Anda di halaman 1dari 22

Bioteknologi Farmasi

STFB
2010
Prinsip Bioteknolgi
Ruang Lingkup
Proses Bioteknologi
Aplikasi Bioteknologi
Perkembangan Bioteknologi
Perencanaan Strategis dalam Bioteknologi
Ringkasan
Bioteknologi
Bioteknologi adalah ilmu terapan yang
mempelajari prinsip-prinsip ilmiah dengan
menggunakan organisme atau bagian
organisme untuk menghasilkan suatu
produk secara industri
yang digunakan untuk kepentingan
manusia.
Bioteknologi Tradisional & Modern

Bioteknologi tradisional :
Seleksi bahan, mikrobia yaang digunakan dan modifikasi
lingkungan untuk memperoleh produk optimal.
Misal : pembuatan tempe, tape, roti, pengomposan sampah

Bioteknologi modern :
Memanfaatkan ketrampilan manusia dalam melakukan
manipulasi makhluk hidup agar dapat digunakan untuk
menghasilkan suatu barang yang diinginkan. Misal rekayasa
genetik
Bioteknologi &
Rekayasa Genetik
Rekayasa genetik :
Teknik untuk menghasilkan molekul DNA yang berisi gen
baru yang diinginkan atau kombinasi gen-gen baru atau
dapat dikatakan sebagai manipulasi organisme

Bioteknologi merupakan penerapan prinsip ilmiah dan


rekayasa pengolahan bahan oleh agen biologi untuk
menyediakan barang dan jasa
Prospek & Tantangan

Pertimbangan Pemanfaatan Hasil Bioteknologi

1) Tinjauan ekologik
a) GMO (Genetically modified organisms ) mengalahkan spesies alami,
menggantikan spesias alami, mengurangi keanekargaman
hayati.
b) GMO berubah prilaku dibandingkan dengan aslinya.
c) Gen yang disisipkan dapat pindah ke kerabat dekat
spesies GMO, termasuk karakteristik gen yang dimaksud.
Penambahan gen karakter baru, kemampuan baru,
kemampuan hayati baru.
Kesetabilan gen asing atau dapat berubah dan
diekspresikan berbeda oleh organisme yang tertular gen
asing mutasi
Penarikan gen asing jika masuk dalam organisme non
target
Terganggunya rantai makanan'
Terganggunya organisme non target
2) Tinjauan kesehatan
a) Gangguan kesehatan karena produk gen asing
(dalam waktu panjang)
b) Bahaya atau tidaknya gen-gen penyerta

3) Tinjauan sosial dan budaya


a) Etika, moral
b) Agama

4) Perdagangan global
Contoh produk bioteknologi
Semangka tanpa biji
Semangka tetraploid (4n) X semangka diploid
(2n) = semangka tanpa bijih (triploid, 3n).
Tujuan Bioteknologi
Memahami lebih tentang proses pewarisan sifat dan
ekspresi genetik
Menyiapkan pemahaman yg lebih baik dan penanganan
berbagai penyakit, terutama kesalahan genetik
Menghasilkan keuntungan ekonomi, termasuk
pengembangan hewan dan tumbuhan untuk pertanian
dan efisiensi produksi dari molekul biologis yang
Contoh: Vitamin A yang dihasilkan melkalui
rekayasa beras
Ruang Lingkup Bioteknologi
Bioteknologi adalah suatu bidang penerapan biosains
dan teknologi yg menyangkut penerapan praktis organisme
hidup atau komponen subselulernya pada industri jasa dan
manufaktur serta pengelolaan lingkungan.
Bioteknologi memanfaatkan :
- bakteri, ragi, kapang, alga, sel tumbuhan atau sel
jaringan hewan yg dibiakkan sbg konstituen bbg proses
industri.
Keberhasilan penerapan Biotek : terintegrasi bbg
disiplin iptek : mikrobiologi, biokimia, genetika, biologi
molekular, kimia, rekayas proses dan teknik kimia
Proses Bioteknologi
Umumnya mencakup produksi sel / biomassa dan
transformasi kimia
Transformasi kimia meliputi 2 subbagian :
(a) pembentukkan produk akhir yg diinginkan
(Co : enzim, antibiotika, asam organik dan steroid)
(b) Penguraian bahan baku yg diberikan
(co : buangan limbah, destruksi buangan industri
atau tumpahan minyak).
Reaksi yg terjadi dapat bersifat katabolik yaitu syw komoleks
diuraikan menjadi senyawa lebih sederhana ( glukosa mjd etanol)
atau bersifat anabolik/biosintesis yaitu bila molekul sederhana
dibangun menjadi molekul lebih komplek
Sejarah Evolusi Bioteknologi
Produksi Bioteknologi makanan dan minuman
Proses bioteknologi semula dikembangkan pd
kondisi tidak steril
Pengenalan sterilisasi dalam proses bioteknologi
Dimensi baru dan kemungkinannya untuk
industri bioteknologi
- Rekayasa genetika
- Teknologi enzim
- Rekayasa biokimia
- Rekayasa produk/sistem
Sejarah

