Anda di halaman 1dari 26

PROMOSI KESEHATAN GIGI

Definisi, Tujuan dan Ruang lingkup

HERRY IMRAN, SKM, M.Pd


D-III KESEHATAN GIGI
2017
APAKAH PROM.KES GIGI ITU ?
Proses pemberdayaan masyarakat
1. Pembelajaran
2. Dari, oleh, untuk & bersama
masyarakat
3. Sesuai sosial budaya
4. Mempengaruhi lingkungan

mampu memelihara dan


meningkatkan kesehatan giginya
PROMOSI KESEHATAN ADALAH:
Proses membuat individu, kelompok dan masyarakat, agar mampu
meningkatkan kontrol dan memperbaiki kesehatan mereka (WHO).

TUJUAN:
Memberdayakan orang (individu) atau kelompok agar mempunyai kontrol
yang lebih besar terhadap aspek-aspek kehidupan yang mempengaruhi
kesehatan, sehingga mendapatkan kesehatan yang lebih baik.

LIMA PENDEKATAN PROMOSI KESEHATAN

Medikal
Perubahan Perilaku
Edukasional
Berpusat Pada Klien
Perubahan Sosial
1. MEDIKAL

Tujuan : Bebas dari penyakit dan


kecacatan yg didefinisikan secara
medik.

Kegiatan : Intervensi kedokteran untuk


mencegah / mengurangi gangguan
kes.

Nilai yg penting
(Harapan.) : Kepatuhan pasien terhadap prosedur
kedokteran pencegahan.
2. PERUBAHAN PERILAKU
Tujuan : Perilaku individu yg mendukung
bagi keadaan bebas penyakit.

Kegiatan : Perubahan sikap dan perilaku


yg mendorong penerimaan
gaya hidup yg lebih sehat.

Nilai : Gaya hidup sehat seperti yg


didefinisikan oleh promotor kes.
3. EDUKASIONAL (Memberi Pendidikan)
Tujuan : Individu dgn pengetahuan dan
pengertian yg mampu membuat
mereka mengambil keputusan atas
dasar informasi yg memadai.

Kegiatan : Informasi sebab dan akibat dari faktor yg


menurunkan derajad kes.

Nilai : Hak asasi individu dalam hal kebebasan


memilih, tanggung jawab promotor
mengidentifikasi isi pendidikan kes.
4. BERPUSAT PD KLIEN (Sasaran)
Tujuan : Bekerja bersama klien untuk
kepentingan pihak klien.

Kegiatan : Bekerja dalam hal-hal kesehatan,


membuat pilihan, dan melakukan
tindakan yg diidentifikasi oleh klien,
memberdayakan klien.

Nilai : Klien dan provider adalah sejajar.


5. PERUBAHAN SOSIAL
Tujuan : Lingkungan sosial yang memungkin-
kan pemilihan terhadap gaya hidup
yang lebih sehat.

Kegiatan : Aksi politik untuk mengubah lingkungan


sosial.

Nilai : Hak asasi dan kebutuhan akan


menciptakan lingkungan yg dapat
meningkatkan derajad kes.
INDONESIA SEHAT 2010

EVALUASI?

LINGK.SEHAT PERILAKU SEHAT YAN.KES

Kondusif Proaktif memelihara Bermutu


Bebas polusi & meningkatn kesh adil, merata
Tersedia air bersih Mencegah risk peny. & terjangkau
Sanitasi lingkungan Lindungi diri dari oleh seluruh
yang memadai ancaman penyakit masyarakat
Perum.pemukiman Berperan aktif
sehat, dll dlm gerakan sehat
PERILAKU SEHAT INDONESIA SEHAT

