Anda di halaman 1dari 6

Jembatan gantung adalah jembatan yang berfungsi sebagai pemikul langsung

beban lalu lintas yang melewati jembatan tersebut, terdiri dari lantai jembatan, gelagar

pengaku, batang penggantung, kabel pemikul dan pagar pengaman.Seluruh beban lalu

lintas dan gaya-gaya yang bekerja dipikul oleh sepasang kabel pemikul yang menumpu

di atas 2 pasang menara dan 2 pasang blok angkur.(Surat Edaran Menteri PU, 2010).
Menurut Supriyadi, B. (2007) jembatan gantung terdiri atas pelengkungan penggantung dan batang

penggantung (hanger) dari kabel baja, dan bagian lurus berfungsi mendukung lalu lintas kendaraan.

Selain bentang utama, jembatan gantung biasanya mempunyai bentang luar (side spam) yang berfungsi

untuk mengikat atau mengangkerkan kabel utama pada balok angker.


1. Bentuk bentang War bebas (side span free)
Pada bentang luar, kabel utama tidak menahan atau
dihubungkan dengan lantai jembatan oleh hanger
(penggantung), jadi tidak ada hanger pada bentang luar.
Disebut juga dengan tipe straight backstays atau kabel
utama pada bentang luar berbentu lurus.
2. Bentuk bentang luar digantungi (side span
suspended)
Pada bentuk ini kabel utama pada bentang luar menahan
struktur lantai jembatan dengan dihubungkan oleh
hanger. Steiveman (1953), membedakan jembatan
gantung menjadi 2 jenis yaitu:
a. Jembatan gantung tanpa pengaku
Jembatan gantung tanpa pengaku adalah tipe jembatan
gantung dimana seluruh beban sendiri dan lalu lintas
didukung penuh oleh kabel. Hal ini dikarenakan tidak
terdapatnya elemen struktur kaku pada jembatan.
Jembatan gantung tanpa pengaku hanya digunakan
untuk struktur yang sederhana (bukan untuk struktur
yang rumit dan berfungsi untuk menahan beban yang
terlalu berat), karena tidak adanya pendukung lantai
jembatan yang kaku atau kurang memenuhi syarat untuk
diperhitungkan sebagai struktur kaku/balok menerus.
b. Jembatan gantung dengan pengaku
Jembatan dengan pengaku adalah tipe jembatan gantung
dimana pada salah satu bagian stukturnya mempunyai
bagian yang lurus yang berfungsi untuk mendukung
lantai lalu lintas(dek). Dek pada jembatan gantung jenis
ini biasanya berupa struktur rangka, yang mempunyai
kekuatan EI tertentu.
Jembatan gantung dengan pengaku
mempunyai dua dasar bentuk umum, yaitu:

A. Tipe rangka batang kaku (stiffening truss).


Pada tipe ini jembatan mempunyai bagian
yang kaku atau diperkaku yaitu pada
bagian lurus pendukung lantai jembatan
atau dek yang dengan hanger dihubungkan
dengan kabel utama.
B. Tipe rantai kaku (braced chain). Pada tipe ini
bagian yang kaku atau diperkaku adalah
bagian yang berfungsi sebagai kabel utama.