Anda di halaman 1dari 35

MANAJEMEN

DARURAT BENCANA

JAJAT SUARJAT

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN


BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA
BANDA ACEH , 10 MEI 2017
TUJUAN PEMBELAJARAN
Memahami tahapan manajemen darurat
bencana (siaga darurat, tanggap darurat,
transisi darurat)
Memahami tentang kegiatan tanggap darurat
bencana
Memahami tentang Sistem Komando
Penanganan Darurat Bencana (SKPDB)
TAHAPAN PENANGANAN DARURAT
(STATUS KEADAAN DARURAT)
Siaga darurat
Tanggap darurat
Transisi darurat ke pemulihan
PENGERTIAN
UU NO 24 TH 2007 BAB I KETENTUAN UMUM POINT 10

SIAGA DARURAT
Suatu keadaan terdapat potensi bencana , yang
merupakan peningkatan eskalasi ancaman yang
penentuannya didasarkan atas hasil pemantauan yang
akurat oleh instansi yang berwewenang dan juga
mempertimbangkan kondisi nyata/dampak yang terjadi di
masyarakat.
TANGGAP DARURAT BENCANA,
serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan
segera, pada saat kejadian bencana, untuk
menangani dampak buruk yang ditimbulkan.
PENGERTIAN
UU No 24 Tahun 2007 BAB I KETENTUAN UMUM Point 10

TRANSISI DARURAT
KE PEMULIHAN

Keadaan dimana penanganan darurat


bersifat sementara berdasarkan kajian
teknis dari instansi yang berwewenang
dengan tujuan agar sarana prasarana
vital serta kegiatan ekonomi
masyarakat dapat segera berfungsi.
KEGIATAN
TANGGAP DARURAT BENCANA
KEGIATAN TANGGAP DARURAT BENCANA
(Pasal 48 UU No. 24 Tahun 2007)

1. Pengkajian secara cepat dan tepat terhadap


kerusakan dan sumberdaya
2. Penentuan status keadaan darurat bencana
3. Penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena
bencana
4. Pemenuhan kebutuhan dasar
5. Perlindungan terhadap kelompok rentan
6. Pemulihan dengan segera prasarana dan sarana vital
1. KAJI CEPAT(RAPID ASSESSMENT)

kegiatan pengkajian yg dilakukan pd saat tanggap


darurat bencana
Pengumpulan data
Pengolahan dan analisis data
Penyajian Informasi
Tujuan:
Menilai ada/tdknya kedaruratan
Menggambarkan jenis dan besarnya masalah
Kemungkinan perkembangan lebih lanjut akibat keadaan darurat
Menilai kemampuan dlm merespon dan kebutuhan utk
penanggulangan
Menentukan prioritas tindakan yg perlu dilakukan utk
penanggulangan
Segera dilakukan setelah kejadian diketahui
Dilakukan oleh Tim yg anggotanya multi sektor (sesuai
kompetensi)
Tim Kaji Cepat, dlm melaksanakan tugasnya atas dasar
penugasan dari Kepala BNPB atau Kepala BPBD
setempat sesuai kewenangannya. (PP No. 21 Thn 2008 Pasal
22 ayat 2)
2. PENETAPAN STATUS DARURAT UU No 24 Tahun 2007 pasal 51

PP No 21 Tahun 2008 pasal 23

Status keadaan darurat


Skala bencana
Pelaksana: Pemerintah dan Pemerintah Daerah
Skala Nasional PRESIDEN

Skala Provinsi GUBERNUR

Skala Kabupaten/Kota BUPATI/WALIKOTA

Penetapan status dan tingkatan bencana memuat indikator :


jml korban, kerugian harta benda, kerusakan prasarana dan
sarana, cakupan luas wilayah yg terkena dan dampak sosek
yg ditimbulkan (UU No. 24 Th 2007 ps 7 ayat 2)
3. PENYELAMATAN DAN
EVAKUASI
(Ps 52 UU No. 24/2007)
Pencarian dan penyelamatan korban
Pertolongan darurat
Evakuasi korban

Prioritas pd korban luka


parah dan kelompok
rentan
STANDAR
PEMENUHAN
KEBUTUHAN DASAR
Air bersih
Pendistribusian air bersih,
Perbaikan kualitas air (penjernihan air cepat,
desinfeksi air bersih) dan Pengawasan kualitas air
bersih (kekeruhan, ph, bakteriologis)
Standar kebutuhan
Awal kejadian kebutuhan air bersih 7 lt/org/hari,
berikutnya 15 20 lt/org/hari
Fasilitas pelayanan kesehatan 50 lt/org/hari
1 kran distribusi (tanki penampungan) utk melayani 80
100 org
Air bersih yg didistribusikan hrs diperiksa keadaan
bakteri E. coli (coli tinja) <10 bakteri E. coli/100 ml
air
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR
Pangan

Pendistribusian bahan makanan


Pengoperasian dapur umum lapangan
Pengawasan kualitas pangan
Pendistribusian perlengkapan pengolah
bahan makanan
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR
Standar pelayanan
Standar minimum pangan 2.100 kkal, 40 gr
lemak dan 50 gr protein/org/hari (400 gr
beras/org/hari + lauk pauk)
ASI eksklusif bagi bayi sampai usia 6 bln
Susu formula tdk diperkenankan kepada bayi
kecuali bayi piatu, terpisah dari ibu atau ibu
sakit berat (penggunaan botol susu dan dot tdk
dianjurkan)
Ibu hamil di tambah 330 kkal, 17 gr
protein/org/hari dan ibu menyusui ditambah
500 kkal, 17 gr protein/org/hari
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR

Sandang
Pendistribusian perlengkapan diri
Alas tidur, selimut, pakaian dan alas kaki

