Anda di halaman 1dari 14

Bahan Praktikum Proses Termal

Teknologi Hasil Pertanian


Kelompok 4
Adam Jordan 1414051001
Dedi Ikhwanudin 1414051021
Edo Jatmiko 1414051034
Meta Aquarista Galia 1414051063
Raisa Amalia 1414051078
Ria Apriani 1414051080
Topik Percobaan

Mempelajari ketahanan panas bakteri:


Pengaruh panas terhadap pertumbuhan
bakteri
Menghitung nilai D dan nilai Z bakteri
Bahan dan Alat
Alat-alat:
Bahan-bahan: Cawan petri
Media Nutrien Agar Tabung reaksi
Nutrien Broth Erlenmeyer
Larutan pengencer (garam Penangas air
fisiologis 0.85%) Termometer
Biakan murni bakteri E. Inkubator
coli atau S. aureus Autoklaf
Aluminium foil Pipet mikro ukuran 1 ml
Kapas Lampu bunsen (lampu
Tissue spiritus)
Jarum ose
Alkohol
Vortex
Neraca analitis (timbangan)
Prosedur Percobaan

Persiapan bahan
Persiapan kultur bakteri uji
Pengujian ketahanan panas bakteri
Penghitungan nilai D dan nilai Z
Persiapan Bahan

Dilakukan pembuatan Media NB sebanyak


200 ml dalam 1 buah erlenmeyer berukuran
250 ml. Digunakan untuk perbanyakan
bakteri sebanyak 20 ml dan untuk
pemanasan bakteri sebanyak 15 tabung
reaksi dengan isi 9 ml masing-masing
tabung. Masing-masing perlakuan suhu
memakai 5 tabung reaksi (1 tabung sebagai
penentu suhu sampel yang berisi
termometer dan 4 tabung berisi sampel)
Dilakukan pembuatan Media NA dalam
erlenmeyer 500 ml.
Dibutuhkan 21 tabung reaksi dengan isi 9 ml
setiap tabungnya untuk pengenceran, dengan
pembagian: 8 tabung untuk pengenceran 12
tabung untuk 3 tabung akhir hasil
pengenceran, dan 1 tabung untuk penentu
suhu. Tabung tersebut diperlukan untuk
masing-masing perlakuan suhu (60 C , 80 C
dan 100 C ). Alatyang digunakan sebelumnya
telah disterilisasi terlebih dahulu dengan
menggunakan autoklaf.
Larutan pengencer garam fisiologis 0,85%
dibuat dalam erlenmeyer sebanyak 1 liter,
kemudian dimasukkan ke dalam tabung
reaksi, masing-masing berisi 9 ml.
Semua bahan tersebut setelah ditutup dengan
kapas selanjutnya disterilisasi dengan autoklaf
pada suhu 121C selama 15 menit (sterilisasi
standar).
Persiapan Bakteri Uji
Ke dalam media NB yang sudah steril, diinokulasi
sebanyak 2 ml bakteri uji dalam media broth atau
sebanyak 5 ose bakteri uji dari agar miring.
Bakteri yang akan dibiakkan adalah E. coli atau S.
Aureus. Selanjutnya dihomogenkan agar kultur
bakteri tersebar merata, lalu diinkubasi pada suhu
37C selama 24 jam atau 1 hari, sehingga diperoleh
bakteri uji yang siap diberi perlakuan.
Setelah itu dilakukan pengenceran hingga total
bakteri menjadi 10-8. Diambil hasil pengenceran 3
tabung terakhir.
Apabila setelah 24 jam inkubasi bakteri uji belum
segera digunakan harap disimpan pada lemari
pendingin dalam kondisi steril.
Hasil pengenceran diambil 1 ml dan ditambahkan
dengan NA sebanyak 9 ml.
Pengujian Ketahanan Panas Bakteri
Siapkan penangas air dengan suhu pemanasan 60,
80 dan 100C. Untuk kelompok 4 suhu
pemanasan yang dgunakan adalah 80C dengan
lama pemanasan 0, 5, 10, dan 15 menit.
Sebanyak 21 buah tabung reaksi yang berisi NA
dan bakteri uji dimasukkan ke dalam penangas
air.
Sebuah termometer dimasukkan ke dalam salah
satu tabung reaksi untuk mengukur suhu NA
dalam tabung reaksi.
Pada saat suhu mencapai 60, 80, atau 100C,
catat waktu pemanasan sesuai dengan
ketentuan. Apabila waktu telah mencapai
ketentuan, tabung reaksi diangkat segera lalu
didinginkan.
Tabung yang telah dingin selanjutnya dihitung
jumlah bakteri uji yang masih hidup di
dalamnya dengan metode TPC. Lama waktu
pemanasan dan tingkat pengenceran untuk
masing-masing suhu dan lama pemanasan
terlampir.
Perlakuan Suhu
Suhu Pemanasan Waktu Pemanasan Tingkat Pengenceran
60 0 -6 -7 -8
10 -4 -5 -6
20 -2 -3 -4
30 -1 -2 -3
80 0 -6 -7 -8
5 -4 -5 -6
10 -2 -3 -4
15 -1 -2 -3
100 0 -6 -7 -8
3 -4 -5 -6
6 -2 -3 -4
8 -1 -2 -3