Anda di halaman 1dari 13

BIOPSI ASPIRASI JARUM HALUS

(BAJAH)PADA KANKER TIROID


Oleh :
Yuke Ireka,dr
Anatomi
Keganasan tiroid merupakan keganasan yang
sering ditemukan yaitu sekitar 90% dari
seluruh keganasan endokrin
Pada tahun 2004 America Cancer Society
memperkirakan 22.500 kasus baru dengan
perbandingan wanita dan pria 3 : 1
Gejala Klinis
Berdebar, berkeringat banyak, cepat lelah,
sulit tidur, sering BAB
Terkadang tidak menimbulkan gejala klinis
yang berati, tetapi pada tipe anaplastik yang
cepat membesar bahkan dalam hitungan
minggu
Disertai perubahan suara menjadi serak
Rasa nyeri
Benjolan tumbuh cepat, konsistensi keras,
melekat ke jaringan sekitar, serta terdapat
benjolan pada kelenjar getah bening di daerah
leher, merupakan ciri keganasan tiroid
undifferentiated
Alat yang digunakan
Biopsi Aspirasi Jarum Halus (BAJAH)
Bermanfaat sebagai diagnostik pra bedah.
Biaya terjangkau
Di Amerika terdiagnosis 25.000 kasus
keganasan tiroid dari sekitar 250.000 BAJAH
Pada populasi dunia, 0,5-10 kasus per 100.000
penduduk menderita benjolan pada kelenjar
tiroid, pada 9 dari 10 bersifat jinak.
Benjolan yang bersifat ganas, harus segera di
terapi.
BAJAH
Biopsi Aspirasi Jarum Halus (BAJAH) atau yang
disebut Fine Needle Aspiration Biopsy
diperkenalkan oleh Martin dan Elis pada tahun
1930 dengan menggunakan jarum 18G
Teknik BAJAH digunakan untuk mendapatkan
sel dan cairan pada tiroid.
Diperlukan keterampilan pengambilan aspirasi
BAJAH yang baik dan benar agar diperoleh
sampel yang adekuat
Pada prinsipnya BAJAH bertujuan untuk
memperoleh sampel sel-sel tumor tiroid yang
teraspirasi melalui penusukkan jarum ke
jaringan nodul tiroid.
Menggunakan jarum berukuran 23-25G serta
semprit.
CARA
Kelenjar tiroid dipalpasi secara hati-hati
Pasien ditempatkan dengan pada posisi
terlentang dengan leher menengadah.
Pasien tidak diperbolehkan menelan,
berbicara, bergerak saat prosedur.
Nodul yang akan diaspirasi d
Kulitnya dibersihkan terlebih dahulu dgn
alkohol
Jarum ditusukkan 10-15 kali tanpa mengubah
arah. Selama 5-10 detik.
Sel-sel yang teraspirasi akan berada dalam
lubang jarum, kemudian ditumpahkan keatas
objek glass, buatlah sediaan hapus.
Sediaan hapus difiksasi basah dan dipulas
dengan Papanicolou
Sediaan lainnya dikeringkan untuk dipulas
Giemsa
Tekan daerah tusukkan hingga perdarahan
berhenti, kemudian tutup dengan small bandage.
Komplikasi yang terjadi biasanya berupa
hematom, ini dikarenakan pada saat prosedur
tindakan, pasien bergerak atau berbicara.
Tindakan BAJAH aman, sederhana, tanpa
komplikasi, dan dapat dipercaya.
Dengan BAJAH dapat mengurangi tindakan bedah
50% kasus.