7. Berkompetensi manajerial minimal baik
8. Berkompetensi pengelolaan informasi minimal baik
Ketersediaan 1. Berkualifikasi minimal S1/D4
9. Berkompetensi kependidikan minimal baik dan 2. Berusia sesuai kriteria saat
10. Berkompetensi kepribadian minimal baik pengangkatan
11. Berkompetensi sosial minimal baik
Kompetensi 3. Berpengalaman mengajar
12. Berkompetensi pengembangan profesi minimal baik Guru selama yang ditetapkan
4. Berpangkat minimal III/c atau
setara
5. Bersertifikat pendidik
Ketersediaan
Ketersediaan 6. Bersertifikat kepala sekolah
dan 7. Berkompetensi kepribadian
dan minimal baik
Kompetensi
Kompetensi 8. Berkompetensi manajerial
Kepala minimal baik
Pustakawan PENDIDIK DAN Sekolah 9. Berkompetensi
TENAGA kewirausahaan minimal baik
10. Berkompetensi supervisi
1. Tersedia Kepala Tenaga Laboratorium KEPENDIDIKAN minimal baik
2. Kepala Tenaga Laboratorium
berkualifikasi sesuai 11. Berkompetensi sosial
3. Kepala Tenaga Laboratorium bersertifikat minimal baik
4. Tersedia Kepala Tenaga Laboratorium
berpengalaman sesuai 1. Tersedia Kepala Tenaga Administrasi
5. Tersedia Tenaga Teknisi Laboran 2. Kepala Tenaga Administrasi berkualifikasi
6. Tenaga Teknisi Laboran berpendidikan Ketersediaan minimal SMK/sederajat
Ketersediaan 3. Kepala Tenaga Administrasi bersertifikat
sesuai ketentuan dan
7. Tersedia Tenaga Laboran dan 4. Tersedia Tenaga Pelaksana Urusan
8. Tenaga Laboran berpendidikan sesuai Kompetensi Administrasi
Kompetensi
ketentuan Tenaga 5. Tenaga Pelaksana Urusan Administrasi
9. Berkompetensi kepribadian minimal baik Laboran berpendidikan sesuai ketentuan
10. Berkompetensi sosial minimal baik Administrasi 6. Berkompetensi kepribadian minimal baik
11. Berkompetensi manajerial minimal baik 7. Berkompetensi sosial minimal baik
12. Berkompetensi profesional minimal baik 8. Berkompetensi teknis minimal baik
9. Berkompetensi manajerial minimal baik
1. kapasitas rombongan belajar
INDIKATOR MUTU - STANDAR SARANA DAN PRASARANA yang sesuai dan memadai
2. Rasio luas lahan sesuai dengan
1. ruang pimpinan sesuai jumlah siswa
standar 3. Kondisi lahan sekolah memenuhi
2. ruang guru sesuai persyaratan
standar 4. Rasio luas bangunan sesuai
3. ruang UKS sesuai
standar Kapasitas dengan jumlah siswa
4. tempat ibadah sesuai dan Daya 5. Kondisi bangunan sekolah
standar Tampung memenuhi persyaratan
5. jamban sesuai standar 6. ragam prasarana sesuai
6. gudang sesuai standar ketentuan
7. ruang sirkulasi sesuai
standar
8. ruang tata usaha sesuai 1. ruang kelas sesuai
standar standar
9. ruang konseling sesuai 2. laboratorium IPA sesuai
standar standar
10. ruang organisasi SARANA DAN 3. ruang perpustakaan
kesiswaan sesuai sesuai standar
standar
PRASARANA 4. tempat
11. Menyediakan kantin bermain/lapangan
yang layak sesuai standar
12. Menyediakan tempat Sarana dan Sarana dan 5. laboratorium biologi
parkir yang memadai Prasarana Prasarana sesuai standar
13. Menyediakan unit Pendukung Pembelajaran 6. laboratorium fisika
kewirausahaan dan sesuai standar
bursa kerja 7. laboratorium kimia
sesuai standar
8. laboratorium komputer
sesuai standar
9. laboratorium bahasa
sesuai standar 44
INDIKATOR MUTU - STANDAR PEMBIAYAAN PENDIDIKAN

1. Membebaskan biaya bagi siswa


tidak mampu
2. daftar siswa dengan latar
belakang ekonomi yang jelas
3. Melaksanakan subsidi silang
Subsidi Silang untuk membantu siswa kurang
mampu

1. Mengatur alokasi dana yang


berasal dari
APBD/APBN/Yayasan/sumb
er lainnya
2. laporan pengelolaan dana
3. laporan yang dapat diakses PEMBIAYAAN
oleh pemangku kepentingan PENDIDIKAN biaya operasional
non personil
Besaran sesuai ketentuan
Pengelolaan Biaya
Dana Operasional
Sekolah

45
INDIKATOR MUTU - STANDAR PEMBIAYAAN PENDIDIKAN
1. visi, misi, dan tujuan yang jelas sesuai 1. pedoman
ketentuan pengelolaan
2. Mengembangkan rencana kerja sekolah sekolah lengkap
ruang lingkup sesuai ketentuan 2. Menyelenggaraka
3. Melibatkan pemangku kepentingan n kegiatan layanan
sekolah dalam perencanaan Perencanaan kesiswaan
pengelolaan sekolah Program 3. Meningkatkan
dayaguna pendidik
dan tenaga
kependidikan
sistem informasi 4. Melaksanakan
manajemen kegiatan evaluasi
sesuai ketentuan diri
Pelaksanaan 5. Membangun
Sistem Program & kemitraan dan
PENGELOLAAN
Informasi Pelibatan melibatkan peran
PENDIDIKAN
Manajemen Pemangku serta masyarakat
Kepentingan serta lembaga lain
yang relevan
1. Berkepribadian dan bersosialisasi 6. Melaksanakan
dengan baik pengelolaan
2. Berjiwa kepemimpinan bidang kurikulum
3. Mengembangkan sekolah dengan baik dan kegiatan
4. Mengelola sumber daya dengan baik Kinerja pembelajaran
5. Berjiwa kewirausahaan Kepala
6. Melakukan supervisi dengan baik Sekolah
46
DESKRIPSI INDIKATOR MUTU DALAM
STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
Standar Indikator Deskripsi Resiko Jika Standar Penyebab Tidak Penyelesaian Pelibatan
Mutu Mutu Tidak Tercapai Tercapainya Standar
Mutu

1 2 3 4 5 6 7

Isi Kesesuaian Sekolah membuat KTSP sendiri yang telah mengacu Sekolah tidak bisa Sekolah kurang Sekolah memiliki Kepala Sekolah
KTSP yang kepada: menegakkan update dengan referensi pedoman Wakil Kepala Sekolah
dikembangk UU 20 tahun 2003 ( sisdiknas) aturan . perubahan terkini. dan peraturan yang Guru
an dengan PP 13 tahun 2015 ttg perubahan kedua PP 19 thn Acuan Keterbatasan akses relevan untuk Tim Pengembang
pedoman 2005 pengembangan terhadap pedoman oemenuhan KTSP Kurikulum
dan Permendikbud Nomor 20 tahun 2016 tentang SKL . visi, misi, dan dan peraturan Sekolah Komite Sekolah
peraturan Permendikbud Nomor 21 tahun 2016 tentang tujuan satuan Motivasi sekolah menyediakan akses Pengawas Sekolah
yang relevan Standar Isi pendidikan, RPP, rendah untuk untuk mendapatkan Perwakilan Yayasan
Permendikbud Nomor 22 tahun 2016 tentang silabus, penilaian, memahami pedoman dan
Standar Proses RKS, RKAS tidak pedoman dan peraturan yang
Permendikbud Nomor 23 tahun 2016 tentang sesuai peraturan. relevan
Penilaian Kebutuhan dan Ketergantungan Sekolah membentuk
Permendikbud Nomor 24 tahun 2016 tentang karakteristik sekolah dengan tim yang menyusun
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar satuan pendidikan, pihak lain dalam KTSP
Permendikbud Nomor 61 tahun 2014 ttg KTSP pada potensi daerah dan penyusunan KTSP Proes penyusunan
pendidikan dasar dan menengah. peserta didik tidak dan lainnya KTSP dengan
Permendikbud Nomor 69 tahun 2013 tentang termuat dalam melibatkan
Kerangka dasar dan struktur kurikulum SMA/MA KTSP pemangku
Permenndikbud Nomor 70 tahun 2013 tentang KTSP tidak bisa kepentingan
Kerangka dasar dan struktur kurikulum SMK/MAK dipakai sebagai
Pandusan penyususnan kurikulum yang dibuat oleh acuan operasional
BSNP di satuan
Pedoman Muatan Lokal pendidikan.
Pedoman Kegiatan Ektrakurikuler Guru tidak
Pedoman Pembelajaran memiiliki pedoman
Pedoman Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik yang tepat dalam
Pedoman Sistem Kredit Semester melaksankan
Pedoman Bimbingan dan Konseling pembelajaran
Pedoman Evaluasi Kurikulum dan lainnya
Pedoman Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum
Pedoman Pendidikan Kepramukaan
HUBUNGAN STANDAR, INDIKATOR, DAN INSTRUMEN

