Anda di halaman 1dari 26

SISTEM PERNAPASAN

OLEH
MUTIA NURUL ILMI.A
SMAN MODET TERPADU MADANI
APA ITU SISTEM PERNAPASAN?

Sistem Pernapasan adalah suatu


peristiwa atau proses menghirup udara
dari luar yang mengandung O2
(oksigen) kedalam tubuh serta
menghembuskan udara yang banyak
mengandung CO2 (karbon dioksida)
sebagai sisa dari oksidasi keluar tubuh.
ALAT-ALAT PERNAPASAN
1. Hidung
Hidung merupakan saluran udara yang
pertama
Hidung berfungsi sebagai alat pernapasan dan
indra pembau.
Hidung terdiri atas lubang hidung, rongga
hidung, dan ujung rongga hidung.
2. Faring
Faring berbentuk seperti tabung
corong, terletak di belakang rongga
hidung dan mulut, dan tersusun dari
otot rangka.
Faring berfungsi sebagai jalannya
udara dan makanan.
Faring merupakan percabangan 2
saluran, yaitu saluran pernapasan
(nasofaring) pada bagian depan dan
saluran pencernaan (orofaring) pada
bagian belakang.
3. Laring
Laring adalah tabung pendek berbentuk
seperti kotak triangular dan ditopang
oleh sembilan kartilago, tiga
berpasangan dan tiga lainnya tidak
berpasangan.
Pangkal tenggorokan itu dapat ditutup
oleh sebuah empang tenggorok yang
disebut epiglotis, yang terdiri dari
tulang-tulang rawan yang berfungsi
pada waktu kita menelan makanan
menutupi laring.
Laring dilapisi oleh Selaput lendir,
kecuali pita suara dan bagian epiglotis
yang dilapisi oleh sel epitelium berlapis.
4. Trakea
Merupakan pipa yang panjangnya
kira-kira 9 cm dan dindingnya terdiri
atas tiga lapisan.
Lapisan luar terdiri atas jaringan ikat,
lapisan tengah terdiri atas otot polos
dan cincin tulang rawan, sedangkan
lapisan terdalam terdiri atas jaringan
epitel bersilia.
Trakea tersusun atas enam belas
sampai dua puluh cincin-cincin tulang
rawan yang berbentuk C
PARU-PARU
Paru-paru merupakan alat pernafasan utama.
Paru-paru terletak di dalam rongga dada
bagian atas, di bagian samping dibatasi oleh
otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi
oleh diafragma yang berotot kuat.
Paru-paru ada dua bagian yaitu paru-paru
kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3
lobus (superior, madius, inferior) dan paru-
paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2
lobus (superior, inferior).
Bronkus
Bronkus merupakan
cabang batang tenggorok.
Jumlahnya sepasang, yang
satu menuju ke paru-paru
kanan dan yang satu lagu
menuju paru-paru kiri.
Fungsi utama bronkus
adalah menyediakan jalan
bagi udara yang masuk
dan keluar paru-paru.
Bronkiolus
merupakan cabang dari bronkus, dindingnya lebih
tipis dan salurannya lebih kecil.Semakin kecil
salurannya, semakin berkurang tulang rawannya dan
akhirnya tinggal dinding fibrosa dengan lapisan silia.
Setiap bronkiolus terminal (terakhir) bermuara ke
dalam seberkas kantung-kantung kecil mirip anggur
yang disebut alveolus.
Alveolus
Alveolus berbentuk bola-bola mungil atau
gelembung-gelembung udara yang sangat
tipis. Dindingnya tipis, lembab, dan diselimuti
oleh pembuluh kapiler darah
Alveolus terdiri atas satu lapis sel epitelium
pipih dan di sinilah darah hampir langsung
bersentuhan dengan udara.
Pada alveolus ini terjadi pertukaran gas
oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2).
MEKANISME PERNAPASAN

Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka


pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis,
Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang
terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah
dalam kapiler, sedangkan pernapasan dalam adalah
pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler
dengan sel-sel tubuh.
Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan
udara (inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka
mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam,

Pernapasan dada adalah pernapasan yang


melibatkan otot antartulang rusuk.
Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya
otot antartulang rusuk sehingga rongga dada
membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada
menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar
sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.
Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau
kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula
yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga
rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya,
tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar
daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga
dada yang kaya karbon dioksida keluar.
Pernapasan perut merupakan pernapasan yang
mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot
diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga
dada.
a. Fase Inspirasi. Pada fase ini otot diafragma
berkontraksi sehingga diafragma mendatar,
akibatnya rongga dada membesar dan tekanan
menjadi kecil sehingga udara luar masuk.
b. Fase Ekspirasi. Fase ekspirasi merupakan fase
berelaksasinya otot diafragma (kembali ke posisi
semula, mengembang) sehingga rongga dada
mengecil dan tekanan menjadi lebih besar,
akibatnya udara keluar dari paru-paru.
Penyakit pada sistem pernapasan manusia

Sistem pernapasan manusia yang terdiri atas


beberapa organ dapat mengalami gangguan.
Gangguan ini biasanya berupa kelainan, penyakit,
atau karena ulah manusia itu sendiri (seperti
merokok). Penyakit atau gangguan yang menyerang
sistem pernapasan ini dapat menyebabkan
terganggunya proses pernapasan.
1. Asma
Asma adalah gangguan pada organ
pernapasan berupa penyempitan saluran
pernapasan akibat reaksi terhadap suatu
rangsangan tertentu.
Hal-hal yang dapat memicu timbulnya
serangan asma diantaranya seperti
debu, bulu binatang, asap, udara dingin
dan olahraga.
2. Pneumonia
Pneumonia merupakan
infeksi yang terjadi pada
jaringan paru (parenkim)
yang disebabkan oleh
bakteri, virus atau jamur.
Umumnya disebabkan
oleh bakteri
Streptococcus dan
bakteri Mycoplasma
pneumoniae.
4. Wajah adenoid (kesan wajah bodoh)
Disebabkan adanya penyempitan saluran napas
karena pembengkakan kelenjar limfa atau polip,
pembengkakan di tekak atau amandel.
5. Influenza atau flu
adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus
influenza. Penyakit ini ditularkan melalui udara
melalui bersin dari si penderita. Penyakit ini tidak
hanya menyerang manusia, burung, dan binatang
mamalia seperti babi dan orang utan juga dapat
terserang flu.
Macam- macam peradangan pada sistem
pernapasan manusia :
Rinitis
Radang pada rongga hidung akibat infeksi oleh Virus,
misalnya virus influenza.
Faringingitis
Radang pada faring akibat infeksi oleh bakteri
Streptococcus. Tenggorokan sakit dan tampak
berwarna merah. Penderita hendaknya istirahat dan
diberi antibiotik.
Laringitis
Radang pada laring. Penderita serak atau kehilangan suara.
Penyebabnya antara lain karena infeksi, terlalu banyak
merokok, minum alkohol, atau banyak bicara.
Bronkitis
Radang pada cabang batang tenggorokan akibat infeksi.
Penderita mengalami demam, menghasilkan banyak lendir
yang menyumbat batang tenggorokan sehingga penderita
sesak napas,
Sinusitis
Radang pada sinus. Sinus letaknya di daerah pipi di kiri dan
kanan batang hidung, biasanya di dalam anus terkumpul
nanah yang harus dibuang melalui operasi.
THANK YOU