Anda di halaman 1dari 21

Metode Tambang

Terbuka
Quarry
NAMA KELOMPOK :
1. MUHAMMAD YUNUS
2. THOPAN SANGGERAH
3. MARIO YUVEN
4. FEBRI SUGARA
5. YUDA PANGESTU
6. DEWANTI
7. ASTRI
8. ROSARIA
9. GUNTARA
ALUR PRESENTASI
DEFINISI

KARAKTERISTIK

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi

Syarat-syarat Penambangan Quarry


Definisi Quarry
Quarry adalah system tambang terbuka
yang diterapkan untuk menambang endapan-
endapan bahan galian industry, antara lain :
penambangan batu gamping, marmer, granit,
andesit dan sebagainya. Quarry dapat
menghasilkan material atau hasil tambang
dalam bentuk loose/broken materials ataupun
dalam bentuk dimensional stones.
Secara garis besar quarry
dibagi menjadi 2 golongan :

1. SIDE HILL TYPE


2. PIT TYPE
1. Side Hill Type Quarry

Side Hill Type Quarry adalah system penambangan yang


diterapkan untuk menambang batuan atau endapan mineral
industri yang letalnya di lereng bukit atau endapannya
berbentuk bukit.

Berdasarkan jalan masuk (access road) ke front


penambangan, side hill type dapat dibedakan menjadi 2 (dua)
yaitu:
A. Jalan masuk berbentuk spiral Cara ini diterapkan apabila
seluruh lereng/bukit akan digali atau ditambang. Penggalian
dilakukan mulai dari bagian atas ke arah bawah .
B. Jalan masuk langsung

Cara ini digunakan apabila hanya sebagian lereng saja yang


akan digali. Front kerjanya dibuat memanjang sepanjang
lereng yang akan digali dan jalan masuk dari salah satu
sisinya atau dari depan
2. Pit Type
Pit type adalah sistem penambangan yang
diretapkan untuk menambang batuan atau
endapan mineral industri yang terletak pada suatu
daerah yang relatif mendatar. Permuka kerja (front)
di gali kea rah bawah sehingga membentuk
cekungan (pit). Berdasarkan jalan masuk ke
permuka kerja, pit type memiliki tiga kemungkinan
untuk membuatnya, yaitu :
A. Jalan Masuk Spiral Apabila bentuk endapan yang
akan ditambang kurang lebih bulat atau lonjong,
maka jalan masuk dan front penambangannya
dibuat berbentuk spiral.
2. Jalan Masuk Langsung
Apabila bentuk endapan yang akan ditambang kurang lebih
memanjang atau persegi, maka jalan masuk ke front penambangan
dibuat berbentuk langsung dari salah satu sisi
3. Jalan Masuk Zig-zag
Sama halnya dengan jalan masuk langsung apabila bentuk
endapan yang akan ditambang kurang lebih memanjang atau
persegi, maka jalan masuk ke front penambangan dibuat berbentuk
zig-zag dari salah satu sisi
Metode Penambangan Quarry

Adalah cara-cara penambangan terbuka yang dilakukan untuk


menggali endapan-endapan bahan galian industri atau mineral
industri, seperti batu marmer, batu granit, batu andesit, batu
gamping, dll.

Karakteristik Quarry :
1. Bentuk tambang berdasarkan letak endapan bahan
galian industri itu sendiri ada 2 (dua) macam, yaitu :
A. Side hill type
Merupakan bentuk penambangan untuk batuan atau
bahan galian indutri yang terletak dilereng-lereng bukit.
Medan kerja dibuat mengikuti arah lereng-lereng bukit itu
dengan 2 (dua) kemungkinan, yaitu :
(a) Bila seluruh lereng bukit itu akan digali dari atas ke
bawah, maka medan kerja dapat dibuat melingkar bukit
dengan jalan masuk (access road) berbentuk spiral
(b) Jika hanya sebagian lereng bukit saja yang akan di
tambang atau bentuk bukit itu memanjang, maka
medan kerja dibuat memanjang pula dengan jalan
masuk dari salah satu sisisnya atau dari depan yang
disebut straight ramp
Ada dua istilah yang dipakai pada cara
penambangan secara kuari ini, berdasarkan bentuk
yang dihasilkan, yaitu :
Dimension stone, biasa pada penambangan batu mamer, dimana
dipergunakan gergaji atau dengan peledakan khusus, sehingga
dihasilkan bongkah-bongkah yang baik dan teratur. Produksinya sangat
selektif dengan jumlah yang terbatas. Pada metode penambangan ini
muka dari jenjang (bench face) adalah hampir vertical.

