Anda di halaman 1dari 21

KETERAMPILAN MENGAJAR

DEMONSTRASI
Oleh:
Kelompok 3
Andy Heppi Risma Jaya (150341605349)
Farah Adibah Zuhri (150341603252)
Prinsip-prinsip Mengajar dengan
Demonstrasi
Demonstrasi
merupakan suatu
metode mengajar
yang sering
digunakan dalam
pembelajaran
sains.
Demonstrasi digunakan untuk memperagakan:

Cara menggunakan alat.

Prinsip dan prosedur kerja suatu alat.

Prosedur pelaksanaan percobaan/eksperimen.

Fenomena alam dalam rangka pemahaman konsep atau


prinsip sains.
Hal yang Diperoleh Siswa dari Metode
Demostrasi:
Meningkatkan keterampilan mengamati, dan rasa ingin tahu.

Memberi inspirasi untuk meningkatkan keterampilan memprediksi,


inferensi, dan komunikasi.

Meningkatkan kejelian terhadap adanya masalah.

Memberi arah untuk menemukan atau menyusun hipotesis.

Memberi inspirasi untuk merancang investigasi


Berdasarkan penerapannya:

Metode yang
berdiri sendiri
Kombinasi
metode.
Prosedur penerapan demonstrasi sebagai metode yang
berdiri sendiri dalam proses belajar mengajar:

Awal Inti Penutup


Pembukaan. Pelaksanaan Memberi kesempatan
Menyajikan demonstrasi. pada siswa untuk
pengetahuan Memberi kesempatan mentransfer
prasyarat atau pada siswa untuk pengetahuan dan
rasional. berlatih dalam pengalamannya ke
kondisi terkontrol. situasi yang
kompleks.
Fungsi demonstrasi berdasarkan penempatannya saat
diterapkan sebagai kombinasi metode dalam proses
belajar mengajar :

Jika diletakkan di Jika diletakkan pada Jika diletakkan pada


awal pelajaran inti pelajaran akhir pelajaran

Untuk membangkitkan Untuk menunjukkan Untuk menilai hasil


motivasi belajar. fakta. belajar siswa.
Memberi kesempatan Untuk menjelaskan
siswa untuk konsep atau prinsip.
mengeksplorasi
fenomena dan masalah.
Menggali pengetahuan
awal siswa tentang
konsep yang dipelajari.
2. Keterampilan Khusus
Berdemonstrasi
Tujuan
berdemonstrasi
dalam proses
pembelajaran
dimaksudkan untuk
meningkatkan
keefektifan
Demonstrasi dapat disajikan di awal pelajaran,
tercapainyadengan tujuan tujuan:
pengajaran
1. Menyajikan Fenomena
2. Menggali Pengetahuan Awal Siswa
3. Memotivasi Siswa Belajar
a. Prademonstrasi
1. Memahami Tujuan Demosntrasi

2. Mengenali fakta atau informasi esensial


dari konsep yang akan didemonstrasikan

3. Merancang bahan atau kegiatan


demonstrasi

4. Merancang Prosedur Pelaksanaan


Demonstrasi
1. Memahami Tujuan
Demosntrasi
Tujuan khusus
demonstrasi

Menimbulkan
Konflik
Kognitif
Untuk
Menyajikan
Fakta atau
data
2. Mengenali fakta atau informasi
esensial dari konsep yang akan
didemonstrasikan

Fakta atau informasi esensial


yang perlu dijadikan fokus
amatan oleh siswa
3. Merancang bahan atau kegiatan
demonstrasi

Menerjemahkan informasi verbal


pada konsep materi pelajaran
menjadi informasi yang dapat
divisualisasikan dalam
demonstrasi
4. Merancang Prosedur Pelaksanaan
Demonstrasi

Hal yang perlu


dirancang yaitu
urut-urutan
penyajian
demonstrasi jika
informasi yang
akan ditampilkan
merupakan
beberapa seri
informasi
b. Pelaksanaan Demonstrasi
1. Menjalankan Demosntrasi dengan
Lancar dan Benar

2. Menampilkan Fenomena Secara


Atraktif

3. Penampilan demonstrasi dapat


Diulang

4. Mengatur Posisi Peralatan


1. Menjalankan Demosntrasi dengan
Lancar dan Benar

Agar informasi yang dimunculkan


benar dan sesuai dengan yang
direncanakan
2. Menampilkan Fenomena Secara
Atraktif

Demonstrator dapat melakukan


trik-trik untuk mengkonflikkan
pikiran siswa dengan fenomena yang
teramati
Proses pengomposan sederhana yang dapat
dilakukan dilingkungan rumah tangga
Sumber: Dinas Pekerjaan Umum, 2007
3. Penampilan demonstrasi dapat
Diulang

Untuk memperbanyak
sampel pengamatan
4. Mengatur Posisi Peralatan

Hingga demonstrasi dapat


diamati dengan jelas oleh
semua anggota kelas
c. Pasca demonstrasi

Kesenyapan

Berdiskusi atau
melakukan demosntrasi
lanjutan