Anda di halaman 1dari 31

Anatomi sistem kardiovaskuler :

Sirkulasi darah janin

Anik Puji Rahayu


Pokok Bahasan

1. Struktur peredaran darah jantung


2. Sirkulasi darah janin
Struktur peredaran darah janin
SIRKULASI DARAH JANIN
MEMBRAN EKSTRA EMBRIO
PLASENTA (blood engorged organ)
AMNION (kantung berisi cairan di
sekeliling embrio)
KORION (membran proteksi,
komponen penting plasenta)
ALLANTOIS (menjadi pembuluh darah
dan kantong urin)
MEMBRAN EKSTRA EMBRIO
PERKEMBANGAN MINGGU KE-1
DAN KE-2 PLASENTA
Trofoblas invasi dalam dinding
endometrium
Lap. sel berinti tunggal sitotrofoblas,
lap. sel berinti banyak sinsitiotrofoblas
Tahap lakunaris
Sel sinsitium menembus stroma
endometrium.
Sel-sel sitotrofoblas berproliferasi dan
menembus sinsitium membentuk vili
primer.
Mesoderm ekstra embrional yang
melintasi rongga khorion membentuk tali
penghubung (calon tali pusat).
PERKEMBANGAN MINGGU KE-3
DAN KE-4 PLASENTA
Terbentuk villi sekunder villi
tersier (villi plasenta definitif.
Villi menjulur dari lempeng khorion
(janin) ke lempeng basalis (villi
batang) villi bebas (terminal),
tempat pertukaran gas dan nutrien.
PERKEMBANGAN BULAN KE-2
PLASENTA
Villi pada kutub embrio tumbuh
meluas membentuk semak (korion
frondosum), pada kutub anembrional
degenerasi (korion leave).
Lapisan fungsional bulan ke-2 pada
endometrium disebut desidua.
Korion frondosum bersatu dengan
desidua basalis membentuk plasenta
PLASENTA
Terbentuk pada minggu ke-8.
Asal dari bagian konseptus yang menempel pada
endometrium uteri.
Tetap terikat kuat sampai lahir.
Fungsi: penyedia makanan dan paru-paru untuk
fetus (dari darah ibu), menyingkirkan bahan
buangan dari fetus, sawar dari mikroorganisme
(penyakit), produksi hormon yang
mempertahankan kehamilan dan laktasi.
Dapat ditembus morfin, barbiturat, anestesi
umum, dan thalidomide.
STRUKTUR PLASENTA
Bag. Janin korion frondosum, bag. ibu
desidua basalis.
Antara lempeng korion dan desidua terdapat
ruang antar villi yang berisi darah ibu dan
terbentuk dari lakuna-lakuna.
Bulan ke-4: desidua membentuk sekat yang
menonjol sampai dasar villi tapi tidak menembus
korion.
Adanya sekat-sekat desidua membuat plasenta
terbagi menjadi sejumlah ruangan (kotiledon).
Plasenta cukup bulan memiliki berat 500-600
gram, diameter 15-25 cm, tebal 3 cm, berbentuk
cakram, dan dengan 15-20 kotiledon.
SIRKULASI IBU - JANIN
Kotiledon menerima 80-100 arteri spiralis
endometrium dari ibu (menembus
lempeng desidua) memasuki ruang antar
villi.
Dari plasenta, kapiler-kapiler villi (arteriola
dan venula) bersatu membentuk
pembuluh darah korion masuk ke janin
melalui tali pusat ( 2 arteri umbilikalis dan
1 vena umbilikalis yang dilapisi oleh agar-
agar wharton yang banyak mengandung
proteoglikan)
SIRKULASI IBU-JANIN
Darah yang kaya oksigen dan nutrien dari
plasenta dibawa melalui vena umbilikalis
ke janin.
Saat mendekati hati, darah mengalir
melalui duktus venosus masuk ke dalam
vena cava inferior (bercampur dengan
darah yang tidak mengandung oksigen)
atrium kanan, foramen ovale
mengarahkan darah ke atrium kiri
ventrikel kiri aorta ascenden arteri
(karotis, koronaris) seluruh tubuh.
SIRKULASI JANIN-IBU
Darah yang mengandung CO2 dan
sisa metabolit dari seluruh tubuh
venakava superior ke atrium kanan
ventrikel kanan trunkus
pulmonalis (tekanan tinggi) darah
mengalir ke aorta descenden melalui
duktus arteriosus arteri umbilikalis
plasenta lempeng korion
kapiler villi.
KADAR O2 YANG DIBAWA
VENA UMBILIKALIS
Menurun karena bercampur dengan
darah yang jenuh CO2 di: hati
(sistem porta), venakava inferior
(CO2 dari tungkai, panggul, ginjal),
atrium kanan (dari kepala dan
lengan), atrium kiri (dari paru-paru).
PERUBAHAN SIRKULASI
DALAM JANIN SAAT LAHIR
Penutupan arteri-arteri umbilikalis menjadi
ligamentum umbilikalis medial (bagian
distal) dan arteri vesicalis superior.
Penutupan vena umbilikalis menjadi
ligamentum teres hepatis.
Penutupan duktus arteriosus menjadi
ligamentum arteriosus.
Penutupan duktus venosus menjadi
ligamentum venosus.
Penutupan foramen ovale.
TALI PUSAR (FUNIKULUS
UMBILIKALIS)
Jaringan fleksibel yang mengikat
fetus di tempat umbilikus dengan
plasenta
Isi: pembuluh darah untuk proses
transport darah fetus dengan
plasenta.
Bila lahir, tali pusar diikat dan
dipotong (terpisah dengan plasenta).
Sisa tali pusar akan mengering dan
lepas dari bayi.
KANDUNGAN ERITROSIT

