Anda di halaman 1dari 39

KEBIJAKAN PENGENDALIAN

MALARIA
DI KAB.SUMBAWA
OLEH :
BARAT
H.M.YUSFI KHALID,SKM
KABID PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT
DINAS KESEHATAN KAB.SUMBAWA BARAT
Taliwang, 29 AGUSTUS 2017
PENGERTIAN MALARIA
Penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit
plasmodium yang hidup dan berkembangbiak
dalam sel darah merah manusia.
VISI, MISI, TUJUAN DAN
KEBIJAKAN
Masyarakat yang mandiri dalam
VISI hidup sehat.

Mengupayakan rakyat sehat dan


MISI bebas dari penyakit malaria.
Berpihak pada rakyat.
NILAI Bertindak cepat dan tepat.
Kerjasama tim.
Integritas yang tinggi.
Transparant dan akuntabilitas.
ANALISIS MASALAH AKIBAT MALARIA SECARA UMUM
Turunnya PAD
Akibat
Turunnya Turunnya Turunnya
kunjungan wisata produktivitas kecerdasan anak
kerja

Isyu MENINGKATNYA
KASUS MALARIA

Faktor Faktor Faktor


EPIDEMIOLOGI MANAJEMEN DUKUNGAN

Penyebab
-Tingginya mobilitas penduduk
PROGRAM
-Terbatasnya mikroskop malaria
KEMITRAAN
-Masyarakat menganggap malaria
-Tingginya keterpaparan penduduk akan -Terbatasnya sarana dan prasarana bukan masalah
gigitan nyamuk program -Banyak mitra potensial
-Terdapatnya TPN alamiah maupun -Terbatasnya SDM Program menganggap malaria urusan
MAN MADE BREEDING PLACES sektor kesehatan saja
TUJUAN UMUM
PROGRAM PENGENDALIAN MALARIA
1. Pembebasan DKI, Bali, Batam: 2010

2 . Pembebasan Jawa, NAD, Kepri: 2015

3. Pembebasan Sumatra, NTB, Kalimantan, Sulawesi: 2020

4. Pembebasan Papua, Papua Barat Maluku, NTT, Malut: 2030


RENCANA PROGRAM MALARIA KSB
1. Tahun 2008 : Pengaktifan peran serta masyarakat
dengan pembentukan Pos Malaria Desa.

2. Tahun 2009
60 % kasus klinis dilakukan pemeriksaan darah
60 % mendapat pengobatan dengan ACT
80 % ibu hamil terlindungi
Pemetaan TPN Potensial
Kasus positif menurun 20%
RENCANA PROGRAM MALARIA KSB
3. Tahun 2010 :
80 % kasus klinis dilakukan pemeriksaan darah dan
100% kasus positif mendapat pengobatan ACT
80 % ibu hamil dan bayi terlindungi
60 % TPN tertangani
Pembentukan surveylance migrasi dgn cakupan 50%.
Kasus positif menurun 50%
4. Tahun 2011
100 % kasus klinis dilakukan pemeriksaan darah.
100 % ibu hamil dan bayi terlindungi
70 % TPN tertangani
Cakupan surveylance migrasi 80 %.
Kasus positif menurun 60%
RENCANA PROGRAM MALARIA KSB
5. Tahun 2012 :
Active Case Detection at risk secara berkala.
100 % population at risk terlindungi.
80 % TPN tertangani
Surveylance migrasi 90 %
Kasus positif menurun 75%
6. Tahun 2013
Seluruh wilayah KSB sudah melaksanakan intensifikasi
dan integrasi dalam pengendalian malaria.
Surveylance migrasi 100%
90 % TPN tertangani
Kasus positif menurun 80%
RENCANA PROGRAM MALARIA KSB
5. Tahun 2014 :
Mempertahankan kegiatan-kegiatan pengendalian
malaria.
100 % TPN tertangani
Kasus positif menurun 90%

6. Tahun 2015 : ELIMINASI MALARIA


7. Tahun 2016 dan 2017 kondisi malaria di KSB masih
merupakan masalah kesehatan
KEBIJAKAN
I. Diagnosa malaria harus terkonfirmasi
mikroskop atau Rapid Diagnostic Test

STOP MALARIA KLINIS


KEBIJAKAN
II. Pengobatan:
Artemisinin-based Combination Therapy (ACT)

STOP MONOTHERAPY
KEBIJAKAN
III. Pencegahan penularan malaria melalui :
distribusi kelambu LLIN (Long-Lasting
Insecticide Net), penyemprotan rumah/IRS
repellent, pemetaan TPN, larvaciding, dll
KEBIJAKAN
IV. Kerjasama LS/LP dalam Forum Gebrak
Malaria
KEBIJAKAN
V. Memperkuat Desa Siaga dengan
pembentukan Pos Malaria Desa
(POSMALDES)
PETA STRATIFIKASI MALARIA
BERDASARKAN API TH. 2015

