Anda di halaman 1dari 23

P2A0 Post Partus Maturus

Spontan dengan Manual


Plasenta e.c. Retensio Plasenta

Presentasi Kasus oleh:


Isma Resti Pratiwi,

Ilmu Kesehatan Wanita


RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang
2017
Ny. W, Wanita Usia
51 Tahun
Keluhan utama: Ari-ari tidak lahir > 30 menit
setelah melahirkan
3
Riwayat Penyakit Sekarang

>30 Menit
Setelah
H-1 SMRS Pasien melahirkan
Melahirkan
spontan pkl 14.45 WIB,
Bayi laki-laki 3500 gr,
PB = 52 cm

G2P1A0 datang Ari-ari pasien tidak


dengan keluhan lahir, perdarahan (+),
mulas-mulas >2x / 10 KU pasien menurun,
menit, pengeluaran H+1 MRS Tanda vital memburuk
lendir (+), darah (+)
Riwayat Haid & ANC

Menarche : 13 tahun
Siklus haid : Teratur, 28 hari / bulan
Durasi : 5-7 hari, 2-3 kali ganti pembalut
HPHT : 5 Agustus 2016
TP : 17 Mei 2017
KB : (-)
ANC : 5 kali, hampir setiap sejak trimester
dua, di praktek bidan / puskesmas
Riwayat Perkawinan &
Kehamilan

Pasien kawin baru 1 kali ini. Lama menikah


dengan suami sekarang 10 tahun.

Anak :
Perempuan, 5 tahun, lahir pervaginam di bidan,
berat badan lahir: 3200 gram, langsung menangis.
Riwayat perdarahan dari jalan lahir (+)
Pemeriksaan Fisik (23/6/17)
BP = HR : 104 tpm x/m, RR = 24 x/m, 97% T ax 36,3C
80/50mmHg regular, pulsus defisit (-)
KU: tampak lemah GCS 456 , compos mentis
Mata CA (+/+) SI (-/-)
THT t.a.k
Cor BJ I & II reguler, mur mur (-), gallop (-)

Pulmo Snd Ves +/+ Rh (-/-) Wh (-/-)

Abdomen Soefl, bising usus (+) normal, nyeri tekan di seluruh kuadran
abdomen
TFU teraba 2 jari di bawah pusar, kontraksi (-)

Genitalia Teraba tali pusat keluar dari OUE, Stolset (+), Portio terbuka
sedikit, Ujung plasenta teraba menempel dinding uteri.
Ekstremitas Edema (-), Akral dingin, sianosis (-) CRT > 2 detik
Pemeriksaan Laboratorium

Lab 22 / 6 / 2017 23 / 6 / 2017

Hb 11,2 g/dl 8,0 g/dl


Leukosit 7.500 / L 26.500 / L
Trombosit 154.000 / L 112.000 / L

Hematokrit 33,1 % 22,4 %

Eritrosit 3,61 x 106 / L 2,45x 106 / L


Gol Darah B B
Diagnosis
Clinical Diagnosis:
P2 A0 H post partus maturus normal
dengan perdarahan post partum et causa
retensio plasenta
Penatalaksanaan

Cefotaxime 1gr single


dose IV
Oksigen 2-3 liter/menit Metronidazole
dengan kanul oksigen 3x500 mg PO
IVFD 2 line: Asam Mefenamat 3x
Line I: 20 i.u Oxytocin 500 mg tab
drip 12 tetes/ menit B. Comp 1 x 1 tab
Observasi tanda dalam cairan RL 500 cc
vital, keadaan
umum, Line II: NaCl 0,9% 20
perdarahan tetes/ menit + Rencana
pervaginam dan transfusi 2 kolf Whole
jumlah urin. Blood
Manual plasenta
Memasang kateter urin
Prognosis

Quo ad vitam : Dubia ad bonam


Quo ad sanactionam : Dubia ad bonam
Quo ad Functionam : Dubia ad malam
Follow Up 24/5/2017

S : Nyeri perut (+) min, nyeri jahitan (+)., lemas (+), pusing (-)
O : TD: 100/80 mmHg N: 80 x/menit S: 36,7 C RR: 18 x/ menit
Mata: CA -/-
Abdomen: datar, TFU teraba 4 jari di bawah pusar, kontraksi (+)
Genitalia: Perdarahan (+)
Lab post transfusi 2 kolf WBC: 9,0 gr/dl
A : P2A0 post partus maturus spontan H+2 dengan manual
plasenta ec retensio plasenta
P : IVFD RL 20 tpm
Amoxicillin tab 3 x 500 mg p.o
Methylergometrin tab 3x1 tab p.o
Asam mefenamat tab 3 x 500 mg p.o
Observasi KU, TTV, PPV
Follow Up 24/5/2017

S : Nyeri perut (+) min, nyeri jahitan (+)., lemas (+), pusing (-)
O : TD: 100/70 mmHg N: 82 x/menit S: 36,5 C RR: 18 x/ menit
Mata: CA -/-
Abdomen: datar, TFU teraba 4 jari di bawah pusar, kontraksi (+)
Genitalia: Perdarahan (+)
A : P2A0 post partus maturus spontan H+3 dengan manual
plasenta ec retensio plasenta
P : IVFD RL 20 tpm
Amoxicillin tab 3 x 500 mg p.o
Methylergometrin tab 3x1 tab p.o
Asam mefenamat tab 3 x 500 mg p.o
Rencana pulang dan nasihat pulang: bedrest di rumah, tidak
melakukan kerja berat, menyusui bayi
Pembahasan
Pembahasan

Hamil anak kedua, riwayat perdarahan


Anamnesis risiko retensio
Multiparitas, usia > 30 tahun

Penurunan TD, Peningkatan Frekuensi Nadi


tanda syok
Pemfis CA +/+, lemas, pusing, Perdarahan per
vaginam

Plasenta tiak lahir > 30 menit setelah bayi


Diagnosis lahir
Retensio Plasenta

Suatu keadaan dimana plasenta belum lahir 30


menit setelah bayi lahir.
Faktor Risiko
Gravida berusia lanjut
Multiparitas, plasenta acreta jarang dijumpai pada
primigravida
Faktor uterus:
Bekas secsio cesaria, plasenta tertanam di cicatrix uterus
Bekas curettage
Bekas pengeluaran plasenta secara manual
Bekas endometritis
Faktor plasenta:
Plasenta previa
Implantasi corneal
Plasenta suka lepas karena:
Mempunyai inersi di sudut tuba
Berukuran sangat kecil atau plasenta anularis
Jenis-jenis

Plasenta adhesiva
Plasenta akreta
Plasenta inkreta
Plasenta perkreta
Plasenta inkaserata
Prinsip Tatalaksana
Airway and Breathing
Oksigenasi
Circulation
Resusitasi cairan,
penghentian
perdarahan
Disability
Kateter urine
Output
IV line
Terapi cairan
Transfusi
Manual Plasenta

Perdarahan pada kala III persalinan kurang lebih


500 cc
Retensio plasenta setelah 30 menit anak lahir
Setelah persalinan yang sulit seperti forceps,
vakum, perforasi dilakukan eksplorasi jalan lahir.
Tali pusat putus
Pemilihan Obat
Thanks!
Any questions ?