Anda di halaman 1dari 21

BY

NOVITA TRI R, SST


Diare

Penyakit yang d tandai dengan


bertambahnya frekuensi berak lebih
dari biasanya ( 3 atau lebih per hari,,
yang di sertai perubahan bentuk dan
konsistensi tinja dari penderita
Bayi dikatakan diare bila sudah
lebih dari 3x buang air besar,
sedangkan neonatus dikatakan
diare bila sudah lebih dari 4x buang
air besar
1. Diare akut

diare yg di sebabkan oleh virus yang di


sebut rotaviru yang di tandai dengan buang
air besar lembek atau cair, bahkan dapat air
saja dan berlangsung kurang dari 14 hari.
Diare ini merupakan virus usus patogen,
yang menduduki urutan pertama penyebab
diare akut pada anak2
2. Diare bermasalah

Diare yg di sebabkan oleh infeksi


virus , bakteri, parasit, alergi protein
susu sapi. Penularan melalui kontak
dari orang ke orang..atw dengan alat
rmh tangga. Diare ini umumnya d
awali dengan diare cair kemudian pd
hr ke 2 atw ke 3 baru muncul darah,
dengan maupun tanpa lendir..yg d
ikuti kehilangan nafsu makan dan
badan terasa lemah
3. Diare persisten

Diare akut yg menetap.. Dimana


terjadi kerusakan pada mukosa
usus..penyebabnya sama dgn
diare akut
1. faktor infeksi : bakteri..virus..parasit..
2. faktor parenteral : infeksi bagian tubuh lain
di luar alat pencernaan, misal :
bronkopneumonia
3. faktor malabsorbs : karbohidrat, Lemak,
Protein
4. faktor makanan : makanan yang basi,
Banyak lemak.. Sayuran yg kurang
matang..kebiasaan tdk cuci tangan
5. faktor psikologis : rasa takut, cemas
Mekanisme dasar yang dapat
menyebabkan terjadinya diare yaitu :
1. Makan dan minum yg sudah
terkontaminasi.
2. Bermain dengan mainan yang
terkontaminasi , apalagi pd by yg
sering memasukkan tangan ataupun
mainan..apapun ke dalam mulut
3. Penggunaan sumber air yg
sudah tercemar dan tidak
memasak air dengan air yg
benar
4. Tidak mencuci tangan dengan
bersih setelah buang air besar
Gejala ini disertai
1. cengeng, rewel
2. gelisah
3. Panas
4. Tidak nafsu makan
5. feses cair dan berlendir
6. Anus lecet
7. Dehidrasi
8. BB menurun
9. Turgor kulit menurun
1o. Selaput lendir dan mulut serta kulit menjadi
kering
Ada 6 komplikasi utama yang muncul pada
kasus diare :
1. Dehidrasi
a. Dehidrasi ringan
kehilangan cairan 2sampai 5 persen dgn
gambaran klinik turgor kulit kurang elastis,
suara serak, px blm jatuh pd keadaan syok
B. dehidrasi sedang

kehilangan cairan 5 smpai 8


persen dari berat badan..
Gambaran klinik turgor kulit
jelek, suara serak, presyok nadi
cepat dan dalam
C. Dehidrasi berat

kehilangan 8 smpek 1o dri berat


badan, gambaran klinik tanda
tanda dehidrasi sedang di
tambah kesadaran menurun,
apatis sampai koma, otot otot
kaku sampai sianosis
2. Renjatan hipovolemik
3. Kejang
4. Bakteriemia
5. Malnutrisi
6. Intoleransi sekunder akibat
kerusakan mukosa usus (perforasi}
Diare yg berlangsung terus selama
berhari hari dapat membuat tubuh
penderita kekurangan cairan atau
dehidrasi. Jika dehidrasi di katakan
berat maka resiko kematian dapat
mengancam
1. Usahakan untuk selalu mencuci
tangan sebelum menyentuh makanan .
Ada waktu penting untuk mencuci
tangan :
a. Sebelum makan
b. setelah bab dan bak
c. sebelum memegang bayi
e. sebelum menyiapkan makanan
Prinsip perawatan diare adalah :
1. Pemberian cairan (rehidrasi awal dan
rumatan }
2. Diatetik ( pemberian makanan }
3. Obat obatan
4. Teruskan pemberian ASI karena dapat
meningkatkan daya tahan tubuh
Oralit di berikan sebanyak kurang lebih 1oo
ml per kg BB, setiap 4 sampai 6 jam pada
kasus dehidrasi ringan sampai berat. Ada
beberapa cara membuat cairan rumah tangga
yaitu :
a. Larutan gula garam (LGG}
1 sendok teh gula pasir + 1 2 sendok teh
garam dapur halus + 1 gelas air masak atau
air teh hangat
b. Air tajin ( 2 liter + 5 gr garam
1. Cara tradisional
3 liter air + 1oo gr atau 6 sendok
makan beras di masak selama 45
6o mnt
2. cara biasa
2 liter air + 1 gr tepung beras+ 5 gr
garam dimasak hingga mendidih