Anda di halaman 1dari 28

TRAUMA TUMPUL

Vandra Davin 120070100180


Aisyatul Mardiah 7112080207
Ronny Tarigan 212210096
M. Zaki Ramadhana 080611017

PEMBIMBING
dr. Rita Mawarni, Sp.F
PENDAHULUAN

TRAUMATOLOGI ADALAH ILMU YANG MEMPELAJARI


TENTANG LUKA DAN CEDERA, HUBUNGANNYA
DENGAN JENIS KEKERASAN SERTA EFEKNYA
TERHADAP MANUSIA. LUKA ADALAH SUATU
KEADAAN KETIDAKSINAMBUNGAN JARINGAN
TUBUH YANG TERJADI AKIBAT KEKERASAN.
TRAUMA MERUPAKAN HAL YANG BIASA DIJUMPAI
DALAM KASUS FORENSIK. TRAUMA BERARTI
KEKERASAN ATAS JARINGAN TUBUH YANG MASIH
HIDUP (LIVING TISSUE)
DEFENISI LUKA

Kata luka atau injury berasal dari kata latin


yaitu injuria yang bermaksud tidak
berperikemanusiaan. Luka merupakan
gangguan dari kontinuitas jaringan yang
disebabkan oleh suatu energi mekanik
eksterna
LUKA RINGAN

Luka yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan


dalam menjalankan pekerjaan jabatan atau mata
pencahariannya

LUKA SEDANG

luka yang mengakibatkan penyakit atau halangan dalam


menjalankan pekerjaan jabatan atau mata
pencahariannya untuk sementara waktu.

LUKA BERAT

luka yang sebagaimana diuraikan di dalam pasal 90


KUHP
DESKRIPSI
JUMLAH LUKA
LUKA
Ukuran Luka :
LOKASI LUKA : Sebelum dirapatkan

BERDASARKAN REGIO Setelah dirapatkan


TUBUH Sifat-sifat luka :
BERDASARKAN Garis batas luka
KOORDINAT TUBUH (Pinggir luka)
BENTUK LUKA : Daerah di dalam
SEBELUM garis batas luka
DIRAPATKAN Daerah di sekitar
SETELAH DIRAPATKAN garis batas luka
LANDASAN HUKUM KUHP Pasal 352
Kecuali yang tersebut KUHPdalamPasal 90
pasal 353 dan 356, Luka
maka berat berarti:
penganiayaan yang Jatuh
tidaksakit atau mendapat luka
KUHP PASAL 351
menimbulkan penyakit yang atau
tidak memberi harapan akan
PENGANIAYAAN DIANCAM DENGANuntuk
PIDANA menjalankan
PENJARA PALINGsama
LAMA DUA TAHUNatau
DELAPAN
halangan sembuh
BULAN ATAU DENDA PALING BANYAK TIGA RATUS RUPIAH;
sekali, yang
jabatan atau pencaharian,
menimbulkan bahaya maut;
diancam, sebagai Tidak penganiayaan
mampu terus menerus
JIKA PERBUATAN MENGAKIBATKAN LUKA-LUKA BERAT YANG BERSALAH DIKENAKAN PIDANA
ringan, dengan pidana
PENJARA PALING LAMA LIMA TAHUN;
untukpenjara
menjalankan tugas jabatan
paling lama tiga bulan atau atau
pekerjaan
dendapencaharian;
paling banyak tigaKehilangan
ratus rupiah. salah satu panca
JIKA MENGAKIBATKAN MATI, DIKENAKAN PIDANA PENJARA PALING LAMA TUJUH TAHUN;
Pidana dapat ditambah indera; sepertiga
bagi orang yang melakukan
Mendapat cacat berat
kejahatan
DENGAN PENGANIAYAAN iniSENGAJA
DISAMAKAN terhadap
(verminking);
orang
MERUSAK yang
KESEHATAN;

bekerja padanya, atau Menderita


menjadi sakit lumpuh;
PERCOBAAN UNTUKbawahannya.
MELAKUKAN KEJAHATAN INITerganggunya daya pikir selama
TIDAK DIKENAKAN PIDANA.
empat minggu lebih;
Percobaan untuk Gugurnya
melakukan atau matinya
kejahatan ini tidakkandungan
dikenakan seorang perempuan.
pidana.
KLASIFIKASI LUKA ATAU TRAUMA
BERDASARKAN ETIOLOGI

TRAUMA MEKANIK :
Kekerasan Tumpul
Luka Memar (bruise, contusion)
Luka Lecet (abrasion)
Luka Robek (laceration)
Patah tulang, pergeseran sendi (fracture, dislocation)
Kekerasan Tajam
Luka Sayat (incised wound)
Luka Tusuk, Tikam (punctured wound)
Luka Bacok (choped wound)
Luka Tembak (firearm wound)
TRAUMA FISIK :
- Temperatur Panas
Terpapar Suhu Panas (heat stroke, heat exhaustion,
heat cramps)
Benda Panas (luka bakar dan scald)
- Temperatur Dingin
Terpapar Dingin (hipotermia)
Efek Lokal (frost bite)
- Trauma Listrik
TRAUMA KIMIAWI
Zat Korosif
Zat Iritatif
LUKA
TUMPUL
. KEKERASAN TUMPUL

