Anda di halaman 1dari 32

POWER, PASSAGE,

PASSENGER
PERSALINAN
Merupakan suatu proses saat janin, plasenta serta
selaputnya keluar dari uterus

Terdapat 3 proses penting:


Perubahan aktivitas miometrium
Perlunakan &dilatasi servik hingga pecahnya ketuban
Terjadi penurunan janin

Kelancaran persalinan tergantung 3 P :


Power (his dan kekuatan mengejan)
Passage (jalan lahir)
Passanger (janin)
ditambah psikologi & penolong
POWER
(HIS DAN KEKUATAN MENGEJAN)
UTERUS
Terdiri dari jaringan ikat yang jumlahnya
berkurang ke arah servik

Terdiri dari 3 lapisan otot :


Lapisan luar longitudinal
Lapisan dalam sirkular
Lapisan tengah anyaman tikar

Keunikan otot uterus


Pemendekan saat kontraksi lebih besar
Gaya kontraksi dapat disebarkan ke segala arah
Susunan yang tidak terorganisasi secara
memanjangmemudahkan pelahiran tanpa memandang
presentasi janin
KONTRAKSI OTOT UTERUS
DAN DIMULAINYA PERSALINAN

Terbentuk reseptor oksitosindimulai sejak uk


20 mg (Braxton hicks)

Semakin meningkatnya gap junction

Pembesaran maksimal dan menurunnya progesteron


di akhir kehamilan serta maksimalnya reseptor
oksitosin dan gap junction menyebabkan braxton
hicks berubah menjadi his persalinan
4 FASE KONTRAKSI UTERUS

Fase o (Tenang)
Uterus (otot polos miometriun)dalam keadaan tenang
Terdapat penghambat kontraksi
Pemeliharaan struktur servik
Fase I (Aktivasi)
Perubahan morfologi dan fungsional miometrium
Reseptor oksitosin meningkat pesat
Gap junctions meningkat
Uterus responsif
Transisi status kontraktil
Pembentukan segmen bawah uterus
Perlunakan serviks
Fase II (Stimulasi)
Terjadi kontraksi uterus yang menghasilkan dilatasi
serviks progresif dan pelahiran konseptus

Fase III (Involusi)


Pemulihan uterus ke fase sebelum hamil
His persalinan
His dimulai sebagai gelombang pada insersi tuba
ke dalam dinding uterus (kornu)

Kekuatan terbesar His fundus

Servik tertarik dan terbuka karena servik kurang


mengandung otot

Retraksi : Otot tidak kembali ke panjang semula,


namun bertambah pendek

Dinyatakan dalam unit montevideo (frekuensi x


Amplitudo)
Fundal Dominance
Relaksasi yang cukup
Frekuensi 2-4 menit
Intensitas cukup 50-60 mmHg
Lama Kontraksi cukup 40-50 sec
Involunter
Intermiten
Terkoordinasi
Simetris
Terasa sakit
His Saat Bersalin, Hamil, Nifas
Kontraksi Otot Polos Pada Sel
Ada 2 mekanisme
Akut : masuknya ion Ca kedalam selikatan aktin
miosinkontraksi
Kronis : pengaruh hormon yang memediasi transkripsi
genmenekan/meningkatkan kontraksi

Mekanisme Nyeri :
Hipoksia pada miometrium yang berkontraksi
Penekanan ganglia saraf di servik dan uterus bagian
bawah oleh berkas uterus yang saling bertautan
Peregangan servik waktu dilatasi
Peregangan peritonium yang terletak diatas fundus
PASSAGE
(JALAN LAHIR)
TULANG PANGGUL
Terdiri atas :
Os koksa (os.ileum, os ischium, os pubis)
Os sakrum
Os koksigis

Tulang-tulang tersebut dihubungkan dengan sendi-sendi :


Symphisis : perhubungan os pubis kiri kanan
Articulatio sacro iliaca : perhubungan os. sacrum dan os. Ileum
Articulatio sacro-coccygeus : perhubungan os. sacrum dan os.
Coccygeus

Secara fungsional panggul terbagi


Pelvis mayor (False Pelvis) : diatas linea terminalis
Pelvis minor (True Pelvis) : di bawah linea terminalis
sumbu melengkung kedepan : SUMBU CARUS
Ginekoid Platipelloid

