Anda di halaman 1dari 25

Laporan Kasus

Dengue Hemoragic Fever


Oleh : Dr Gusti Pindo Asa Anindito

Pembimbing : Dr. Komang Ayu R Purnama Ningsih,


M.Sc Sp.A

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK


INDONESIA
BADAN PPSDM KESEHATAN
2016
Identitas Pasien
Nama : An. Nabila
Tgl Lahir : 19 September 2010
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Suku bangsa : Madura
Alamat : Sidomukti, Kraksaan,
Probolinggo
MRS tanggal : 15 September 2016
Tanggal Pemeriksaan : 16 September 2016
BB : 24 kg
Anamnesis
Keluhan Utama : Demam
RPS : Demam sejak 4 hari yang lalu ( 11 September 2016) saat
pagi hari. Demam di rasakan di seluruh tubuh. Demam
awalnya sumer namun makin lama makin tinggi. Terdapat
bintik-bintik merah di daerah lengan dan paha 1 hari SMRS.
Seluruh badan terasa nyeri. Sebelum di bawa ke rumah sakit,
anak mengeluhkan kepala terasa pusing. Demam sudah tidak
tinggi namun badan anak terasa dingin. Nafsu makan
menurun, mual (+), muntah (-), BAB dbn, BAK dbn, ,
mimisan (-), gusi berdarah (-), nyeri tenggorok (-). Sesak
nafas (-). Demam turun saat di beri obat paracetamol namun
kemudian naik lagi.
Saat ini anak tampak lemah, kelopak mata terlihat
bengkak, anak nampak kehausan, BAK normal, berwarna
kuning, BAK terakhir 4 jam sebelum di bawa ke rumah sakit.
Riwayat mengkonsumsi makanan pedas maupun asam di
sangkal. Pasien tidak sedang batuk maupun pilek.
Riwayat Penyakit Dahulu
Belum pernah sakit seperti ini sebelumnya. Riwayat
alergi di sangkal.
Riwayat Penyakit Keluarga
Alergi (-), asma (-), kejang (-)
Riwayat Sosial
Di lingkungan sekitar terdapat beberapa anak yang
menderita demam dengue. Keadaan rumah bersih
(disapu 2 kali sehari) dan tidak memiliki hewan
peliharaan dalam keluarga. Menggunakan bubuk abate
di bak kamar mandi.
Riwayat kehamilan dan Persalinan
Antenatal ANC 1x/ bulan, ibu tidak pernah konsumsi jamu
jamuan, rutin mengkonsumsi vitamin yang diberikan bidan.
Natal 9 bulan/Spt. B/bidan/BBL 2900 g/ PB 48 cm.
Postnatal menangis spontan, icterus neonatorum (-), kejang
(-)
Riwayat Gizi
ASI sampai usia 1 tahun, kemudian dilanjutkan dengan susu
formula
Riwayat Imunisasi
BCG: 0 bulan
Hepatitis B: 0,1,6 bulan
Polio: 0,2,4,6 bulan
DPT: 2,4,6 bulan
Campak: 9 bulan
Riwayat Tumbuh kembang
Mengangkat kepala: 4 bulan
Telungkup: 7 bulan
Merangkak: 9 bulan
Berjalan: 12 bulan
Riwayat Kepribadian
Sebelum sakit anak tampak aktif
Pemeriksaan
Keadaan Umum : tampak lemah
Kesadaran Composmentis
Vital sign :
Tensi : 80/60 mmHg
Rr : 24 x/menit
N : 100x/menit
t : 36,9 C
Status Gizi : Berat badan 24 Kg
Pemeriksaan Fisik
Kepala: Oedem palpebra + / + Thorax:
Konjunctiva anemis - / - Pulmo :
Sclera icterus - / - I : Normochest
mata cowong -/- P : gerak dada simetris, stem
uub sudah menutup, R. fremitus N
Cahaya +/+ P : Sonor di seluruh lapang paru
mulut : faring hiperemi (-), lidah A : Vesikuler Rh-/-, Wh-/-
kotor (-).
Cor:
Hidung : PCH (-), deviasi septum (-
) I : Ictus Cordis tidak tampak
Telinga : simetris, dischargee (-) P : Ictus Cordis tidak teraba
Leher : Pembesaran KGB (-) P : batas jantung kesan normal
A :S1/S2 reguler, E/G/M : -/-
/-
Abdomen: Ekstremitas : akral hangat
I : cembung, + + oedem - -
undistended, caput + + - -
medusae (-) CRT < 2 detik
A : Bisisng Usus (+) Ptekie (+)
normal Status neurologis :
P : tympani Meningeal sign (-)
P : Supel, H/L : tidak Reflek fisiologis : +2
teraba, pudle sign (-), Reflek Patologis : -
pekak alih (-)
Pemeriksaan Penunjang
Hasil lab 15 September 2016 :
Darah lengkap : Hb : 14,5 g/dl (N : 11,4-15,1 g/dl)
Leukosit : 2.200/mm (N : 4.300-11.300/mm)
Trombosit : 70.000 (N : 150.000-400.000/mm)
Hematokrit : 41 % (N : 38-42 %)
Eritrosit : 5,2
MCV : 80
MCH : 28
MCHC : 35
Problem List
Syok Hipovolemik
Leukopenia
Trombositopenia
Hemoconcentrasi
Demam
Assesment
Dengue Hemoragic Fever grade III
Penatalaksanaan
Terapi ( 15 September 2016 pukul 15.30 WIB)
Management Shok Dengue derajat II
Infus Asering 2400 CC/1jam
Paracetamol 250 mg 3 dd 1 mg PRN
Inj Ranitidin 2 dd 1 Amp

Monitoring
Pindah ke Ruang Observasi Anak:
Keluhan
Tanda tanda vital
Laboratorium
Input dan output cairan
Edukasi
Memberitahu tindakan yang akan dilakukan (memasang infus,
pemberian obat) pada keluarga
Memberitahukan diagnosis, etiologi, perjalanan penyakit,
komplikasi, dan prognosis penyakit pada keluarga