Anda di halaman 1dari 19

KELOMPOK 1

Suci Rahmaneta (1404101010002)


Sarah Soraya (1404101010003)

BATCHING Dessy Salsabila


Ikhsan Maulana
Nisaul Jannah
(1404101010007)
(1404101010009)
(1404101010026)
Nanda Masturah (1404101010028)

PLANT Zikratul Rhina


Dahrul Abida
Titihayati Fusya
(1404101010054)
(1404101010057)
(1404101010103)
Fara Qamara (1404101010104)
Pengertian Batching Plant

Batching plant adalah sebuah lokasi


yang didalamnya terdapat alat-alat
yang dipakai untuk mencampur atau
memproduksi campuran beton ready
mix dalam skala yang besar.
Fungsi Batching Plant
Mencampur/memproduksi beton dalam produksi yang besar
Tempat untuk mengendalikan beton agar mutu, slump, nilai
strength dari beton itu sendiri terjaga.
Bagian-bagian pada Batching Plant
1. Cemen Cilo
Berfungsi sebagai tempat penyimpanan semen dan menjaga semen agar
tetap baik
Bagian-bagian pada Batching Plant
2. Belt Conveyor
Berfungsi untuk menarik bahan/material (agregat kasar dan agregat
halus) ke atas dari bin ke storage bin.
Bagian-bagian pada Batching Plant
3. Bin
Berfungsi sebagai tempat pengumpulan
bahan/material (agregat kasar dan agregat
halus) yang berasal dari penumpukan bahan
di base camp dengan bantuan wheel loader
untuk di tarik ke atas (storage bin).
4. Storage Bin
Digunakan untuk pemisah fraksi agregat.
Storage bin dibagi menjadi 4 (empat) fraksi,
yaitu: agregat butir kasar (split), butir
menengah (screening), butir halus (pasir),
dan fly ash.
Bagian-bagian pada Batching Plant
5. Timbangan
Pada alat batching plant dibagi menjadi 3 (dua) macam, yaitu: timbangan untuk
agregat, timbangan untuk semen, dan timbangan untuk air.
Bagian-bagian pada Batching Plant
6. Dosage Pump
Digunakan untuk penambahan bahan admixture seperti retarder.

7. Tempat Penampungan Air


Berfungsi sebagai supply kebutuhan air pada ready mix.
Alat berat yang digunakan pada
Batching Plant
1. Dump Truck
Berfungsi untuk mengangkut bahan/material (agregat kasar dan agregat halus)
dari quarry menuju ke base camp
Alat berat yang digunakan pada
Batching Plant
2. Wheel Loader
Berfungsi untuk alat angkut bahan atau material (angregat kasar dan agregat
halus) dari tempat penumpukan material menuju ke bin.Wheel loader memiliki
bucket untuk mmbawa material dan bergerak degan menggunakan roda karet,
sehingga mobilitasnya tergolong cepat
Alat berat yang digunakan pada
Batching Plant
3. Cement Truck
Berfungsi sebagai pengangkutan semen curah dari pabrik semen ke base camp.
Alat berat yang digunakan pada
Batching Plant
4. Concrete Mixer Truck
Suatu kendaraan truck khusus yang dilengkapi dengan concrete mixer yang
fungsinya mengaduk atau mencampur campuran beton ready mix, sama seperti
alat molen
Bahan baku yang digunakan pada
Batching Plant
1. Split dan screening
Batu belah yang didapat dari hasil tambang dan proses di tempat pengolahan (stone
crusher) lalu dipecah- pecah menjadi ukuran yang di tentukan
2. Agregat halus
Pasir didapatkan dari hasil penambangan pasir, pasir tersebut dicuci kemudian dibawa
ke plant ready mix. Sedangkan abu batu didapat dari serpihan pengolahan split dan
screening dengan ukuran yang hampir mendekati ukuran pasir yang kemudian kedua
material tersebut dibawa ke batching plant
Bahan baku yang digunakan pada
Batching Plant
3. Semen
Semen didapat dari hasil tambang batu kapur yang setelah melalui serangkaian
proses dan menjadi semen kemudian dikirim ke batching plant
4. Admixture
Dipakai dalam pencampuran adukan beton dengan fungsi-fungsi tertentu dan diolah
di pabrik pengolahan admixture
5. Air
Merupakan komponen yang dipakai untuk menghasilkan beton cor dengan fungsi
sebagai pelarut semua material tersebut diatas
Alur Produksi Beton di Batching Plant
Untuk memproduksi beton cor diawali dengan memasukkan tabel mix design di komputer
batching plant yang kesemuanya adalah angka-angka yang menentukan seberapa berat
kandungan split, screening, pasir, semen, air dan admixture.
Alur Produksi Beton di Batching Plant

1. Setelah mix design ditetapkan operator loader mengambil split,


pasir, abu batu dari stockpile kedalam loading bin.
2. Dibawah loading bin batching plant tersebut terdapat belt
conveyor yang akan memindahkan material seperti, pasir,abu batu
ke tempatnya masinng-masing untuk ditimbang sesuai dengan mix
design yang sudah ditentukan.
Alur Produksi Beton di Batching Plant

3. Setelah masing-masing material ditimbang kemudian dipindahkan lagi ke mixer


kecil (pan mixer) untuk mengaduk beton, bersamaan dengan proses pemindahan
ke pan mixer itu air dan admixture atau admixture juga di tambahkan kedalam
campuran tersebut.
4. Setelah adukan cor beton diputar dan sudah homogen baru kemudian
dipindahkan ke truck mixer, setelah itu di cek kekentalan (slump) betonnya di
control tower (slump tower), yang kemudian beton cor tersebut dibawa oleh
truck mixer berangkat ke lokasi cor costumer.
Alur Produksi Beton di Batching Plant

Manajemen Peralatan
Konstruksi\Concrete Batching
Plant - Ready Mix Machine.mp4
Terima Kasih