Anda di halaman 1dari 15

Inggar Tri Agustin

Karina Mauldiyah
Proses adalah urutan pelaksanaan atau kejadian yang terjadi
secara alami atau didesain.
Kewirausahaan muncul apabila memiliki motivasi, komitmen
(kesungguhan), nilai-nilai pribadi, pendidikan, dan
pengalaman
Proses kewirausahaan diawali dengan suatu aksioma, yaitu
adanya tantangan. Dari tantangan tersebut timbul gagasan,
kemauan, dan dorongan untuk berinsiatif, yang tidak lain
adalah berpikir kreatif dan bertindak inovatif (Suryana, 2006:
3)
proses menuju kewirausahaan yang sukses yang diawali
dengan tantangan dan diakhiri dengan keberhasilan
Model proses kewirausahaan mencakup tahap-
tahap berikut :
1. Proses Inovasi
2. Faktor Pemicu
3. Proses Pelaksanaan
4. Proses Pertumbuhan
Faktor yang mendorong terjadinya inovasi,
yaitu keinginan berprestasi, adanya sifat
penasaran, keinginan menanggung risiko,
pendidikan, dan pengalaman. Inovasi
adalah suatu ciri yang sangat menonjol dari
wirausaha dan merupakan fungsi utama
dalam proses kewirausahaan.
Proses Pemicu Beberapa faktor yang
mendorong seseorang untuk terjun ke
dunia bisnis yaitu adanya ketidakpuasan
terhadap pekerjaan yang ada, terjadinya
pemutusan hubungan kerja (PHK),
dorongan faktor usia, keberanian
menanggung resiko dan komitmen yang
tinggi terhadap bisnis
Faktor yang mendorong pelaksanaan dari
sebuah bisnis yaitu kesaiapan mental
wirausaha seara total, adanya manager
sebagai pelaksana kegiatan, dan adanya
visi jauh kedepan untuk mencapai
keberhasilan
Proses pertumbuhan didorong factor
organisasi,yaitu adanya tim yang kompak
dalam menjalankan usaha, adanya strategi
yang mantap, adanya struktur dan budaya
organisasi yang baik dan adanya produk
yang menjadi unggulan
Menurut David C. McClelland yang dikutip
oleh Suryana (2006:62) mengemukakan
bahwa kewirausahaan ditentukan oleh
motif berprestasi, optimisme, sikap nilai,
dan status kewirausaan
Pada umumnya proses pertumbuhan kewirausahaan pada
usaha kecil mempunyai tiga ciri, yaitu :
1. Tahap imitasi dan duplikasi (imitating and duplicating), para
wirausaha mulai meniru ide-ide orang lain
2. Tahap duplikasi dan pengembangan (duplicating and
developing), para wirausaha mulai mengembangkan ide-ide
barunya
3. Tahap menciptakan sendiri barang dan jasa baru yang
berbeda (creating new and different), para wirausaha
biasanya mulai bosan dengan proses produksi yang ada.
Pada umumnya tahap perkembangan
kewirausahaan menjadi dua, yaitu:
1. Tahap awal (perintisan)
2. Tahap pertumbuhan
1. Ide atau visi bisnis (business vision) yang jelas.
2. Ada kemauan dan keberanian untuk menghadapi
resiko baik waktu maupun uang.
3. Membuat perencanaan usaha,
mengorganisasikan dan menjalankannya.
4. Mampu mengembangkan hubungan, baik dengan
mitrausahanya maupun dengan semua pihak
yang terkait dengan kepentingan perusahaan
Keberhasilan seorang wirausaha ditentukan
oleh beberapa faktor, yaitu:
1. Adanya kemampuan dan kemauan
2. Tekad yang kuat dan kerja keras
3. Kesempatan dan peluang
Tidak kompeten dalam manajerial
Kurang berpengalaman
Kurang dapat mengendalikan keuangan
Gagal dalam perencanaan
Lokasi yang kurang memadai
Kurangnya pengawasan peralatan
Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha
Ketidak mampuan dalam, melakukan peralihan/transisi
kewirausahaan
Otonomi
Tantangan awal dan perasaan motif
berprestasi
Kontrol finansial
Pengorbanan personal
Beban tanggung jawab
Kecilnya margin keuntungan dan
kemungkinan gagal