CO2 CO2 O2 CO2


O2 CO2 O2 CO2
O2 CO2
O2 O2
CO2 CO2 O2 O2
ERITROSIT DI ARTERI
ERITROSIT DI VENA
UMBILIKALIS
UMBILIKALIS
O2 O2
CO2 CO2 O2CO2
CO2 O2

ERITROSIT DI PLASENTA
SIRKULASI DARAH JANIN
SIRKULASI DARAH JANIN
JANTUNG SEBELUM &
SETELAH PERSALINAN
Pada janin, tugas menambah oksigen dalam darah dan
menyaring gas buang dilakukan oleh plasenta.

Namun saat persalinan, bayi harus mulai bernafas, mengambil


oksigen dari paru-paru.

Sebelum persalinan, jantung janin memompa darah ke seluruh


tubuh dan ke tali pusat, namun kebanyakan darah memintas
arteri pulmonari (saluran ke paru-paru) dengan mengalir
melalui dua pintu khusus di jantung.

Dengan nafas pertama si bayi, paru-paru mengembang dan


dan memasukkan udara; hal ini mencetuskan perubahan di
jantung dan sirkulasi darah, membuat kedua pintu di jantung
menutup sehingga semua sisa darah dalam tubuh mengalir
melalui arteri pulmonari ke paru-paru untuk diberi oksigen.
Pemberian gizi bayi
Sebelum lahir bayi tergantung pada ibunya dalam
hal pasokan oksigen, makanan, dan antibodi
terhadap infeksi, serta untuk membuang produk
sisa.

Zat-zat itu menyeberang dari darah ibu ke darah


bayi di dalam plasenta, yaitu organ yang
tersangkut pada pelapis dinding rahim dan
terhubung ke bayi melalui tali-pusar.

Di plasenta, darah ibu dan bayi saling


didekatkan, walau mereka tidak bercampur
benar.
SISTEM CARDIVASKULER

Penurunan resistensi
vascular paru Kehilangan resistan
sistemik paru

Peningkatan
aliran darah paru Left to right shunt

Peningkatan
tek atrium kiri
Penutupan
duktus arteriosus
Respirasi awal Peningkatan Penutupan
(ekspansi paru) tingkat PO2 foramen ovale
Kemampuan system
pernafasan
Penurunan tek
atrium kanan

Penghentian
Penurunan Penutupan
venus return
venus return
umbilical ductus venosus
sistemik

Peningkatan
resisten darah
sistemik
Peristiwa Mekanik Rangsangan kimia,
(tekanan pada torak dari suhu, mekanik dan sensori
Recoil dada
kelahiran pervaginam)

Aktivasi
Tekanan pertama
Hilangnya cairan
rongga dada kelahiran
negative

Masuknya udara

Reduksi pertama tegangan Peningkatan PO2


permukaan alveoli di alveoli

Penurunan
tekanan interstisial Pulmonary vessels
terbuka

Peningkatan volume
vaskuler paru Peningkatan aliran
darah dalam paru-paru
Peningkatan
sirkulasi dalam
limpha
Promotion oksigen
yang adekuat
DEFINISI
HIPOKSEMIA;
Penurunan kadar O2 dalam darah
arterial janin
HYPOKSIA
Penurunan kadar O2 yang berakibat
pada jaringan perifer janin
ASFIKSIA
Defisiensi oksigen general yang
berakibat pada organ-organ sentral/
vital