1 Standar Kompetensi Lulusan 1 Permasalahan sikap siswa yang terjadi di sekolah anda
Arti angka adalah 1 tidak pernah; 2 jarang; 3 sering; 4 selalu
No Permasalahan Sikap Frekuensi
1.1. Lulusan kompetensi pada dimensi 1 Mencontek atau menyalin pekerjaan teman 1 2 3 4
2 Berbohong 1 2 3 4
sikap 3 Membolos 1 2 3 4
4 Tidak mengerjakan tugas yang diberikan 1 2 3 4
1.1.1. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap 5 Terlibat perkelahian antar siswa dan atau antar sekolah dan atau antar kelompok 1 2 3 4
beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME 6 Terlibat tindak kriminal seperti narkoba, pornografi atau pornoaksi 1 2 3 4
7 Minum minuman keras 1 2 3 4
1.1.2. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap 8 Merokok 1 2 3 4
berkarakter 9 Vandalisme (merusak barang tanpa seizin pemilik) 1 2 3 4
1.1.3. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap disiplin 10 Menyalahkan orang lain 1 2 3 4
11 Tidak mau meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan 1 2 3 4
1.1.4. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap santun 12 Terlambat masuk sekolah 1 2 3 4
13 Berlaku tidak sopan kepada orang yang lebih tua 1 2 3 4
1.1.5. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur
14 Merendahkan pendapat orang lain 1 2 3 4
1.1.6. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap peduli 15 Malas menulis seperti buku, puisi, artikel dan lainnya 1 2 3 4
16 Malas membaca 1 2 3 4
1.1.7. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap 17 Tidak berani mengemukakan pendapat 1 2 3 4
percaya diri 18 Tidak percaya diri tampil di depan umum 1 2 3 4
1.1.8. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap 19 Mudah putus asa 1 2 3 4
20 Kesulitan dalam berbicara dengan orang lain 1 2 3 4
bertanggungjawab 21 Tidak sportif 1 2 3 4
1.1.9. Memiliki perilaku pembelajar sejati sepanjang 22 Mudah mengeluh 1 2 3 4
hayat 23 Tidak taat menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing 1 2 3 4
24 Tidak berdoa sebelum dan setelah melakukan aktivitas 1 2 3 4
1.1.10. Memiliki perilaku sehat jasmani dan rohani 25 Menggunakan kata-kata kotor saat berbicara 1 2 3 4
26 Berpakaian kurang sopan 1 2 3 4
27 Tidak mengucapkan salam saat masuk kelas 1 2 3 4
28 Menertawakan teman yang sedang kesusahan/terkena musibah 1 2 3 4
29 Menjauhi teman yang berbeda secara fisik, suku, ras atau agama 1 2 3 4
30 Menyerobot saat memakai fasilitas umum 1 2 3 4
31 Menghindari kerjabakti 1 2 3 4
32 Membuang sampah sembarangan 1 2 3 4
33 Menggunakan air dan listrik dengan boros 1 2 3 4
34 Merusak tanaman 1 2 3 4
TABEL KONVERSI
snp ind subind grup_id sub_id
snp ind subind source pertanyaan sd smp sma smk
id id id pertanyaan pertanyaan
3 Standar 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan 3.2.9. Mengutamakan pembudayaan dan pmp 3 28 Mengajukan masalah yang akan 0,250 0,250 0,250 0,250
Proses dengan tepat pemberdayaan peserta didik sebagai dipecahkan
pembelajar sepanjang hayat
3 Standar 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan 3.2.9. Mengutamakan pembudayaan dan pmp 3 28 Mendorong peserta didik untuk 0,250 0,250 0,250 0,250
Proses dengan tepat pemberdayaan peserta didik sebagai bertanya dan mengemukakan
pembelajar sepanjang hayat pendapat
3 Standar 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan 3.2.9. Mengutamakan pembudayaan dan pmp 3 28 Mempersiapkan latihan untuk 0,250 0,250 0,250 0,250
Proses dengan tepat pemberdayaan peserta didik sebagai siswa dengan menerapkan
pembelajar sepanjang hayat konsep yang dipelajari pada
kehidupan sehari-hari
3 Standar 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan 3.2.9. Mengutamakan pembudayaan dan pmp 3 28 Mendorong siswa untuk 0,250 0,250 0,250 0,250
Proses dengan tepat pemberdayaan peserta didik sebagai mengumpulkan informasi yang
pembelajar sepanjang hayat sesuai,
3 Standar 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan 3.2.10. Menerapkan prinsip bahwa siapa saja pmp 3 35 Kesulitan siswa dalam 0,500 0,500 0,500 0,500
Proses dengan tepat adalah guru, siapa saja adalah siswa, menerapkan pembelajaran aktif
dan di mana saja adalah kelas. dan kreatif di luar sekolah
3 Standar 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan 3.2.10. Menerapkan prinsip bahwa siapa saja pmp 3 28 Mendorong peserta didik untuk 0,083 0,083 0,083 0,083
Proses dengan tepat adalah guru, siapa saja adalah siswa, bertanya dan mengemukakan
dan di mana saja adalah kelas. pendapat
3 Standar 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan 3.2.10. Menerapkan prinsip bahwa siapa saja pmp 3 28 Mendorong siswa untuk 0,083 0,083 0,083 0,083
Proses dengan tepat adalah guru, siapa saja adalah siswa, mengumpulkan informasi yang
dan di mana saja adalah kelas. sesuai,
3 Standar 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan 3.2.10. Menerapkan prinsip bahwa siapa saja pmp 3 28 Mendorong siswa untuk 0,083 0,083 0,083 0,083
Proses dengan tepat adalah guru, siapa saja adalah siswa, mendapat penjelasan
dan di mana saja adalah kelas. pemecahan masalah.
3 Standar 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan 3.2.10. Menerapkan prinsip bahwa siapa saja pmp 3 28 Mendorong siswa untuk 0,083 0,083 0,083 0,083
Proses dengan tepat adalah guru, siapa saja adalah siswa, memanfaatkan sumber belajar
dan di mana saja adalah kelas. yang ada di sekolah maupun di
luar sekolah
3 Standar 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan 3.2.10. Menerapkan prinsip bahwa siapa saja pmp 3 28 Mendorong siswa untuk 0,083 0,083 0,083 0,083
Proses dengan tepat adalah guru, siapa saja adalah siswa, memanfaatkan nara sumber
dan di mana saja adalah kelas. yang ada di luar sekolah
KUESIONER PEMETAAN MUTU
C PROSES PEMBELAJARAN

1 Bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun guru di sekolah anda
Per Mata Pelajaran
Per Tema
Per Pertemuan
Per KD

2 Waktu pemeriksaan RPP di sekolah anda


No Pelaksana Tidak
Tiap
Tiap Tiap Tiap
hari Lainnya
pernah pekan bulan semester
efektif
1 Kepala Sekolah
2 Pengawas Sekolah

3 Komponen isi RPP yang disusun guru di sekolah anda


Identitas Sekolah/Madrasah
Identitas Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Materi Pokok
Alokasi Waktu
Tujuan Pembelajaran
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
Materi Pembelajaran
Metode Pembelajaran
Media Pembelajaran
Sumber Belajar
Langkah-langkah Pembelajaran
Penilaian Hasil Pembelajaran
Tidak Ada

