Anda di halaman 1dari 32

Pendahuluan

P3K merupakan tindakan yang dapat dilakukan oleh orang yang


terlatih atau memahami seluk-beluk anatomi-kesehatan dasar.
Kemampuan dasar ini dapat diperoleh melalui pendidikan umum
formal, pelatihan ataupun pengalaman.
Pertolongan pertama mempunyai makna tindakan pertama
sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan yang lebih baik,
Tujuan P3K : mencegah agar cedera yang timbul tidak lebih
parah, menghentikan perdarahan, mencegah nyeri & menjamin
fungsi saluran napas, sehingga korban dapat terselamatkan dari
bahaya maut semaksimal mungkin. Ada juga korban tidak hanya
mengalami trauma sejenis, tetapi juga kompleks sehingga
penolong pun diharuskan untuk mampu memberikan
pertolongan sekaligus atau sesuai prioritas yang mengancam
nyawa.
Pertolongan Pertama Pada Kasus Tenggelam
Kasus tenggelam sering terjadi pada wilayah perairan .
Ada perbedaan media air sebagai sumber persoalan; air asin atau air
tawar.
Prinsip P3K kasus tenggelam adalah sesegera mungkin mengangkat
korban tenggelam ke permukaan air atau daratan. Hal ini tentu akan
dilakukan oleh orang yang sangat terlatih dalam hal berenang, sehingga
penolong pun tidak menjadi korban berikutnya.
Setelah korban tenggelam ini dapat dikeluarkan dari air, maka
mengusahakan untuk membebaskan fungsi pernapasan & mengeluarkan
air yang sudah terminum dengan cara merangsang terjadinya refleks
muntah (bagi pasien sadar), sedangkan bagi korban tak sadar/ koma kita
harus menghindari terjadinya aspirasi (masuknya air dalam saluran
napas) serta sesegera mungkin dibawa ke fasilitas kesehatan yang
memadai.
Kegawatan pada korban tenggelam adalah terjadinya kegagalan fungsi
pernapasan akibat masuknya cairan(air tawar/ asin) ke dalam jaringan
paru yang dapat menyebabkan gangguan fungsi respirasi. Semakin
cepat diketahui/ ditolong korban tenggelam maka semakin lebih baik
dan mudah untuk penanganan selanjutnya.
Pertolongan Pada Luka Bakar
Terpenting dalam pertolongan pertama pada luka bakar adalah
segera membebaskan korban dari sumber luka bakar kemudian
mengatasi nyeri. Terbakarnya permukaan tubuh membuat sensasi
nyeri yang sangat hebat, terutama pada luka bakar yang tidak
terlalu dalam, sehingga syaraf nyeri banyak mengalami rangsangan.
Selain itu juga perlu mendapat perhatian sumber penyebab luka
bakar itu apa? Api dan air/ uap panas sangat berbeda, begitu juga
dengan lokasi tubuh yang terbakar. Sangat berbahaya adalah
mengirup uap panas, hal ini akan segera menyebabkan udema
jaringan saluran napas, sehingga terjadi obstruksi saluran napas.
Mengurangi perasaan nyeri yang paling ideal adalah air bersih yang
dingin. Seringkali terjadi kesalahan dalam penanganan luka bakar
pada tahapan ini. Penggunaan bahan selain air bersih merupakan
hal yang sangat tidak menguntungkan bagi korban, karena selain air
yang bersih dapat menyebabkan semakin kotornya permukaan luka,
mempersulit pembersihannya pada saatnya nanti dan dapat
menambah rangsangan nyeri itu sendiri. Kalau memungkinkan
berikanlah siraman air mengalir.
PERTOLONGAN LUKA BAKAR

