Anda di halaman 1dari 16

RAGAM BAHASA

Disusun Oleh:
Intan Rachmawati
Karina Utami
Pitriani

DIII PEREKAM INFORMASI KESEHATAN

POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA


Definisi
Ragam bahasa adalah variasi bahasa yang
pemakaianya berbeda-beda menurut topik yang
dibicarakan menurut hubungan pembicara, kawan
bicara, dan orang yang dibicarakan, serta menurut
medium pembicaraan.
Bahasa mengalami perubahan seiring dengan
perubahan masyarakat. Perubahan itu berupa
variasi-variasi bahasa yang dipakai sesuai
keperluannya
Penyebab Timbulnya Ragam Bahasa
Faktor Usia
Faktor Gender
Faktor Tingkat Pendidikan
Faktor Profesi/Jabatan
Faktor Budaya Daerah
Faktor Bidang yang Ditekuni
Faktor Lingkungan Sosial
Jenis Ragam Bahasa.
Ragam bahasa Indonesia lama Ragam bahasa Indonesia baru

Ragam bahasa Indonesia Penggunaan ragam bahasa


lama dipakai sejak zaman Indonesia baru dimulai sejak
Kerajaan Sriwijaya sampai dicetuskannya Sumpah
dengan saat dicetuskannya Pemuda pada 28 oktober 1928
sampai dengan saat ini melalui
Sumpah Pemuda.
pertumbuhan dan
Ciri ragam bahasa Indonesia perkembangan bahasa yang
lama masih dipengaruhi beriringan dengan
oleh bahasa Melayu . pertumbuhan dan
perkembangan bangsa
Indonesia.

Ragambahasa berdasarkan waktu penggunaan


Ragam bahasa berdasarkan pokok
pembicaraannya / bidang
Ragam bahasa undang-undang Ragam bahasa jurnalistik
Ragam bahasa yang Ragam bahasa yang
digunakan pada undang- digunakan wartawan dalam
undang yang berlaku untuk menulis berita.Ciri utama
hukum Indonesia. dari ragam bahasa
jurnalistik adalah
komunikatif dan spesifik
Ragam bahasa ilmiah
Ragam bahasa yang harus memenuhi syarat diantaranya
benar (menurut kaidah bahasa Indonesia baku), logis, cermat
, dan sistematis.
Ciri bahasa indonesia ragam ilmiah :
Pengunaan kalimat efektif
Menghindari bentuk bahasa yang bermakna ganda
Pengunaan kata dan istilah yang bermakna lugas dan
menghindari pemakaian kata dan istilah yang bermakna
kias
Menghindari penonjolan persona dengan tujuan menjaga
objektivitas isi tulisan
Adanya keselarasan dan keruntutan antar proposisi dan
antar alinea
Ragam bahasa bidang-bidang
Ragam bahasa sastra tertentu
Berbeda dengan ragam bahasa Ragam bahasa ini digunakan
ilmiah, ragam bahasa sastra pada bidang-bidang
banyak mengunakan kalimat tertentu seperti
yang tidak efektif. transportasi, komputer,
Pengambaran yang sejelas-
ekonomi, hukum, dan
jelasnya melalui rangkaian kata
psikologi
bermakna konotasi sering
dipakai dalam ragam bahasa
sastra. Hal ini dilakukan agar
tercipta pencitraan di dalam
imajinasi pembaca.
Ragam bahasa berdasarkan media pembicaraan

