Anda di halaman 1dari 14

RANGKAIAN AKTIFITAS MENGATUR

KEUANGAN SEKOLAH MULAI DARI


PERENCANAAN, PEMBUKUAN, PEMBE-
LANJAAN, PENGAWASAN DAN
PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN
SEKOLAH.
MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGGUNAAN
KEUANGAN SEKOLAH.
MENINGKATKAN AKUNTABILITAS SERTA TRANSPARANSI
KEUANGAN SEKOLAH.
MEMINIMALKAN PENYALAHGUNAAN ANGGARAN SEKOLAH.

UNTUK MENCAPAI TUJUAN TERSEBUT, DIBUTUHKAN


KREATIFITAS KEPALA SEKOLAH DALAM MENGGALI SUMBER-
SUMBER DANA, MENEMPATKAN BENDAHARAWAN YANG
MENGUASAI DALAM PEMBUKUAN DAN
PERTANGUNGGJAWABAN KEUANGAN SERTA
MEMANFAATKANNYA SECARA BENAR SESUAI PERATURAN
PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.
KEUANGAN SEKOLAH DAPAT BERSUMBER
DARI ANTARA LAIN :
DANA PEMERINTAH.
DANA DARI ORANG TUA SISWA.
DANA DARI MASYARAKAT.
DANA DARI ALUMNI
DANA DARI KEGIATAN WIRAUSAHA
SEKOLAH
YANG MASING-MASING PERUNTUKANNYA
HARUS DIPERTANGGUNGJAWABKAN
DENGAN BENAR DAN TRANSPARAN
SEMUA PENGELUARAN KEUANGAN SEKOLAH
DARI SUMBER MANAPUN HARUS DI
PERTANGGUNGJAWABKAN, HAL TERSEBUT
MERUPAKAN BENTUK TRANSPARANSI DALAM
PENGELOLAAN KEUANGAN. PRINSIP
TRANSPARANSI DAN KEJUJURAN DALAM
PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN HARUS
DIJUNJUNG TINGGI.
1. SEMUA PEMASUKAN DAN PENGELUARAN ATAU
BELANJA TERTULIS DALAM PEMBUKUAN KEUANGAN.
2. MEMBUAT LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN
KEUANGAN SEKOLAH.
3. MEMPERTANGGUNGJAWABKAN KEUANGAN SEKOLAH
KEPADA DINAS TERKAIT, DALAM HAL INI DINAS
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI LAMPUNG,
UNTUK JENJANG SMA/SMK.
4. MEMPERTANGGUNGJAWABKAN KEUANGAN SEKOLAH
OLEH KEPALA SEKOLAH DAN BENDAHARA KEPADA
KOMITE SEKOLAH, TENAGA PENGAJAR DAN TENAGA
KEPENDIDIKAN.
1. BUKU KAS UMUM
MERUPAKAN BUKU UTAMA UNTUK MENCATAT SEMUA
TRANSAKSI
KEUANGAN.
2. BUKU PEMBANTU
BUKU PEMBANTU DIBEDAKAN MENJADI :
A. BUKU PEMBANTU KAS, UNTUK MENCATAT TRANSAKSI
KEUANGAN TERKAIT DENGAN UANG KAS DI BENDAHARA.
B. BUKU PEMBANTU BANK, UNTUK MENCATAT TRANSAKSI
KEUANGAN TERKAIT DENGAN UANG DI BANK.
C. BUKU PEMBANTU PAJAK, UNTUK MENCATAT TRANSAKSI
TERKAIT DENGAN PEMUNGUTAN DAN PENYETORAN PAJAK
OLEH BENDAHARA SEKOLAH.
SELURUH TRANSAKSI DAPAT DILAKUKAN
DENGAN TULIS TANGAN ATAU
MENGGUNAKAN KOMPUTER.

