Anda di halaman 1dari 29

DIBAWAKAN OLEH :

A. Hasriwati, SKM., M.Kes


Kabid. Promosi Kesehatan & Pemberdayaan Masyarakat
Dinas Kesehatan Kota Kendari
Gambaran Masalah
Kebijakan SIK
Fokus Penguatan SIK
Aliran Data Puskesmas
Sistem Informasi Kesehatan
adalah suatu pengelolaan
informasi di seluruh tingkat
pemerintah secara
sistematis dalam rangka
penyelenggaraan pelayanan
kepada masyarakat
Sistem Kesehatan Nasional Indonesia terdiri dari 7
subsistem, yaitu :
1. Upaya Kesehatan
2. Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
3. Pembiayaan Kesehatan
4. Sumber Daya Mansuia (SDM) Kesehatan
5. Sediaan farmasi, alat kesehatan dan makanan
6. Manajemen, Informasi, dan Regulasi Kesehatan
7. Pemberdayaan Masyarakat
Data Terfragmentasi
Terlalu banyak sistem
yang berbeda-beda di
Rumah Sakit Asuransi Kes. semua jenjang
administasi.
Tidak terstandarisasi:
Interoperabilitas, sulit
dikembangkan
Puskesmas Apotek Konsolidasi data sulit
dilakukan (multi format
dan standar)
Kelengkapan data lemah
Akses informasi publik
Praktek Dokter Industri Farmasi terbatas: atas indikator dan
informasi kesehatan.
Data, Informasi, Pengambilan
Sistem Informasi
Pengetahuan Keputusan

Governance lemah
(kurangnya komitment
pemerintah)
Ketersediaan &
Kualitas Data Pengambilan
Fragmentasi
(tidak satu pintu / Keputusan
data terpisah2) Lemah
Lemahnya Kebutuhan Utilisasi
Manajemen Data & Data (pemanfaatan
Sistem Penunjang data)
Pengambilan
Keputusan
Arsitektur Implementasi
Kebijakan dan Strategi Peta Jalan dan
Operasionalisasi
Standarisasi

Peta Jalan Sistem Informasi Kesehatan, 2015-2019


Strategi e-Kesehatan Nasional
UU No 36 tahun 2009 tentang PP No 46 tahun 2014 tentang
Kesehatan Sistem Informasi Kesehatan
Pasal 7 dan Pasal 8 hak warga pengaturan sistem informasi
negara memperoleh informasi kesehatan
kesehatan.
Pasal 17 tanggungjawab
Perpres No 72 Tahun 2012
pemerintah menyediakan akses tentang Sistem Kesehatan
informasi. Nasional
Pasal 168 pengaturan sistem termasuk pengaturan informasi
informasi kesehatan kesehatan dan SIK
Pasal 169 pemerintah Perpres No 96 Tahun 2014
memberikan kemudahan akses tentang Rencana Pita Lebar
informasi kesehatan
Indonesia
UU No 29 tahun 2004 tentang e-kesehatan menjadi salah satu
Praktek Kedokteran program
Pasal 46 kewajiban membuat
rekam medis
UU No 44 tahun 2009 tentang
Rumah Sakit
Pasal 52 & 53 kewajiban
menyelenggarakan SIMRS
Pasal 168: Pasal 27:
(1) Untuk Sistem Informasi Kesehatan
diantaranya pengelolaan Data
menyelenggarakan dan Informasi Kesehatan, dan
upaya kesehatan yang pendayagunaan dan
efektif dan efisien pengembangan SDM
diperlukan informasi
kesehatan. Pasal 38:
Sistem Informasi Kesehatan
(2) Informasi kesehatan Kab./Kota dikelola oleh unit
sebagaimana dimaksud kerja struktural atau fungsional
pada ayat (1) dilakukan pada satuan SKPD yang
melalui sistem informasi menyelenggarakan urusan
dan melalui lintas pemerintahan bidang
sektor. kesehatan.