4 Tahapan penyusunan RPP yang dilakukan di sekolah anda


Arti angka adalah 1 tidak ada; 2 kurang dari 50%; 3 antara 51-85%; 4 > 85%
No Tahapan Jawaban
1 Pemetaan KI-KD dalam dan lintas mapel 1 2 3 4
2 Penyesuaian antara KI-KD dengan indikator 1 2 3 4
3 Penyesuaian antara indikator dengan materi 1 2 3 4
4 Penyesuaian antara indikator, materi dengan langkah pembelajaran 1 2 3 4
TABULASI KUESIONER PEMETAAN
JENJANG RESPONDEN
No Variabel SD SMP SMA SMK Kepsek Pengawas Guru Siswa Komite
A HASIL BELAJAR Y Y Y Y Y Y Y Y Y
1 Permasalahan sikap siswa yang terjadi di sekolah Y Y Y Y Y Y Y - Y
2 Tindak kekerasan yang terjadi di sekolah Y Y Y Y Y Y Y Y Y
3 Capaian ketrampilan siswa di sekolah Y Y Y Y Y Y Y - -
Kemahiran siswa di sekolah dalam menggunakan
4 Y Y Y Y Y Y Y - -
berbagai sumber informasi untuk belajar
Kemahiran siswa di sekolah dalam menggunakan
5 Y Y Y Y Y Y Y - -
teknologi untuk belajar
Kemandirian siswa di sekolah dalam bekerjasama
6 Y Y Y Y Y Y Y - -
untuk aktifitas belajar/kesiswaan
Prestasi siswa/kelompok di sekolah atas
7 Y Y Y Y Y Y - - -
pengetahuan yang dimiliki
Prestasi siswa/kelompok di sekolah atas karya yang
8 dihasilkan seperti mesin, lukisan, prakarya dan Y Y Y Y Y Y - - -
lainnya
Prestasi siswa/kelompok di sekolah atas ketrampilan
9 yang ditunjukan seperti debat, menyanyi, olahraga Y Y Y Y Y Y - - -
dan lainnya
TABULASI KUESIONER PEMETAAN
JENJANG RESPONDEN
No Variabel SD SMP SMA SMK Kepsek Pengawas Guru Siswa Komite
B ISI PENDIDIKAN Y Y Y Y Y Y Y Y Y
Perangkat pembelajaran di sekolah yang memuat
Y Y Y Y Y Y Y - -
1 karakteristik kompetensi sikap
Perangkat pembelajaran di sekolah yang
dikembangkan sesuai tingkat kompetensi sikap Y Y Y Y Y Y Y - -
2 siswa
Perangkat pembelajaran di sekolah yang memuat
Y Y Y Y Y Y Y - -
3 karakteristik kompetensi pengetahuan
Perangkat pembelajaran di sekolah yang
dikembangkan sesuai tingkat kompetensi Y Y Y Y Y Y Y - -
4 pengetahuan siswa
Perangkat pembelajaran di sekolah yang memuat
Y Y Y Y Y Y Y - -
5 karakteristik kompetensi keterampilan
Perangkat pembelajaran di sekolah yang
dikembangkan sesuai tingkat kompetensi Y Y Y Y Y Y Y - -
6 keterampilan siswa
Kesesuaian tingkat kompetensi dan ruang lingkup
7 Y Y Y Y Y Y Y - -
materi dalam mata pelajaran di sekolah
Jumlah aspek kurikulum yang terselenggara dalam
8 Y Y Y Y Y Y Y - -
muatan lokal di sekolah
Jenis perangkat kurikulum yang tersedia dan
9 Y Y Y Y Y Y Y - -
tersosialisasikan di sekolah
Keterlibatan pemangku kepentingan dalam
Y Y Y Y Y Y Y - Y
10 mengembangkan kurikulum di sekolah
TABULASI KUESIONER PEMETAAN
JENJANG RESPONDEN
No Variabel SD SMP SMA SMK Kepsek Pengawas Guru Siswa Komite
B ISI PENDIDIKAN Y Y Y Y Y Y Y Y Y
Kerangka dasar penyusunan Kurikulum Tingkat
Y Y Y Y Y Y Y - -
11 Satuan Pendidikan (KTSP) di sekolah
Pembagian beban belajar di sekolah bedasarkan
Y Y Y Y Y Y Y - -
12 bentuk aktivitas pendalaman materi
Kegiatan pengembangan diri ektrakurikuler yang
Y Y Y Y Y Y Y Y Y
13 disediakan oleh sekolah
Komponen yang disusun dalam pengembangan
14 Y Y Y Y Y Y Y - -
silabus di sekolah
C PROSES PEMBELAJARAN Y Y Y Y Y Y Y Y -
Bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
1 Y Y Y Y Y Y Y - -
yang disusun guru di sekolah
2 Waktu pemeriksaan RPP di sekolah Y Y Y Y Y Y Y - -
3 Komponen isi RPP yang disusun guru di sekolah Y Y Y Y Y Y Y - -
4 Tahapan penyusunan RPP yang dilakukan di sekolah Y Y Y Y Y Y Y - -
5 Pola penyusun RPP oleh guru di sekolah Y Y Y Y Y Y Y - -
Aktifitas yang dilakukan guru di sekolah saat
Y Y Y Y Y Y Y Y -
6 membuka pembelajaran
Aktifitas yang dilakukan guru di sekolah saat
7 Y Y Y Y Y Y Y Y -
melaksanakan pembelajaran
Aktifitas yang dilakukan siswa di sekolah saat
8 Y Y Y Y Y Y Y Y -
melaksanakan pembelajaran
TABULASI KUESIONER PEMETAAN
JENJANG RESPONDEN
No Variabel SD SMP SMA SMK Kepsek Pengawas Guru Siswa Komite
C PROSES PEMBELAJARAN Y Y Y Y Y Y Y Y -
9 Metode pembelajaran yang digunakan di sekolah Y Y Y Y Y Y Y Y -
10 Media belajar yang digunakan di sekolah Y Y Y Y Y Y Y Y -
11 Sumber belajar yang digunakan di sekolah Y Y Y Y Y Y Y Y -
Aktifitas yang dilakukan guru di sekolah untuk
Y Y Y Y Y Y Y Y -
12 memperbaiki proses pembelajaran
Aktifitas yang dilakukan guru di sekolah saat
Y Y Y Y Y Y Y Y -
13 menutup pembelajaran
Aspek dan perangkat penilaian otentik yang
Y Y Y Y Y Y Y - -
14 digunakan guru di sekolah
Bentuk pemanfaatan hasil penilaian otentik oleh
Y Y Y Y Y Y Y - -
15 guru di sekolah
Pihak yang melakukan pengawasan proses
16 Y Y Y Y Y Y Y - -
pembelajaran di sekolah
Prinsip pengawasan proses pembelajaran yang
17 Y Y Y Y Y Y Y - -
diterapkan di sekolah
Bentuk dokumen pengawasan proses pembelajaran
18 Y Y Y Y Y Y Y - -
yang ada di sekolah
Periode pengawasan proses pembelajaran yang
19 Y Y Y Y Y Y Y - -
dilakukan di sekolah
Bentuk tindak lanjut hasil pengawasan proses
20 Y Y Y Y Y Y Y - -
pembelajaran yang dilakukan sekolah
TABULASI KUESIONER PEMETAAN
JENJANG RESPONDEN
No Variabel SD SMP SMA SMK Kepsek Pengawas Guru Siswa Komite
D PENILAIAN PEMBELAJARAN Y Y Y Y Y Y Y - Y
Langkah yang dilakukan guru di sekolah dalam
1 Y Y Y Y Y Y Y - -
melakukan penilaian proses dan hasil belajar
Cakupan teknik penilaian yang ada dalam pedoman
2 Y Y Y Y Y Y Y - -
penilaian pendidikan yang disusun sekolah
Pertimbangan penentuan Kriteria Ketuntasan
3 Y Y Y Y Y Y Y - -
Minimal (KKM) di sekolah
Kesesuaian penilaian kompetensi sikap siswa di
4 Y Y Y Y Y Y Y - -
sekolah bedasarkan karakteristik kompetensi dasar
Kesesuaian penilaian kompetensi pengetahuan siswa
5 di sekolah bedasarkan karakteristik kompetensi Y Y Y Y Y Y Y - -
dasar
Kesesuaian penilaian kompetensi keterampilan siswa
6 di sekolah bedasarkan karakteristik kompetensi Y Y Y Y Y Y Y - -
dasar
Teknik penilaian yang digunakan guru di sekolah
7 Y Y Y Y Y Y Y - -
untuk mengukur pencapaian sikap siswa
Teknik penilaian yang digunakan guru di sekolah
8 Y Y Y Y Y Y Y - -
untuk mengukur pencapaian pengetahuan siswa
Teknik penilaian yang digunakan guru di sekolah
9 Y Y Y Y Y Y Y - -
untuk mengukur pencapaian ketrampilan siswa
Tindak lanjut yang dilakukan oleh guru di sekolah
10 Y Y Y Y Y Y Y - -
terhadap hasil penilaian belajar
TABULASI KUESIONER PEMETAAN
JENJANG RESPONDEN
No Variabel SD SMP SMA SMK Kepsek Pengawas Guru Siswa Komite
D PENILAIAN PEMBELAJARAN Y Y Y Y Y Y Y - Y
Bentuk laporan penilaian hasil belajar yang disusun
11 Y Y Y Y Y Y Y - -
oleh guru di sekolah
Pertimbangan cara hitung penilaian pendidikan di
12 - - - Y Y Y Y - -
sekolah
Pertimbangan cara hitung penilaian pendidikan di
12 Y Y Y - Y Y Y - -
sekolah
Waktu penyampaian laporan hasil evaluasi mata
13 pelajaran dan penilaian belajar siswa siswa oleh Y Y Y Y Y Y Y - Y
