Anda di halaman 1dari 15

BAB VI : POMPA ROTARI

Definisi :
Pompa rotari adalah pompa positive-
displacement, dimana energi penggeraknya
ditransmisikan ke cairan dengan jalan dorongan
dibantu bagian pompa yang berputar dan
berosilasi di dalam rumah pompa. Tekanan
dihasilkan akibat gerakan putar dari elemen-
elemennya atau gerak gabungan berputar dan
berosilasi. Karena tidak memakai katup-katup,
maka pompa rotari dapat bekerja terbalik
(sebagai pompa atau motor).
POMPA ROTARI
Kelebihan pompa rotari adalah:
Ukurannya relatif kecil dan relatif ringan
Dischargenya relatif uniform
Dapat beKerja pada putaran tinggi (sampai dengan 10.000 rpm),
sehingga bisa dikopel langsung dengan motornya.
Head yang dihasilkan tinggi sekali (sampai dengan 750 atm.)
Mampu beroperasi self-priming
Efisiensi mekanis dan efisiensi volumetrisnya relatif tinggi
Adapun pemakaiannya antara lain:
Pompa bahan bakar cair
Pompa booster dalam sistem penyaluran bahan bakar
Pompa penguras tangki bahan bakar
Pompa sirkulasi sistem pelumasan
Pompa vacuum (500 ~ 640 mmHg)
Pompa hidrolik dalam sistem hidrolik dan power steering
KLASIFIKASI POMPA ROTARI
Berdasarkan desainnya, pompa rotari dapat
diklasifikasikan menjadi:
1. Gear Pump
2. Screw Pump
3. Lobe/Root Pump
4. Vane Pump
5. Rotary Piston Pump
6. Flexible Member Pump
7. Roller (Excentric) Pump
Gear Pump
Pompa roda gigi adalah pompa rotari dimana satu atau
lebih roda gigi melakukan kerja pemompaan. Dua tipe
utama pompa roda gigi adalah:
1. External Gear Pump, seperti pada gambar 6.1a
2. Internal Gear Pump, seperti pada gambar 6.1b
Gear Pump
Kapasitas aktual pompa roda gigi adalah:
n
Q v .2.z .Vg .
60
n
Q v .2.( 2. .R.h.b ) v . .R.n.b.m
60 15
Dimana:
z = Jumlah gigi/satu roda
Vg = Volume satu buah gigi
h = addendum
m = module
b = lebar gigi
R = pitch radius
v = efisiensi volumetris
Screw Pump
Prinsip kerja pompa sekrup adalah sama dengan pompa roda gigi,
hanya elemennya berbentuk ulir, sehingga aliran berarah tiga dimensi.
Kapasitas aktual pompa sekrup adalah:
n
Q v .A.R.
60
Untuk pompa sekrup triple rotor single end,
kapasitas aktualnya adalah:
n
Q v .( 1,243.d dc )( 3,333.d dc ).
2

60
Dimana:
A = Luas penampang rotor efektif
ddc = Diameter dedendum/dalam
n = Rpm
R = pitch ulir rotor
v = efisiensi volumetris (0,85 ~ 0,99)
Lobe Pump
Pompa lobe diberi nama sesuai dengan bentuk bulatan rotornya
pada permukaan arah radialnya yang memungkinkan rotor-
rotornya bersinggungan secara kontinyu pada setiap posisi
putarannya.
D
Kapasitas aktual pompa lobe adalah: r

n n D
Q v .4.Ap .Lc . v .4.( 0 ,2.Dr ).Lc .
2 o

60 60 (a (
b
Dimana: )
)
Dr = Diameter root
Do = Jarak atar poros rotor = (0,63 ~ 0,67). Dr
Lc = Panjang rumah pompa = (0,6 ~ 1,5). Dr
v = efisiensi volumetris (0,85 ~ 0,99)

.
Rotor dengan celah-celah (tempat sudu) dipasang eksentrik
terhadap rumah pompa yang silindris. Sudu-sudu menekan
rapat pada alur rumah pompa, karena gaya sentrifugal.
Kapasitas aktual pompa bilah adalah:
2.( R e ) n
Q v .2.e.b. .z .
z 60
e
Dimana:
R = Radius track ring (a) (b)
E = Eksentrisitas
Z = Jumlah sudu/vane
b = lebar bilah
= tebal bilah
v = efisiensi volumetris
Rotary Piston Pump
Rotor (cylinder barrel) dipasang eksentrik terhadap rumah
pompa dengan mempergunakan track ring, sehingga putarannya
menyebabkan piston berisolasi (mengisap & menekan). Saluran
isap dan tekan yang dipisahkan oleh plat-pemisah, terletak di
dalam rongga barrel.
Kapasitas aktual pompa piston rotari adalah:
d 2 n
Q v . .2e.z .
4 60
Dimana:
d = diameter piston
z = jumlah piston

.
Flexible Member Pump
Prinsip kerja pompa fleksible mirip dengan
pompa bilah. Volume fluida yang dipindahkan
adalah sama dengan volume ruang antara bodi
pompa dan rotornya.
Roller Pump
Pompa roller terdiri dari silinder dan rotor yang berputar di dalam
silinder. Sumbu putar rotor berimpit dengan sumbu silinder, tetapi
sumbu poros rotor dipasang eksentrik terhadap titik pusat rotor,
sehingga ketika poros rotor berputar rotor akan terus kontak dengan
permukaan silinder. Untuk memisahkan inlet-port dan outlet-port
dipasang plat/roller pemisah yang dibebani lengan pegas, sehingga
plat akan selalu menekan permukaan rotor.
Kapasitas aktual pompa piston rotari adalah:
n
Q v . ( d A2 d B2 ).L
4 60
Dimana:
dA = diameter silinder
DB = diameter roller A

L = panjang silinder B
.
.
.
.