UU No. 36/2009 tentang PP No. 46/2014 tentang


Kesehatan Sistem Informasi Kesehatan
Standarisasi Data Penyusunan
Dataset untuk Puskesmas Standar
Dataset untuk Rumah Sakit
Dataset untuk Dinkes (bank data) Membuat sendiri
Standarisasi Sistem Adopsi
ID Nasional (NIK) sebagai master patient index
Metadata (HDD) modifikasi
Kodefikasi data Adopsi identik
Protokol Pertukaran Data dan Komunikasi data
Standarisasi Tata Kelola
SOP manajemen sistem
SOP teknis sistem
Standarisasi SDM
Jabatan fungsional: Prakom, Statistisi,
Epidemiolog, Perekam Medis, dll. Diusulkan
Jabfung Infokes
Pendidikan beasiswa ke FKM/FK (Informatika
Kesehatan/SIMKES/Biomedical Informatics)
Pelatihan kerjasama dgn universitas center of
excellence
MISI DAN STRATEGI
Misi Strategi
Misi 1. Memperkuat Strategi 1. Menetapkan kebijakan dan regulasi sistem informasi
Sumber Daya Sistem kesehatan.
Informasi Kesehatan Strategi 2. Mengembangkan dan menetapkan standar sistem
yang Meliputi informasi kesehatan.
Kebijakan, Regulasi, Strategi 3. Meningkatkan pendanaan sistem informasi kesehatan.
Standarisasi,
Strategi 4. Memperkuat perangkat sistem informasi kesehatan di
Koordinasi,
pusat dan daerah.
Perencanaan,
Strategi 5. Mengembangkan dan meningkatkan kompetensi SDM
Pendanaan, Sumber
pengelola sistem informasi kesehatan.
Daya Manusia,
Strategi 6.
Infrastruktur, dan
Memperkuat kelembagaan unit pengelola sistem informasi
Kelembagaan
kesehatan di daerah.
Strategi 7. Meningkatkan advokasi dan koordinasi
penyelenggaraan sistem informasi kesehatan.
Misi 2. Strategi 1. Pemetaan indikator berdasarkan sumber data.
Mengembangkan
Strategi 2. Menetapkan indikator kesehatan di tingkat nasional,
Indikator Kesehatan
provinsi dan kabupaten/kota.
yang Dapat
Strategi 3. Melakukan evaluasi indikator dan pemutakhiran
Menggambarkan Upaya
dataset.
dan Capaian
Pembangunan
Kesehatan Masyarakat
MISI DAN STRATEGI
Misi Strategi
Misi 3. Memperkuat Strategi 1. Menjamin ketersediaan dan kesesuaian data bagi pemangku
Sumber Data dan kepentingan di setiap sumber data berbasis fasilitas pelayanan kesehatan
Membangun Jejaringnya (availability).
dengan Semua Pemangku Strategi 2. Menjamin ketersediaan dan kesesuaian data bagi pemangku
Kepentingan kepentingan di setiap sumber data berbasis komunitas (availability).
Strategi 3. Menjamin keterjangkauan antar sumber data atau pemangku
kepentingan terhadap kebutuhan data (accessibility).
Strategi 4. Mengembangkan mekanisme saling koreksi antar sumber
data.
Misi 4. Meningkatkan Strategi 1. Meningkatkan kemampuan SDM SIK dalam melakukan
Kualitas Manajemen Data manajemen data terutama pengumpulan data.
Kesehatan yang Meliputi Strategi 1. Meningkatkan kemampuan SDM SIK dalam melakukan
Pengumpulan, manajemen data terutama pengumpulan data.
Pengolahan, dan Analisis Strategi 2. Menata dan meningkatkan kualitas pengelolaan data dan
Data, Serta Diseminasi informasi
Informasi Strategi 2. Menata dan meningkatkan kualitas pengelolaan data dan
informasi
Strategi 3. Meningkatkan aliran data dan informasi dari daerah ke pusat.
Strategi 3. Meningkatkan aliran data dan informasi dari daerah ke pusat.
Misi 5. Meningkatkan Strategi 1. Meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan dalam
Pemanfaatan dan pemanfaatan informasi.
Penyebarluasan Informasi Strategi 2. Mengoptimalkan mekanisme umpan balik secara
untuk Meningkatkan berkesinambungan untuk peningkatan kualitas pelayanan.
Manajemen dan Pelayanan
Berbasis Bukti
Komputerisasi pada seluruh unit pelayanan.
Catat, simpan, distribusi secara ELEKTRONIK
dengan TIK (Teknologi Informasi dan
Komunikasi)
Pencatatan satu kali di sumber data
Data individual dimasukkan ke BANK DATA
KESEHATAN
Semua Pemangku Kepentingan mengambil
data di Bank data.
Penggunaan Informasi
Meningkatkan kualitas dan
Meningkatkan ketersediaan dan
kecepatan proses kerja
kualitas data dan informasi
pelayanan kesehatan