Broken stone adalah cara penambangan guna menghasilkan batu


pecah dan pada umunya dilakukan dengan cara peledakan. Pada
metoda penambangan ini, muka dari jenjang (face bench) tidak pasti
harus vertical, tetap diusahakan.
Keuntungan side hill type ini ialah :
(a) Dapat diusahakan adanya cara penirisan
alamiah dengan membuat medan kerja sedikit
miring ke arah luar dan di tepi jalan masuk
dibuatkan saluran air.
(b) Alat-angkut bermuatan bergerak ke arah
bawah yang berarti mendapat bantuan gaya
gravitasi. Dengan demikian waktu
pengangkutannya (cycle time) menjadi lebih
singkat.
Kerugiannya adalah :
(a) Meterial penutup harus dikupas dan dibuang
sekaligus sebelum penambangan dilakukan, berarti
diperlukan modal yang besar untuk mengongkosi
pengupasan material penutup.
(b) Karena jalan masuknya miring, kalau pengemudi-
pengemudi alat-alat angkut kurang hati-hati karena
ingin dapat premi produksi, maka hal ini akan dapat
menyebabkan kecelakaan, terutama pada jalan masuk
yang berbentuk spiral.
b. Pit type / subsurface type
Merupakan bentuk penambangan untuk batuan atau bahan galian industri yang
terletak pada suatu daerah yang mendatar. Dengan demikian medan kerja harus
digali ke arah bawah sehingga akan membentuk kerja atau cekungan (pit). Bentuk
medan kerja atau cekungan tersebut ada 2 (dua) kemungkinan, yaitu :

(a) Kalau bentuk endapan kurang lebih bulat atau lonjong (oval), maka medan kerja
dan jalan masuk dibuat berbentuk spiral .

(b) Bila bentuk endapan kurang lebih empat persegi panjang atau bujur sangkar,
maka medan kerjapun di buat seperti bentuk-bentuk tersebut di atas dengan jalan
masuk dari sisi yang disebut straight ramp atau berbentuk switch back.
2. Material yang digali : endapan-endapan bahan galian industri atau mineral
industri, seperti batu marmer, batu granit, batu andesit, batu gamping, dll.

3. Cara loosening material bahan galian


a. Dengan alat gali
b. Dengan peledakan

4. Cara loading :
a. Manual
b. Mekanis

5. Cara hauling :
a. Manual
b. Mekanis
Faktor-faktor untuk perencanaan Quarry
1. Kadar
2. Keadaan geologi daerah
3. Las penyebaran endapan dan tonase
4. Topografi
5. Alat-alat tambang
6. Operating cost
7. Modal yang tersedia
8. Keuntungan yang diinginkan
9. Tipe endapan
10. Pit limit/slope
11. COG (Cut Of Grade)
12. SR (Stripping Ratio)
13. Tinggi bench
14. Kemiringan jalan
15. Kondisi hidrologi
16. Pemasaran
Syarat-syarat penambangan dengan Quarry :

1. Tanah penutup tipis/tak ada sama sekali


2. Puncaknya relative datar
3. Untuk perlapisan yang curam 70- 80 yang dimungkinkan
dibuat fase yang cukup panjang
4. Sangat cocok bila diakukan dengan system bench mining
5. Sedapat mungkin dekat jalan raya
SELESAI