guru kepada kepala sekolah di sekolah
Waktu penyampaian laporan hasil ujian kepada
14 Y Y Y Y Y Y Y - Y
orang tua di sekolah
Waktu penyampaian rekapitulasi laporan hasil ujian
15 Y Y Y Y Y Y Y - -
oleh sekolah kepada pemerintah daerah
Dokumen penilaian hasil belajar yang dimiliki
16 - - - Y Y Y Y - -
sekolah
E PENGELOLAAN PENDIDIKAN Y Y Y Y Y Y Y Y Y
Pihak yang dilibatkan dalam penyusunan
1 Y Y Y Y Y Y Y - Y
perencanaan sekolah
Pihak yang disosialisasikan mengenai perencanaan
2 Y Y Y Y Y Y Y - Y
sekolah
3 Periode evaluasi terhadap dokumen perencanaan Y Y Y Y Y Y Y - Y
Dasar perumusan dan penetapan arah dan
4 Y Y Y Y Y Y Y - Y
kebijakan sekolah
TABULASI KUESIONER PEMETAAN
JENJANG RESPONDEN
No Variabel SD SMP SMA SMK Kepsek Pengawas Guru Siswa Komite
E PENGELOLAAN PENDIDIKAN Y Y Y Y Y Y Y Y Y
Cakupan yang termuat dalam rencana kerja tahunan
5 Y Y Y Y Y Y Y - Y
sekolah
Pedoman yang dimiliki dan disosialisasikan oleh
6 Y Y Y Y Y Y Y - Y
sekolah
Pedoman yang dimiliki dan disosialisasikan oleh
6 Y Y Y Y - - - Y -
sekolah
7 Waktu pelaksanaan evaluasi pedoman sekolah Y Y Y Y Y Y Y - Y
Cakupan pedoman pengolaan biaya investasi dan
8 Y Y Y Y Y Y Y - Y
operasional sekolah
Pelibatan peran serta masyarakat dan kemitraan
9 Y Y Y Y Y Y Y - Y
dalam pengelolaan pendidikan di sekolah
Periode sekolah melakukan evaluasi diri sekolah
10 Y Y Y Y Y Y Y - Y
terhadap Str Nasional Pendidikan
Aturan yang dimuat bedasarkan jenis dokumen yang
11 Y Y Y Y Y Y Y - Y
dimiliki sekolah
11 Aturan yang termuat dalam tata tertib sekolah Y Y Y Y - - - Y -
Aktivitas yang dilakukan sekolah saat penerimaan
12 Y Y Y Y Y Y Y Y Y
siswa baru
Bentuk orientasi siswa baru yang diselenggarakan
13 Y Y Y Y Y Y Y Y Y
sekolah
14 Layanan kesiswaan yang disediakan di sekolah Y Y Y Y Y Y Y Y Y
Pelatihan dan pengembangan yang sering diikuti
15 Y Y Y Y Y Y Y - -
oleh pendidik dan tenaga kependidikan sekolah
TABULASI KUESIONER PEMETAAN
JENJANG RESPONDEN
No Variabel SD SMP SMA SMK Kepsek Pengawas Guru Siswa Komite
E PENGELOLAAN PENDIDIKAN Y Y Y Y Y Y Y Y Y
Program penghargaan kepada pendidik dan tenaga
16 Y Y Y Y Y Y Y - -
kependidikan yang diberikan oleh sekolah
Aktifitas pendukung pembelajaran yang
17 Y Y Y Y Y Y Y Y Y
dilaksanakan di sekolah
Pembinaan dan kunjungan pengawas yang
18 Y Y Y Y Y Y Y - -
didapatkan sekolah
Kondisi sistem informasi manajemen yang dimiliki
19 Y Y Y Y Y Y Y - Y
sekolah
Layanan peminatan siswa yang diselenggarakan
20 - - Y - Y Y Y Y Y
oleh sekolah
F SARANA DAN PRASARANA Y Y Y Y Y Y Y Y Y
1 Kondisi lahan sekolah Y Y Y Y Y Y - - -
2 Kondisi bangunan sekolah dari segi keselamatan Y Y Y Y Y Y - - -
3 Kondisi bangunan sekolah dari segi kesehatan Y Y Y Y Y Y - - -
Periode pelaksanaan pemeliharaan bangunan
4 Y Y Y Y Y Y - - -
sekolah
Kondisi sarana pendukung proses pembelajaran
5 Y Y Y Y Y Y - - -
sekolah
Kondisi unit usaha/business center/wahana
6 - - - Y Y Y - - -
kewirausahaan sekolah
Kegiatan layanan bursa kerja khusus yang
7 - - - Y Y Y Y Y -
disediakan sekolah
DAFTAR VARIABEL DATA POKOK
Rombongan belajar per kelas Kondisi ketersediaan media pendidikan ruang pimpinan
Total rombongan belajar dalam ruang kelas Kondisi ketersediaan perabot dalam
Jumlah siswa per kelas Kondisi ketersediaan perlengkapan lain ruang pimpinan
Jumlah siswa bedasarkan jenis kelamin dalam ruang kelas Kondisi ketersediaan perlengkapan lain
Total siswa Kondisi ketersediaan ruangan dalam dalam ruang pimpinan
ruang perpustakaan Kondisi ketersediaan ruangan dalam
Rata-rata Nilai UN
Kondisi ketersediaan buku dalam ruang ruang guru
Jumlah peserta UN bedasarkan kelulusan perpustakaan Kondisi ketersediaan perabot dalam
IIUN Kondisi ketersediaan perabot dalam ruang guru
Rata-rata Nilai Rapor per Mata Pelajaran ruang perpustakaan Kondisi ketersediaan perlengkapan lain
Rata-rata Nilai Rapor per Kelas Kondisi ketersediaan media pendidikan dalam ruang guru
Alokasi waktu per mata pelajaran dalam ruang perpustakaan Kondisi ketersediaan ruangan dalam
Alokasi waktu per satu jam tatap muka Kondisi ketersediaan perlengkapan lain ruang tata usaha
Alokasi waktu per kelas dalam ruang perpustakaan Kondisi ketersediaan perabot dalam
Jumlah minggu efektif dalam satu tahun Kondisi ketersediaan ruangan dalam ruang tata usaha
ajaran ruang laboratorium IPA Kondisi ketersediaan perlengkapan lain
KKM per mata pelajaran Kondisi ketersediaan perabot dalam dalam ruang tata usaha
Kondisi ketersediaan Lahan ruang laboratorium IPA Kondisi ketersediaan ruangan dalam
Kondisi ketersediaan Bangunan gedung Kondisi ketersediaan peralatan tempat ibadah
pendidikan dalam ruang laboratorium IPA Kondisi ketersediaan perabot dalam
Kondisi ketersediaan ruangan dalam
ruang kelas Kondisi ketersediaan media pendidikan tempat ibadah
dalam ruang laboratorium IPA Kondisi ketersediaan perlengkapan lain
Kondisi ketersediaan perabot dalam
ruang kelas Kondisi ketersediaan perlengkapan lain dalam tempat ibadah
dalam ruang laboratorium IPA Kondisi ketersediaan ruangan dalam UKS
Kondisi ketersediaan peralatan
pendidikan dalam ruang kelas Kondisi ketersediaan ruangan dalam
DAFTAR VARIABEL DATA POKOK
Kondisi ketersediaan perabot dalam UKS laboratorium biologi dalam ruang laboratorium kimia
Kondisi ketersediaan perlengkapan lain Kondisi ketersediaan peralatan pendidikan Kondisi ketersediaan ruangan dalam ruang
dalam UKS dalam ruang laboratorium biologi laboratorium komputer
Kondisi ketersediaan ruangan dalam Kondisi ketersediaan bahan habis pakai Kondisi ketersediaan perabot dalam ruang
Jamban dalam ruang laboratorium biologi laboratorium komputer
Kondisi ketersediaan perlengkapan lain Kondisi ketersediaan media pendidikan Kondisi ketersediaan peralatan pendidikan
dalam Jamban dalam ruang laboratorium biologi dalam ruang laboratorium komputer
Kondisi ketersediaan ruangan dalam Kondisi ketersediaan perlengkapan lain Kondisi ketersediaan media pendidikan
gudang dalam ruang laboratorium biologi dalam ruang laboratorium komputer
Kondisi ketersediaan perabot dalam Kondisi ketersediaan ruangan dalam ruang Kondisi ketersediaan perlengkapan lain
gudang laboratorium fisika dalam ruang laboratorium komputer
Kondisi ketersediaan ruangan dalam Kondisi ketersediaan perabot dalam ruang Kondisi ketersediaan ruangan dalam ruang
koridor sekolah laboratorium fisika laboratorium bahasa
Kondisi ketersediaan peralatan pendidikan Kondisi ketersediaan peralatan pendidikan Kondisi ketersediaan perabot dalam ruang
dalam tempat bermain/olahraga dalam ruang laboratorium fisika laboratorium bahasa
Kondisi ketersediaan ruangan dalam Kondisi ketersediaan media pendidikan Kondisi ketersediaan peralatan pendidikan