Setiap orang yang terbakar atau tersiram air panas


harus segera dicelupkan bagian badan yang
terbakar ke dalam air dingin, selama penderita
masih merasa panas dan paling sedikit 10 menit.Bila
ada kain yang melekat pada luka bakar biarkan saja,
jangan diangkat agar tidak menimbulkan
pendarahan. Bila penderita telah merasa dingin,
keringkan lalu tutup dengan kain bersih agar tidak
kemasukan kuman pada luka bakarnya.
Pertolongan Pertama Pada Gigitan Binatang
Pedoman dasar pada setiap luka gigitan adalah
mengeluarkan racun yang sempat masuk ke dalam tubuh
korban dengan menekan sekitar luka sehingga darah yang
sudah tercemar sebagian besar dapat dikeluarkan dari luka
tersebut. Seringkali luka yang ditimbulkan tidak sampai
mengeluarkan darah, seyogyanya luka tersebut diperlebar
secukupnya sampai penolong dapat mengeluarkan darah
yang tercemar itu. Tidak dianjurkan mengisap tempat
gigitan, hal ini dapat membahayakan bagi pengisapnya,
apalagi yang memiliki luka walaupun kecil di bagian mukosa
mulutnya. Sambil menekan agar racunnya keluar juga dapat
dilakukan pembebatan( ikat) pada bagian proksimal dari
gigitan, ini bertujuan untuk mencegah semakin tersebarnya
racun ke dalam tubuh yang lain. Selanjutnya segera
mungkin dibawa ke pusat kesehatan yang lebih maju untuk
perawatan lanjut.
Pertolongan pertama pada kecelakaan
lalu lintas
Bila herhadapan dengan kecelakaan lalu lintas, hentikan dulu lalu lintas itu, atau bila
herhadapan dengan korban kebakaran bawalah dulu ke tempat yang aman. Bila Anda
berhadapan dengan banyak korban sekaligus, mintalah teman rnencari pertolongan,
seperti
1. Lihat dulu keadaan, sebelum memberi pertolongan.
2. Usahakan agar dalam memberi pertolongan din Anda tetap aman.
3. Cegahlah jatuh korban lebih banyak, singkirkan korban dan tempat yang berbahaya.
4. Bila jumlah korban banyak, berilah pertolongan tenlebih dahulu pada penderita
yang jiwanya terancam. Cari bantuan, baru kemudian beri pertolongan pada yang
kurang berat.
Sesuai dengan namanya, maka pertolongan yang diberikan bersifat sementara lalu bila
keadaan gawat diteruskan pada orang yang lebih ahli. Biasanya kecelakaan lalu lintas
atau kecelakaan laut yang menimbulkan luka dan patah tulang, sebelum dibawa ke
rumah sakit diberi dulu pertolongan agar penyakitnya tidak bertambah berat atau tidak
bertambah sakit. Selain itu luka-luka kecil dapat pula diobati sendiri, sehingga tidak
perlu diteruskan pada orang ahli.
Orang yang mengalami kecelakaan sendiri bila mempunyai sedikit pengetahuan
tentang pertolongan pertama pada kecelakaan, dapat pula mengobati dirinya sendiri
bila kebetulan di tempat kecelakaan itu tidak ada orang lain.
Pertolongan Pertama Pada Patah Tulang
penanganan patah tulang (fraktur) yang penting diperhatikan adalah ;
mencegah komplikasi lebih parah, mencegah perdarahan, mencegah
infeksi.
Secara teoritis patah tulang dibagi menjadi 2; patah tulang terbuka
dan patah tulang tertutup.
Penanganan pertama pada patah tulang secara prinsipil adalah
menghindari gerakan-gerakan/gesekan-gesekan pada bagian yang
patah.
Tindakan ini dapat dilakukan pembidaian/ pasang spalk dgn kayu atau
benda yang dapat menahan agar kedua fraksi yang patah tidak saling
bergesekan.
Pada patah tulang terbuka, maka penolong juga mencegah agar luka
tersebut tidak terkontaminasi kotoran/ infeksi. Pada patah tulang
vertebra, yang perlu diperhatikan adalah saat pengangkatan korban
harus dalam keadaan vertebranya lurus, artinya korban harus
diletakkan pada alas kasur yang keras, untuk menghindari cedera saraf
pada vertebra. Patah tulang vertebra termasuk yang sangat gawat
apabila daerah frakturnya sekitar leher, karena dapat menyebabkan
kelumpuhan total pada seluruh anggota badan. Fraktur pada tulang
tengkorak dapat menyebabkan kematian mendadak, sehingga
seringkali pertolongan pertama pun tidak sempat dilakukan.
PERTOLONGAN PADA PATAH TULANG
Tulang manusia cukup kuat menahan berat badan, tetapi bila mendapat
pukulan yang teriampau keras dapat patah atau retak. Adanya patah tulang
lapat diketahui bila pendenta merasa sangat sakit di daerah tulang tertentu,
disertai pembengkakan & bentuk anggota badan pun telah herubah,
misalnya lengan atau kaki membengkok atau menjadi lebih pendek.
Untuk menentukan adanya retak tulang perlu dibuat foto Rntgen.
Ada dua macam patah tulang;
1. Patah tulang terbuka, di sini tampak luka dan kadang-kadang
tuiangnya menonjol ke luar. Pertolongannya pertarna-tama harus
dihentikan pendarahan lalu luka di tutup dengan kain bcrsih, kcmudian
dipasang bidai agar tidak bergerak sewaktu diangkut ke rumah sakit.
2. Patah tulang tertutup, tulang patah tetapi tidak disertai iuka. Penderita
yang diduga patah tulang, harus diberi tahu agar tidak bergerak, supaya
tidak bertambah sakit & memperburuk keadaan patah tulangnya. Bila tidak
ada bidai dapat dipakai bantal scbagai ganjalan agar patah tulang tidak
bergerak, atau apa saja asalkan penderita merasa enak dan tidak
bertambah sakit. Penderita dengan patah tulang lengan dan sadar. bila
berjalan ke rumah sakit tidak terlalu jauh dapat disuruh memegang lengan
yang patah itu dengan lengan yang sehat. Selendang, taplak meja atau
perban, dapat pula dipakai untuk menggantung lengan yang patah pada
lehernya.
Bila diduga, penderita patah tulang tumit atau telapak
kaki, jangan disuruh berjalan atau berdiri. Agar kaki
patah tidak hergerak-gerak, maka dalam perjalanan
ke rumah sakit ganjal saja kaki itu dengan bantal
kepala.Bila diduga terdapat patah tulang paha atau
tulang kering, maka ikatlah tungkai yang patah
bersama-sama dengan tungkai yang sehat. jadi kedua
paha, kedua betis dan kaki diikat bersama-sarna,
dengan demikian tungkai yang patah tidak akan
bergerak selama dalam perjalanan ke rumah
sakit. Tulang kering patah
Bila diduga terjadi patah tulang punggung atau tulang leher, sebaiknya, Anda
membiarkan penderita di tempat, sambil rneminta pertolong ambulans. Bila
penderita berada di tengah jalan, blokir dulu jalan itu, sebab bila diangkat
oleh tenaga bukan ahli dapat menyebabkan penderita Iurnpuh seumur
hidup.Ben tahu penderita agar tetap tenang dan tidur di tempat terjadi
kecelakaan, jangan coba memindahkan penderita ke pinggir karena
kesalahan cara mengangkat penderita dapat menyebabkan dia lumpuh dan
tidak dapat menahan keluarnya air seni.