Antropoid Android
Ginekoid Bentuk agak bulat
Sudut subpubis yang lebar
Dinding samping hampir sejajar
Spina isciadika yang lebar
Ruang sakroskiatik yang luas

Bentuk seperti jantung


Android Sudut subpubis yang sempit
Jarak spina iskiadika yang pendek dan menonjol
Ruang sakroskiatik yang sempit

Diameter konjugata yang panjang


Sudut subpubis yang sempit
Antropoid Ruang sakroskiatik yang luas

Diameter konjugata yang sempit


Diameter tranversalis yang panjang
Platipeloid Sudut subpubis yang lebar
Ukuran Ideal Panggul
Pintu Atas Panggul (PAP)
-Bentuknya bulat
- Diameter AP : 11 cm
-Diameter Tranversal :13 cm
-Linea terminalis : teraba 1/3 nya
-Konjugata obstetrika : 10 cm
Pintu Tengah Panggul
- Distansia interspinosum : 10,5 cm
- Sidewalls : sejajar
- D. Sagitalis Post :4,5 cm
- Sakrum cekung
Pintu Bawah Panggul

Terdiri dari 2 bidang segitiga :


1. Bidang dibatasi garis antara kedua tuber os iskii
dan ujung sakrum
2. Bidang yang dasarnya garis antara tuber os iskii
dengan bagian bawah simfisis
Arcus Pubis : > 90
Distansia intertuberum : 10,5 cm
Ukuran Ideal Panggul Luar
Diatansia Spinarum (24-26 cm) : jarak kedua spina iliaka
anterior superior D&S

Distansia Kristarum (28-30 cm) : jarak terpanjang dua


tempat yang simetris pada krista iliaka D&S

Distansia Oblique eksterna : jarak spina iliaka posterior S


dan spina iliaka anterior superior D dan sebaliknya

Distansia Intertrokanter : jarak antara kedua trokanter mayor

Konjugata Eksterna (18 cm): Jarak bagian atas simphisis ke


prosesus spinosus lumbal 5
Bagian Lunak Jalan Lahir
Uterus, Servik, Vagina
D.Pelvis :
-Pubokoksigeus
-Iliokogsigeus
-Puborektalis

D. Urogenital
- M. Transversus perinei profunda
- M. Konstriktor uretra

Perineal Body
-Bulbokavernosus
- Tranversa Perinei superfisialis
- Otot sfingter ani ekternus
Passenger
Terdiri dari : janin, plasenta dan selaput
ketuban

Hal yang harus dipahami :


Letak
Besar
Presentasi
Habitus
Posisi janin
Station : Penurunan pada bidang panggul
LETAK JANIN

Hubungan sumbu panjang janin dengan sumbu


panjang ibu (memanjang/lintang/oblique)
BESAR JANIN
Bisa dengan diperkirakan dengan palpasi
abdomen

USG

Perkiraan berat janin dengan rumus johnson


(TFU-HODGE)x 155

Penting untuk memilih teknik persalinan


PRESENTASI

Bagian terbawah janin / yang berada paling


depan di dalam jalan lahir
POSISI

Hubungan antara titik yang ditentukan sebagai


acuan pada bagian terbawah janin (sisi kanan
/sisi kiri jalan lahir ibu)
SIKAP
Sikap kedudukan janin

Mengikuti bentuk uterusmelipat dan


membungkuk, punggung menjadi sangat konveks

Kepala fleksi maksimaldagu hampir bertemu


dada

Paha fleksi di depan abdomen

Tungkai bawah tertekuk


PENURUNAN (STATION)
1. HODGE I :
BIDANG PADA LINGKARAN PAP,
BAGIAN ATAS SIMFISIS
PROMONTORIUM

2. HODGE II:
SEJAJAR HODGE I, SETINGGI
TEPI BAWAH SIMFISIS

3. HODGE III :
SEJAJAR HODGE I & II,
SETINGGI SPINA ISCHIADIKA
KANAN DAN KIRI

4. HODGE IV :
SEJAJAR HODGE I, II & III,
SETINGGI OS KOKSIGEUS
TERIMA KASIH