DALAM HAL PEMBUKUAN DILAKUKAN


DENGAN KOMPUTER, BENDAHARA WAJIB
MENCETAK BKU DAN BUKU-BUKU PEMBANTU
SEKURANG-KURANGNYA SATU KALI DALAM
SATU BULAN SERTA MENATAUSAHAKAN
HASIL CETAKAN BKU DAN BUKU-BUKU
PEMBANTU BULANAN, SETELAH
DITANDATANGANI KEPALA SEKOLAH DAN
BENDAHARA SEKOLAH.
SEMUA TRANSAKSI PENERIMAAN DAN
PENGELUARAN DICATAT DALAM BUKU KAS
UMUM DAN BUKU PEMBANTU YANG
RELEVAN SESUAI DENGAN URUTAN TANGGAL
KEJADIANNYA .
UANG TUNAI YANG ADA PADA KAS TUNAI
BENDAHARA TIDAK MELEBIHI JUMLAH
Rp. 50.000.000,- (LIMA PULUH JUTA RUPIAH,-). SESUAI
PASAL 20
AYAT 6-7 PMK NO. 162/PMK.05/2013
APABILA BENDAHARA MENINGGALKAN TEMPAT
KEDUDUKANNYA ATAU BERHENTI DARI JABATANNYA,
BUKU KAS UMUM DAN BUKU-BUKU PEMBANTU SERTA
BUKTI-BUKTI PENGELUARAN TIDAK BOLEH DI BAWA DAN
HARUS DISIMPAN DI KANTORNYA.
1. PADA SETIAP AKHIR TAHUN ANGGARAN,
BENDAHARA HARUS MEMBUAT LAPORAN
KEUANGAN.
2. LAPORAN KEUANGAN TERSEBUT HARUS DILAMPIRI
BUKTI-BUKTI PENGELUARAN YANG ADA.
3. KWITANSI ATAU BUKTI-BUKTI PEMBELIAN ATAU
BUKTI PENERIMAAN DAN BUKTI PENGELUARAN.
4. NERACA KEUANGAN JUGA HARUS DITUNJUKKAN
UNTUK DIPERIKSA OLEH TIM
PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DARI
KOMITE SEKOLAH.
KHUSUS UNTUK PENATAUSAHAAN KEUANGAN
SEKOLAH YANG BERSUMBER DARI DANA BOS,
HARUS SESUAI DENGAN FORMAT
PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN SESUAI
DENGAN JUKNIS PENGELOLAAN DANA BOS.
DALAM HAL PEMBELIAN BARANG YANG MENJADI
INVENTARIS SEKOLAH, BENDAHARA WAJIB
MELAPORKAN KEPADA PENGELOLA BARANG
SEKOLAH/BENDAHARA BARANG SEKOLAH.
BARANG INVENTARIS YANG DITERIMA OLEH
SEKOLAH SEBAGAI HASIL PEMBELIAN HARUS
DICATAT DALAM BUKU PENERIMAAN BARANG
SEBAGAI BUKTI PENERIMAAN BARANG. BARANG
YANG DITERIMA ATAS PEMBELIAN HARUS
DICOCOKKAN DENGAN SURAT PERINTAH KERJA
ATAU SURAT PEMESANAN YANG DITANDATANGANI
OLEH KEPALA SEKOLAH, YANG DICOCOKKAN
BERDASARKAN JENIS, JUMLAH BARANG, HARGA
BARANG SERTA KONDISI FISIK BARANG.
JIKA JUMLAH/HARGA SESUAI DAN KONDISI FISIK
BARANG BAIK, MAKA BARANG DAPAT DITERIMA,
JIKA TIDAK SEBAIKNYA DITANGGUHKAN ATAU
DIBERI CATATAN.
SELURUH BARANG INVENTARIS YANG TELAH
DICATAT PENERIMAANNYA OLEH SEKOLAH,
PADA TAHAP SELANJUTNYA HARUS
DICATATKAN DALAM BUKU INVENTARIS
BARANG. BUKU INVENTARIS INI BERFUNGSI
UNTUK MELIHAT KUANTITAS BARANG YANG
DITERIMA, YANG DIPINJAMKAN KEPADA
PESERTA DIDIK APABILA ADA DAN YANG ADA
DISEKOLAH.
SEKOLAH MELAPORKAN SETIAP HASIL
PEMBELIAN BARANG INVENTARIS KEPADA
DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LAMPUNG BAGI
SMA/SMK BERIKUT DENGAN RINCIAN JUMLAH
HARGA SETIAP BARANG YANG DIBELI.
KESIMPULAN
SELURUH PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KEUANGAN HARUS
DICATAT DAN DIRINCI SECARA TRANSPARAN OLEH
BENDAHARA YANG MERUPAKAN BENTUK PERTANGGUNGJAWABAN
KEUANGAN BENDAHARA.

* PENATAUSAHAAN KEUANGAN SEKOLAH, MERUPAKAN SALAH SATU


SUBSTANSI MANAJEMEN SEKOLAH YANG AKAN TURUT
MENENTUKAN BERJALANNYA KEGIATAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH.

PENATAUSAHAAN KEUANGAN SEKOLAH MERUPAKAN TINDAKAN


KEPENGURUSAN/PENATAUSAHAAN KEUANGAN YANG
MELIPUTI PELAKSANAAN, PENCATATAN DAN PERTANGGUNG
JAWABAN SERTA PELAPORAN.