Anda di halaman 1dari 11

PENGARUH2 KEADAAN FISIK

& KIMIAWI TERHADAP VIRUS

OLEH:
Yunan Jiwintarum
a. Suhu
56-60oC selama 30 inaktivasi virus
Virus tahan panas hepatitis, adenovirus,
scrapievirus
Virus dibekukeringkan (liofilisasi) suhu
4-8oC tahan bbrp bulan
Suhu -70oC tahan bertahun-tahun
Virus + envelope meskipun pd -90oC
cenderung kehilangan infekstivitas
+DMSO < 5% virus2 mjd stabil
b. Stabilisasi virus dengan Garam2
Dgn + garam2 virus tetap infektif & tahan
pemanasan 80oC 1 jam
MgCl2 1 mol menstabilkan virus polio,
echo, coxsackie, rhinovirus, reovirus
MgSO4 1 mol stabilkan virus influenzae,
parainfluenzae, morbilli, mumps
Na2SO4 1 mol herpes simplex, herpes
zoster
Efek stabilasisi dgn garam digunakan u/
membunuh virus kontaminan
misal pada pembuatan vaksin polio sabin.
polio yg dipanen dari biakan jaringan
ginjal kera diberi MgCl2 1 mol, panaskan
60oC 1 jam virus polio tidak
diinaktivasi tetapi virus SV 40 (virus
penyebab sarkoma pd hamster) mati.
c. Derajat Keasaman

Hidup subur pd pH 5-7,5 ; Opt. pH 7-7,4


pH buffer u/ mengolah virus, untuk
kepentingan tes serologis
Diluar pH tsb virus akan mati/inaktif
kecuali arbovirus yg tahan sampai pH 9
d. Radiasi
Umumnya sinar X, UV & partikel
berenergi tinggi menghilangkan
aktivitas virus/membunuh virus
Dosis bervariasi u/ setiap jenis virus
e. Pengecatan Vital
Virus dapat ditembus sampai tingkat ttt o/
zat warna vital: toluidin blue, netral red,
proflavin/acridin orange
Zat warna diserap mengikat AN virus
mjd peka thdp cahaya biasa +
diinaktivasi INAKTIVASI
FOTODINAMIK
f. Kepekaan Terhadap eter
Sangat penting:
1. Lipida yg larut dlm eter virus mjd
inaktif/mati
2. Lipida yg tdk dilarutkan o/ eter
3. Envelopnya tdk mengandung lipid
Gol. Virus yg sensitif eter: arbovirus,
influenzae, parainfluenzae, herpes simplex,
herpes zoster, pseudorabies, japanese B
encephalitis (JBE virus, cytomegalovirus
Resisten: picornavirus, papovavirus, poxvirus,
adenovirus, parvovirus
g. Pengaruh Obat-obat Khemoterapeutika (obat2
sulfa & antibiotika) dan Khemoprofilaksia
Hanya virus tidak sejati yg bisa diobati dgn
khemoterapeutika
Obat Virus sejati:
1. menghambat/mencegah absorpsi virus o/
sel (viropeksis)
2. menghambat/mencegah pnetrasi virus ke
dlm sel (pinositosis)
3. mencegah pembentukan komponen2 virus
baru
4. mencegah/menghambat pelepasan
virus-virus baru dari sel asal ke sel lin
g. Pengaruh Obat-obat Khemoterapeutika (obat2
sulfa & antibiotika) dan Khemoprofilaksia
Pilihan obat:
1. bereaksi dgn protein kapsid shg as.
Nukleatx tdk bisa dilepaskan
2. mencegah terjadinya perubahan
metabolisme selyg dimasuki virus shg
protein & as. Nukleat tdk berubah
menjadi protein, as. Nukleat virus baru
3. Hanya efektif thdp sel yg dimasuki virus,
tdk thdp sel2 hospes yg lain
Contoh: Guanidin mempunyai efek yg baik sekali
thdp gol. Picornavirus (polio, echo, coxsakie)
h. Efek terhadap Disinfektan
1. Lisol & Khlor
dalam konsentrasi tinggi membunuh virus c/
khlor dlm kolam renang u/ membunuh virus polio
2. Formalin
Dpt menginaktivasi virus terutama virus polio
(pembuatan vaksin polio Salk) virus polio akan
inaktif tp daya antigeniknya masih tinggi
3. Betapropiolakton
Untuk mengaktivasi virus rabies tetapi daya
antigeniknya tetap tinggi. Juga u/ arbovirus tp
hasilnya blm memuaskan utk pembuatan vaksin