0,00/00 Poto 1,0 0/00


Kec.P
Tano
oto
Seteluk
Tano 4,2 0/00
0,1 0/00 Brang
Rea
Taliwang
0, 00/00

Brang
0,5 0/00
Ene
Maluk 0,2 0/00
Keterangan :
Jereweh
6,0 0/00 6,00/00 > 5 0/00 :
Sekongkang
1-5 0/00 HCI
Tongo :
< 1 0/00
MCI
Angka API KSB : 0,74
: LCI
PETA STRATIFIKASI MALARIA
BERDASARKAN API TH. 2016

0,00/00 Poto 0,11 0/00


Kec.P
Tano
oto
Seteluk
Tano 4,08 0/00
0,11 0/00 Brang
Rea
Taliwang
0, 00/00

Brang
0,500/00
Ene
Maluk 0,10 0/00
Keterangan :
Jereweh
0,39 0/00 6,35 0/00 > 5 0/00 :
Sekongkang
1-5 0/00 HCI
Tongo :
< 1 0/00
MCI
Angka API KSB : 0,74
: LCI
PETA STRATIFIKASI MALARIA
BERDASARKAN API S/D TW II TH. 2017

0,1 0/00 Poto 0,1 0/00


Kec.P
Tano
oto
Seteluk
Tano 6,8 0/00
0,1 0/00 Brang
Rea
Taliwang
0, 00/00

Brang
0,3 0/00
Ene
Maluk 0,1 0/00
Keterangan :
Jereweh
0,4 0/00 7,6 0/00 > 5 0/00 :
Sekongkang
1-5 0/00 HCI
Tongo :
< 1 0/00
MCI
Angka API KSB : 1,1
: LCI
API - Rekapitulasi Tahunan Kabupaten, Berdasarkan Data Tahunan Puskesmas - Kabupaten / Kota : SumbawaBaratPropinsi : NTB. s/d TW II Tahun : 2017.
8
7.6

7
6.8

API
Target
4

1.11

0.4
0 0 0.1 0.1 0.1 0.1 0.1
KabupatenBrang Ene Tongo Brang ReaSekongkangPoto Tano Maluk Seteluk Jereweh Taliwang
DISTRIBUSI PENDERITA MALARIA
KAB. SUMBAWA BARAT 3 TAHUN TERAKHIR

600

500

400

300

200

100

0
Brang Ene Brang Rea Jereweh Maluk Poto Tano Sekongkang Seteluk Taliwang Tongo Kabupaten
Distribusi Penderita Malaria
Kab. Sumbawa Barat Berdasarkan Wilayah
s/d TW II Tahun 2017
180

160

140

120

100

80

60

40

20

0
Brang Ene Brang Rea Jereweh Maluk Poto Tano Sekongkang Seteluk Taliwang Tongo Kabupaten
SLIDE POSITIVITY RATE (SPR) PER PUSKESMAS
S/D TW II TH. 2017
16

14

12

10

8 Targ
6
et =
<5 %
4

0
Brang Ene Brang Rea Jereweh Maluk Poto Tano Sekongkang Seteluk Taliwang Tongo KSB
Proporsi Sediaan Darah Positif dan Negatif
- Rekapitulasi Tahunan Kabupaten, Berdasarkan Data Puskesmas -
Kabupaten / Kota : SumbawaBarat
Propinsi : NTB. s/d TW II Tahun : 2017.
100%
93%
90%

80%

70%

60%

50%

40%

30%

20%

10% 7%
0%
Sedian Darah Positif

Sedian Darah Negatif


Proporsi Penderita Malaria Positif berdasarkan Golongan Umur
- Rekapitulasi Tahunan Kabupaten, Berdasarkan Data Tahunan Puskesmas -
Kabupaten / Kota : SumbawaBarat
Propinsi : NTB. s/d Tahun : 2017.

2 2 3 2

0 - 11 bln
1-4 thn
5-9 thn
10-14 thn
15 - 64 thn
> 64 thn

145
Proporsi Penderita Malaria Positif Menurut Pekerjaan - Rekapitulasi Tahunan Kabupaten, Berdasarkan Data Tahunan Puskesmas - Kabupaten / Kota : SumbawaBaratPropinsi : NTB. s/d TW II Tahun : 2017.

3 8
3 3
2
2

Nelayan
1
Petani

Buruh Tambang

Ibu Rumah Tangga

Pegawai

TNI

POLRI

Berkebun

Perambah Hutan

Pedagang

Petambak

Pelajar

Tidak bekerja
132
Proporsi Penderita Malaria Positif Berdasarkan Gender - Rekapitulasi Tahunan Kabupaten, Berdasarkan Data Tahunan Puskesmas - Kabupaten / Kota : SumbawaBaratPropinsi : NTB. s/d TW II Tahun : 2017.
11

145
Distribusi Penderita Malaria Per Puskesmas
Berdasarkan Gender s/d TW II Tahun 2017
120

100

80

60

40

20

0
Brang Ene Brang Rea Jereweh Maluk Poto Tano Sekongkang Seteluk Taliwang Tongo
Proporsi Penemuan Penderita Malaria Positif Berdasarkan Asal Kegiatan- Rekapitulasi Tahunan Kabupaten, Berdasarkan Data Tahunan Puskesmas - Kabupaten / Kota : SumbawaBaratPropinsi : NTB. s/d TW II Tahun : 2017.

