Anda di halaman 1dari 38

Cacing Pita (Tape Worm)

1. Badan TD :
- scolex
- leher
- strobila
2. Bentuk : seperti pita & bersegmen (proglottid)
3. Badan tidak berongga
4. Tidak mempunyai saluran pencernaan
5. Hermaprodite
6. Mempunyai hospes perantara (1.2)
TD : 3 bentuk

Immature : 1/3 proximal, alat reproduksi belum


berkembang.

2. Mature : 1/3 medial alat reproduksi sudah


berkembang.

3. Gravid : 1/3 distal, uterus sudah berisi telur


3 mm 10 m
3 5000 segmen

Scolex (Kepala) :
- Bentuk : bulat, memanjang
- Dilengkapi dengan : 2 lekuk isap (bothria), 4 batil isap (sucker)

Leher :
- Pipih, pendek, tempat pertumbuhan strobila

Strobila :
- Pipih dorso ventral
- TD : segmen (proglottid)
Ordo pseudo phyllidae

Ordo cyclo phyllidae

Scolex : 2 lekuk isap (bothria) = suctorial Groove


Telur : Operculated
HP :2

Contoh : - Diphyllobothrium latum


- Diphyllobothrium ranarum
Scolex : - 4 abtil isap
- rostellum
Telur : non-operculated
HP :1

Taenia saginata
Taenia solium
Hymenolepis : nana diminuta
Echinococcus granulosus
Dipylidium caninum
Multiceps
Bertiella studeri
= Spirometra
= Fish tape worm

Daerah utara :
- Finlandia, Kanada, Alaska

Manusia, kucing, anjing, serigala


Panjang : 3 10 m
3000 4000 proglottid
Scolex : 2 lekuk isap

Uterus berbentuk rosette


Genital pore : ditengah
Oval, mempunyai operculum 45 x 75 DL
Isi : kuning telur

Cacing dewasa

Dalam usus halus

Telur

Coracidium Procercoid Plerocercoid


HP I : cyclops diaptomus HP II : Ikan
Cara Infeksi :
Manusia dapat infeksi bila termakan plerocercoid yang
terdapat pada ikan yang tak sempurna dimasak.
5 6 minggu cacing akan jadi dewasa dalam usus
halus.

Gejala Klinik :
-Gastro intestinal : - sakit perut
- anorexia
- diare
- Lab : anemia : hyperchrom, macrocytair
OK : gangguan resorbsi Vit. B12
Diagnosa :
Menjumpai proglottid / telur pada pemeriksaan faeces

Therapy :
- Atebrine
- Niklosamide
- Praziquantel
- Mebendazole
Hospes definitif : anjing, kucing
Morfologi : D. latum

CD

Telur

Coracidium Procercoid Plerocercoid


HP I : cyclops HP II : kodok, ular
Hospes definitif dapat infeksi dengan tertelan plerocercoid
(spraganum) yang terdapat dalam hospes perantara.
Bila manusia tertelan sparganum timbul sparganosis.
Larva bermigrasi dalam tubuh visceral larva migrans

Cara terjadinya sparganosis :


1. Termakan sparganum
2. Termakan procercoid
3. Local application
Pemakaian daging kodok sebagai obat yang ditempelkan pada kulit.
- Nyeri
- Oedemateus
- Fibrosis

Bila sparganum terdapat dimata disebut ocular sparganosis dengan gejala :


- Nyeri
- Bengkak
- Hyper lacrimasi

Menemukan sparganum dalam jaringan

Operatif
Hospes : manusia (taeniosis saginata)
Distribusi : kosmopolitan
Hospes perantara : sapi
Morfologi :- p; 5-10 meter
- scolex ;4 batil isap
- proglottid ; 1000 2000
- ovarium ; 2 lobus
- testis ; 300-400
- uterus ; bercabang > 13 pasang
- genital pore ; lateral, irregular
30 40
Cacing Dewasa Cysticus bovis

Telur/progllottid Plerocercoid
HP : sapi

Gejala klinik : () gastrointestinal


Diagnose : () telur / prologttid dalam faeses
Terapi : () obat cacing pita
Hospes definitif : manusia
Hospes perantara : babi
Distribusi : kosmopolitan
Morfologi :- p; 2-7 meter
- scolex ;4 batil isap rostellum
- proglottid ; 800 1000
- ovarium ; 3 lobus
- testis ; 150-200
- uterus ; < 13 pasang
Cysticercus
Cacing Dewasa
cellulose

Telur/progllottid Oncospher
HP : babi

Cacing Dewasa

Taeniosis solium
Larva :
Cysticercosis cellulose
GEJALA KLINIK
Taeniosis solium :
Gastrointestinal

Cysticercosis cellulose :
Bergantung pada lokasi ;
gejala radang
fibrosis dan klasifikasi
lab; eosinophil 10%