konseling dalam ruang laboratorium fisika dalam ruang laboratorium bahasa
Kondisi ketersediaan perabot dalam Kondisi ketersediaan perlengkapan lain Kondisi ketersediaan media pendidikan
konseling dalam ruang laboratorium fisika dalam ruang laboratorium bahasa
Kondisi ketersediaan peralatan pendidikan Kondisi ketersediaan ruangan dalam ruang Kondisi ketersediaan perlengkapan lain
dalam konseling laboratorium kimia dalam ruang laboratorium bahasa
Kondisi ketersediaan perlengkapan lain Kondisi ketersediaan perabot dalam ruang Kondisi ketersediaan bahan habis pakai
dalam konseling laboratorium kimia dalam ruang laboratorium IPA
Kondisi ketersediaan ruangan dalam ruang Kondisi ketersediaan peralatan pendidikan Kondisi ketersediaan ruangan dalam ruang
organisasi kesiswaan dalam ruang laboratorium kimia praktik gambar teknik
Kondisi ketersediaan perabot dalam ruang Kondisi ketersediaan bahan habis pakai Kondisi ketersediaan perabot dalam ruang
organisasi kesiswaan dalam ruang laboratorium kimia praktik gambar teknik
Kondisi ketersediaan ruangan dalam ruang Kondisi ketersediaan media pendidikan Kondisi ketersediaan peralatan pendidikan
laboratorium biologi dalam ruang laboratorium kimia dalam ruang praktik gambar teknik
Kondisi ketersediaan perabot dalam ruang Kondisi ketersediaan perlengkapan lain
DAFTAR VARIABEL DATA POKOK
Kondisi ketersediaan media pendidikan [Kepala Tenaga Administrasi ] [Kepala Laboratorium]
dalam ruang praktik gambar teknik Memiliki sertifikat kepala tenaga Masa Kerja sebagai pendidik atau tenaga
Kondisi ketersediaan perlengkapan lain administrasi sekolah/madrasah [Kepala kependidikan [Kepala Laboratorium]
dalam ruang praktik gambar teknik Tenaga Administrasi ] Jumlah tenaga teknisi laboran yang dimiliki
Kondisi ketersediaan ruangan dalam ruang Jumlah tenaga pelaksana urusan [Teknisi Laboran]
pembelajaran khusus administrasi [Kepala Tenaga Administrasi ] Jumlah tenaga teknisi laboran dengan min.
Kondisi ketersediaan media pendidikan Jumlah tenaga pelaksana urusan lulusan D2 terkait laboratorium [Teknisi
dalam ruang pembelajaran khusus administrasi dengan kualifikasi min. Laboran]
Kondisi ketersediaan perlengkapan lain SMA/MA/SMK/MAK [Kepala Tenaga Jumlah tenaga laboran yang dimiliki
dalam ruang pembelajaran khusus Administrasi ] [Tenaga Laboran]
Jumlah guru dengan kualifikasi pendidikan Memiliki Kepala Tenaga Pustakawan Jumlah tenaga laboran dengan min. lulusan
min. S1/D4 [Guru] [Kepala Tenaga Pustakawan] D1 terkait laboratorium [Tenaga Laboran]
Jumlah guru [Guru] Kepala Tenaga Pustakawan Berpendidikan Jumlah guru yang Memiliki Sertifikat
Rasio guru terhadap kelas [Guru] minimal lulusan S1/D4 (untuk pendidik) pendidik
Rasio guru terhadap rombel [Guru] atau D2 (untuk non pendidik) [Kepala Rata-rata skor kompetensi pedagogik
Jumlah mapel yang memiliki minimal satu Tenaga Pustakawan] [Guru]
guru yang sesuai dengan bidang [Guru] Kepala Tenaga Pustakawan memiliki Rata-rata skor kompetensi Kepribadian
Ketersediaan guru agama untuk SD [Guru] sertifikat kompetensi pengelolaan [Guru]
Ketersediaan guru penjaskes untuk SD perpustakaan sekolah [Kepala Tenaga Rata-rata skor kompetensi Profesional
[Guru] Pustakawan] [Guru]
Ketersediaan Kepsek dengan kualifikasi Masa Kerja sebagai pendidik atau tenaga Rata-rata skor kompetensi Sosial [Guru]
minimal S1/D4 [Kepala Sekolah] kependidikan [Kepala Tenaga Pustakawan] Kepsek Memiliki Sertifikat pendidik [Kepala
Usia Kepsek waktu diangkat [Kepala Jumlah tenaga pustakawan yang dimiliki Sekolah]
Sekolah] [Tenaga Pustakawan] Kepsek Memiliki Sertifikat kepala sekolah
Lama pengalaman mengajar kepala sekolah Jumlah tenaga pustakawan lulusan [Kepala Sekolah]
[Kepala Sekolah] SMA/MA/SMK/MAK [Tenaga Pustakawan] Rata-rata skor kompetensi Kepribadian
Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c Memiliki Kepala Tenaga Laboratorium [Kepala Sekolah]
atau setara [Kepala Sekolah] [Kepala Laboratorium] Rata-rata skor Kompetensi Manajerial
Memiliki Kepala Tenaga Administrasi Berpendidikan minimal lulusan S1/D4 [Kepala Sekolah]
[Kepala Tenaga Administrasi ] (untuk pendidik) atau D3 (untuk non Rata-rata skor Kompetensi Kewirausahaan
Kepala Tenaga Administrasi berpendidikan pendidik) [Kepala Laboratorium] [Kepala Sekolah]
minimal lulusan SMK atau yang sederajat, Memiliki sertifikat kepala laboratorium
DAFTAR VARIABEL DATA POKOK
Rata-rata skor kompetensi Supervisi Rata-rata skor kompetensi Sosial [Kepala Rata-rata skor kompetensi Sosial [Teknisi
[Kepala Sekolah] Perpustakaan Sekolah] Laboran]
Rata-rata skor kompetensi Sosial [Kepala Rata-rata skor kompetensi Pengembangan Rata-rata skor kompetensi Administratif
Sekolah] Profesi [Kepala Perpustakaan Sekolah] [Teknisi Laboran]
Rata-rata skor kompetensi Kepribadian Rata-rata skor kompetensi Manajerial Rata-rata skor kompetensi Profesional
[Kepala Tenaga Administrasi ] [Kepala Perpustakaan Sekolah] [Teknisi Laboran]
Rata-rata skor kompetensi Sosial [Kepala Rata-rata skor kompetensi Pengelolaan Rata-rata skor kompetensi Kepribadian
Tenaga Administrasi ] Informasi [Kepala Perpustakaan Sekolah] [Laboran]
Rata-rata skor kompetensi Teknis [Kepala Rata-rata skor kompetensi Kependidikan Rata-rata skor kompetensi Sosial [Laboran]
Tenaga Administrasi ] [Kepala Perpustakaan Sekolah] Rata-rata skor kompetensi Administratif
Rata-rata skor kompetensi manajerial Rata-rata skor kompetensi Kepribadian [Laboran]
[Kepala Tenaga Administrasi ] [Tenaga Perpustakaan Sekolah ] Rata-rata skor kompetensi Profesional
Rata-rata skor kompetensi Kepribadian Rata-rata skor kompetensi Sosial [Tenaga [Laboran]
[Pelaksana Urusan Administrasi ] Perpustakaan Sekolah ] Bersedia menerima BOS
Rata-rata skor kompetensi Sosial Rata-rata skor kompetensi Pengembangan Jumlah blockgrant yang diterima
[Pelaksana Urusan Administrasi ] Profesi [Tenaga Perpustakaan Sekolah ] Jumlah siswa menerima PIP
Rata-rata skor kompetensi Teknis Rata-rata skor kompetensi Kepribadian Realisasi anggaran dalam RKAS
[Pelaksana Urusan Administrasi ] [Kepala Laboratorium]
Rata-rata skor kompetensi Manajerial Rata-rata skor kompetensi Sosial [Kepala
[Pelaksana Urusan Administrasi ] Laboratorium]
Rata-rata skor kompetensi Pengelolaan Rata-rata skor kompetensi Manajerial
Informasi [Pelaksana Urusan Administrasi ] [Kepala Laboratorium]
Rata-rata skor kompetensi Kependidikan Rata-rata skor kompetensi Profesional
[Pelaksana Urusan Administrasi ] [Kepala Laboratorium]
Rata-rata skor kompetensi Kepribadian Rata-rata skor kompetensi Kepribadian
[Kepala Perpustakaan Sekolah] [Teknisi Laboran]
PENYELARASAN DENGAN AKREDITASI
INSTRUMEN AKREDITASI INSTRUMEN PEMETAAN MUTU