Minuman alkohol anggur 1857 Pasteur menemukan


bahwa fermentasi merupakan
(pengawetan daging)
proses yang dilakukan oleh
organisme hidup
Khamir roti 1920 fermentasi aseton,
Keju etanol, butanol, gliserin
Yogurt
PD II Penicillium natatum
Susu masam Antibiotik
kecap Vitamin, steroid, enzim
Garis waktu bioteknologi
8000SM Pengumpulan benih untuk ditanam kembali. Bukti bahwa bangsa Babilonia, Mesir, dan Romawi
melakukan praktik pengembangbiakan selektif (seleksi artifisal) untuk meningkatkan kualitas ternak.
6000SM Pembuatan bir, fermentasi anggur, membuat roti dengan bantuan ragi
4000SM Bangsa Tionghoa membuat yoghurt dan keju dengan bakteria asam laktat
1500 Pengumpulan tumbuhan di seluruh dunia
1665 Penemuan sel oleh Robert Hooke(Inggris) melalui mikroskop.
1800 Nikolai I. Vavilov menciptakan penelitian komprehensif tentang pengembangbiakan hewan
1880 Mikroorganisme ditemukan
1856 Gregor Mendel mengawali genetika tumbuhan rekombinan
1865 Gregor Mendel menemukan hukum hukum dalam penyampaian sifat induk ke turunannya.
1919 Karl Ereky, insinyur Hongaria, pertama menggunakan kata bioteknologi
1970 Peneliti di AS berhasil menemukan enzim pembatas yang digunakan untuk memotong gen gen
1975 Metode produksi antibodi monoklonal dikembangkan oleh Kohler dan Milstein
1978 Para peneliti di AS berhasil membuat insulin dengan menggunakan bakteri yang terdapat pada
usus besar
1980 Bioteknologi modern dicirikan oleh teknologi DNA rekombinan. Model prokariot-nya, E. coli,
digunakan untuk memproduksi insulin dan obat lain, dalam bentuk manusia. Sekitar 5% pengidap
diabetes alergi terhadap insulin hewan yang sebelumnya tersedia)
1992 FDA menyetujui makanan GM pertama dari Calgene: tomat "flavor saver"
2000 Perampungan Human Genome Project
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Bioteknologi"
Tahun Peristiwa

1917 Karl Ereky pertama kali menyatakan istilah bioteknologi

1943 Antibiotik penisilin diproduksi besar-besaran dalam skala industri

1944 Avery, MacLeod dan McCarty membuktikan bahwa DNA merupakan materi genetik.

1953 Watson dan Crick menemukan struktur DNA

1961-1966 Keseluruhan kode genetik dapat diketahui

1970 Isolasi pertama kali enzim endonuklease restriksi

1972 Khorana dan rekan-rekannya dapat mensintesis keseluruhan gen yang mengkode tRNA

1973 Boyer dan Cohen mengembangkan teknologi DNA rekombinan

1975 Kohler dan Milstein mendeskripsikan produksi antibodi monoklonal

1976 Pertama kali dikeluarkan pedoman untuk penelitian dalam bidang DNA rekombinan

1976 Pengembangan teknik untuk mengetahui sekuen DNA

1978 Perusahaan Genentech memproduksi insulin manusia pada sel bakteri Escherichia coli

1980 Badan pengadilan Amerika Serikat menetapkan peraturan dalam kasus Diamond VS Chakrabarty yang melakukan
manipulasi mikroorganisme yang dipatenkan.