Optimalisasi Aliran Data


Penataan Data Transaksi
dan Pengembangan
di Fasyankes
Bank Data
Aspek Dasar:
Leadership, Governance, Regulasi, Kebijakan,
Standarisasi, Sumber Daya, dll
Penataan data transaksi di Fasyankes
Pembenahan sistem informasi di Puskesmas
nonelektronik review dan perumusan sistem
pencatatan dan pelaporan baru
Pembenahan sistem informasi di Puskesmas
elektronik pengembangan SIKDAgenerik
Pembenahan sistem informasi di RS SIMRS
GOS, SIRS, RS Online
OPTIMALISASI ALIRAN DATA DAN PENGEMBANGAN BANK DATA

Penyusunan Pelaporan Data Kesehatan Prioritas


Perbaikan Aplikasi Komunikasi Data
Pembenahan bank data kesehatan
Regulasi dan Standarisasi
Implementasi peraturan perundang-undangan SIK
Pengembangan Standar Sistem; pengelolaan informasi kesehatan
dilakukan secara sistematis dari segi manajemen dan teknis
Pengembangan Standar Dataset; kelompok/kategori data sesuai
dengan kebutuhan
Pengembangan Metadata (HDD) - Health Data Dictionary / kamus
data kesehatan)
Penyusunan SNI Informatika Kesehatan (e-Kesehatan); terkait
manajemen keamanan informasi dalam bidang kesehatan
Pengembangan Standar SDM; SDM pengelola SIK yang kompeten

Penataan Data Transaksi di Fasyankes


Review dan perumusan sistem pencatatan dan pelaporan baru
Pengembangan SIKDAgenerik
Pembenahan sistem surveilans
Optimalisasi Aliran Data
Penyusunan Pelaporan Data Kesehatan Prioritas
Pembenahan Komunikasi Data
Pengembangan Integrasi Sistem Informasi
Peningkatan Kualitas Data
Pembenahan bank data kesehatan

Optimalisasi Pemanfaatan Data dan Informasi


Penyusunan Paket-paket Analisis Data
Penyusunan Paket-paket Penyajian Data dan
Informasi
Input data : Yang mencakup keakuratan data
dan kelengkapan pencatatan serta
pengumpulan data. Di tingkat puskesmas,
akurasi dan kelengkapan format berbagai
laporan seperti LB1 (data kesakitan), LB3
(data gizi, kia, imunisasi dan penyakit
menular), Laporan Wabah, Laporan Obat
maupun sistem informasi tenaga kesehatan
perlu dikaji secara mendalam.
Analisis, pengiriman dan pelaporan data:
meliputi efisiensi, kelengkapan dan mutunya
disemua tingkatan.
Penggunaan informasi: meliputi pengambilan
keputusan dan tindakan yang diambil
berkaitan dengan kebijakan di tingkat unit
pelayanan perorangan/masyarakat
Sumber daya sistem informasi: meliputi
ketersediaan, kecukupan dan penggunaan
sumber daya esensial
Sistem informasi manajemen dan networking:
mencakup koordinasi dan mekanisme
organisasi
Penjabaran sitem sampai ke aplikasi
menggunakan struktur hirarkis yang mudah
dipahami
Pelaporan Seksi Infokes Bidang2
Validasi
Puskesmas & kemitraan Lingkup Dinkes
Data KIA, Gizi, P2Pl, Imunisasi

Tanggal 5
Bulan Berjalan Seksi Infokes
& Kemitraan
Diajukan
Lap. Bulanan &
Provinsi Lap. Triwulan
Diverifikasi
Pusdatin
NO URAIAN TOTAL
A KESEHATAN IBU DAN ANAK
A1 Kunjungan Pertama Ibu Hamil (K1)
A2 Kunjungan Keempat Ibu Hamil (K4)
A3 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan (PN)
A4 Pertolongan Persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
A5 Kunjungan Nifas (KF)
A6 Kunjungan Neonatus Pertama (KN1)
A7 Kunjungan Neonatus Lengkap (KN Lengkap)
A8 Pelayanan Kesehatan Bayi
A9 Jumlah Kematian Ibu
A10 Jumlah Kematian Bayi
A11 Jumlah Bayi Lahir Hidup
NO URAIAN TOTAL
B GIZI
B1 Balita ditimbang
B2 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan
B3 Balita Gizi Buruk yang ditemukan
B4 Jumlah Balita di Posyandu yang Melapor