Ragam bahasa lisan


Ragam bahasa lisan adalah Ciri-ciri ragam bahasa lisan :
bahasa yang diucapkan oleh 1) Memerlukan kehadiran
pemakai bahasa. Dalam ragam
orang lain
lisan, kita berurusan dengan
tata bahasa, kosakata, dan 2) Unsur gramatikal tidak
lafal. Dalam ragam bahasa dinyatakan secara lengkap
lisan ini, pembicara dapat 3) Terikat ruang dan waktu
memanfaatkan tinggi rendah
4) Dipengaruhi oleh tinggi
suara atau tekanan, air muka,
gerak tangan atau isyarat
rendahnya suara
untuk mengungkapkan ide.
Ragam bahasa lisan meliputi :
1) Ragam bahasa cakapan
Ragam bahasa yang digunakan saat berbicara dengan
teman, berbicara dengan orang lain yang lebih muda atau
berbicara tidak resmi.
2) Ragam bahasa pidato
Ragam bahasa yang digunakan untuk berpidato.
3) Ragam bahasa kuliah
Ragam bahasa yang digunakan saat perkuliahan, misalnya
saat mahasiswa berbicara dengan dosen.
4) Ragam bahasa panggung
Ragam bahasa yang digunakaan saat pentas untuk
menghibur orang .
Ragam bahasa tulis
Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan
memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam
ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di
samping aspek tata bahasa dan kosa kata.
Ragam bahasa tulis meliputi :
1) Ragam bahasa teknis
Ragam bahasa yang memperhatikan teknis atau cara penulisan.
2) Ragam bahasa undang-undang
Ragam bahasa menggunakan bahasa yang resmi.
3) Ragam bahasa catatan
Ragam bahasa yang singkat untuk mengingatkan sesuatu.
4) Ragam bahasa surat
Ragam bahasa untuk menyampaikan suatu informasi.
Ragam bahasa berdasarkan situasi
Ragam bahasa resmi Ragam bahasa tidak resmi
Ciri-ciri ragam bahasa resmi : Ciri-ciri ragam bahasa tidak
1) Menggunakan unsur resmi kebalikan dari ragam
gramatikal secara eksplisit dan
konsisten; bahasa resmi.
2) Menggunakan imbuhan Ragam bahasa tidak resmi
secara lengkap ;
ini digunakan ketika kita
3) Menggunakan kata ganti
resmi ; berada dalam situasi yang
4) Menggunakan kata baku ; tidak formal .
5) Menggunakan EYD ;
6) Menghindari unsur
kedaerahan .
Ragam bahasa akrab Ragam bahasa konsultasi
Penggunaan kalimat-kalimat Ketika kita mengunjunggi
pendek merupakan ciri seorang dokter, ragam
ragam bahasa akrab. bahasa yang kita gunakan
Kalimat-kalimat pendek ini adalah ragam bahasa resmi.
menjadi bermakna karena Namun, dengan berjalannya
didukung oleh bahasa waktu terjadi alih kode.
nonverbal seperti anggukan Bukan bahasa resmi yang
kepala , gerakan kaki dan digunakan, melainkan
tangan tangan,atau ekspresi bahasa santai. Itulah ragam
wajah. bahasa konsultasi.
Ragam bahasa berdasarkan penutur
Ragam bahasa berdasarkan daerah Ragam bahasa berdasarkan
disebut ragam daerah (logat/dialek) pendidikan penutur
Luasnya pemakaian bahasa pemakaian bahasa juga
dapat menimbulkan dipengaruhi oleh latar
perbedaan pemakaian bahasa.
Bahasa Indonesia yang pendidikan seseorang,
digunakan oleh orang yang pemakaian bahasa
tinggal di Jakarta berbeda seseorang dengan latar
dengan bahasa Indonesia yang belakang pendidikan rendah
digunakan di Jawa Tengah,
Bali, Jayapura, dan Tapanuli. akan berbeda dengan orang
Masing-masing memiliki ciri yang berpendidikan tinggi,
khas yang berbeda-beda hal itu disebabkan oleh
sesuai dialek daerahnya perbedaan penggunaaan
masing masing tata bahasa
Ragam bahasa berdasarkan sikap
penutur
Ragam bahasa dipengaruhi juga oleh setiap penutur
terhadap kawan bicara (jika lisan) atau sikap penulis
terhadap pembawa (jika dituliskan) sikap itu antara lain
resmi, akrab, dan santai. Kedudukan kawan bicara atau
pembaca terhadap penutur atau penulis juga
mempengaruhi sikap tersebut. Misalnya, kita dapat
mengamati bahasa seorang bawahan atau petugas ketika
melapor kepada atasannya. Jika terdapat jarak antara
penutur dan kawan bicara atau penulis dan pembaca, akan
digunakan ragam bahasa resmi atau bahasa baku. Makin
formal jarak penutur dan kawan bicara akan makin resmi
dan makin tinggi tingkat kebakuan bahasa yang digunakan.
Sebaliknya, makin rendah tingkat keformalannya, makin
rendah pula tingkat kebakuan bahasa yang digunakan.
TERIMA KASIH