Diagnose :
Taeniosis ; menemukan telur / prologttid
Cysticercosis ; foto dan biopsi
Therapy ; obat cacing pita
cysticercosis; operasi
Taenia saginata Taenia solium
1. Hospes (perantara) sapi babi
2. Panjang 5-10 m 2-7 m
3. Scolex rostellum (-) (+)
4. Proglottid ovarium; 2 lobus 3 lobus
testis ; 300-400 150-200
uterus ; > 13 pasang < 13 pasang
5. Cara keluar proglottid aktif pasif
Cacing pita terkecil hidup di duodenum anjing, serigala
larvanya (kista hidatid) pada manusia hydatidosis
(echinococcosis).
Distribusi : kosmopolitan
Hospes perantara : domba dan kambing
Morfologi : Panjang ; 3-9 mm
TD ; 3-4 proglottid
Scolex ; 4 batil isap, rostellum
Telur ; taenia
Cacing dewasa

Telur

Tertelan HP Kista hydatid


(Larut dalam saluran cerna)

Oncosphere Via aliran darah


Bila manusia tertelan telur cacing timbul kista Hydatid
di organ Misalnya :
Hati
Paru
Ginjal
tak dll

Kista Hydatid td 3 lapis :


- Jaringan ikat
- Hyalin
- Germinativum
Bergantung pada lokasi
Dapat terjadi penekanan pada organ sekitar
Bila di otak :
- Tekanan intra kranial
- Epilepsi jackson
Bila kista pecah :
- Gejala anafilaksik

Foto
Test serologi dan casoni test
Pada hospes definitif : obat cacing pita
Hydatidois : operasi

Kista dapat tumbuh seperti tumor ganas

Larvanya disebut coenurus


Pada manusia coenurosis
Hidup di ileum : * Hymenolepiosis nana

Distribusi : * Kosmopolitan

Morfologi : * Panjang ; 2 cm
* scolex ; 4 batil isap
* Rostellum yang refraktil

Telur : * Oval
* Isi ; hexanth embryo
* Filamen
SIKLUS HIDUP

Hospes defenitif : manusia


Hospes reservoir : tikus

Pinjal
Hospes perantara : larva
Kumbang tepung

Cara infeksi :
Termakan larva
Auto infeksi interna
Gastro intestinal
Enteritis catarhal
Anemia

Ditemukannya telur dalam tinja

Obat cacing pita


Tikus
Hidup di mucosa usus halus
Manusia

Distribusi : - kosmopolitan
Morfologi : - panjang ; 10-60 cm
- scolex ; 4 batil isap, rostellum
rudimenter
Hospes perantara : - larva pinjal tikus
- kumbang tepung

Cacing Dewasa Cysticercoid di HP

Telur Oncospher

Gejala Klinis : Gastrointestinal


Diagnosis : Telur dalam tinja
Therapi : obat cacing
Hospes : anjing, kucing
Distribusi : kosmopolitan
Morfologi : cacing dewasa ;
- panjang ; 20-40 cm
- scolex ; 4 batil isap, rostellum dengan 1-7
baris kait
- proglottid ; 2 set alat reproduksi 2 set
genital pore
- bentuk ; seperti tempayan
Proglottid yang gravid mengandung telur yang
terbungkus dalam kantong egg ball.
Telur :
- Bentuk bulat
- Dinding tipis
- Ukuran 25-40
- Isi ; oncosphere

Cacing dewasa Dalam HP :


(dalam usus halus HD)
- Pinjal
- Ctenocephalides canis
Telur
- Ctenocephalides felis
- Pulex irritans
cysticercoid
Manusia dapat infeksi dengan tertelan tuma (pinjal) anjing yang
mengandung cysticercoid.
Setelah 3 minggu akan menjadi dewasa

Gastrointestinal
Proglottid dapat keluar secara aktif

Menemukan telur / proglottid pada pemeriksaan faeses

Praziquantel
Atebrin
Hospes : - monyet, orang utan
- manusia terinfeksi secara kebetulan

Distribusi : - Indonesia, Philipina, India, Cina, Afrika Barat

Morfologi : - bentuk : pipih seperti pita agak tebal


- panjang : 20-30 cm
- lebar : 1-1.5 cm

Scolex : - bentuk : agak bulat


- besar : 475
- 4 batil isap
- mempunyai rostelum rudimenter
- tidak mempunyai kait-kait
Telur :
Bentuk : seperti buah pear, dibalut oleh sebuah capsul
Besar : 45 50
Isi : heacanth embryo

Siklus hidup :
- Cacing dewasa hidup dironggar usus halus
- Telur keluar bersama faeces
- Telur termakan HP : Mite
- Dalam tubuh HP terebntuk cysticercoid, manusia dapat infeksi bila tertelan
HP yang mengandung cysticercoid

Cacing dewasa

Telur Cysticercoid (dalam tubuh HP : mite)


Gastrointestinal

Menemukan telur pada pemeriksaan faeses

- Praziquantel
- Atebrin