1
10

PCD
ACD
Survei Kontak
Follow Up Penderita
Surveilans Malaria
Kader
MBS
MFS

143
Proporsi Penderita malaria Positif Berdasarkan Asal Penularan - Rekapitulasi Tahunan Kabupaten, Berdasarkan Data Tahunan Puskesmas - Kabupaten / Kota : SumbawaBaratPropinsi : NTB. s/d TW II Tahun : 2017.

3
17

Kemungkinan Indigenous
Kemungkinan Import
Kemungkinan Relaps
Unclasified / Tdk Diketahui

134
Distribusi Penderita Malaria Per Puskesmas
Berdasarkan Asal Penularan s/d TW II Tahun 2017
120

100

80

60

40

20

0
Brang Ene Brang Rea Jereweh Maluk Poto Tano Sekongkang Seteluk Taliwang Tongo
Proporsi Penderita Malaria Positif Berdasarkan Konfirmasi Laboratorium- Rekapitulasi Tahunan Kabupaten, Berdasarkan Data Tahunan Puskesmas - Kabupaten / Kota : SumbawaBaratPropinsi : NTB. s/d TW II Tahun : 2017.

62

RDT
Mikroskop
PCR

92
Distrubusi Malaria Positif Per Puskesmas
Berdasarkan Konfirmasi Laboratorium
s/d TW II Tahun 2017

80

70

60

50

40

30

20

10

0
Brang Ene Brang Rea Jereweh Maluk Poto Tano Sekongkang Seteluk Taliwang Tongo
Proporsi Penderita Malaria Positif Berdasarkan Jenis Parasit- Rekapitulasi Tahunan Kabupaten, Berdasarkan Data Tahunan Puskesmas - Kabupaten / Kota : SumbawaBaratPropinsi : NTB. s/d TW II Tahun : 2017.

13 11

Pf

Pv

Pm

Po

Pk

Mix

130
Distribusi Penderita Malaria Per Puskesmas
Berdasarkan Jenis Parasit s/d TW II Tahun 2017
100

90

80

70

60

50

40

30

20

10

0
Brang Ene Brang Rea Jereweh Maluk Poto Tano Sekongkang Seteluk Taliwang Tongo
ROADMAP PENGENDALIAN HEPATITIS DI KSB
2017
2030
Eliminasi
2019 Hepatitis B
100% PKM dan C
melakukan DDHBC

2018 PKM yang melaksanakan


90 % PKM DDHB pada > 90% Bumil
melakukan DDHBC
TARGET SASARAN PPIA
3.827 BUMIL DIDETEKSI
TARGET KSB 3.827 BUMIL DIDETEKSI
MASALAH & HAMBATAN

Masih adanya kelompok masyarakat pendatang


khususnya di daerah tambang emas yang berpotensi
membawa kasus import.
Peran aktif lintas sektor terkait di tingkat Kabupaten
kontribusinya belum maksimal.
Tempat potensial perindukan nyamuk malaria di daerah
pegunungan dan pantai masih sulit ditangani mengingat
lokasinya tersebar pada medan yang sulit untuk
dijangkau.
RENCANA TINDAK LANJUT
1. Meningkatkan kegiatan pelacakan kasus malaria melalui sweeping
kasus malaria bagi pendatang dari daerah lain maupun penduduk asli
yang bermigrasi ke daerah - daerah lain.
2. Meningkatkan kegiatan MBS dan MFS baik dengan dana GF dana
APBD, dana BOK puskesmas.
3. Untuk daerah pedalaman ( endemis malaria) yang belum memahami
penyakit malaria akan diadakan sosialisasi dan advokasi tentang
penyakit malaria.
4. Intervensi /penanggulangan kasus malaria di kabupaten Sumbawa
Barat akan lebih difokuskan pada daerah /wilayah kerja 2 Puskesmas
endemis, sambil terus mengevaluasi Puskesmas yang lainnya.
5. Upaya Promotif dan Preventif penanggulangan malaria di Sumbawa
Barat lebih ditingkatkan terutama pada waktu/bulan-bulan
terjadinya peningkatan kasus/ sebelum masa penularan.
5. Akan terus diupayakan advokasi kepada pihak-pihak yang
terkait dan berwenang baik di tingkat kabupaten/provinsi
/swasta, untuk terus dapat mendukung upaya
penanggulangan malaria secara aktif menuju Sumbawa Barat
Bebas Malaria 2020.
6. Tingkatkan terus upaya Surveilans Migrasi terutama wilayah
tambang emas/ pengembangan daerah kawasan pariwisata
untuk antisipasi penularan dari kasus-kasus import.
7. Peningkatan komunikasi antar petugas surveilans
Puskesmas dalam menyikapi SKD & Penanganan asal kasus
yang terekam dari E-Sismal.
TERIMA KASIH