Anda di halaman 1dari 10

PENINGKATAN PROFESI TENAGA

KEBIDANAN
KEPMENKESNOMOR900/MENKES/SK/VII/2002
bab 1 pasal 1 : Bidan adalah seorang wanita
yang telah mengikuti program pendidikan bidan
dan lulus ujian sesuai persyaratan yang berlaku.

International Confederation of Midwife bidan


adalah seseorang yang telah menyelesaikan
pendidikan bidan yang diakui oleh negara serta
memperoleh kualifikasi dan diberi izin untuk
melaksanakan praktek kebidanan di negara itu.
Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan
pelatihan dan penguasaan terhadap suatu
pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya
memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses
sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidan
profesi tersebut.
1. Setiap bidan harus menjaga nama baik dan
menjunjung tinggi citra profesinya dengan
menampilkan kepribadian yang tinggi dan
memberikan pelayanan yang bermutu pada
masyarakat.

2. Setiap biadan harus senantiasa


mengembangkan diri dan meningkatkan
kemampuan profesinya sesuai dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
1. Bertindak sesuai keahliannya
2. Mempunyai moral yang tinggi
3. Bersifat jujur
4. Tidak melakukan coba-coba
5. Tidak memberikan janji yang berlebihan
6. Mengembangkan kemitraan
7. Terampil berkomunikasi
8. Mengenal batas kemampuan
9. Mengadvokasi pilihan ibu
Kirkham (1996) menyatakan bahwa kita
dipengaruhi oleh masa lalu kita dan proses
profesionalisasi telah menciptakan dilema dalam
tiga tahap hubungan dengan para bidan, kaum
wanita dan tenaga profesional yang lain.
Hubungan ini menjadi dasar bagaimana kita
melakukan praktik yang perlu dikembangkan.
Para bidan memiliki kekuatan untuk membantu
memperbaiki pelayanan maternitas, untuk
menjadikannya sebagai suatu pelayanan yang
berpusat pada wanita. Inti kebidanan adalah
konsep asuhan sehingga para bidan harus lebih
peka terhadap tanggung jawab mereka pada
wanita yang mereka asuh.
Sebuah filosofi kebidanan (Philosophy for
Midwifery) yang dikeluarkan pada tahun 1991
oleh Royal College of Midwives, tertulis sebagai
berikut : Tujuan profesi kebidanan adalah
menyediakan suatu pelayanan yang memfasilitasi
rasa aman dan kepuasan wanita yang mengalami
perubahan menjadi ibu. Ini adalah pencapaian
yang sangat prinsip dari suatu proses
dukungan,perawatan,bimbingan,pengawasan dan
pendidikan. Kebutuhan wanita yang unik dan
personal dalam masa usia subur mereka adalah
pusat dari pelayanan ini.
Dasar dari suatu pelayanan membutuhkan
pembicara yang baik, suatu sistem yang
menunjukkan pilihan dan suatu pelayanan
informasi yang :
Mengindikasikan apa yang diharapkan kaum
wanita secara tepat
Memungkinkan wanita untuk memiliki
kepercayaan diri dalam membuat keputusan
setelah diberikan informasi yang relevan.
Melibatkan wanita dalam perawatannya
Bagaimanapun, perubahan tidak akan terjadi
kecuali kaum wanita merasa percaya diri,
mampu memberdayakan, mengembangkan dan
mendukung diri mereka sendiri. Bagian dari
pemberdayaan adalah memiliki informasi yang
baik tentang apa yang harus ditawarkan dan
peka terhadap pilihan yang ada. Pengetahuan
adalah kekuatan tapi mengetahui bagaimana
menggunakannya adalah pemberdayaan
Akupuntur (ampuh atasi masalah kesuburan)
adalah ilmu akupuntur yang menerapkan
prinsip biomedik dalam teori dan prakteknya,
dan dilaksanakan oleh seorang dokter spesialis
akupuntur medis.
Water Birthing adalah sebuah cara persalinan
didalam air yang hangat, ibu yang hendak
melahirkan dimasukkan ke dalam sebuah kolam
bersalin khusus yang berisi air hangat dan
besarnya kira-kira berdiameter 2 meter.
Hypnobirthing adalah metode yang berakar pada
ilmu hypnosis dengan metode pendekatan
kejiwaan yang memberi kesempatan kepada
wanita untuk berkonsentrasi, fokus dan rileks.