C IMUNISASI
C1 Imunisasi BCG pada bayi usia 0-11 bulan
C2 Imunisasi Hepatitis B pada bayi kurang dari 7 hari
C3 Imunisasi DPT/HB (1) pada bayi usia 0-11 bulan
C4 Imunisasi DPT/HB (2) pada bayi usia 0-11 bulan
C5 Imunisasi DPT/HB (3) pada bayi usia 0-11 bulan
NO URAIAN TOTAL
C IMUNISASI
C6 Imunisasi Polio 1 pada bayi usia 0-11 bulan
C7 Imunisasi Polio 2 pada bayi usia 0-11 bulan
C8 Imunisasi Polio 3 pada bayi usia 0-11 bulan
C9 Imunisasi Polio 4 pada bayi usia 0-11 bulan
C10 Imunisasi Campak pada bayi usia 0-11 bulan
C11 Imunisasi Dasar Lengkap pada bayi usia 0-11 bulan
C12 Imunisasi TT1 pada Wanita Usia Subur (WUS) umur 15-39 tahun
C13 Imunisasi TT2 pada Wanita Usia Subur (WUS) umur 15-39 tahun
C14 Imunisasi TT3 pada Wanita Usia Subur (WUS) umur 15-39 tahun
C15 Imunisasi TT4 pada Wanita Usia Subur (WUS) umur 15-39 tahun
C16 Imunisasi TT5 pada Wanita Usia Subur (WUS) umur 15-39 tahun
NO URAIAN TOTAL
D PENYAKIT
D1 Jumlah Kasus AIDS
D2 Jumlah HIV+ di Layanan Konseling dan Tes HIV
D3 Jumlah orang tes HIV di Layanan Konseling dan Tes HIV
D4 Jumlah ODHA yang masih mendapat ARV
D5 Kasus Pneumonia Balita
D6 Kasus Diare
D7 Kasus Hepatitis B
D8 Kasus AFP yang ditemukan pada penduduk usia <15 tahun
D9 Kasus Malaria yang dikonfirmasi Lab. (Mikroskop dan RDT)
D10 Kasus Positif Malaria
D11 Kasus Positif Malaria yang Mendapat Pengobatan ACT
D12 Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD)
D13 Kematian akibat DBD
D14 Jumlah Kejadia KLB
D15 Jumlah KLB yang ditanggulangi <24 jam
NO URAIAN TOTAL
A PENYAKIT
A1 Jumlah Pasien TB (semua tipe) yang dilaporkan
A2 Jumlah Pasien Baru TB Paru BTA Positif (sembuh dan
pengobatan lengkap)
A3 Jumlah Pasien Baru TB Paru BTA Positif yang diobati

B KESEHATAN LINGUNGAN
B1 Jumlah Desa yang Melaksanakan Sanitasi Total Berbasis
Masyarakat (STBM)
DATA BULANAN DATA KOMDAT
1. PUSKESMAS PUUWATU 1. PUSKESMAS MOKOAU

2. PUSKESMAS LABIBIA 2. PUSKESMAS LABIBIA

3. PUSKESMAS MEKAR 3. PUSKESMAS MEKAR

4. PUSKESMAS LEPO-LEPO 4. PUSKESMAS LEPO-LEPO

5. PUSKESMAS MOKOAU 5. PUSKESMAS WUA-WUA


DATA BULANAN DATA KOMDAT
1. PUSKESMAS KEMARAYA 1. PUSKESMAS PERUMNAS
2. PUSKESMAS ABELI 2. PUSKESMAS KEMARAYA
3. PUSKESMAS NAMBO 3. PUSKESMAS MATA
4. PUSKESMAS BENU-BENUA
5. PUSKESMAS KANDAI
6. PUSKESMAS PUUWATU
7. PUSKESMAS POASIA
8. PUSKESMAS JATI RAYA
9. PUSKESMAS ABELI
10. PUSKESMAS NAMBO