Anda di halaman 1dari 9

OBAT HERBAL SISTEM SARAF

kelompok 4C
Disusun Oleh :

Danya E. Khanza 3311131089

Fairuz Meidi Sari 3311131091

Widya wastuti 3311131104

Dewi Angga Asrini 3311131110

Gina Fitri Husniah 3311131113

Dimas Rafli P.H 3311131129


Mason natural Valerian

Komposisi :
Tiap kapsul mengandung :
Bubuk akar valeriana 500 mg
Dosis :
1 kali sehari
Akar valerian (valerian root)

Klasifikasi

Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Subkelas : Sympetalae
Bangsa : Rubiales
Suku : Valerianaceae
Marga : Valeriana
Spesies : Valeriana officinalis
Kandungan dan manfaat akar valerian
Akar valerian mengandung beberapa bahan aktif yaitu asam valerenat, valepotriat,
alkaloid (aktinidin,katitin,chatarine,valeriarine), lignan, dan beberapa asam amino
bebas seperti asam G-amino butirat (GABA), tirosin,arginin, dan glutamin.

Berdasarkan beberapa uji preklinik diketahui bahwa akar Valerian memiliki khasiat
hipnotik, sedatif, dan anti ansietas,dengan potensi efek yang berbedabeda. Efek
hipnotik dari Valerian adalah yang paling menonjol. Beberapa uji klinis
menunjukkan Valerian efektif dalam terapi insomnia.
Adapun efek lain dari Valerian yang perlu pembuktian lebih lanjut diantaranya tonik
pada jantung, pereda kejang (sposmolitik), peluruh kentut (karminatif), peluruh
kencing (diuretik), peluruh dahak (expectorant), penurun tekanan darah (hipotensif),
obat migrain, dan asma akibat cemas (nervous asthma).
Mekanisme kerja akar valerian

Efek biologi dari asam valerenat, menghambat enzim yang bertanggung


jawab dalam katabolisme salah satu neurotransmiter susunan sistem
saraf pusat (SSP) yakni GABA. Karena adanya hambatan katabolisme,
menyebabkan konsentrasi GABA meningkat, mengakibatkan aktivitas
susunan saraf pusat menurun. Mekanisme inilah yang mungkin
bertanggung jawab dalam efek sedatif dari Valerian.
Glutamin yang terkandung dalam Valerian dapat menembus sawar darah yang
kemudian diubah menjadi GABA. Valerian juga berpengaruh pada presinaps
neuron GABA-ergik meskipun mekanisme aksinya belum jelas, berpengaruh
dalam pelepasan GABA sinaptosomal, menghambat reuptake GABA, dan
menghambat katabolisme GABA. Hal-hal tersebut diatas kemungkinan
memperkuat efek sedasi Valerian.

Dosis akar valerian secara empiris: akar valerian (secukupnya) direbus


dalam 2 gelas air dan dibiarkan hingga menjadi 1 gelas, diminum saat
menjelang tidur.
Interaksi Obat

OBAT HERBAL OBAT KONVENSIONAL INTERAKSI OBAT


Valerian Antihistamin Sedasi berlebihan
Daftar pustaka

Budiarti Indah. Penentuan Tpe (Time Peak Effect) Valerian Berdasarkan Waktu
Tidur Mencit Balb/C Yang Diberi Barbiturat. Laporan Akhir Karya Tulis Ilmiah.
Semarang: Universitas Diponegoro;2009
Tjitrosoepomo, Gembong. 2005. Taksonomi Tumbuhan Obat-Obatan.
Yogyakarta :Gadjah Mada University Press
www.fairview.org/healthlibrary/content/ma-valerian-ma.htm
www.medicine/herbs_supplement/valerian.php