Anda di halaman 1dari 17

Wilms Tumor

(Nefroblastoma)
Keperawatan Anak II
Definisi
Merupakan tumor tunggal yang muncul dari
parenkim ginjal
Tumor ini dipisahkan dari ginjal oleh sebuah simpai
membran
Tumor ini berasal dari sel-sel renoblas yang terdapat
dalam parenkim ginjal
Prevalensi
Biasanya terjadi pada anak-anak usia < 10 tahun
dan terbanyak 3,5 tahun.

Tumor urogenital terbanyak pada anak-anak

10% menyerang bersamaan pada kedua ginjal

Sering diikuti oleh kelainan bawaan lain: anridia,


hemihipertropi, anomali organ genital.
Etiologi
Terjadi mutasi post zygot (sporadik)
Terjadi mutasi pre zygot (familial)

Kebanyakan kasus bersifat sporadis, sekitar 1% bersifat


familial yang diturunkan secara autosomal dominan.
Manifestasi Klinis
1. Perut membuncit (tumor abdomen): 75%-90%

2. Hematuria (makroskopis) terdapat kira-kira 20% kasus,


mungkin akibat infiltrasi tumor ke dalam kaliks.

3. Hipertensi diduga terjadi karena penekanan tumor pada


arteri renalis sehingga terjadi iskemia jaringan ginjal atau
akibat hipersekresi renin.
Manifestasi Klinis
4. Anemia dan penurunan berat badan

5. Demam, malaise, muntah-muntah, dan anoreksia

6. Nyeri perut yang bersifat kolik akibat perdarahan dalam


saluran kencing

7. Tanda-tanda infeksi saluran kencing


Penyebaran dan Metastase
1. Perkontinuitatum: melalui jaringan lemak perirenal lalu
ke peritoneum dan organ-organ abdomen (ginjal
kontralateral, hepar, dll)
2. Hematogen: terjadi sesudah pertumbuhan tumor ke
dalam vasa renalis kemudian menyebar terutama ke
paru-paru (90%) lalu ke otak dan tulang-tulang.
3. Limfogen: penyebaran limfogen ini terjadi pada
kelenjar regional sekitar vasa para-aortal atau dalam
mediastinum.
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan USG abdomen
CT-Scan abdomen
Pemeriksaan radiografi thoraks diperlukan untuk
menentukan adanya metastasis ke paru.
Diagnosis keperawatan
yang dapat diangkat:
1. Kerusakan integritas jaringan
2. Resiko cedera
3. Gangguan pertukaran gas
4. Resiko infeksi
5. Ansietas
6. Nyeri
7. Ketidakefektifan koping keluarga
8. Perubahan proses keluarga
9. Keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan
Intervensi PreOp Kep
1. Hindari palpasi abdomen untuk mencegah
penyebaran tumor.
a. Ttv
b. Tanda dan gejala obstruksi vena kava
c. Tanda dan gejala gagal ginjal
d. Nyeri tulang
e. Anemia dan kecenderungan perdarahan
f. hipertensi
2. Pantau status klinis anak; observasi adanya tanda
dan gejala komplikasi.
3. Beri penjelasan preprosedur dan prabedah sesuai
usia kepada anak untuk mengurangi ansietas.
4. Dorong anak dan orang tua untuk
mengekspresikan kekhawatiran dan ketakutannya
tentang diagnosis.
Intervensi PostOp Kep
1. Pantau status klinis anak
2. Pantau fungsi abdomen anak
3. Tingkatkan keseimbangan cairan dan elektronik
4. Pertahanan dan dukungan status pernapasan
5. Pantau keutuhan dan penyembuhan tempat insisi
6. Penuhi kebutuhan higienis anak
7. Lindungi anak dari infeksi akibat imunosupresi
8. Pantau efek samping dari radiasi; tumor sensitif radiasi
9. Pantau efek samping kemoterapi
10. Pantau dan redakan nyeri pada anak
11. Berikan stimulasi dan/atau aktivitas yang sesuai
dengan perkembangan anak
PENATALAKSANAAN WT
Di beberapa pusat kesehatan di Amerika Serikat,
penatalaksanan meliputi reseksi komplit atau sebagian.
Kemoterapi

Pemantauan post-terapi dianjurkan pada pasien yaitu dengan


pemeriksaan radiografi thoraks setiap 3 bulan selama tahun
pertama dan kedua, dan setiap 6 bulan selama 5 tahun
berikutnya. Pemeriksaan USG abdomen dianjurkan setiap 3
bulan selama tahun pertama dan kedua setelah terapi, dan
selanjutnya tiap 6 bulan sampai 5 tahun setelah terapi.