Anda di halaman 1dari 8

Model kompartemen dua

terbuka
Injeksi Bolus Intravena
(IV Bolus)
Manfaat model
Menjelaskan bahwa setelah pemberian iv
cepat kurva kadar plasma obat vs waktu
tidak menurun secara linier sebagai
proses orde satu yang tunggal
Bandingkan

Tubuh digambarkan sebagai suatu kompartemen sentral


Tubuh dianggap sbg satu kompartemen dengan pembauran yang cepat dan suatu kompartemen
tunggal. Setelah pemberian iv bolus perifer dgn distribusi yang lebih lambat. Kompartemen
obat tersebar merata dengan sangat sentral tercampur merata dengan sangat cepat setelah
cepat ke seluruh tubuh pemberian obat, sedangkan kompartemen perifer butuh
waktu untuk mencapai kondisi kesetimbangan semu
(pseudo equilibrium).
Model Kompartemen Ganda

Proses distribusi dan ekskresi digambarkan dengan tetapan laju k12,


k21, and k. Tetapan laju k0 menggambarkan proses absorbsi atau infusi.
100 mg obat diberikan kepada
Suatu obat diberikan kepada pria
seorang pria dewasa sehat 70 kg
dewasa 70 kg dgn injeksi IV
dengan injeksi IV cepat. Sampel
cepat. Sampel darah diambil
darah diambil secara periodik
dalam periode 7 jam. Data
setelah pemberian obat, dan obat
diperoleh sebagai berikut :
diperiksa kadarnya dalam plasma.
Data diperoleh sebagai berikut :
Kons
waktu
Kons plasma
waktu (jam)
(mg/L)
plasma
(jam) 0,25 53,80
(mg/L) 0,50 43,30
0,25 43,00 0,75 35,00
0,50 32,00 1,00 29,10
1,50 21,20
1,00 20,00 2,00 17,00
1,50 14,00 2,50 14,30
2,00 11,00 3,00 12,60
4,00 10,50
4,00 6,50
5,00 9,00
8,00 2,80 6,00 8,00
12,00 1,20 7,00 7,00
100
90

Kons, C, (mg/l)
100 mg obat diberikan kepada 80
70
seorang pria dewasa sehat 70 kg
60
dengan injeksi IV cepat. Sampel
darah diambil secara periodik 50
C=41e-1,155t+15e-0,204t
setelah pemberian obat, dan obat 40
X

diperiksa kadarnya dalam plasma.


X
Data diperoleh sebagai berikut : 30 +
A = 41 mg/l a =0,693/0,6 jam-1
=1,155 jam-1
20 X
+
Kons
waktu B
plasma X

(jam) B=15 mg/l


(mg/L) 10
X t1/2a=0,6 jam

0,25 43,00 9
8
t1/2b=3,4 jam
+
0,50 32,00 7
X
6
1,00 20,00
5
1,50 14,00 b =0,693/3,4 jam-1
4 0,8
2,00 11,00 =0,204 jam-1

4,00 6,50 3
X

8,00 2,80 1,4


2
12,00 1,20

X
4,4 7,8
1
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Waktu, t, (jam)
Park dkk (1983) mempelajari famakokinetika amrinon setelah injeksi
IV bolus tunggal 75 mg pada 14 relawan pria sehat.
Farmakokinetik dari obat ini mengikuti model kompartemen dua
terbuka dan sesuai dengan pesamaan :
Cp = Ae-at + Be-bt
Di mana :
A = 4,62 12,0 g/ml a = 8,94 13 jam-1
B = 0,64 0,17 g/ml b = 0,19 0,06 jam-1
Dari data ini, hitunglah :
a. Volume kompartemen sentral
b. Volume kompartemen jaringan
c. Tetapan perpindahan k12 dan k21
d. Tetapan laju eliminasi dari kompatemen sentral
Cp, mg/L 100

10

1
0 1 2 3 4 5 6 7 8
t, jam