Anda di halaman 1dari 17

JOIN MEETING

BEDAH ANESTESI
RS. Islam Faisal
Makassar
Dokter Muda : 21-25 AGUSTUS 2017
BEDAH
Fajar Hidayat
Muh.Rachmad Habel
Nama : Tn. As Sex : Male
Age : 22 Thn No. Reg : 11 49 29

Keluhan utama Nyeri perut kanan bawah

Anamnesis Dirasakan sejak 2 minggu yang lalu dan memberat 2 hari SMRS.
terpimpin Awalnya nyeri dirasakan di ulu hati lalu berpindah ke perut kanan
bawah. Nyeri yang dirasakan tajam seperti ditusuk jarum dan
hilang timbul sepanjang hari dan bertambah parah ketika pasien
hendak bangun dari tempat tidur ataupun batuk dan membaik
ketika pasien diam dan beristirahat. Pasien juga mengeluhkan
adanya mual dan muntah setelah mulai merasa nyeri. Sejak
timbulnya gejala, nafsu makan pasien berkurang. 2 hari SMRS
pasien mengalami demam. Pasien menyangkal mengalami sulit
atau nyeri saat BAK maupun gangguan pola BAB. Pasien
mengaku memiliki kebiasaan makan makanan yang pedas.
:

Pemeriksaan Fisis, laboratorium (darah rutin, CT/BT), USG Abdomen.


Pemeriksaan fisik

Keadaan umum : Sakit sedang/gizi cukup/composmentis


BB: 52 kg
TB: 165
IMT : 19,11 kg/m2 (Normal) VAS : 3/10

Tanda vital : BP : 120/80 mmHg


HR : 84 x/minutes
RR : 20 x/ minutes
T : 37,4 C
Status Lokalis :

Abdomen
Inspeksi : Datar ikut gerak napas
Auskultasi : Peristaltik (+) kesan normal
Palpasi : Nyeri tekan epigastrium (+), nyeri tekan titik Mc.Burney
(+), Rovsing sign (+), Blumberg sign (+), Psoas sign (+), Obturator
sign(+), hepar dan lien tidak teraba

Perkusi : Timpani (+) kesan normal


Skor
Gejala
Alvarado Gejala Klinik
Adanya migrasi nyeri
Value
1
Anoreksia 1
Mual/Muntah 1
Tanda Nyeri RLQ 2
Nyeri Lepas 1
Febris 1
Lab Leukositosis 2
Shift of neutrofil to the -
left
Total 9

Interpretasi : very probable


Laboratory Findings

WBC : 11.900/uL
RBC : 4.670.000/uL PT : 15,1 detik
INR : 0,81
HB : 14,8 gr/dl APTT : 38,1 detik
HCT : 37,3 %
PLT : 288.000/uL
GDS : 120 mg/dl
Ureum : 36 mg/dl
Kreatinin : 1,0 mg/dl
SGOT : 35 U/l
SGPT : 32 U/l
HbSAg : non reactive
Kalium : 3,2 mmol/L
Natrium : 138 mmol/L
Chlorida : 94 mmol/L
USG Abdomen

Targets sign
USG Abdomen

GB : tak tampak tanda peradangan maupun echo batu


Hepar : Ukuran dan echo parenkim dalam batas normal.Tidak
tampak dilatasi vaskular dan bile duct. Tidak tampak echo
mass/cyst
Pancreas dan lien : ukuran dan echo parenkim dalam batas
normal.
Kedua ginjal : ukuran dan echo parenkim dalam batas
normal.tidak tampak dilatasi PCS.Tidak tampak echo
batu/mass/cyst.
VU : mukosa tidak menebal dengan permukaan reguler. Tidak
tampak echo batu/mass.
Area Mc Burney : tampak target sign
Kesan:
Appendicitis
WORKING : Appendicitis
DIAGNOSIS

MANAGEMENT : Operatif : Laparascopy Appendectomy


Instruksi post operasi :
IVFD RL 20 tpm
Ceftriaxone 1gr/12 jam/iv
Ketorolac 30 mg/8 jam/iv
Ranitidin 50 mg/8 jam/iv
Nama : Tn. AR Sex : Male
Age : 52 Thn No. Reg : 10 12 75

Keluhan utama Benjolan di leher belakang

Anamnesis Dialami sejak 5 bulan yang lalu. Awalnya benjolan


terpimpin kecil seperti biji jagung tetapi semakin lama semakin
membesar seperti kelereng. Awalnya benjolan tidak
nyeri, tapi 1 bulan terakhir benjolan terasa nyeri jika
ditekan sehingga menganggu aktivitas. Pasien tidak
merasa demam, pusing, mual, dan muntah. BAK
lancar kesan cukup, BAB biasa. Riwayat Hipertensi 5
tahun terakhir . Riwayat penyakit yang sama
disangkal. Riwayat pengobatan tidak ada.

Pemeriksaan Fisis, laboratorium (darah rutin, CT/BT)


PEMERIKSAAN FISIK

Keadaan umum : Sakit sedang/gizi lebih/composmentis


BB : 72 kg
TB : 167 cm
IMT : 25,89 kg/m2 (overweight/pre-obes)

Tanda vital : BP : 140/90 mmHg


HR : 80 x/minutes
RR : 18 x/ minutes
T : 36,7 C
Status Lokalisata

Regio Colli Posterior

Inspeksi : tampak benjolan pada colli posterior berukuran


seperti kelereng, berwarna sama dengan kulit
sekitarnya.
Palpasi : teraba massa bulat dengan ukuran 2,5 x 1,5cm,
batas jelas, permukaan reguler,konsistensipadat
kenyal, mobile, puncta (+), nyeri tekan (+)
LABORATORY FINDINGS

o WBC : 7.900/uL
o RBC : 4.460.000/uL
o Hb : 13,5 gr/dl
o HCT : 40,6 %
o PLT : 222.000/uL
o GDS : 89 mg/dl
o BT : 1 menit 45 detik
o CT : 8 menit
Diagnosis pre-operatif : Soft Tissue Tumor Colli Posterior
DD : Kista Ateroma

Tatalaksana
Rencana eksisi luas tumor
Konsul anestesi
Puasa 8 jam pre-operatif
Ceftriaxone 1 gram 1 jam pre-operatif

Diagnosis post-operatif : post wide eksisi kista


ateroma
Instruksi Post Op :
IVFD Ringer Laktat 20 tpm
Ceftriaxone 1gram/12 jam/intravena
Ranitidin 50 mg/12 jam/intravena
Ketorolac 30 mg/8 jam/intravena

Usul Pemeriksaan PA/Histopatologi


TERIMA KASIH