31. Siswa memiliki perilaku yang mencerminkan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, sesuai dengan A1 Permasalahan sikap siswa yang terjadi di sekolah anda
perkembangan siswa yang diperoleh dari pengalaman pembelajaran melalui pembiasaan:
1) integrasi pengembangan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME dalam kegiatan pembelajaran Arti angka adalah 1 tidak pernah; 2 jarang; 3 sering; 4 selalu
2) berdoa setiap memulai dan mengakhiri kegiatan No Permasalahan Sikap Frekuensi
3) santun dalam berbicara dan berperilaku 1 Mencontek atau menyalin pekerjaan teman 1 2 3 4
4) berpakaian sopan sesuai aturan sekolah/madrasah 2 Berbohong 1 2 3 4
5) mengucapkan salam saat masuk kelas 3 Membolos 1 2 3 4
6) melaksanakan kegiatan ibadah 4 Tidak mengerjakan tugas yang diberikan 1 2 3 4
7) mensyukuri setiap nikmat yang diperoleh 5 Terlibat perkelahian antar siswa dan atau antar sekolah dan atau antar kelompok 1 2 3 4
8) menumbuhkan sikap saling menolong/ berempati 6 Terlibat tindak kriminal seperti narkoba, pornografi atau pornoaksi 1 2 3 4
9) menghormati perbedaan 7 Minum minuman keras 1 2 3 4
10) antre saat bergantian memakai fasilitas sekolah/madrasah 8 Merokok 1 2 3 4
A. Melaksanakan 9 kegiatan pembiasaan atau lebih 9 Vandalisme (merusak barang tanpa seizin pemilik) 1 2 3 4
B. maupun
coret barang milik pribadi Melaksanakan 7-8 kegiatan
umum tanpa pembiasaan
seizin pemilik) 10 Menyalahkan orang lain 1 2 3 4
C. Melaksanakan 5-6 kegiatan pembiasaan 11 Tidak mau meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan 1 2 3 4
D. Melaksanakan 3-4 kegiatan pembiasaan 12 Terlambat masuk sekolah 1 2 3 4
E. Melaksanakan kurang dari 3 kegiatan pembiasaan 13 Berlaku tidak sopan kepada orang yang lebih tua 1 2 3 4
32. Siswa memiliki perilaku yang mencerminkan sikap sosial dengan karakter: 14 Merendahkan pendapat orang lain 1 2 3 4
1) jujur dan bertanggung jawab 15 Malas menulis seperti buku, puisi, artikel dan lainnya 1 2 3 4
2) peduli 16 Malas membaca 1 2 3 4
3) gotong-royong dan demokratis 17 Tidak berani mengemukakan pendapat 1 2 3 4
4) percaya diri 18 Tidak percaya diri tampil di depan umum 1 2 3 4
5) nasionalisme yang diperoleh melalui kegiatan pembelajaran dan pembiasaan 19 Mudah putus asa 1 2 3 4
A. Melaksanakan 5 kegiatan atau lebih 20 Kesulitan dalam berbicara dengan orang lain 1 2 3 4
B. Melaksanakan 4 kegiatan 21 Tidak sportif 1 2 3 4
C. Melaksanakan 3 kegiatan 22 Mudah mengeluh 1 2 3 4
D. Melaksanakan 2 kegiatan 23 Tidak taat menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing 1 2 3 4
E. Melaksanakan kurang dari 2 kegiatan 24 Tidak berdoa sebelum dan setelah melakukan aktivitas 1 2 3 4
33. Siswa memiliki perilaku yang mencerminkan sikap pembelajar sejati sepanjang hayat sesuai dengan 25 Menggunakan kata-kata kotor saat berbicara 1 2 3 4
perkembangan anak, yang diperoleh dari pengalaman pembelajaran dan pembiasaan melalui gerakan literasi 26 Berpakaian kurang sopan 1 2 3 4
sekolah/madrasah, meliputi: 27 Tidak mengucapkan salam saat masuk kelas 1 2 3 4
1) perencanaan dan penilaian program literasi 28 Menertawakan teman yang sedang kesusahan/terkena musibah 1 2 3 4
2) waktu yang cukup untuk kegiatan literasi 29 Menjauhi teman yang berbeda secara fisik, suku, ras atau agama 1 2 3 4
3) membaca buku 30 Menyerobot saat memakai fasilitas umum 1 2 3 4
4) lomba terkait literasi 31 Menghindari kerjabakti 1 2 3 4
5) memajang karya tulis 32 Membuang sampah sembarangan 1 2 3 4
6) Penghargaan berkala untuk siswa 33 Menggunakan air dan listrik dengan boros 1 2 3 4
7) Pelatihan literasi 34 Merusak tanaman 1 2 3 4
A. Melaksanakan 6 kegiatan atau lebih
B. Melaksanakan 5 kegiatan
C. Melaksanakan 4 kegiatan
D. Melaksanakan 3 kegiatan A2 Tindak kekerasan yang terjadi di sekolah anda
E. Melaksanakan kurang dari 3 kegiatan Petunjuk arti angka adalah 1 tidak pernah; 2 jarang; 3 sering; 4 selalu
34. Siswa memiliki perilaku yang mencerminkan sikap sehat jasmani dan rohani melalui keterlibatan dalam kegiatan No Kekerasan Oleh Guru Oleh Teman
kesiswaan, berupa: 1 Menyakiti fisik 1 2 3 4 1 2 3 4
1) Olah raga 2 Menyakiti secara verbal/perasaan/psikis 1 2 3 4 1 2 3 4
2) Seni
3) Kepramukaan
4) UKS
5) Keagamaan
6) Lomba yang terkait dengan kesehatan jasmani dan rohani
A. Melaksanakan 6 kegiatan kesiswaan atau lebih
B. Melaksanakan 5 kegiatan kesiswaan
C. Melaksanakan 4 kegiatan kesiswaan
D. Melaksanakan 3 kegiatan kesiswaan
E. Melaksanakan kurang dari 3 kegiatan kesiswaan
ANALISIS DATA DAN INFORMASI
SEKOLAH DAERAH

