Anda di halaman 1dari 16

BUDIDAYA IKAN

SAPU-SAPU HIAS
ANGGOTA KELOMPOK :

1. DEWA MUGIARTO (06)


2. IBRAHIM YUSUF (42)
3. TRAVEGA KINAPAKI (43)
PENDAHULUAN
Pengertian ikan sapu-sapu
Ikan sapu-sapu atau ikan bandaraya adalah sekelompok ikan air tawar yang berasal
dari Amerika tropis yang termasuk dalam famili Loricariidae, namun tidak semua anggota
Loricariidae adalah sapu-sapu. Ikan ini dikenal sebagai pemakan alga/"lumut" dan sangat
populer sebagai ikan pembersih akuarium. Dalam perdagangan ikan internasional ia dikenal
sebagai plecostomus atau singkatannya, plecos dan plecs. Di Malaysia orang menyebutnya
"ikan bandaraya" karena fungsinya seperti petugas pembersih kota ("bandar"). Di
Indonesia, analogi yang sama juga dipakai tetapi alatnya yang dipakai sebagai nama (sapu).
Ikan ini nyaris dapat hidup bersama dengan ikan akuarium apa saja dan diperdagangkan
dalam ukuran kecil atau sedang. Meskipun demikian, ia bisa tumbuh sepanjang 60 cm dan
menjadi kurang aktif dan kurang bersahabat. Ikan yang memiliki nama lokal Sapu sapu, Tokek,
Sapu kaca ini berasal dari Amerika Selatan dengan nama internasional Amazon sailfin catfish.
Liposarcus pardalis termasuk dalam familia loricariidae dan ordo siluriformes. Warnanya hitam
kecoklatan dengan kulitnya yang keras dan memiliki mulut yang berbentuk seperti cakram
serta mempunyai 10 13 jari jari bercabang pada sirip punggung. Sapu-sapu merupakan ikan
pemakan algae dan detritus. Ikan ini sering dipakai sebagai ikan hias di akuarium sebagai
pembersih kaca, oleh karena itu sering juga dinamakan Sapu kaca. Sapu-sapu biasanya
terdapat di perairan yang tercemar oleh bahan organik. Penyebaran ikan ini di Sungai
Bengawan Solo sangat luas mulai dari Solo Jawa Tengah hingga ke Gresik Jawa Timur,
tetapi paling banyak dijumpai di daerah Solo, Sragen, Lamongan yang perairannya sudah
Klasifikasi ikan sapu-sapu
Menurut Kotellat et al (1993), klasifikasi ikan sapu-sapu adalah sebagai berikut:
Filum : Chordata
Subfilum : Vertebrata
Kelas : Pisces
Ordo : Siluridea
Famili : Loricarinae
Genus : Hypostosmus Hyposarcus
Spesies : Hypostosmus sp
Hyposarcus pardalis
Ciri-Ciri Ikan Sapu-Sapu :
Memiliki tubuh yang ditutupi dengan sisik keras kecuali bagian perutnya
bentuk tubuh pipih,dan kepala yang lebar
mulut terletak dibagian kepala dan berbentuk cakram
memiliki adifose fin yang berduri terletak didekat dengan ujung batang ekor
yang ditutupi oleh kulit yang mengeras
Ikan sapu-sapu ini mencapai panjang maksimum 50 cm
Sirip punggung lebar dengan tujuh jarijari lemah ( Hypostosmus sp) atau 10-13
jari-jari lemah ( Hyposarcus pardalis)
Warna tubuh cokelat atau abu-abu dengan bintik- bintik hitam diseluruh
tubuhnya
JENIS-JENIS IKAN SAPU-SAPU

