Anda di halaman 1dari 26

Efendi Lukas

Pendahuluan

WHO : bayi < 2500 gram BBLR


< 37 minggu, ukuran tubuh sesuai masa kehamilan
prematur
< 37 minggu, ukuran tubuh kecil masa kehamilan
prematur + IUGR
> 37 minggu, ukuran tubuh kecil masa kehamilan
aterm + IUGR
Dahulu IUGR : intra uterine growth retardation
restriction
Diagnosis PJT tergantung pada penentuan usia
kehamilan yang akurat
Ada berbagai standar yang digunakan : persentil
2,5 97,5 atau 10 90
Yang banyak digunakan : Denver, Colorado
(Lubchenco dkk, Battaglia dan Lubchenco)
Seorang ibu hamil G1P0 usia kehamilan 28 minggu
datang ke poliklinik Obstetri oleh karena rujukan dari dari
puskesmas untuk pemeriksaan USG dengan dugaan
pertumbuhan janin terhambat (PJT). Ibu ini mengingat
pasti hari pertama haid terakhirnya dan siklus haid 28
hari. Pada pemeriksaan USG didapatkan janin tunggal
hidup dengan taksiran berat janin 950 gram, AFI 14,2 ,
Doppler a.umbilikalis SD ratio 2,7 dan RI 0,6
PJT : simetrik dan asimetrik
Ditentukan dengan indeks Ponderal

Berat badan (gram) x 100


Panjang ubun-ubun tumit (cm)3
Classification
Newer Classification:

1. Normal small fetuses- have no structural abnormality, normal


umbilical artery & liquor but wt., is less.They are not at risk and do
not need any special care.
2. Abnormal small fetuses- have chromosomal anomalies or
structural malformations. They are lost cases and deserve
termination as nothing can be done.
3. Growth restricted fetuses- are due to impaired placental
function.Appropriate & timely treatment or termination can improve
prospects.
Etiologi

Faktor genetik
Stimulus lingkungan
Embrio / fetus Pertumbuhan janin
Plasenta
Ibu
Kelainan kromosom dan
malformasi kongenital
40 % PJT karena faktor genetik maternal dan
fetal, 60% faktor lingkungan
Gen dari ibu yang lebih berperan
PJT ~ malformasi kongenital (kelainan
kromosom, variasi kelainan dismorfik)
Kelainan kromosom : trisomi, delesi, kelainan
struktur, kelainan kromosom seks
Tabel 1. Keadaan yang berhubungan
dengan restriksi pertumbuhan janin

Insufisiensi uteroplasenter
Kehamilan ganda
Malnutrisi maternal
Pajanan dengan zat teratogen
obat-obatan
rokok
alkohol
Infeksi kongenital
cytomegalovirus
rubella
toksoplasmosis
Kelainan kromosom
Kelainan genetik dan sindroma
Anomali kongenital
Kelainan struktur dan
histologi plasenta
Berat dan permukaan plasenta berhubungan
dengan ukuran janin
Rasio berat plasenta dan berat lahir 1 : 7
Kelainan plasenta : plasenta previa, plasenta
sirkumvalata, insersi vilamentosa, kehamilan
kembar, SUA, perdarahan retroplasenta
Pertukaran di plasenta dipengaruhi oleh:
Aliran darah yang normal dari uterus plasenta
Interface villi yang normal antara janin dan ibu
Sirkulasi fetoplasenta yang normal
Mekanisme imunologi lesi plasenta
Gambaran histopatologi : hiperplasia
sitotrofolastik, penebalan membran basalis, infark
plasenta dan vilitis kronik.
Obat-obatan dan zat
teratogen
Obat-obat yang disalahgunakan
Opiat
Kokain
Amfetamin
Phenicyclidine
Antikonvulsan
Phenylhidantoin
Carbamazepin
Trimethadione
Beta blocker
Atenolol
Inderol
Immunosupresan
Predison
Azathiopurin
Antagonis asam folat
Methotrexate
Aminopterin
Lain-lain : warfarin dan antimetabolit
Rokok / tembakau

Ibu hamil yang merokok berat janin berkurang


135-300 gram
Mekanisme ??
Ditemukan peningkatan kadar
karboksihemoglobin dalam darah ibu dan janin
serta hipoksemia relatif pada janin
Dipengaruhi oleh jumlah rokok dan jenis kelamin
bayi
Nikotin melewati sawar plasenta
Anak domba : infus nikotin peningkatan
katekolamin aliran darah uterus menurun
Nikotin dapat berdampat langsung terhadap
transpor nutrien di plasenta
Alkohol

Ibu hamil yang


mengkonsumsi alkohol
defisiensi
pertumbuhan janin,
retardasi mental,
kelainan muka
Alkohol melewati sawar
plasenta
Untuk detoksifikasi
dibutuhkan enzym
alkohol dehidrogenase
Skrining

Penilaian riwayat haid


Penentuan usia kehamilan dengan USG pada
trimester I dan II
Pengukuran pertumbuhan ukuran fundus
uteri
Pertambahan berat badan
Pemeriksaan fisis

Palpasi
Pemeriksaan tinggi fundus simfisis
Sederhana, aman, murah dan cukup akurat
Pada kehamilan 18-30 minggu ukuran tinggi
fundus dalam sentimeter ~ usia kehamilan
(minggu)
Ultrasonografi

Kemampuan deteksi PJT > baik dari


pemeriksaan fisis
Skrining rutin pada kehamilan 16-20 minggu,
dilanjutkan pada 32-34 minggu
Ukuran lingkar perut yang kecil berhubungan
dengan penurunan PO2 dan pH
Doppler a.umbilikalis tidak bermakna
RASIO HC / AC
IUGR has many causes, therefore, there
is not one treatment that always works.
Penanganan

Telusuri penyebab
Koreksi anemia dan defisiensi nutrisi
Hentikan rokok dan alkohol
Hentikan penggunaan obat-obatan yang
mempengaruhi pertumbuhan janin
Pemeriksaan USG : biometri, AFI, velosimetri
Doppler
Bila ada dugaan infeksi : periksa Ig.G dan Ig.M
toksoplasma, CMV, rubella
Ringkasan

Diagnosis ditegakkan jauh setelah proses


awal terjadi
Penyebabnya seringkali tidak dapat
ditentukan
Seringkali tidak memerlukan intervensi
Cara intervensi masih dalam tahap penelitian