1. Apakah sekolah saya sudah 1. Apakah sekolah-sekolah di


bermutu (SNP)? daerah saya sudah bermutu
(SNP)?

2. Apakah masalah mutu di 2. Apakah masalah mutu


sekolah saya pendidikan di daerah saya?

3. Apakah upaya-upaya 3. Apakah upaya-upaya


perbaikan yang harus perbaikan yang menjadi
dilakukan untuk prioritas untuk dilakukan
meningkatkan mutu di dalam meningkatkan mutu
sekolah saya? pendidikan di daerah saya?

65
Capaian SNP STRUKTUR ANALISIS

8 SNP
Apakah
KL ISI PROSES PENILAIAN sekolah saya sudah
bermutu (SNP)?
PTK SARPRAS TATA KELOLA BIAYA

Capaian per Indikator


Capaian per Indikator
Capaian per Indikator
Apakah
masalah mutu
di sekolah saya
Capaian per Sub Indikator
Capaian per Sub Indikator
Capaian per Sub Indikator

Luaran
KEBUTUHAN DATA 1. Peta Masalah
2. Upaya Prioritas
SUMBER DATA

Capaian per Sub Indikator


DATA KUANTITATIF DATA KUALITATIF
66
Proses Pengolahan Data Mutu

Instrumen PMP Dapodik

MA MC PTK Siswa Sarpras BIaya

1 5
Agregat per
Penilaian per Jawaban Agregat per Sekolah
pertanyaan per
per responden
responden
2 7
3
Kompilasi seluruh
Agregat per
pertanyaan per 6 Pertanyaan per DB ke LPMP
sekolah
kelompok responden
8
4
Agregat per Sub
Agregat per Indikator
pertanyaan per
Sekolah 9
Agregat per Indikator Rapor Mutu

Agregat per Standar 10


1. Konversi Data Kuesioner
1. Multiple Answer
Tipe data : nominal

Pilihan jawaban dikonversi menjadi angka 0 dan 1.


o Jika jawaban dipilih, data dikonversi ke angka 1.
o Jika jawaban tidak dipilih, data dikonversi ke angka 0.
Data konversi disandingkan dengan nilai jawaban yang ditetapkan berdasarkan teori/konsep yang
dibangun (a.k.a kunci jawaban)
o Jika data jawaban sama dengan nilai jawaban, nilai data adalah 1.
o Jika data jawaban tidak sama dengan nilai jawaban, nilai data angka 0.

data nilai nilai


Contoh: jawaban jawaban data

1 1 1
1 1 1
1 1 1
0 1 0
0 1 0
0 1 0
0 0 0
68
1. Konversi Data Kuesioner
2. Multiple Choice
Tipe data : nominal dan biner

Pilihan jawaban dikonversi menjadi angka 1, 2, 3 dan seterusnya menyesuaikan banyaknya pilihan
jawaban. Data jawaban menyesuaikan pilihan jawaban yang dipilih.
Data konversi disandingkan dengan nilai jawaban yang ditetapkan berdasarkan teori/konsep yang
dibangun (a.k.a kunci jawaban)
o Jika data jawaban sama dengan nilai jawaban, nilai data adalah 1.
o Jika data jawaban tidak sama dengan nilai jawaban, nilai data angka 0.

Contoh: nominal data nilai nilai


jawaban jawaban data

1
2
3 1 5 0
4
5

Contoh: biner 1 2
1 1 1

69
1. Konversi Data Kuesioner
2. Multiple Choice
Tipe data : ordinal

Pilihan jawaban dikonversi menjadi angka 1, 2, 3 dan seterusnya sesuai dengan peringkat/urutan
jawaban. Data jawaban menyesuaikan pilihan jawaban yang dipilih.
Data konversi disandingkan dengan nilai jawaban yang ditetapkan berdasarkan nilai threshold
distribusi data
o Jika data jawaban kurang dari nilai jawaban, nilai data adalah rasio data terhadap nilai.
o Jika data jawaban lebih dari dengan nilai jawaban, nilai data angka 1.

Contoh:


data
jawaban 2

nilai
jawaban 3

nilai
data 70

2. Kompilasi Nilai Data Kuesioner
1. Multiple Answer
Nilai data pada proses konversi masih merupakan nilai data jawaban.
Nilai yang dikompilasi adalah nilai per pertanyaan dengan menghitung nilai data per pertanyaan
Nilai data per pertanyaan merupakan rasio dari jumlah nilai jawaban terhadap jumlah nilai data
jawaban

data nilai nilai


Contoh: jawaban jawaban data

1 1 1
1 1 1
1 1 1
0 1 0
0 1 0
0 1 0
0 0 0

Jumlah 6 3


nilai

71
2. Kompilasi Nilai Data Kuesioner
2. Multiple Choice
Nilai data pada proses konversi sudah merupakan nilai data per pertanyaan.
Nilai yang dikompilasi adalah nilai data hasil proses konversi

Contoh: nominal data nilai nilai


jawaban jawaban data

1
2
3 1 5 0
4
5

Contoh: biner 1 2
1 1 1

Contoh:

nilai
data
data
2
jawaban
nilai 72
jawaban 3
2. Kompilasi Nilai Data Kuesioner
nilai data
per pertanyaan.
jawaban nilai
pertanyaan nilai
jawaban nilai

jawaban nilai
MA
jawaban nilai

jawaban nilai
pertanyaan
jawaban nilai nilai

jawaban nilai

pertanyaan jawaban nilai nilai

MC
pertanyaan jawaban nilai nilai
73
3. Kompilasi Data Responden
Jenis responden dengan jumlah responden lebih dari satu, dikompilasi nilainya menjadi satu nilai
untuk tiap jenis responden dengan cara menghitung nilai rata-rata per pertanyaan

Jenis Responden Sama


Rataan

Z1 x1 x1 x1 x1 x1

Z = pertanyaan ke 1,2,,n
Z2 x2 x2 x2 x2 x2
x = nilai pertanyaan ke 1,2,,n
Z3 x3 x3 x3 x3 x3

Z4 x4 x4 x4 x4 x4 Jenis Responden
Kepala Sekolah
PTK
Z5 x5 x5 x5 x5 x5 Peserta Didik
Pengawas
Komite
. ... ... ... ... ...

Zn xn xn xn xn xn
74
4. Agregat Data Kuesioner
Nilai sekolah merupakan perhitungan komposit berbobot terhadap jenis responden

Kepala
sekolah x1

Bobot
PTK x1

Peserta
Z1 Didik x1 x(1)

Pengaw
as x1
Xsekolah(n) = bobotjenisresponden(n) Xjenisresponden(n)
Komite x1 Bobot yang diberikan berbeda sesuai jenis
responden dan pertanyaan
. . .
Kepala
sekolah xn

Bobot
PTK xn

Zn Peserta
Didik xn x(n)

Pengaw
as xn Z = pertanyaan ke 1,2,,n

Komite xn x = nilai pertanyaan ke 1,2,,n75


5. Scaling Data
Umumnya data yang digunakan merupakan data bertipe interval
Data disandingkan dengan batasan yang telah diatur. Batasan umumnya berupa rentang minimum
dan maksimum
Cara pengukuran data interval adalah sebagai berikut, misalkan data = X

Nilai data adalah jika X > maksimum


Nilai data adalah jika X < minimum

Nilai data adalah 1 jika minimum X maksimum

Contoh 1:
Jumlah rombongan belajar SD A adalah 12 rombongan belajar.
Batasan rombongan belajar untuk SD adalah :
Minimum =6
Maksimum = 24

Karena minimum 12 dan 12 maksimum, maka nilai data adalah 1

Contoh 2:
Daya listrik SMK A adalah 1300 watt.
Batasan daya listrik untuk SMK adalah :
Minimum = 2200 watt
Maksimum = tidak ada

1300
Karena 1300 < minimum, maka nilai data adalah
2200
76
6. Kompilasi Data Mutu

Z1 . Zn W1 . Wm

x(1) x(n) y(1) y(m)


. .

