Anda di halaman 1dari 11

Pegas adalah elemen mesin yg berfungsi untuk mengontrol gerakan

dengen cara menahan, meredam getaran ,menghaluskan tumbukan dan


model pengontrolan gerakan lain. Tenaga kinetik benda telah diartikan
sebagai kemampuan untuk melakukan usaha karena adanya gerak. gaya
elastis yang dilakukan oleh pegas ideal dan gaya lain yang berlaku
serupa disebut bersifat konservatif. Gaya grafitasi juga konservatif jika
sebuah bola dilemparkan vertikal keatas, ia akan kembali ke tangan kita
dengan tenaga kinetik yang sama seperti ketika ia lepas dari tangan kita.
Jika pada suatu partikel bekerja satu atau lebih gaya dan ketika ia
kembali keposisi semula tanaga kinetiknya berubah, bertambah atau
berkurang. maka dalam perjalanan pulang pergi itu kemampuan
melakukan usahanya telah berubah.
Pegas yang ujung mula-mula berada pada titik X0 bila diberi
beban dengan massa m maka, pegas tersebut akan
bertambah penjangnya sebesar x.
Berdasarkan hukum hooke peristiwa diatas
dari rumus dengan
F=k.x
Dimana F adalah gaya yang dilakukan pegas
bila diujungnya digeserkan sejauh x dan k
adalah konstanta pegas. bila setelah diberi
beban m pegas kita getarkan yaitu dengan
cara menarik pada beban jarak tertentu lalu
dilepaskan, maka waktu getaran selaras pegas
atau periode dirumuskan
T = 2(m/k)
Pegas spiral dibedakan menjadi
dua macam yaitu :
1. Pegas spiral yang dapat meregang
memanjang karena gaya tarik, misalnya
pegas spiral pada neraca pegas.
2. Pegas spiral yang dapat meregang
memendek karena gaya dorong,
misalnya pada jok tempat duduk dalam
mobil
Timbulnya gaya regang pada pegas
spiral sebagai reaksi adanya pengaruh
gaya tarik atau gaya dorong sebagai aksi
suatu gaya diletakkan bekerja jika gaya itu
dapat menyebabkan perubahan pada
benda. Misalnya gaya berat dari suatu
benda yang digantungkan pada ujung
bawah pegas spiral, menyebabkan pegas
spiral berubah meregang memanjang dan
sekaligus timbul gaya regang yang
besarnya sama dengan berat benda yang
digantung.
Penggunaan pegas dalam dunia keteknikan
sangat luas,misalkan pada teknik mesin, teknik
elektro, alat-alat transformasi,dan lain-lain.
Dalam banyak hal, tidak terdapat alternative lain
yang dapat digunakan, Kecuali menggunakan
pegas dalam kontruksi dunia keteknikan. harus
dapat berfungsi dengan baik, terutama dari segi
persyaratan,keamanan dan kenyamanan.
Adapun fungsi pegas adalah memberikan
gaya,melunakan tumbukan dengan
memanfaatkan sifat elastisitas bahannya,
menyerap dan menyimpan energi dalam waktu
yang singkat dan mengeluarkanya kembali
dalam jangka waktu yang lebih panjang, serta
mengurangi getaran.
Cara kerja pegas adalah kemampuan
menerima kerja lewat perubahan bentuk elastic
ketika mengendur, kemudian menyerahkan kerja
kembali kedalam bentuk semula, hal ini di sebut
cara kerja pegas.
Pada pegas, gaya F (N) dalam daerah elastic
besarnya sama dengan perkalian antara
perpindahan titik daya tangkap gaya F (mm)
dikalikan dengan konstanta K atau K merupakan
fungsi di f dikalikan dengan konstanta k . Dalam
hal ini dapat dilihat pada diagram pegas, dimana
pada sumbu mendatar diukur perpindahan f
(mm) dan pada sumbu vertical gaya F (N).
Luas yang terletak antara garis A dan
sumbu mendatar merupakan kerja yang
terhimpun dalam pegas yang ditegangkan,
ketika pegas mengendur, bukan garis
penuh A yang dilalui,melainkan jenis
lengkungan yang putus-putus. selisih kerja
diubah menjadi kalor sebagai akibat dari
gesekan bahan pegas,hal ini di sebut
histerisis. Pegas mekanik dipakai pada
mesin yang mendesakan gaya, untuk
menyediakan kelenturan, dan untuk
menyimpan atau menyerap energi.
Pada umumnya pegas dapat
digolongkan atas pegas dawai, pegas
daun, atau pegas yang berbentuk khusus,
dan setiap golongan ini masih dapat
terdapat berbagai jenis lagi. Pegas dawai
mencakup pegas ulir dari kawat bulat atau
persegi dan dibuat untuk menahan beban
tarik, tekan, atau puntir. Dalam pegas
daun termasuk jenis yang menganjur
(cantilever) dan yang berbentuk elips,
pegas daya pemutar motor atau pemutar
jam, dan pegas daun penahan baut, yang
biasanya disebut pegas Belleville.
TERIMA KASIH