Keseleo
Sendi tulang yang keluar dan mangkuknya disebut keseleo. Pertolongannya
sama dengan patah tulang, yaitu usahakan agar bagian yang sakit tidak
bergerak, lalu segera bawa ke dokter untuk pertolongan selanjutnya.
Adanya sendi yang keluar atau patah tulang hanya dapat diketahui dengan
pasti melalui sinar Rntgen.
PERTOLONGAN PADA KECELAKAAN
DENGAN PENDARAHAN
Korban yang mengeluarkan darah, harus segera dihentikan
pendarahan itu. Bila yang berdarah itu bagian luar tubuh,
tekanlah daerah yang mengeluarkan darah itu dengan kain
bersih atau dengan telapak tangan.Bila yang berdarah itu
lengan atau kaki tekanlah daerah pendarahan lalu angkatlah
bagian tubuh yang berdarah itu sehingga terletak lebih tinggi
dari jantung. Bila pendarahan itu berasal dari kepala atau leher
dan penderita dalam keadaan sadar, suruhlah ia duduk.Bila ada
perban atau kain bersih, ikatlah daerah yang luka itu agak kuat
sehingga darahnya berhenti.
BENDA ASING DALAM LUKA Kotoran, potongan kayu, gelas,
besi yang terdapat di dalam luka yang mudah diangkat bisa
dibuang, tetapi bila benda asing itu terbenam jangan diapa-
apakan, biarlah dokter yang rnengeluarkannya. Tugas Anda
cukup menekan daerah itu agar perdarahannya herhenti lalu
bungkuslah dengan kain bersih.
PERDARAHAN DALAM