Kuesioner PMP Data Pokok

Data Mutu

Zi = pertanyaan kuesioner ke- i Wj = variabel data pokok ke- j


dimana i {1,2,,n} dimana j {1,2,,m}

x(i) = nilai pada pertanyaan kuesioner ke- i y(j) = nilai variabel data pokok ke- j
dimana i {1,2,,n} dimana j {1,2,,m}

77
Struktur Model indikator

subindikator T1,1
x(1) Z1
*
*
U1,2,1
x(2) Z2 T1,2 standar
*
. S1
.

y(1) W1 T1,l
U.,.,1

y(2) W2 . .
.
T8,1
. .
U8,2,1

T8,2
x(n) Zn .
. . . S8

U8,2,k
y(m) Wm
T8,l 78
Struktur Model
Ut,u,v = capaian sub
indikator ke- v pada indikator ke- u
pada standar ke- t
dimana v {1,2,,k}, u {1,2,,l} dan t {1,2,,8}

Utuv = *Z* + *W*

Tt,u = capaian indikator ke- u pada standar ke- t


dimana u {1,2,,l} dan t {1,2,,8}
Ttu = v tuv Utuv

St = capaian standar ke- t


dimana t {1,2,,8}
St = u tu Ttu
*) re-scaling angka capaian ke skala 0 - 7

79
Kategori Capaian
Menuju SNP 1 Menuju SNP 2 Menuju SNP 3 Menuju SNP 4 SNP

1 - +

0 1 2 3 4 5 6 7

Rentang kategori capaian SNP ditetapkan dengan


menggunakan fungsi standar deviasi*
Batas Batas
Kategori
Bawah Atas
Menuju
0,00 2,04
SNP 1
Menuju
2,05 3,70
SNP 2
Menuju
3,71 5,06
SNP 3 Referensi:
Menuju
5,07 6,66
Slocum, T. et al. 2005. "Chapter 5: Data Classification."
SNP 4 Thematic cartography and geographic visualization, Second
SNP 6,67 7,00 Edition
*hasil simulasi

80
Simulasi Data Mutu
Rataan Capaian Berdasarkan Standar

Kompetensi
Lulusan

Pengelolaan Isi

Pembiayaan Proses

Pendidik dan
Penilaian
Tenaga
% Sekolah Bedasarkan Kategori Capaian
Sarana Prasarana 40%
34.18%
35% 32.88%

30% 28.25%

25%

20%

15%

10%

5% 3.25%
1.44%
0%
Menuju SNP 1 Menuju SNP 2 Menuju SNP 3 Menuju SNP 4 81
SNP
FRAMEWORK APLIKASI PMP
Satuan Pendidikan DAPODIK Peta
Penjaminan Mutu Pendidikan

DAPO
Peta Mutu

PMP Rapor Mutu Rapor Rapor


Aplikasi PMP di Satuan Pendidikan Wilayah Mutu Tematik
Sekolah
Sistem Informasi
Data Dukung
Instrumen

UN UKG Laman
Kepala Sekolah Pengawas

Komite Sekolah Siswa Guru Rapor BAN Konten Analisis Progres Evaluasi
PENGEMBANGAN TAHUN 2016
Sistem Informasi PMP
Server untuk sistem informasi telah
disediakan oleh Pustekkom
1 Akses ke sistem difasilitasi pada
laman
pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id
3
4

Aplikasi Pengumpulan Data 2


Mutu Pendidikan

Aplikasi berisi data yang belum Penyajian Hasil


tercakup dalam DAPODIK Progres pengolahan data tersaji dalam jendela
Panduan aplikasi dan kuesioner halaman sekolah.
telah tersedia dalam aplikasi Hasil pemetaan mutu sekolah terhadap SNP disajikan
pada halaman yang sama.
PROSEDUR INSTALASI
Komponen opsional (add ons/pengaya) dari Aplikasi Dapodik,
Diinstall dan berjalan jika dikomputer tersebut telah ter-install Aplikasi Dapodik.
Secara otomatis mengambil entitas data pokok dari Aplikasi Dapodik seperti data profil sekolah, PTK,
PD dan lainnya.
Menampilkan daftar pertanyaan/kuesioner untuk masing-masing entitas data tersebut.

http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan PETUNJUK INSTALASI


1. Bersihkan komputer dari aplikasi
DAPODIK/PMP versi lama.
2. Unduh aplikasi DAPODIK Versi 2017
3. Unduk aplikasi PMP Versi 2.1
4. Unduh prefill DAPODIK dengan akun
registrasi dapodik sekolah.
5. Letakkan prefill pada folder
C:\prefill_dapodik
6. Install aplikasi DAPODIK Versi 2017
7. Register akun dapodik sesuai prefill yang
diunduh
8. Tutup seluruh aplikasi yang sedang berjalan
pada komputer
9. Install aplikasi PMP Versi 2.1
10.Masuk ke dalam aplikasi PMP pertama kali
dengan menggunakan akun DAPODIK
sekolah
PENGEMBANGAN TAHUN 2017
Sekolah Kuisioner
Front End Metode Pengiriman LPMP
Rapor Mutu

Pengawas Login LPMP


Server Verifikasi
Validasi
Rapor Mutu

Login Pengawas
Sekolah Binaan Server
Rapor Mutu Kapasitas Jaringan
INFRASTRUKTUR
2016 2017

Pustekkom IDC D3

SERVER PMP SERVER 1


1T 64GB 2T 64GB
IND Barat
Keterbatasan Kapasitas
dan Jaringan

IDC D3
SERVER DB
14T 128GB
SERVER DB
2T 32GB

Kapasitas masih kurang


SERVER 2
2T 64GB

SERVER BackUp IND Tengah & Timur


2T 32GB
FRONT END

Perubahan metode verifikasi


syarat pengiriman data
Perubahan struktur database
aplikasi PMP
Penyesuaian kuesioner PMP
Penambahan menu rapor
mutu 8 SNP
Bundling installer aplikasi
dapodik dan PMP
LAMAN WEB
Pengaktifan login LPMP dan
Dinas Prov/Kab/Kota
Penambahan menu pengawas
sekolah
Penambahan menu sekolah
model
Penambahan menu
peta/rapor mutu 8 SNP
Penambahan menu
peta/rapor mutu wilayah
Penambahan referensi tahun
ajaran baru sebagai data
histori
BISNIS PROSES FRONT END

Instalasi Cek koneksi Pengisian data PMP


Aplikasi dengan dapodik

Kirim data

Peta/Rapor mutu Verifikasi dan


sekolah (8 SNP) pemrosesan data

Cek progres di web PMP


TEKNIK FASILITASI
Tujuan
Peserta dapat menjalankan perannya sebagai fasilitator
dalam sebuah pelatihan
Indikator
Menjelaskan perbedaan teknik fasilitasi dengan teknik
instruksi dalam pelatihan
Menguraikan berbagai teknik fasilitasi yang dapat
digunakan dalam pelatihan SPMI untuk fasilitator
daerah maupun sekolah model
Memilih teknik fasilitatsi yang tepat untuk suatu
situasi pelatihan tertentu
Metode
Ceramah, diskusi
MENGAPA FASILITASI
Pedagogi Andragogi
Motivasi belajar karena adanya kewajiban Belajar dengan sukarela
Berorientasi kepad subyek Berorientasi kepada masalah
Warga belajar sangat bergantung kepada guru Warga belajar yang bebas
Peserta dianggap tidak memiliki pengalaman tentang Pengalaman peserta dianggap sebagai bahan untuk
apa yang akan dipelajari mengkonstruksi pengetahuan
Guru menentukan isi pembelajaran Warga belajar menentukan materi
Peserta didik dikelompokkan berdasarkan umur, tingkat
Dikelompokkan berdasarkan minat/kebutuhan
pengetahuan dan kemampuan
Pemahaman: bahwa belajar untuk bekal masa depan Pemahaman: belajar itu sepanjang hayat
Kedudukan peserta didik di kelas berada di bawah guru Berkedudukan setingkat dengan pelatih/kesetaraan
Kaku dan tradisional, warga belajar bersifat pasif Warga belajar yang aktif
FASILITATOR YANG BAIK
1. Mendengarkan
2. Mendukung
3. Merangkum
4. Menantang
5. Memimpin jalannya proses
6. Menciptakan lingkungan aman dan nyaman
7. Menghargai semua pendapat
8. Membuat kelompok berjalan maju
9. Kegiatan sesuai jadwal
10. Mendorong partisipasi semua peserta
11. Memiliki sikap sensitif gender
METODE DASAR FASILITASI
Dialog terfokus atas tema atau pengalaman
bersama
DISKUSI Berbagi padangan yang beragam dalam
suasanan yang non- konfrontatif
Analisa mendalam/mencari jalan keluar

Analisa terfokus
Membangun kesepakatan kelompok
WORKSHOP Mentransformasikan kesepakatan gagasan
menjadi sebuah rencana tindakan

Membangun rencana aksi yang konkret


ACTION PLAN Menciptakan job diskripsi (pembagian tugas)
Menginisiasi tindakan kelompok
TEKNIK FASILITASI
1. Brainstorming
2. Presentasi
3. Dialog
4. Diskusi kelompok terfokus
5. Workshop
6. Role-play
7. Simulasi
8. Studi kasus
9. Studi pustaka
10. Pendampingan
11. Dan lain-lain