Anda di halaman 1dari 16

ANATOMI FISIOLOGI UTERUS

Wahyuni sapan
Uterus berbentuk seperti buah
avokad atau buah pir yang sedikit
gepeng ke arah depan belakang.
Ukurannya sebesar telur ayam
dan mempunyai rongga.
Dindingnya terdiri atas otot-otot
polos.
Ukuran panjang uterus adalah 7-7,5 cm,lebar di atas 5,25
cm,tebal 2,5 dan tebal dinding 1,25 cm. (Sarwono,2008).
Terletak di panggul kecil diantara rektum (bagian usus
sebelum dubur) dan di depannya terletak kandung kemih.
Lapisan otot rahim yang mempunyai kemampuan untuk
tumbuh-kembang sehingga dapat memelihara dan
mempertahankan kehamilan selama sembilan bulan. Uterus
di dalam perut terapung-apung tetapi terfiksasi oleh jaringan-
jaringan ikat & ligamentum.
BAGIAN BAGIAN UTERUS :

a. Fundus Uteri : bagian uterus proksimal,di situ kedua tuba


Falloppii masuk ke uterus.Didalam klinik penting untuk
diketahui sampai dimana fundus uteri berada,oleh karena tua
nya kahamilan dapat diperkirakan dengan perabaaan pada
fundus uteri
b. Korpus Uteri : bagian uterus terbesar.Pada kehamilan
bagian ini mempunyai fungsi utama sebagai tempat janin
berkembang.Rongga yang terdapat di korpus uteri disebut
kavum uteri (rongga rahim).
c. Serviks Uteri : terdiri atas pars vaginalis servisis uteri yang
dinamakan porsio dan pars supravaginalis servisis uteri yaitu
bagian serviks yang berada diatas vagina.
Keterangan :

1. Body of Uteri
2. Cerviks
3. Cavum uteri
4. Fundus uteri
5. Portio
6. Osteum uteri eksternum
7. Kanalis servikalis
8. Istmus
9. Osteum uteri internum
anatomikum
10. Osteum uteri histologikum
11. Kornu uteri dekstra
12. Kornu uteri sinistra
DINDING UTERUS
1. lapisan serosa (lapisan perimetrium), di luar.
Merupakan lapisan luar yang terdiri dari
jaringan ikat dan lapisan yang berhubungan
dengan rongga perut.
2. lapisan otot (lapisan miometrium), di
tengah.
Lapisan ini terdiri dari otot polos yang
berfungsi mendorong bayi keluar pada
proses persalinan (kontraksi).
3. lapisan mukosa (endometrium), di dalam.
Lapisan uterus yang paling dalam yang tiap
bulan lepas sebagai darah menstruasi dan
tempat menempelnya sel telur yang sudah
dibuahi. Lapisan endometrium terdiri dari
lapisan kelenjar yang berisi pembuluh
darah.
PEREDARAN DARAH UTERUS

Uterus divaskularisasi oleh dua arteri


uterina, cabang dari arteri iliaka interna
yang masuk melalui kedua sisi lateral
bawah uterus dan pecah menjadi dua
cabang. Cabang ke bawah menuju vagina
( arteri vaginalis ) dan cabang ke atas
masuk ke dalam uterus.
Cabang asenden tersebut membentuk
dua arteri arkuata yang berjalan sejajar
dengan kavum uteri membentuk
anastomose dan melingkari kavum uteri.
Endometrium diperdarahi oleh arteri radialis (cabang dari
arteri arkuata ).
Lapisan basalis endometrium diperdarahi oleh arteri basalis (
lanjutan dari arteri radialis ).
Lapisan fungsional endometrium diperdarahi oleh arteri
spiralis ( lanjutan dari arteri basalis).
FUNGSI UTERUS

Sebagai alat tempat terjadinya menstruasi


Sebagai alat tumbuh dan berkembangnya hasil konsepsi
Tempat pembuatan hormon
BENTUK UTERUS DI BERBAGAI USIA

Ukuran panjang uterus normalnya pada


1. Anak-anak: 2-3 cm
2. Nullipara (wanita yang belum pernah melahirkan) :
6-8 cm
3. Multipara (wanita yang pernah melahirkan lebih dari 1) :
8-9 cm
(Keith L Moore,2006)
Menurut Sarwono, 2008 :

Keterangan :
Uterus Anak-Anak : Ukuran
Serviks 2X dari Korpus
Uteri.
Uterus Nulipara : Ukuran
serviks dengan Korpus Uteri
sama panjang.
Uterus Multipara : Ukuran
Korpus Uteri 2X dari
Serviks.
KELAINAN BENTUK UTERUS
SEKIAN