Kadang-kadang perdarahan terjadi di dalam rongga


perut, rongga dada, atau rongga kepala, sehingga
tidak tampak dari luar. Keadaan demikian harus
segera mendapat pertolongan dokter. Perdarahan
yang terlalu banyak dapat menyebabkan orang
kehabisan darah & meninggal. Perdarahan yang
mencapai 1 liter perlu segera mendapat transfusi
darah.
Bila ada kecelakaan tanpa ada luka, tetapi tampak
pucat & berkeringat dingin, nadi kecil dan cepat,
jangan lupa ada kemungkinan perdarahan dalam &
harus segera dibawa ke RS atau puskesmas.
PERTOLONGAN PADA ORANG YANG
KERACUNAN
Orang pingsan yang diduga memakan racun harus segera
dibawa ke RS. Selama perjalanan ke RS, penderita
ditengkurapkan & mukanya dimiringkan.
Bila ada sisa makanan atau obat harus dibawa juga ke RS.
Bila korban masih sadar, usahakanlah agar dapat muntah
dengan jalan menyentuh kerongkongannya dengan jari-
jarinya sendiri atau jari-jari Anda. Setelah cukup banyak
muntah yang keluar, berilah minum air atau susu dan segera
bawa ke dokter atau ke RS. Muntahan yang keluar itu harus
dibawa juga ke RS.
Bila racun itu berupa minyak tanah, bensin atau cairan kimia
yang menyebabkan mulut terbakar, tidak boleh dibuat
muntah, agar tidak terjadi pendarahan, bawalah segera ke
RS.
PINGSAN KARENA SENGATAN PANAS
MATAHARI
Pada upacara di terik matahari sering kita
lihat tiba-tiba ada yang jatuh. Korban
demikian harus segera dibawa ke tempat
yang dingin, ke bawah pohon atau ke dalam
rumah. Biarlah dia terbaring sebentar karena
biasanya akan bangun sendiri bila tidak
kepanasan lagi. Bila pingsannya terlalu lama
bawa ke RS.
PINGSAN KARENA KEDINGINAN

Pendaki gunung yang puucaknya dingin dapat pula pingsan


karena kedinginan. Biasanya sebelum pingsan korban
kedinginan & menggigil & bila tidak segera mendapat
pertolongan akan pingsan yang dapat mengakibatkan
kematian. Korban demikian harus segera dibawa ke tempat
hangat, diberi selimut tebal. Bila ada air hangat & korban
masih sadar berilah dia minum. Bila korban sedang berada
di puncak gunung harus segera dibawa turun untuk
mendapat pertolongan lebih lanjut. Sebaiknya sebelum
mendaki gunung, diperiksa dulu ramalan cuaca, bila
ramalan cuaca akan turun hujan lebat sebaiknya ditunda
dulu pendakian itu.
Kompleksitas Pada Pertolongan Pertama
Tidak jarang terjadi korban kecelakaan dengan multiple injury,
sehingga mempersulit bagi penolong. Pada keadaan demikian ini
berlaku skala prioritas. Terpenting adalah menjaga system
saluran pernapasan & detak jantung berfungsi dengan baik,
sehingga kita masih dapat menyelamatkan nyawa korban.
Pada kecelakaan massal seperti kecelakaan pesawat terbang,
tanah longsor, kebanjiran dsb. maka dikenal adanya Samaritan
law, yaitu penolong berhak menilai korban yang masih layak
untuk ditolong dengan kemungkinan harapan hidup masih
tinggi, setelah mereka teratasi, barulah korban yang berikutnya.
Hal ini tergantung juga dari jumlah personil penolong.
Setiap usaha pertolongan berarti diawali dengan niat
yang baik, sehingga untuk menghasilkan hasil yang
baik diperlukan ketrampilan serta pengetahuan yang
cukup agar tidak terjadi kesalahan dalam bertindak.
Tidak jarang di Emergency suatu RS tertentu para
korban yang sudah kita tolong justru sudah meninggal,
hal ini berarti kita tidak berhasil. Paling tidak usaha kita
sudah maksimal disertai dengan kecermatan saat-saat
kita menolong korban, tetapi tidak juga berhasil maka
bukan berarti kita gagal, tetapi memang proses
perjalanan kehidupan sudah sampai waktunya.