Memelihara dan meningkatkan kes.gigi


Mencegah risiko terjadinya sakit gigi
Melindungi diri dari ancaman penyakit gigi
Peran aktif dalam gerakan kesehatan gigi
PROMOSI KESEHATAN
di PROGRAM PRIORITAS
KIA AKI & AKB tinggi
GIZI status gizi buruk
KONSELING belum membudaya
GAYA HIDUP belum sehat
JPKM keikutsertaan rendah
MASALAH KESEHATAN
GIGI & MULUT
Banyak orang tua tidak menganggap gigi &
mulut pada anak itu masalah/penyakit
Pola makanan bayi dan anak yang kurang
mendukung kesehatan gigi & mulut
Kebersihan gigi & mulut yg kurang terpelihara
Kurangnya promosi dan penyuluhan
kesehatan gigi & mulut pada anak.
PRAKTIK PROMOSI KESEHATAN:

Evaluasi yang memadai adalah komponen


yang penting, dan harus dilakukan dgn baik.
Memperhatikan input, proses, dan outcome
jangka pendek dan jangka panjang, untuk
membantu memodifikasi kegiatan di masa
yang akan datang.
Lanjutan

Promotor kesehatan harus mendorong semua


pelayanan dan organisasi untuk
mempertimbangkan peran promosi kesehatan
dan mengadopsi kode etik praktek.

Promotor kesehatan mempunyai tanggung


jawab untuk memastikan arus informasi yang
akurat dan tepat tentang hal-hal kesehatan
antara masyarakat umum, profesional, lembaga-
lembaga lokal dan nasional.
PERAN PETUGAS KESEHATAN DALAM
PROMOSI KESEHATAN:

Sesuai tugas dan fungsinya, maka petugas


kesehatan sebagai penanggung jawab teknis di
bidang pelayanan kesehatan yang memberikan
pelayanan komprehensif mulai dari kegiatan
promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif
di wilayah kerjanya

Secara langsung berperan sebagai promotor


kesehatan di wilayah kerjanya
Lanjutan

Sebagai koordinator yang menggalang


kerja-sama dan kemitraan dengan lintas
sektoral atau dengan badan-badan lain
(misal: LSM) yang bergerak di bidang
promosi kesehatan

Menggerakkan peran serta aktif masyarakat


dalam kegiatan promosi kesehatan
BIDANG PROMOSI KESEHATAN:

Program pendidikan kesehatan.

Pelayanan kesehatan preventif

Kegiatan berbasis pada masyarakat

Pengembangan organisasi
Lanjutan

Kebijakan publik yang sehat

Tindakan kesehatan lingkungan

Kegiatan ekonomi & peraturan


KOMPETENSI INTI DALAM PROMOSI
KESEHATAN:

Merencanakan, melaksanakan & mengevaluasi

Komunikasi

Memasarkan & publikasi

Mempengaruhi kebijakan & praktik

Memfasilitasi jaringan

Menyuluh
Ruang Lingkup Promosi Kesehatan
1. Aspek Kesehatan.
a. Promotif.
(Promotif pada kelompok orang sehat agar
dapat lebih meningkatkan kesehatannya)
b. Pencegahan dan Penyembuhan.
- Primary Prevention. (Sasaran kelompok masy
yg berresiko tinggi, ex:Bumil, Perokok, dll)
- Secondary Prevention.(Sasaran penderita
peny kronis, ex:Asma, DM, dll)
Lanjutan

- Tertiary Prevention. (Sasaran kelompok


yang baru sembuh dari suatu penyakit)

2. Tatanan Pelaksanaan.
a. Keluarga (Rumah Tangga)
b. Sekolah.
c. Tempat Kerja
d. Tempat umum.
e. Fasilitas Pel Kes.
Lanjutan

3. Tingkat Pelaksanaan.
a. Promosi Kesehatan
(Peningkatan gizi, Kebiasaan hidup,
Sanitasi lingk,dll)
b. Perlindungan Khusus
(Pentingnya imunisasi, Topikal Aplikasi
Flour, sbg perlindungan penyakit)
Lanjutan

c. Diagnosis dini dan Pengobatan segera


(Masih rendah pengetahuan dan kesadaran
maka penyakit sering sulit terdeteksi).

d. Pembatasan cacat
(Kurang pengetahuan dan kesadaran pengobatan
peny sering tidak tuntas, menyebabkan cacat)

e. Rehabilitas
(Sembuh dari penyakit tertentu, kadang-kadang
cacat maka perlu latihan-latihan)