Hypancitrus zebra Leopard Royal Pleco

Scarlet Leopard Frog Pleco Golden Royal Line


Broken Line Royal Pleco King Tiger Pleco Big Spot Hypostomus

Golden Nuget Pleco Small Spotted Cat Pleco Xingu Peppermint Pleco
Xingu Baryancistrus Violet Red Bruno Red Fin Cactus Pleco
Penentuan Substrat
Pemilihan substrat pleco tergantung pada jenis pleco
yang akan dipijahkan, tetapi secara umum ada tiga jenis
substrat dan tempat pemijahan.persamaan dari ketiga jenis
tersebut adalah pintu masuk. Pinstu masuk substrat pleco
sebaiknya berbentuk segi empat atau persegi panjang yang
ukurannya sesuai dengan ukuran sirip dada pleco jantan.
Berikut jenis substrat untuk pemijahan.
Berikut jenis substrat untuk pemijahan.
1.Substrat jenis pertama adalah sebuah gua yang tingginya sama dengan tinggi pleco
jantan, panjang 1,5 kali pleco jantan, dan lebar 0,5-1 kali lebar sirip dada. Jenis ini
sangat cocok untuk pleco yang tidak menyukai cahaya yang berlebihan.
2.Substrat jenis kedua hamper sama dengan jenis pertama, tetapi lebih luas.
3.Substrat jenis ketiga adalah substrat yang dibuat oleh pleco itu sendiri. Substrat jenis
ini desainnya sangat sederhana. Sebuah gallon susu yang dipotong dengan kedalaman 4
inci, bagian atasnya dibuang, dan bagian bawahnya diisi kerikil akuarium yang
kemudian setengah permukannya ditutup dengan batu tulis. Pleco betina yang akan
berpijah akan membuat sebuah liang besar pada gallon.
Kelemahan teknik ini
adalah lamanya waktu yang diperlukan oleh pleco jantan untuk menyadari tempat
tersebut. Oleh karena itu ditambahkan sebuah pipa PVC sebagai alternative substrat
Memilih dan Mengolonikan Induk
Pemilihan Induk
Pemilihan induk sangat menentukan keberhasilan
suatu pemijahan induk yang akan dipijah sebaiknya dipilih
induk yang telah dewasa. Membedakan pleco jantan dan
betina tidaklah sulit. Pleco jantan dewasa memiliki banyak
detail pada bagian kepalanya bila dibandingkan dengan
pleco betina. Kepala pleco betina berbentukbulat dan tidak
banyak detailnya.
Pengolonian
Satu koloni pleco terdiri atas 1 jantan 2-5 betina. Dari pengolonian tersebut akan
diperoleh pasangan induk jantan dan betina. Setelah diperoleh pasangan induk pleco maka
diproses pemijahan dapat dilakukan.

Pemijahan
Pemijahan pleco dilakukan dalam akuarium tersendiri. Di dalam akuarium tersebut
harus disediakan substrat yang sesuai dengan jenis pleco. Kondisi air akuarium harus
selalu jernih dan bersih. Air akuarium sebaiknya diganti setiap satu minggu sekali.
Biasanya pleco akan berpijah pada minggu pertema mereka dimasukkan ke
akuarium pemijahan. Jika hal ini tidak terjadi, proses pemilihan induk dan pemijahan
dapat dilakukan lagi setelah 1 bulan.
Sistem pembesaran
Untuk ikan yang dibesarkan di kolam tanah, biasanya petani hanya
mengandalkan pakan alami berupa pemberian pupuk pada kolam
sehingga benih akan memakan beragam plankton yang tersedia di
kolam tanah tersebut. di aquarium, benih dapat diberi pakan cacing
sutera blender. setelah 2 minggu, ikan dapat diberi pakan cacing
sutera utuh. Fasekritis. di habitat aslinya, ikan ini sangat mudah
berkembang biak. faktanya, pembudidayaan relatif sulit karena pada
fase ikan berumur 0 hari sampai 3 minggu masih perlu perhatian
khusus.
Sistem panen
Panen dilakukan dengan cara mengeringkan kolam, hingga
ketinggian air tinggal 10 cm. Petak pemanenan/petak penangkapan
dibuat seluas 1 m persegi di depan pintu pengeluaran (monnik),
sehingga memudahkan dalam penangkapan ikan. Pemanenan
dilakukan pagi hari saat keadaan tidak panas dengan menggunakan
waring atau scoopnet yang halus. Lakukan pemanenan secepatnya
dan hati-hati untuk menghindari lukanya ikan.
ORANG YANG SUKSES DALAM BUDIDAYA IKAN SAPU SAPU

BUDI DERMAWAN

Beliau tergabung dalam kelompok ikan hias Sawargi Aquatis sejak tahun 2002 yang beranggotakan
delapan orang. Bisnis ikan hias tersebut yang berlokasi di Jalan Pelabuhan II Km 6 Kecamatan
Lembursitu Kota Sukabumi.Ia dan teman-temannya mencoba membudidayakan ikan sapu-sapu
helikopter atau Royal Twigh Catfish atau Royal Twiptail.

Ikan yang memiliki nama latin Sturisoa Panomensa tersebut dapat menghasilkan omset sekitar Rp 5
juta/bulan dengan rata-rata penjualan sekitar 500 ekor dalam sebulan. Saat ini dirinya hanya mengirm
ke supplier di kota Bandung dan Sukabumi saja.

Ikan sapu helikopter hasil budidayanya akan mulai kawin setiap 10 hari dengan menghasilkan lebih dari
100 larva ikan sapu-sapu
Peluang Usaha Ikan Sapu-Sapu

Peluang usaha ikan hias sapu-sapu cukup menguntungkan


bagi orang yang menekuni bidan ini. Karena selain
memberikan keindahan bagi penggemarnya, bisnis ikan ini
juga salah satu bisnis yang menggiurkan. Dengan pemasaran
yang cukup mudah dan banyak konsumen yang menyukainya.