Anda di halaman 1dari 14

FLORA NORMAL PADA

TUBUH MANUSIA
OLEH :
KELOMPOK : 1
NAMA :
ARUM A. S. P. DEWI
SANTA MARIA TARANOVA LAMENG
HERZENS ALEXANDER TITING
NATALIA D.B PAYON
VIOLITA L. SARI SAYUNA
MARIA VERONIKA M.G PUNANG
Flora / Mikrobiota Normal
Tubuh Manusia
Yaitu populasi jasad renik yang mendiami permukaan
dalam dan luar dari manusia normal dan sehat. Flora
itu bersifat menetap dan ada juga yang tidak bersifat
menetap.
Flora Menetap Flora Tidak Menetap

- Komensal (penting bagi tubuh)


- Memegang peranan tertentu dalam - Tidak patogen atau cenderung patogen
mempertahankan kesehatan dan fungsi normal. - Hanya dalam waktu tertentu
- Bila terganggu dari tempatnya, maka flora akan - Kurang berarti selama flora penghuni normal utuh, bila flora
segera tumbuh kembali penghuni terganggu, flora sementara dapat berploriferasi
menimbulkan sakit.
Peran Flora Menetap
Membantu absorbsi zat makanan, seperti di saluran pencernaan mensintesa
vit. K, vit B, vit E.
Meniadakan mikroorganisme patogen dengan menghasilkan substansi yang
menghambat pertumbuhan patogen.
Contoh :
- Lactobacillus didalam vagina menghasilkan asam yang melindungi
unfeksi dari Gonokokus. (ingat cerita Vicky Burky? Hiii. woeksss)
- Escherichia coli didalam usus menghasilkan kolisisn yang melindungi
saluran pencernaan dari bakteri patogen usus.
Flora menetap penyebab sakit :
Dalam keadaan tertentu bila flora ini masuk kedalam lingkungan lain,
terjadi predisposisi dapat menyebabkan penyakit.Flora penetap yang terdapat
dalam penyakit disebut Opportunist.
Contoh :
Streptokokus yang biasa menetap di saluran pernafasan bagiam atas,
karena tonsilektomi atau ekstraksi gigimasuk melalui aliran
darahmenetap pada katup-katup jantungEndokarditis infektif akut.
Sprikheta, Fusobakteria dan Bacteroides melaninogenicus,
terdapat pada mulut normal, bila terdapat trauma, defisiensi gizi atau
infeksi kuman akan berproliferasi dengan jaringan
nekrotikmenimbulkan penyakit fusospirokheta.
Flora normal kulit
Kulit memiliki keragaman yang luas dalam struktur dan fungsi di berbagai situs
tubuh.
Keragaman ini untuk menentukan tipe dan jumlah mikrobiota yang terdapat pada
setiap situs.
Selain itu banyak juga terdapat flora yang bersifat sementara.
Contoh :
Kelenjar keringat mengekskresikan lisozim, yaitu enzim yang dapat menghancurkan
dinding sel bakteri yang tidak menentap.
Kelenjar lemak mengekskresikan lipid kompleks, yang kemudian diuraikan oleh
bakteri menetap, menjadi asam-asam lemak yang beracun bagi bakteri sementara

Jasad renik yang menetap di kulit


Sebagian besar Difteroid aerob dab anaerob
Staphylococus
Kuman Gram positif, aerob
Kuman koliform gram negatif
Jamur dan ragi
Bakteri tahan asam tidak patogen, pada daerah banyak mengandung sekresi sebasea.
BAKTERI PADA PERMUKAAN
KULIT
Flora normal pada mulut dan
saluran pernapasan bagian atas
Adanya sisa makanan terlarut yang konstan, air liur, asam amino,
protein lipid, karbohidrat dan senyawa organik merupakan
medium yang sangat baik bagi pertumbuhan mikrobia.
Mikrobia pada umumnya bersifat transien, terutama
dipermukaan lidah.
Mikrobiota mulut sangat tergantung dari kesehatan pribadi
masing-masing induvidu
Gigi merupakan tempat menempelnya bakteri, ada 2 macam
yang menetap di gigi, penyebab kerusakan gigi ( karies ),
yaitu : Strepcoccus sanguinis dan S.mutan, yang
menghasilkan polisakarida ekstra seluler (dekstran) sebagai
perekat bakteri pada permukaan gigi yang disebut Plak
(Plague).
Plak pada gigi
Jasad renik yang menetap di mulut :Streptococcus, Neisseria,
Actynomyces, Lactobacillus,
Penyebaran Mikrobiota
Perut : dari makanan, akan berkurang dengan adanya getah lambung
Usus duabelas jari (duodenum) : kokus dan basilus
Jejunum : enterokokus, lactobasilus, difteroid, candida
Ileum : bakteri anaerobik enterobakteri, menyerupai di usus besar
Usus besar (colon) : mempunyai populasi terbanyak (anaerobik), 10
organisme / g spesimen tinja ( 60% dari berat)

Saluran kemih : ginjal, ureter, kandung kemih umumnya steril


adanya lendir uretra sebagai anti bacterial
Trichomonas vaginalis

Vagina : penghuni utama laktobasilus, enterokokus, candida albikans


dan bakteri anaerobik. Penumpukan glikogen pada dinding vagina (krn
kegiatan indung telurpH tetap 4bakteri terpelihara
Vagina : penghuni utama
laktobasilus, enterokokus,
candida albikans dan bakteri
anaerobik. Penumpukan
glikogen pada dinding vagina
(krn kegiatan indung
telurpH tetap 4bakteri
terpelihara
DAFTAR NAMA-NAMA BAKTERI
PADA TUBUH MANUSIA
SEKIAN DAN TERIMAKASIH