BENDA TUMPUL YANG SERING MENGAKIBATKAN LUKA ANTARA


LAIN ADALAH BATU, BESI, SEPATU, LANTAI, DAN LAIN-LAIN.
ADAPUN DEFINISI DARI BENDA TUMPUL ITU SENDIRI ADALAH :
TIDAK BERMATA TAJAM
KONSISTENSI KERAS / KENYAL
PERMUKAAN HALUS / KASAR

LUKA KARENA KEKERASAN TUMPUL DAPAT BERBENTUK SALAH


SATU ATAU KOMBINASI DARI LUKA MEMAR, LUKA LECET, LUKA
ROBEK ATAU PATAH TULANG.
Tidak Bermata Tajam

SIFAT
BENDA Konsistensi Keras / Kenyal
TUMPUL

Permukaan Halus / Kasar


KLASIFIKASI

LUKA MEMAR /
KONTUSIO

LUKA LECET /
PATAH TULANG ABRASI

LUKA ROBEK
LUKA MEMAR

MEMAR ADALAH SUATU


PERDARAHAN DALAM JARINGAN
BAWAH KULIT/KUTIS AKIBAT
PECAHNYA KAPILER DAN VENA
YANG DISEBABKAN OLEH
KEKERASAN TUMPUL.
LETAK, BENTUK DAN LUASNYA
MEMAR BERGANTUNG BESARNYA
KEKERASAN JENIS BENDA, USIA,
JENIS KELAMIN, JENIS JARINGAN
SERTA PENYAKIT YANG DIDERITA.
VARIASI LUKA MEMAR
Marginal
Haemorrhage :
yaitu luka
memar dengan Ectopic bruishes, yaitu
perdarahan yang berpindahnya luka memar ke
menepi daerah yang lebih rendah
mengikuti karena gaya gravitasi
pinggiran benda
yang
mangakibatkan
trauma
Marginal Haemorrhage, yaitu luka memar
dengan perdarahan yang menepi mengikuti
pinggiran benda yang mangakibatkan trauma
Gambaran Ectopic
bruishes, yaitu
berpindahnya luka
memar ke daerah
yang lebih rendah
karena gaya
gravitasi.
Umur Memar Dapat Dilihat
Dari Warnanya
Waktu Perubahan Warna

Baru (1-2 jam) Merah(bengkak)

Beberapa jam sampai 3 hari Kebiru-biruan

Hari ke-4 atau hari ke -5 Kecoklatan (karena pigmen


hemosiderin)
Hari ke-5 atau hari ke-6 Kehijauan (karena pigmen
hematoidin)
Hari ke-6 sampai hari ke-12 Kekuningan (karena bilirubin)

2 minggu normal

Perubahan warna ini terjadi karena


penguraian haemoglobin
Perbedaan antara lebam mayat dan memar
NO. SIFAT LEBAM MAYAT LUKA MEMAR
1. LETAK EPIDERMAL SUB EPIDERMAL
2. KUTIKULA (KULIT TIDAK RUSAK RUSAK
ARI)
3. LOKASI Terdapat pada daerah yang luas, Terdapat di sekitar, bisa dimana saja
terutama luka pada bagian tubuh pada bagian tubuh yang terkena ruda
yang letaknya rendah. paksa dan tidak meluas.

4. GAMBARAN TIDAK ADA PERUBAHAN BENTUK BIASANYA MEMBENGKAK KARENA


RESAPAN DARAH

5. WARNA WARNANYA SAMA SEMUA WARNA BERVARIASI

6. PADA Darah tampak dalam pembuluh Menunjukkan resapan darah ke


PEMOTONGAN darah dan mudah dibersihkan, jaringan sekitar, susah
jaringan subkutan tampak dibersihkan jika hanya dengan
pucat. air mengalir. Jaringan subkutan
berwarna merah kehitaman.

7. DAMPAK SETELAH Ada, baru akan hilang walaupun Warnanya berubah sedikit saja, jika
PENEKANAN hanya diberi penekanan yang ringan diberi penekanan.
(di bawah 6 jam).

