Anda di halaman 1dari 14

Albert URL Awang

HEPATITIS Fakultas Kedokteran


HEPATITIS VIRAL
Hepatitis A

Hepatitis F

Hepatitis B

Hepatitis G
Hepatitis C

Hepatitis TT
Hepatitis D
HEPATITIS A
Daerah Tropis: musim hujan.
Variasi Musim & Geografi
Usia: semua kelompok umur.

Masa Inkubasi & Transisi Inkubasi 14 hari 49 hari


Cara penularan: feco-oral (umumnya dari
orang ke orang)

Masa Tunas: 2 minggu


Gejala Klinis
Fase Pra Ikterik: 2-7 hari
Fase Ikterik: demam turun, kuning terlihat
Fase Penyembuhan

Diagnosis Gejala Klinis + Pemeriksaan Fisis + Penunjang


Lab Fungsi Hati (SGOT, SGPT, Bilirubin, GGT,
Alkali Fosfatase,
IgM Anti HAV)
GEJALA KLINIS HEPATITIS A
Kuning Mual dan muntah
Urine berwarna gelap Demam dan kadang-kadang menggigil
Lelah / lemas Sakit kepala
Hilang nafsu makan Nyeri pada sendi
Nyeri/ rasa tidak enak di perut Pegal pada otot
Tinja berwarna pucat Diare
Rasa tidak enak di tenggorokan
PENCEGAHAN
Komplikasi akibat hepatitis B hampir tidak ada, kecuali pada para lansia atau
seseorang yang sudah mengidap penyakit kronis hati atau sirosis hati.
Agar tidak tertular, orangyang berhubungan lagsung dengan penderita diberi
imunisasi
Saat ini terdapat vaksin yang terbuat dari VHA nonaktif yang diendapkan dalam
larutan steril
Setelah di vaksi, tubuh akan bereaksi terhadap virus nonaktif tersebut sehingga
melindungi tehadap serangan VHA
HEPATITIS B
HEPATITIS B
Penularan:
Infeksi dari individu ke individu
Penerima donor darah atau produk darah lainnya
Penggunaan jarum suntik bersama (pengguna Narkoba)
Riwayat tatto, tindik telinga, tindik badan atau akupuntur
Heterosexual / homo, kontak dengan darah/ cairan tubuh
Inkubasi 30-180 hari
Periode sebelum timbulnya gejala 1-2 bulan
TANDA & GEJALA
Hilang nafsu makan
Sakit ulu hati
Nyeri perut
Cepat capek
Kuning
Urine warna teh pekat
Pembesaran hati & limpa
PENCEGAHAN
Cara paling mudah untuk mencegah hepatitis B dengan VAKSIN
Vaksin diberikan selama 3 tahap selama 6 bulan untuk mencapai
kekebalan penuh
IMUNISASI/ VAKSIN

Upaya mendapatkan kekebalan / imunitas tubuh terhadap


ancaman penyakit dari lingkungan

IMUNISASI PASIF: menerima antibodi secara pasif. Melalui


plasenta ke janin dari ibu yang mengandung. Suntikan
antibodi dalam bentuk imunoglobulin.

IMUNISASI AKTIF: pemberian antigen dengan sengaja


sehingga tubuh manusia kemudian memberikan respon imun

ANTIGEN: merangsang tubuh untuk memproduksi limfosit yg


peka, antibodi dan memori.
KEPADA SIAPA SAJA VAKSIN
DIBERIKAN?
Semua bayi dan anak, remaja, yang belum pernah imunisasi
Individu beresiko terpapar VHB berdasarkan profesi kerja
Orang dewasa beresiko tertular VHB
Tenaga medis dan staff lembaga cacat mental
Pasien Hemodialisa
KEPADA SIAPA SAJA VAKSIN
DIBERIKAN?
Pasien yang membutuhkan transfusi darah
Penyalahgunaan obat
Homosexual, bisexual, PSK, orang yang terjangkit penyakit akibat
penyakit menular sexual, heterosexual dengan pasangan berganti
ganti
Kontak serumah dan kontal sexual dengan pengidap VHB
Populasi dari daerah insiden tinggi
Individu yang bepergian ke daerah endemis
Calon transplantasi hati
TERIMA KASIH