Anda di halaman 1dari 41

Kuliah ke 5

Peradangan/Inflamasi
Ciri :
1. Vasodilatasi pembuluh darah
2. Adanya sel radang
3. Meningkatnya aliran darah
GAMBARAN UMUM INFLAMASI
Proses peradangan adalah reaksi kompleks
protektif terhadap jejas serta membuang sel
dan jaringan nekrotik yang diakibatkan
kerusakan sebelumnya.
Sel-sel terdiri dari respon vaskuler, migrasi dan
aktivasi dari leukosit dan reaksi sistemik. 2
Inflamasi terbagi menjadi 2 pola dasar
INFLAMASI AKUT

Berlangsung relatif singkat (beberapa menit hari),


ditandai eksudasi cairan dan protein plasma serta
akumulasi neutrofil yang menonjol bila gagal :
INFLAMASI KRONIS

Berlangsung lama, ditandai adanya limfosit dan


macrophage disertai proliferasi pembuluh darah, fibrosis
dan kerusakan jaringan.
3
CLINICAL FEATURE
Egyptian Papyrus (3000 BC), Celsus Four cardinal sign:
Rubor
Tumor
Calor
Dolor

Virchow:
- Functio laesa
4
INFLAMASI AKUT
Respon cepat akibat adanya jejas, dengan
mengirimkan berbagai mediator pertahanan
tubuh leukosit dan protein plasma menuju
tempat jejas.
5
INFLAMASI AKUT
Memiliki 2 komponen utama :
Perubahan vaskuler
Berbagai kejadian yang terjadi pada sel
STIMULI PADA PERADANGAN AKUT
Infeksi (bakteri, virus, parasit) dan toksin
mikroba
Jaringan nekrosis : akibat trauma (tumpul,
penetrasi), jejas fisik, kimia (thermal injury
misal: luka bakar, radiasi, bahan kimia)
Benda asing
Reaksi imunitas (reaksi hipersensitivitas
PERUBAHAN VASKULER PADA RADANG AKUT
Perubahan Kaliber dan Aliran Pembuluh
Darah
Peningkatan Permeabilitas Vaskuler
Resolusi
Jika cedera bersifat terbatas/ berlangsung singkat
Tidak ada kerusakan jaringan/ kecil
Jaringan mampu menggantikan setiap sel yang
cedera
Terjadi perbaikan terhadap normalitas histologis
dan fungsional
27
Pembentukan jaringan parut atau fibrosis
Destruksi jaringan substansial/ tidak beregenerasi
Eksudat fibrinosa yang luas organisasi fibrosis
Berlangsung menjadi inflamasi kronik

mengikuti inflamasi akut atau responnya kronik


sejak awal, Misal: Infeksi virus, jejas yang
persisten, penyakit autoimun.
28
INFLAMASI KRONIK
Inflamasi yang memanjang (berminggu-
minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-
tahun) dan terjadi inflamasi aktif , jejas
jaringan dan penyembuhan secara serentak 35
Inflamasi Kronik Ditandai Dengan:
Infiltrasi sel Mononuclear ( Macrophage,
Lymphosit dan Plasma Cell)
Destruksi jaringan
Penyembuhan, meliputi proliferasi pembuluh
darah baru (angiogenesis) dan fibrosis
Inflamasi kronik dapat terjadi pada:
INFEKSI VIRUS

Infeksi intrasel, perlu limfosit (dan makrofag) untuk


mengidentifikasi serta eradikasi
INFEKSI MIKROBA PERSISTEN

Misal: TBC, Treponema pallidum


Mengakibatkan patogenitas langsung yg lemah,
menimbulkan respos imun hypersensitifitas lambat,
menghasilkan radang granulomatosa
PAPARAN INFLAMASI YANG LAMA TERHADAP
AGEN YANG BERPOTENSI TOKSIK
Misal: paparan material eksogen yang tak
dapat didegradasi, misal partikel silika
terinhalasi.
PENYAKIT AUTOIMUN

Misal: Artritis Rheumatoid


Other Cells in Chronic Inflammation
Lymhocyte
Plasma calls
Eosinophils
Mast cells
41
Praktikum 5
Jaringan Tulang Rawan dan
Kompakta
Cartilage
cells-- chondroblast, chondroclast,
chondrocyte
cartilage-- hyaline, elastic, fibrous
isogenous group
lacuna
perichondrium
territorial and interterritorial matrix
Bone
canaliculi
canals-- central and Volkmann's
cells-- megakaryocyte, osteoblast, osteoclast,
osteocyte, and osteoprogenitor
diaphysis and epiphysis
endosteum and periosteum
Haversian system (osteon)
Howship's lacuna
lacuna
lamellae (circumferential and interstitial)
spicule/trabeculum
Tulang Rawan
Tulang Rawan = Kartilago

Fungsi : Penyokong Tubuh

Jenis : 1. Kartilago Hialin


2. Kartilago Fibrosa
3. Kartilago Elastik
K. Hialin
Matriksnya bening kebiruan.
Terdapat pada permukaan tulang sendi, cincin
tulang rawan pada batang tenggorok dan
cabang batang tenggorok, ujung tulang rusuk
yang melekat pada tulang dada dan pada
ujung tulang panjang.
K. Hialin
Kartilago hialin merupakan bagian terbesar
dari kerangka embrio juga membantu
pergerakan persendian, menguatkan saluran
pernafasan, memberi kemungkinan
pertumbuhan memanjang tulang pipa dan
memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak
saat bernafas.
K. Fibrosa
Matriksnya berwarna gelap dan keruh.
Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-
ligamen tertentu pada tulang, persendian
tulang pinggang, pada calmam antar ruas
tulang belakang dan pada pertautan antar
tulang kemaluan kiri dan kanan.
Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan
penyokong.
K. Elastik
Matriksnya berwarna keruh kekuning-
kuningan.
Jaringan ini terdapat pada daun telinga,
epiglottis, pembuluh eustakius dan laring.
Jaringan Tulang
Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau
osteon yang tersimpan di dalam matriks,
matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan
endapan garam-garam mineral terutama
garam kalsium (kapur). Tulang merupakan
komponen utama dari kerangka tubuh dan
berperan untuk melindungi alat-alat tubuh
dan tempat melekatnya otot kerangka.
Jenis
1.Tulang keras, bila matriks tulang rapat dan
padat.
Contoh : tulang pipa.
2. Tulang spons, bila matriksnya berongga.
Contoh : tulang pendek.