Anda di halaman 1dari 13

ISTILAH DALAM PENILAIAN OBLIGASI

Nilai Buku Nilai yang ditunjukkan pada laporan neraca perusahaan. Nilai
(Book Value) ini menggambarkan biaya historis dari aset, bukan dari yang
sedang berlangsung.

Sejumlah uang yang dapat direalisasikan jika asset dijual secara


Nilai Likuiditas
individual dan bukan sebagai bagian dari keseluruhan
perusahaan.

Nilai yang teramati atas aset yang ada di pasar. Nilai ini
Harga Pasar
ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran antara
pembeli dan penjual yang sepakat.

Nilai Intrinsik Nilai ekonomi adalah nilai sekarang dari arus kas masa depan
yang diharapkan. Mencakup faktor risiko, kewajiban, jangka
waktu, dan arus kas di masa yang akan datang.
ISTILAH DALAM PENILAIAN OBLIGASI

Prinsipnya sama seperti bunga pada deposito, yang dibayarkan


Kupon oleh penerbit obligasi (obligor) kepada investornya dengan
jumlah dan pada periode yang telah ditentukan sebelumnya.

Harga dasar pada saat obligasi dijual di pasar perdana, biasanya


Nilai Par 100 atau 1000. Namun ada juga beberapa tipe obligasi tertentu
yang dijual pada harga diskon atau premium di pasar perdana.

Harga Diskon Apabila Harga Pasar < Nilai Par atau Nilai Intrinsik nya

Harga Premium
Apabila Harga Pasar > Nilai Par atau Nilai Intrinsik nya.
METODE VALUASI OBLIGASI

Perjanjian kontrak dari sebuah


obligasi secara spesifik
menjelaskan tingkat bunga
kupon yang dinyatakan baik
Obligasi (bond) adalah surat dalam persentase dari nilai par
hutang, atau kesanggupan atau jumlah bunga yang tetap di
jangka panjang dengan janji mana perusahaan peminjam
untuk membayar kepada berjanji untuk membayarkan
pemegangnya berupa sejumlah kepada pemegang obligasi
uang yang telah ditetapkan setiap tahun. Misalkan obligasi
sebelumnya dalam jumlah yang dengan nilai par 1.000, tingkat
tetap pada setiap periodenya bunga kupon 9%, artinya
(bisa tahunan, kuartalan, pembayaran bunga tahunan
semesteran, dll) sampai jatuh adalah sebesar 90.
tempo. Pada saat jatuh tempo,
nilai pokok (principal) dari
obligasi akan dibayarkan kepada
pemegang obligasi.
METODE VALUASI OBLIGASI

Obligasi membayar kupon/bunga yang


tetap (fixed coupon/ interest) dalam
interval waktu yang tetap (biasanya tiap
enam bulan atau satu tahun) dan
membayar par value (nilai par/nominal)
pada saat jatuh tempo.
Secara umum, nilai intrinsik dari sebuah aset
sama dengan present value dari sejumlah arus
kas yang diharapkan/perkirakan yaitu coupon dan
hutang pokok dengan required rate of return
(tingkat pengembalian yang diinginkan) tertentu.
Jadi nilai obligasi merupakan fungsi dari:
1. Jumlah dan waktu penerimaan dari arus kas.
2. Required rate of return dari investor dalam
melakukan investasi.
METODE VALUASI OBLIGASI

Nilai dari sebuah aset dapat diperoleh dengan menghitung present value dari seluruh arus
kas yang diharapkan akan diperoleh di masa depan. Penilaian ini dapat dinyatakan dalam
persamaan umum present value. Untuk penilaian obligasi, diskontokan arus kas yang
diperoleh dari obligasi yang bersangkutan pada required rate of return investor. Arus kas
dari obligasi berupa:
1. The coupon payment (tahunan/tengah tahunan/3 bulanan)
2. The par value payment (satu kali pada saat jatuh tempo)


() = =1 +
1+ t 1+ n

Dimana:
= harga obligasi (nilai intrinsik obligasi)
= coupon (kupon obligasi)
i = tingkat bunga
n = jangka waktu
Contoh :
PT. Kencana memiliki obligasi dengan nominal Rp. 1 juta, coupon rate 12%, dan umur 5
tahun. Apabila tingkat return yang diminta investor sebesar 10%, maka berapakah nilai
intrinsik dari obligasi tersebut?