8. PINGGIRAN TIDAK JELAS JELAS


LUKA LECET
PENGELUPASAN KULIT ATAU LUKA PADA
KULIT YANG SUPERFISIAL DIMANA
EPIDERMIS BERSENTUHAN DENGAN
BENDA YANG PERMUKAANNYA KASAR.
LUKA LECET DAPAT MEMBERIKAN
PETUNJUK KEMUNGKINAN ADANYA
KERUSAKAN PADA ALAT-ALAT DALAM
TUBUH.
GAMBARAN LUKA LECET :
SEBAGIAN/SELURUH EPITEL HILANG.
BENTUK LUKA DAN BATAS LUKA
TIDAK TERATUR.
PERMUKAAN TERTUTUP EXUDASI
YANG AKAN MENGERING (KRUSTA).
TIMBUL REAKSI RADANG.
BIASANYA PADA PENYEMBUHAN
TIDAK MENINGGALKAN JARINGAN
PARUT.
RAMBUT TIDAK TERPOTONG.
MEMPERKIRAKAN UMUR Ante Post
LUKA LECET: Mortem Mortem
HARI KE 1 3 : WARNA Perubahan Perubahan
COKLAT KEMERAHAN warna warna
HARI KE 4 6 : WARNA menjadi Kekuningan
PELAN-PELAN MENJADI Coklat
GELAP DAN LEBIH SURAM kemerahan Tidak
HARI KE 7 14 : Terdapat terdapat
PEMBENTUKAN EPIDERMIS keropeng keropeng
BARU Pada daerah
BEBERAPA MINGGU : Sembarang yang ada
TERJADI PENYEMBUHAN tempat penonjolan
LENGKAP tulang.
Klasifikasi luka lecet

Luka lecet gores :


Disebabkan oleh benda runcing yang
menggeser lapisan permukaan kulit di
depannya dan menyebabkan lapisan
tersebut terangkat.
Klasifikasi luka lecet

Luka lecet serut :


Merupakan variasi dari luka
lecet gores yang daerah
persentuhannya dengan kulit
lebih lebar.
Klasifikasi luka lecet

Luka lecet tekan :


Disebabkan penjajakan benda tumpul pada
kulit, tampak seperti bagian kulit yang
mencekung, kaku, berwarna gelap dibanding
sekitarnya dan memberikan gambaran
bentuk benda yang mengakibatkan luka lecet
tekan.
LUKA ROBEK

LUKA ROBEK ATAU LASERASI :


LUKA TERBUKA YANG
DIAKIBATKAN OLEH TRAUMA
TUMPUL YANG KUAT.

BENDA TUMPUL MENEKAN DAN


MENGGESER BAGIAN
KULIT KULIT TEREGANG
MELAMPAUI ELASTISITAS KULIT
KULIT TERPUTUS CELAH
PADA KULIT.
LUKA ROBEK
LUKA ROBEK INI MEMILIKI CIRI :
BENTUK LUKA TIDAK BERATURAN
TEPI ATAU DINDING TIDAK RATA
TAMPAK JEMBATAN JARINGAN
ANTARA KEDUA TEPI LUKA
BENTUK DASAR LUKA TIDAK
BERATURAN
SERING TAMPAK LUKA LECET ATAU
LUKA MEMAR DI SISI LUKA
BILA DITAUTKAN TIDAK DAPAT
RAPAT
LOKASI LUKA LEBIH MUDAH TERJADI
PADA DAERAH YANG DEKAT TULANG
DI SEKITAR GARIS BATAS LUKA
DITEMUKAN MEMAR
RAMBUT TERBENAM DIDALAM LUKA
PATAH
TULANG

BERDASARKAN SIFAT-SIFAT PATAH TULANGNYA

DAPAT DIPERKIRAKAN DARI MANA KEKERASAN

ITU DATANG DAN MENGENAI TUBUH KORBAN.

FRAKTUR MEMPUNYAI MAKNA PADA

PEMERIKSAAN FORENSIK. BENTUK DARI

FRAKTUR DAPAT MENGGAMBARKAN BENDA

PENYEBABNYA (KHUSUSNYA FRAKTUR TULANG

TENGKORAK),DAN ARAH KEKERASAN.


KESIMPULAN
Traumatologi adalah ilmu yang mempelajari tentang luka dan cedera serta hubungannya dengan berbagai

kekerasan (rudapaksa). Luka adalah suatu keadaan ketidaksinabungan jaringan tubuh akibat kekerasan.

Pengertian trauma (injury) dari aspek medikolegal sedikit berbeda dengan pengertian medis. Luka akibat trauma

benda tumpul dapat berupa salah satu atau kombinasi dari luka memar, luka lecet, luka robek, patah tulang atau

luka tekan.

Derajat luka, perluasan luka, serta penampakan dari luka yang disebabkan oleh trauma benda tumpul

bergantung kepada kekuatan dari benda yang mengenai tubuh, waktu dari benda yang mengenai tubuh, bagian

tubuh yang terkena, perluasan terhadap bagian tubuh yang terkena, jenis benda yang mengenai tubuh. Organ

atau jaringan pada tubuh mempunyai beberapa cara menahan kerusakan yang disebabkan objek atau alat, daya

tahan tersebut menimbulkan berbagai tipe luka. Luka-luka tersebut dapat menyebabkan dampak kerusakan

jaringan maupun organ bervariasi mulai dari ringan hingga berat, bahkan lebih parah yaitu kematian
TERIMA KASIH