Anda di halaman 1dari 30

PRESENTASI

KASUS
DR. DEWI AJENG RKN-INTERNSIP RSUD
CENGKARENG
DATA PASIEN

Nn. A 18 tahun
RM : 29-89-37
Tanggal masuk : 24 Agustus 2017
DESKRIPSI
Nn. A usia 18 tahun datang dengan keluhan penurunan kesadaran sejak 2 jam
SMRS.
Sebelumnya pasien mengeluh sesak nafas sejak 1 hari yang lalu, diikuti dengan
nyeri dada dari tengah hingga ke kanan. Nyeri dada muncul tiba-tiba dan
dirasakan hilang timbul. Nyeri tidak menjalar, tidak juga seperti terhimpit.
Keluarga mengatakan pasien mengeluh mual, tetapi tidak ada muntah.
Pasien sulit untuk makan dan menjadi lebih sering tidur karena merasa lemas
hingga akhirnya tidak sadarkan diri.
Demam tidak ada. Batuk tidak ada. BAB dan BAK pasien dalam batas normal.
Pasien sudah beberapa kali mengalami keadaan serupa seperti ini.
DATA UTAMA
Riwayat DM tipe 1 sejak tahun 2013
Riwayat Pengobatan
Riwayat alergi disangkal
Lain-lain:
Riwayat
Diagnosis / penyakit bawaan lahir disangkal
Riwayat Keluarga
Gambaran Ibu pasien
Riwayatmerokok
Kebiasaan operasi appendicitis
dan minum 2 minggu
mengatakan imunisasi
Riwayat KesehatanKlinis
/ SMRS
alkohol disangkal
Riwayat
Penyakit imunisasi Ketoasidosis padapasien lengkap
Riwayat trauma disangkal
Diabetes Mellitus
Kebiasaan meminum air putih
Riwayat keluhan serupa disangkal Tipe 1
sedikit
Insulin 2 x 30 U /hari
Kebiasaan meminum air kemasan
berpengawet
TANDA TANDA VITAL
Keadaan
Kesadaran TD Nadi Pernapasan Suhu
Umum

Tampak
146/109 136 38
sakit Somnolen 36.5 oC
mmHg kali/menit kali/menit
berat
Mukosa
Kepala : bibir kering
normocephal
Bau aseton (-) STATUS
Sonor +/+ GENERALIS
Konjungtiva
THT dalam anemis
batas -/-
bunyi
Bunyi napas
jantung vesikuler
I dan
Sklera
Thoraks ikterik
:
normal -/-
II rhonki -/-
regular
Pupil bulat, dada
Pergerakan
wheezing -/-
isokor,
murmur
diameter
simetris (-)
(3mm/3mm)
gallop
Refleks (-)
cahayacepat
Pernafasan +/+
Bising usus (+)
Cekungdalam-/-
danSupel
turgor baik
Akral hangat
CRT < 3 detik
Edema (-)
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Analisis Gas
Darah Nilai
Pemeriksaan Hasil Satuan
Fungsi
Elektrolit
Diabetes
pH Ginjal 6.98 Normal
7.35-7.45
Ureum
Natrium
Glukosa sure
pCO2 139
524
21
8 mmol/L
mg/dL
mmHG 136-146
15-50
<110
32-45
Hematologi I
Kreatinin
Kalium
strep
pO2 0.6
5.1
178 mmol/L
mg/dL
mmHg 3.5-5.0
<1.4
83-108
Hemoglobin 15.7 g/dL 13 16
Chlorida
Keton darah
HCO3 >8.0
108
2 mmol/L
mmol/L 94-111
<0.6
21-28
Hematokrit 48 % 40 48
SBC 6 mmol/L 21.8-26.2
Leukosit 14.8 ribu/L 5 10
SBE -28 mmol/L
Trombosit 492 ribu/L 150 400
ABE -31
sO2 99 % 95-99
tCO2 5 Vol %
TINJAUAN
PUSTAK A
KETOASIDOSIS
DIABETIKUM
SMF IPD UNUD
DEFINISI
Keadaan dekompensasi kekacauan metabolik
ditandai oleh trias :
Hiperglikemia Asidosis Ketosis

Disebabkan oleh defisiensi insulin absolut atau


relatif
MENGAPA TERJADI KAD PADA DM 1 ?

