Anda di halaman 1dari 16

S A N I TA S I D A N H Y G I E N E

DALAM PROSES
PRODUKSI DAN
P E N A N G A N PA N G A N

KELOMPOK 4
NAMA KELOMPOK
N I K O M A N G S R I P U S PA N I N G S I H (1509005042)
P U T U W A H Y U N I PA R A M I TA (1509005043)
YOHANA PUTRI HENI (1509005044)
NI LUH MANUELA (1509005045)
DWI ARSO PURBA (1509005047)
PENDAHULUAN

Tujuan Sanitasi menghilangkan


HYGIENE SANITASI
kontaminan

Asal Kontaminasi:
Pestisida
Bahan kimia
PENTING Insekta
Tikus
KONTAMINASI Partikel asing
INFEKSI
KONTAMINASI MIKROBA
Prinsip Sanitasi

MEMBERSIHAN PENGGUNAAN ZAT KIMIA

Menghilangkan mikroba Menggunakan zat kimia untuk


dari sisa makan dan tanah menghilangkan
mikroorganisme pada alat
dan mesin pengolahan
makanan.
PENDAHULUAN
BEBERAPA DEFINISI SUMBER KONTAMINAN

Bactericidal Bahan Baku Mentah


Bacteriostatic Peralatan/Mesin yang Berkontak
Cleaning Langsung dengan Makanan
Detergent Peralatan Untuk Sterilisasi
Panas
Desinfectan
Air Untuk Pengolahan Makanan
Desinfection
Air Pendingin Kaleng
Fungicide
Sanitation
Peralatan/Mesing yang
Menangani Produk Akhir
Sanitizer
Kotoran
Sterilisasi
Sterilizer
Pre rinse / Tahap Awal

Pembersihan

Tahap-Tahap Pembilasan

Higiene dan Pengecekan Visual

Sanitasi
Penggunaan Desinfektan

Pembersihan Akhir

Pembilasan Kering
Sanitasi Kimiawi
Dalam peraturan Good Manufacturing Practices (GMP) diisyaratkan
penggunaan zat kimia yang cukup dalam dosis yang dianggap aman.
Sangat penting untuk mengikuti petunjuk penggunaannya dari pabrik
pembuatnya.

Bahan Desinfektan
Klorin
Iodosphor
Senyawa Amonium Kuartener
Surfaktan yang Bersifat Amfoter
Asam dan Basa Kuat
HIGIENE
KARYAWAN

3 Bidang prosedur Higiene Karyawan :


1. Seleksi kesehatan dan pemeliharaan kesehatan karyawan
2. Pendidikan dan pengawasan higiene dan sanitasi,dan
3. Praktek higiene dan sanitasi di pabrik
PENDIDIKAN TENTANG HIGIENE DAN
SANITASI
Pendidikan harus mencakup :
1. Prinsip higiene dan sanitasi pada pabrik GMP
2. Hiegiene pribadi/perorangan
3. Rasionalisasi penggunaan berbagai alat pencegahan infeksi atau
kontaminasi di pabrik agar mereka mempunyai pola tingkah laku
yang sesuai dan selalu waspada alan higiene dan sanitasi
1. HIGIENE PRIBADI
Cuci Tangan
Kebersihan
Hindari Kebiasaan Tak Sehat

2. SISTEM HIGIENE DAN SANITASI DI PABRIK


Kebersihan ruangan
Pakaian kerja
Bangunan dan Konstruksi
STANDAR PROSEDUR OPERASI SANITASI
(SPOS)
Mempunyai dan menerapkan Program SPO
secara tertulis
Memonitor kondisi dan penerapan SPO
Sanitasi
Melakukan tindakan segera
Harus memelihara rekaman pengendalian
sanitasi
NSHATE (1999) DALAM
WINARNO DAN SURONO (2002)
Kunci 1. Keamanan Air
Kunci 2. Kondisi dan kebersihan permukaan yang kontak dengan bahan
pangan
Kunci 3. Pencegahan kontaminasi silang
Kunci 4. Menjaga fasilitas pencuci tangan, sanitasi, dan toilet
PRINSIP SANITASI
KEAMANAN AIR Monitoring kebersihan
Kondisi permukaan, konsentasi
Peran: bagian dari komposisi, sanitasi, kebersihan sarung
untuk minum, mencuci produk tangan dan pakaian pekerja
dan peralatan
Tindakan koreksi
Pipa air bersih dan air kotor memperbaiki peralatan dan
teridentifikasi dengan jelas operator
Sumber air: PAM, air sumur, air
laut
Tindakan koreksi KONDISI DAN KEBERSIHAN
penghendian proses produksi PERMUKAAN YANG KONTAK
DENGAN BAHAN PANGAN
PRINSIP SANITASI
MENJAGA FASILITAS PENCUCI
PENCEGAHAN
TANGAN, SANITASI, DAN
KONTAMINASI SILANG TOILET

Dengan : tindakan Mencegah penyebaran


karyawan. Pemisahan mikroorganisme
bahan, design sarana Tindakan koreksi perbaiki
Tindakan koreksi perlengkapan, buat larutan
baru, observasi, perbaikan
hentikan aktifitas, tindakan
toilet
mencegah, evaluasi
Rekaman lokasi toilet,
keamanan produk
tempat sanitasi, konsentrasi
bahan sanitasi
NSHATE (1999) DALAM
WINARNO DAN SURONO (2002)
Kunci 5. Proteksi dan bahan kontaminan
Kunci 6. Pelabelan, penyimpanan, dan penggunaan bahan toksin dengan
benar
Kunci 7. Pengawasan kondisi kesehatan personil yang dapat
mengakibatkan kontaminasi
Kunci 8. Menghilangkan hama dari unit pengolaha
TERIMAKASIH