Jawab :
Nilai intrinsik dari obligasi dapat dihitung sebagai berikut:
Nilai Intrinsik Obligasi (VB) =
5 12% 1 1
=1 +
1 + 10% 1 + 10% 5

Nilai Intrinsik Obligasi (VB) =


120.000 120.000 120.000 120.000 120.000 1.000.000
+ + + + +
1+10% 1 1+10% 2 1+10% 3 1+ 10% 4 1+10% 5 1+10% 5

Nilai Intrinsik Obligasi (VB) =


109,090 + 99,174 + 90,158 + 81,962 + 74,511 + 620,921 = 1075,816
Bila investor menginginkan return 10% maka ia harus mendapatkan obligasi
tersebut maksimal seharga Rp 1.075.816,-
Latihan Soal :
1) PT Jayabaya mengeluarkan obligasi Rp1.000.000, coupon rate 12% dan umur 5
tahun: Apabila tingkat return yang diminta investor 12%, maka hitunglah nilai intrinsik
dari obligasi tersebut!

Jawab :
1) Nilai intrinsik dari obligasi dapat dihitung sebagai berikut:
Nilai Intrinsik Obligasi (VB) =
12% 1 1
5=1 +
1 + 12% 1 + 12% 5

Nilai Intrinsik Obligasi (VB) =


120.000 120.000 120.000 120.000 120.000 1.000.000
+ + + + +
1+12% 1 1+12% 2 1+12% 3 1+ 12% 4 1+12% 5 1+12% 5

Nilai Intrinsik Obligasi (VB) =


107,142 + 95,663 + 85,413 + 76,262 + 68,091 + 567,426 = 999,997
Bila investor menginginkan return 12% maka ia harus mendapatkan obligasi
tersebut maksimal seharga Rp 999.997,-
Yield To Maturity

Dapat juga dikatakan sebagai expected rate of return (tingkat pengembalian


yang diharapkan dari obligasi). Kita menghitung expected rate of return dengan mencari
discount rate yang menghasilkan present value dari seluruh pembayaran kupon dan
prinsipal sama dengan harga pasar obligasi saat ini.
Return (YTM) ini akan diperoleh jika obligasi dipegang oleh investor sampai
dengan jatuh tempo dengan cacatan perusahaan yang mengeluarkan tidak mengalami
kegagalan pembayaran (default).


() = =1 +
1+ t 1+ n

Dimana:
= harga obligasi (nilai intrinsik obligasi)
= coupon (kupon obligasi)
i = tingkat bunga
n = jangka waktu
Contoh :
Sebuah obligasi memiliki nilai par sebesar Rp 1000 dengan kupon sebesar 6% yang
dibayarkan setiap 6 bulan dan jangka waktu tempo adalah 3 tahun. Hitunglah wajar
nilai obligasi ketika YTM nya sebesar 3%, 6%, dan 12%!

Jawab :
Ketika YTM = 3%
6%
1000 1000 =1085,458
6=1 2
3% t + 3% 6
1+ 1+
2 2

Ketika YTM = 6%
6%
1000 1000 = 1000
6=1 2
6% t + 6% 6
1+ 1+
2 2

Ketika YTM = 12%


6%
1000 1000 = 852,840
6=1 2
12% t + 12% 6
1+ 1+
2 2
Berdasarkan hasil di atas, diketahui bahwa ketika YTM sama
dengan kupon, maka nilai obligasi sama dengan nilai par. Jika
YTM lebih besar (kecil) dari kupon, maka obligasi
diperdagangkan pada diskon (premium) terhadap nilai par.

Premium: C > YTM


Par: C = YTM
Discount: C < YTM

C: Coupon
Zero Coupon Bond

Zero coupon bond adalah tipe obligasi di mana:


1. Tidak ada pembayaran kupon.
2. Return investor ditentukan seluruhnya dari diskon harga obligasi.


() =
1+ n

Dimana:
= harga obligasi (nilai intrinsik obligasi)
i = tingkat bunga
n = jangka waktu
Contoh :
Sebuah obligasi tak berbunga yang bernilai nominal Rp 500.000.000 jatuh tempo
dalam 4 tahun. Tentukan nilai intrinsik dari obligasi tersebut jika investor
mengharapkan yield 12% per tahun!

Jawab :
500.000.000
() = = 317.759.039,2
1+12% 4

Bila investor menginginkan return 12% per tahun selama 4 th ke depan, maka
ia harus mendapatkan obligasi tanpa bunga tersebut pada saat ini maksimal
seharga Rp 317.759.039,-
Premium
Latihan Soal :
1) PT Sinar Terang menerbitkan sebuah obligasi tanpa bunga dengan principal sebesar
Rp100.000.000 yang jatuh tempo dalam 5 tahun. Tentukanlah nilai intrinsic dari
obligasi tersebut jika tingkat bunga pasar adalah 10%!

Jawab :

100.000.000
() = = 62.092.132,31
1+10% 5

Bila investor menginginkan return 10% per tahun selama 5 th ke depan, maka
ia harus mendapatkan obligasi tanpa bunga tersebut pada saat ini maksimal
seharga Rp 62.092.132,31,-