Pendistribusian sarana kebersihan pribadi


Sabun mandi 250 gr/org/bln, sikat gigi, pasta
gigi
Setiap wanita yg telah menstruasi
mendapatkan pembalut wanita yg cukup
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR

Sanitasi
Penyediaan sarana (jamban darurat, MCK, tempat sampah)
Pembersihan lingkungan
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR
Sanitasi
1 jamban utk 20 org, lokasi tdk lebih dari 50 m
dari tmpt penampungan pengungsi dng kloset
berpenutup
Lokasi bak penampungan tinja minimal 30 m dari
sumber air bersih
Tempat sampah berpenutup kapasitas 100 lt/10 kk
atau polybag (0,6 m x 1 m) utk 1 3 kk
Tdk ada air limbah yg menggenang di sekitar
penampungan pengungsi
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR
Pelayanan kesehatan

Pelayanan pengobatan
Pelayanan rujukan
Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
Pelayanan gizi
Pelayanan kesehatan reproduksi
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR
Pelayanan Dukungan Psikososial

Diberikan kepada seluruh penyintas bencana.


Pemberian pelayanan berdasarkan kelompok
usia dan jenis kelamin.
PEMENUHAN KEBUTUHAN
DASAR
Penampungan dan tempat hunian

Luas lokasi penampungan 45 m2 per orang (ideal),


30 m2 per orang (minimum)
Utk mencegah kebakaran ada pengaturan jarak
antar tempat penampungan dibuat jarak 30 m
Tempat tinggal: luas lantai 3,5-4,5m2 per orang,
terlindung dari terik matahari dan hujan, aliran
udara dan suhu optimal
Penampungan sementara dpt berupa tenda, barak,
memanfaatkan gedung fasum (stadion, tempat
ibadah, sekolah dll)
5. PERLINDUNGAN KELOMPOK RENTAN

Bayi, balita dan anak-anak


Ibu hamil, ibu menyusui
Disabilitas
Lanjut usia
Penderita sakit berat
Penyelamatan dan evakuasi
Pengamanan
Pelayanan kesehatan
Psikososial/kesehatan mental
6. PEMULIHAN SEGERA FUNGSI PRASARANA
DAN SARANA VITAL
Pembersihan lokasi (puing-puing, sampah, bahan berbahaya dll)
Perbaikan darurat fasilitas umum (jalan, jembatan, bandara, pasar dll)
Perbaikan sarana dan prasarana pendukung (utilitas) seperti; jaringan
komunikasi, listrik, air bersih dll
BENTUK BANTUAN
DARURAT

Uang tunai/giro
Peralatan dan logistik
Bantuan transportasi (darat, air, udara)
Bantuan sdm (jasa)
DASAR PEMBERIAN BANTUAN
DANA SIAP PAKAI
Laporan kejadian (kronologisnya) paling lambat 3 hr
setelah kejadian
Penetapan status keadaan darurat penanganan
bencana dari Kepala Daerah setempat fase, waktu
Usulan permintaan dukungan bantuan (realitis,
dilengkapi rincian kebutuhan penanganan darurat dan
RAB) paling lambat 1 minggu setelah kejadian
SISTEM KOMANDO PENANGANAN
DARURAT BENCANA (SKPDB)

Sistem Komando dan Posko


PDB
Integrasi Klaster ke Posko
Koordinasi antar K/L
SISTEM KOMANDO PDB

Komandan

Wakil Komandan

Sekretariat Perwakilan Dinas/


Lembaga Teknis/
Organisasi terkait

Humas Keselamatan &


Keamanan

Bidang Perencanaan Bidang Logistik, Bidang Administrasi


Bidang Operasi Peralatan Keuangan
&Pengelolaan
Bantuan
Seksi Seksi Seksi
Seksi

Seksi Seksi Seksi


Seksi

Keterangan :
Garis Komando

30
STRUKTUR KLASTER PENANGGULANGAN BENCANA
KLASTER INTERNASIONAL KLASTER NASIONAL PB
Klaster Kesehatan
Koord: Kapus PPK, Kemenkes
Klaster Pencarian dan Penyelamatan
Koord: Direktur Operasi dan Pelatihan,
BASARNAS
Klaster Logistik
Koord: Direktur Logistik, BNPB
Klaster Pengungsian dan Perlindungan
Koord: Direktur Perlindungan Sosial Korban
Bencana Alam, Kemensos
Klaster Pendidikan
Koord: Kepala Biro Perencanaan dan
Kerjasama Luar Negeri, Sekretariat Jendral,
Kementerian Pendidikan
Klaster Sarana dan Prasarana
Koord: Sekretaris Ditjen Cipta Karya,
Kementerian PUPR
Klaster Ekonomi
Koord: Sekretaris Ditjen Hortikultura,
Kementan
Klaster Pemulihan Dini
Koord: Direktur Pencegahan dan
Penanggulangan Bencana, Kemendagri 31
IMPLEMENTASI INTEGRASI OPERASIONAL STRUKTUR KOMANDO DAN KLASTER
Komandan

Wakil Komandan

Sekretariat Perwakilan Dinas/


Lembaga Teknis/
Organisasi terkait

Humas Keselamatan &


Keamanan

Bidang Perencanaan Bidang Logistik, Bidang Administrasi


Bidang Operasi Peralatan Keuangan
&Pengelolaan
Bantuan
Seksi Seksi Seksi
Seksi

Seksi Seksi Seksi


Seksi

Klaster Pengungsian Klaster Pencarian dan Klaster Ekonomi Klaster Pendidikan


Klaster Logistik
dan Perlindungan Penyelamatan

Klaster Pemulihan
Klaster Kesehatan Klaster Sarpras
Dini

32
AYO KITA NONTON SEBENTAR..
Sekian dan Terima Kasih

35