1. Manifestasi awal DM tipe 1

2. Peningkatan kebutuhan insulin pada keadaan :


Infeksi
Trauma
Infark miokard
lainnya
KRITERIA
D I AG N O S I S K A D
TATALAKSANA KAD

Koreksi defisit Koreksi Koreksi status


cairan elektrolit asam basa

Inisiasi terapi
insulin
2 kolf / jam KO R E K S I
Jam ke 1 1 kolf/ jam DEFISIT
CAIRAN
Jam ke 2 2 kolf
- Jumlah cairan yang
diberikan dalam 15
Jam ke 3 1 kolf
jam 5 L
- Bila Na+ > 155
Jam ke 4 1 kolf
mEq/L maka diganti
dengan NaCl 0.45%
Jam ke 5 kolf

Seterusnya Sesuai kebutuhan


(INFUS II)
Jam ke Bolus insulin180 mU/kgBB
2 TERAPI
Drip insulin 90 mU/jam/kgBB INSULIN
dalam NaCl 0.9%
Sliding scale
Gula darah <200 mg/dL
Kadar gula Insulin
Drip insulin 45 mU/jam/kgBB darah
(mg/dL)
Infus I diganti dextrose 5% <200 -
200-250 5U
Kadar gula stabil 200-300 mg/dL selama jam 250-300 10 U
Drip insulin 1-2 U/jam 300-350 15 U
Sliding scale 6 jam >350 20 U
KO R E K S I
KALIUM
Jika pasien sudah
>6 sadar berikan K+
4.5-6 Tidak oral selama 1
3-4.5 25 diberi minggu
<3 50 mEq/ kan
75 mEq/ 6 jam
mEq/ 6 jam
6 jam
KO R E K S I
HCO3

pH <7 pH 7- >7.1 Bila pH meningkat


100 mEq 7.1 0 maka K+ akan ikut
HCO3 50 mEq meningkat maka,
Berikan HCO3 pemberian
26 Berikan
mEqK+ bikarbonat disertai
13
mEqK+ dengan pemberian
K+
KOMPLIKASI KAD
Hipoglikemia

hiperglikemia

Hipokalemi

Hiperkloremia

Edema serebri
DM TIPE 1

KO N S E N S U S N A S I O N A L P E N G E L O L A A N D M
TIPE 1
DEFINISI
Kelainan sistemik akibat gangguan metabolisme
glukosa

Ditandai dengan hiperglikemia kronik

Kerusakan sel beta pankreas

Produksi insulin berkurang atau terhenti


PERBEDAAN ? INFODATIN KEMENKES RI

DM TIPE 1 DM TIPE 2

Disebabkan oleh kerusakan Disebabkan oleh resistensi insulin


pankreas Insulin cukup tetapi tidak bekerja
Produksi insulin berkurang dengan baik dalam mengontrol
Pengobatan insulin kadar gula darah
Lebih sering hipoglikemia 90% penderita diabetes
Pengobatan bervariasi
KRITERIA DIAGNOSTIK

asimtomatis
poliuria polidipsi Polifagia
GDS >200 mg/dL
GDP >126 mg/dL GDS >200
BB turun
mg/dL
TTGT >1 pemeriksaan
PENGELOLAAN DM TIPE 1

Bebas dari gejala penyakit


Dapat menikmati
Sasaran kehidupan sosial
Terhindar dari komplikasi
PENGELOLAAN DM TIPE 1

Edukasi +
Pemberian Pengaturan
Olahraga home
insulin makan
monitoring
JENIS INSULIN
PEMBAHASAN
Tata laksana yang diberikan
meliputi :
Pada pasien ditemukan tanda dan gejala yang mendukung pada diagnosis KAD.
Dari hasil anamnesa ditemukan adanya keluhan lemas dan mual, pasien menjadi
Protap
lebih sering tidur dan KAD
sulit untuk makan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan
mukosa mulutHema kering,1, GDS, ur/cr,
takikardi, serta pernafasan kussmaul. Pada hasil
elektrolit, AGD,
pemeriksaan laboratorium ketonGDS meningkat sebesar 524 mg/dL,
ditemukan
darah
keton darah >8.0, pH 6.98, serta HCO3 adalah 2, yang menandakan dalam
O2 nasal
tubuh pasien terdapat kanul 3lpm
hiperglikemia, ketosis, dan asidosis metabolik. Ditambah
riwayat pasien dengan DM tipe 1 yang sehari-hari menggunakan insulin sebagai
Rontgen thorax
terapi 2x30 U/hari
Pasang DC
TERIMAK ASIH