Anda di halaman 1dari 50

BAHAYA

FAKTOR KIMIA
BY
TUKATMAN. M.KEP
Potensi Bahaya
Faktor Kimia
Di Tempat Kerja
KEADAAN FISIK BAHAN KIMIA

GAS

UAP
(PARTIKEL CAIR)

DEBU

CAIRAN

PADATAN
GOLONGAN PARTIKEL

Debu (Kekuatan mekanis-Alami)


Mist (Penyemprotan-Pembuihan)
Fume (Peleburan logam)
Asap (Partikel karbon < 0,5
mikron bercampur senyawa HC )
Kabut (Ttk-ttk air mengembun di
udara)
Smog (Gabungan smog fog)
Non Partikel
Gas bentuk fluida elastis yg
mengisi seluruh ruangan pd
suhu & Tekanan normal
(Uap air, Uap minyak dll.)
CARA PENGUKURAN F-KIMIA

Indra Manusia
SO2 ---> 4 ppm
H2S ---> 0.2 ppm
Binatang Percobaan
Alat Detector
Gas Monitoring
Pengambilan Sampel ( cara yg paling
dianjurkan)
METODA ANALISA KIMIA DI UDARA

TUBE DETECTOR
PRINSIP : REAGEN (TERADSORBSI) + GAS PERUBAHAN
WARNA
IMPINGER (ABSORSI LARUTAN PENYERAP)
PRINSIP : MENANGKAP GAS BEREAKSI DIANALISA
ADSORBSI (CARCOAL TUBE)
PRINSIP : UDARA MENEMPEL PADA REAGEN ANALISA
GRAVIMETRI
PRINSIP : FILTER, UDARA BERDEBU MENEMPEL PADA FILTER
PAPER DITIMBANG BERATNYA
DETECTOR (DIRECT READING)
PRINSIP : DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR
GAS CHROMATOGRAFI MASS LIQUID CHROMATOGRAFI
SPECTROFOTOMETRI MASS SPECTROFOTOMETRI
Menurut Patologis.. ?

Racun Sistemik mempengaruhi seluruh


tubuh
Kerusakan organ-organ tubuh bagian
dlm (organofosfat, Cl,HC)
Merusak sistem Hematopoitik (sistem
pembuat darah merah)--> Phenol,
Benzene, Naptalen
Racun Logam Berat (Hg, Pb, Cd)
Personal Samples
Colorimetric Tubes
are NOT sorben tube
Colorimetric tubes Drager
Tube
Are compound specific
Change color to indicate
concentration
Direct Reading for
immediate response
Advantages
Require no laboratory
Easy to use
Disadvantages
Accuracy: +/- 25%
Not all compounds
available
Gas & Vapor Sampling

With sorbent tubes

Main bed
Precision drawn
Back-up bed glass tube
Retaining clip

Foam separator
NILAI AMBANG FAKTOR KIMIA DI TEMPAT KERJA
MENGACU PADA

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA


DAN TRANSMIGRASI
NOMOR : PER-13/MEN/X/2011
TENTANG
NILAI AMBANG BATAS FAKTOR FISIKA
DAN FAKTOR KIMIA DI TEMPAT KERJA
VENTILASI INDUSTRI
&
TEKNOLOGI PENGENDALIAN

18
PENGANTAR

Prinsip Umum Ventilasi


Aliran udara dari suatu tempat bertekanan tinggi
ke tempat tekanan rendah.

Ventilasi Industri
Memasukkan udara segar ke dalam ruangan dan
mengeluarkan udara yang mengandung
kontaminan bahan kimia atau panas ke luar
ruangan, dengan tujuan untuk kesehatan dan
kenyamanan tenaga kerja

19
4 ALASAN VENTILASI

1. Memenuhi kebutuhan pernafasan penghuni.


2. Menghilangkan bau badan dan asap rokok.
3. Memelihara keseimbangan panas badan.
4. Mengendalikan pencemaran oleh bahan kimia.

Ad 1 & 2 umumnya pada ruangan perkantoran.


Ad 3 & 4 umumnya pada industri.

20
KEBUTUHAN OKSIGEN

1.Menurut Bedford
Udara segar mengandung
O2 : 20,94% CO2 : 0,03 %
N2 dll : 79,03 %
Udara segar yang harus dimasukkan ke dalam
ruangan adalah :
1,416 m3/orang/menit.

21
2.Menurut Yaglow (1936)
Bahwa hilangnya bau badan merupakan
kriteria ventilasi udara memuaskan.
Sedangkan udara segar yang dibutuhkan
tergantung banyaknya penghuni dan standar
kebersihan seseorang.

22
JENIS VENTILASI INDUSTRI

A. DILUTION VENTILATION

@ Pemasukan udara ke ruangan


@ Terutama untuk panas dan bahan
kimia yang kurang berbahaya

23
24
B. LOCAL EXHAUSTER

@ Pengeluaran udara langsung dari


sumber.
@ Sangat efektif.

25
26
27
C. EXHAUST ENCLOSURE

@ Pengendalian sempurna bahan


kimia sangat beracun.
@ Remote Control
@ Glove / sarung tangan.

28
29
30
C. COMFORT VENTILATION
@ Pemanasan / pendinginan ruangan.
@ Untuk proses dan kenyamanan.
@ Air Conditioning.
D. CLEAN ROOM VENTILATION
@ Proses bersih.
@ Sirkulasi udara bersih.

31
TEKNOLOGI PENGENDALIAN

A. TEKNOLOGI
Daya upaya manusia untuk merubah sesuatu
benda ke benda lain yang berguna untuk
memenuhi kebutuhan menuju peningkatan
kesejahteraan demi kelangsungan hidup
manusia.

32
Merubah :
Mesin, bahan, cara kerja dan sikap kerja.

Dampak Positif :
Kemudahan proses
Peningkatan produktivitas
Penurunan biaya
Kesejahteraan

33
Dampak Negatif :
Penyakit Akibat Kerja
Kecelakaan Kerja

Penyakit akibat kerja terbanyak disebabkan


oleh bahan kimia maka perlu pengendalian
bahan kimia di tempat kerja

34
SISTEM PENGOLAHAN UDARA

A. SEDERHANA
@ Jendela, dinding, pintu, dan kisi-kisi.

B. MEKANIK
1. CYCLONE (ULAKAN ANGIN)
@ Sentrifugal (blower).
@ Misal di penggergajian.

35
36
2. FILTER BAG (KANTONG PENYARING)

@ Fan
@ Blower.

37
38
3. SCRUBBER (PENCUCIAN UDARA)

@ Uap logam
@ Bahan kimia berbahaya

39
40
4. ELEKTROSTATIC PRESIPITATOR

@ Jumlah besar
@ Industri semen, besi dan baja

41
42
PENGENDALIAN BAHAN KIMIA

1.DILUTION VENTILATION
@ Untuk bahan organik
2.LOCAL EXHAUSTER
@ Untuk bahan anorganik
3.GABUNGAN DILUTION VENTILATION &
LOCAL EXHAUSTER
@ Untuk bahan sangat beracun
@ Kecepatan sumber tinggi

43
44
45
4.AIR CLEANER

@ HOUSE FILTER
@ CYCLONE
@ ELECTROSTATIC PRESIPITATOR
@ SCRUBBER

46
47
PENGENDALIAN PANAS RUANGAN

1. DILUTION VENTILATION

2. LOCAL EXHAUSTER

3. GABUNGAN DILUTION VENTILATION &


LOCAL EXHAUSTER

48
49