Anda di halaman 1dari 14

DERMATOKALASIS

OLEH
BIANTI NURAINI. S.KED

PERCEPTOR
DR. ARYANTI, SP.M
ANATOMI PALPEBRA

Terdiri atas 5 jaringan utama


Lapisan kulit
Lapis otot rangka
Jaringan areolar
Jaringan fibrosa
Lapis membran mukosa
FISIOLOGI PALPEBRA

Kelopak mata mempunyai fungsi dalam


mendukung fungsi mata,
Pelindung bola mata dari trauma
Pengeluaran kelenjar air mata untuk fungsi pelicinan dan
pembilasan bola mata
Mengatur jumlah sinar yang keluar masuk mata,
Fungsi berkedip untuk mengeluarkan kotoran dari mata
DERMATOKALASIS

Kulit palpebra yang menggelambir dan menurun


elastisitasnya
ETIOLOGI

Penyebab paling umum dari dermatokalasis


adalah fenomena penuaan normal, yang
berhubungan dengan hilangnya jaringan elastis
dan kulit kelopak mata resultan dan redundansi
otot
Trauma
Edema periorbital parah
Dermatitis kronis
PATOFISIOLOGI

Patofisiologi dermatokalasis dikaitkan dengan


perubahan penuaan normal pada kulit. Ini
termasuk kehilangan elastisitas, penipisan
epidermis, dan redundasi kulit
MANIFESTASI KLINIS

Kesulitan visual yang paling umum ditemui


termasuk hilangnya lapangan visual yang
superior, kesulitan dalam membaca, dan
hilangnya penglihatan tepi saat berkendara.
Selain itu, pasien dengan dermatokalasis moderat
sampai berat kronis mengangkat alis mereka
untuk memperbaiki lapang pandang mereka. Hal
ini sering dikaitkan dengan sakit kepala frontal.
Iritasi pada mata, mata kering, dan dermatitis
mungkin juga tanda-tanda penyajian
dermatokalasis.
PEMERIKSAAN FISIK

Kulit kelopak mata harus dievaluasi dengan hati-


hati. Jumlah redundansi kulit kelopak mata,
ketebalan kulit, radang kulit, dan lesi kulit harus
dicatat dengan hati-hati
Jumlah kelebihan kulit pada kelopak mata atas
dapat dinilai dengan teknik mencubit
Hadirnya lipatan kelopak mata atas harus
dicatat dan diukur. Lipatan kelopak mata jatuh
diatas normal 8-12 mm di atas margin tutup
dan umumnya lebih tinggi pada wanita
dibandingkan pada pria
Posisi margin kelopak mata juga harus
diperhatikan. Posisi margin normal atas
kelopak mata harus jatuh sekitar 1 mm di
bawah limbus
TERAPI

Secara umum pengobatan dermatokalasis adalah


bedah
Blepharoplasty adalah suatu tindakan bedah
plastik / rekontruksi yang bertujuan untuk
mengembalikan bentuk kelopak mata menjadi
senormal mungkin baik secara anatomi maupun
fungsinya
BLEPHAROPLASTY

Blepharoplasty kelopak mata atas


Membuang kulit dan muskulus orbicuralis secukupnya
Membuang lemak orbita bila perlu
Membentuk lipatan kelopak yang sesuai
Menghindari terbentuknya jaringan parut di tempat luka
operasi
Menghindari terjadinya lagoftalmus
Blepharoplasty kelopak mata bawah
Membuang kulit dan muskulus orbicuralis secukupnya
Membuang lemak orbita secukupnya
Menghindari terbentuknya jaringan parut maupun
retraksi palpebra
Memperbaiki laxity kelopak mata bawah bila diperlukan
Menghindari ektropion dan epifora sekunder
Terdapat 2 tehnik operasi yang dapat dilakukan
Transkutaneus: lebih ditujukan pada pasien dengan
kekenduran kulit kelopak mata yang berlebihan disertai
herniasi lemak orbita
Transkonjungtiva : ditujukan pada pasien dengan herniasi
lemak orbita tanpa adanya kekenduran kulit
TERIMA KASIH