1981 Pertama kalinya alat otomatis untuk sintesis DNA dijual secara komersial

1981 Pertama kalinya kit diagnostik yang dibuat dari antibodi monoklonal digunakan secara luas di Amerika Serikat
1982 Pertama kalinya vaksin hewan diproduksi menggunakan teknologi DNA rekombinan di Eropa

1983 Ti plasmid yang telah direkayasa digunakan untuk transformasi pada tanaman

1988 Badan paten Amerika Serikat mengumkan bahwa tikus yang direkayasa secara genetis peka terhadap kanker

1988 Metode polymerase chain reaction (PCR) pertama kali dipublikasikan

1990 Amerika Serikat mengijinkan digunakannya sel tubuh manusia untuk kegiatan penelitian mengenai terapi gen.
Aplikasi Bioteknologi
Berdasarkan pada basis Berdasarkan besaran
volume dan nilai : unit produksi :
(a) volume besar dgn produk/jasa
bernilai rendah mencakup : pemurnian a) Bioteknologi skala kecil :
(
air, pengolahan limbah cair (efluen) dan produk biokimiawi co : antibiotik, antibodi
sampah, produksi metan, etanol, monoklonal dan interferon
biomas, dan makanan ternak
(b) Bioteknologi skala menengah :
(b) Volume besar dgn produk bernilai bersaing dg teknologi berbahan baku minyak
menengah untuk menghasilkan komoditas kimia juga
mencakup asam amino dan asam bersaing dg pertaniam untuk menghasil
organik, produk produk alami termasuk protein dan lipid
makanan, regi kue, aseton, butanol, (c) Bioteknologi skala besar :
dan polimer tertentu
(c) Volume rendah dgn produk bernilai
teknologi petrokimia terapan
tinggi (batubara, minyak tanah, gas alami)
termasuk antibiotika, interfewron, proses mikrobiologi (selulosa, pati,
vaksin, monoklonal, antibodi, enzim dan gula, limbah organik)
vitamin
Fermentasi
Yeast

Fermented
Alcohol
Ether

Amino acid
Protein
Sugar

Lactid Acid Bacteri


Perkembangan Bioteknologi
Keberhasilan perkembangan bioteknologi
bergantung pada tiga pokok :
(a) Perluasan dalam produk berharga, baik yg
berasal dari sistem tradisional maupun rekayas
genetik
(b) Kemmapuan memperoleh bahan baku dari
sumber daya yg dpt diperbaharui
(c) Peningkatan kesadaran bahwa proses
bioteknologi dlm banyak hal akan lebih
ekeonomis dibandingkan proses kimia dari
bahan sayuran yang ada
Perencanaan Strategis dlm Bioteknologi

Penaksiran berkesinambungan atas tersedianya


sumber bahan baku, ekonomi dan pengaruhnya
thd lingkungan, aspek kesehatan dan keamanan
operator dan pemakai
Tersedianya tenaga kerja terlatih yg sesuai
Waktu penerapan penemuan biologis pada
perkembangan industri diperhatikan dgn benar
Ringkasan
Bioteknologi :
- aplikasi organisme hidup dan proses di dalamnya thd industri
manufaktur
- meliputi sejumlah disiplin ilmu dan subjek yg luas
Organisme bioteknologis dpt dipanen utk biomassa, digunakan utk
menjalankan konversi kimia dan mungkin mjd sumber molekul aktif
biologis, termasuk enzim dan antibodi monoklonal
Bioteknologi menyangkut banyak sektor industri termasuk
pertanian, makanan dan bahan makanan, farmasi, industri energi
dan air.
Bioteknologi memainkan peran utama dalam produksi obat baru,
hormaon, vaksin dan antibodi, suplai energi yg lebih murah dan
lebih layak, bahan makanan kimiawi, memperbaiki lingkungan dan
pengelolaan buangan
Bioteknologi akan tergantung pd bahan yg dpt diperbaharui dan
didaurulang, sehingga lebih memenuhi kebutuhan dunia, dimana
energi akan semakin mahal dan terbatas persediaannya.
Pustaka Acuan
Glick, B.R. and J.J. Pasternak. 1994. Molecular Biotechnology: Principles and
application of recombinant DNA. American Society for Microbiology,
Washington, DC.
Watson, J.D., M. Gilman, J. Witkowski, and M. Zoller. 1992. Recombinant DNA.
Scientific American Books, New York, USA.
Mantell, S.H., J.A. Matthews, and R.A. McKee. 1985. Principles of Plant
Biotechnology: an introduction to genetic engineering in plants. Blackwell
Scientific Publications, Oxford, UK.
Brown, C.M., I. Campbell, and F.G. Friest. 1987. Introduction to Biotechnology.
Blackwell Scientific Publications, Oxford, UK.
Smith, J.E. 1985. Biotechnology Principles. Van Nostrand Reinhold Co Ltd.,
Berkshire, UK.
Drlica, K. 1984. Understanding DNA and Gene Cloning. John Wiley & Sons Inc.,
New York, USA.