Anda di halaman 1dari 23

P ENGARUH STRESS

UJIA N TERHA D A P
S IS TEM PENCERNA AN
WILLIANA SUWIRMAN
1.
SITOKIN
10.1006/BRBI.1998.0537
MARSHALL ET AL.

Subyek:16 mahasiswa FK tahun pertama (10, 6), tidak merokok


Metode: - Membandingkan kadar IFN- & IL-10 4 minggu sebelum
ujian blok (pretest) dengan 2 hari setelah ujian (post-test)
- Uji tingkat stress, hassles, dll
- Analisis kortisol
- Dsb
MARSHALL ET AL.

Hasil: produksi IFN- sedikit


menurun saat post test,
sedangkan produksi IL-10
meningkat saat post test
MARSHALL ET AL.

Hasil: Tingkat hassle


berkorelasi positif dengan
kadar IL-10, dan berkorelasi
negatif dengan kadar IFN-
Tidak ada korelasi antara
tingkat kortisol dengan
produksi sitokin (IFN- & IL-
10)

Note: putih= pretest ; hitam = post-test


2.
F LO R A N O R M A L
USUS &
KO R T I S O L S A L I VA
1 0 . 1 0 1 6 / J . B I O P S Y C H O. 2 0 0 7 . 0 9 . 0 1 0
KNOWLES ET AL.

Subyek:23 mahasiswa S1(16, 7)


Metode: - Membandingkan kadar kortisol saliva & bakteri asam
laktat pada awal semester (low stress) dengan minggu
pertama ujian (high stress)
- Kuesioner : Daily dairy questionnaire (tingkat stress &
gejala GIT); dairy nutritional questionnaire; K10 scale (tingkat stress
pe minggu); Physical Health Questionnaire/PHQ: digestive symptoms
(gangguan GIT per minggu); Depression, Anxiety, and Stress
Scale/DASS
KNOWLES ET AL.

Hasil: Kadar kortisol


meningkat tidak signifikan saat
masa ujian, sedangkan kadar
bakteri asam laktat menurun
signifikan saat ujian
KNOWLES ET AL.

Kuesioner: Daily& weekly stress, gejala GIT (PHQ) meningkat signifikan


saat high stress
KNOWLES ET AL.

Nutrisi: Konsumsi sayur menurun signifikan saat high stress


Konsumsi kopi meningkat signifikan saat high stress
Konsumsi dairy, alcohol, teh menurun tidak signifikan saat high stress
Konsumsi daging, cereal, buah, rokok meningkat tidak signifikan saat high stress
3.
NYERI ABDOMEN
& OROCECAL
TRANSIT
1 0 . 1 0 1 6 / J . B I O P S Y C H O. 2 0 0 7 . 0 9 . 0 1 0
HARRIS ET AL.

Subyek:16 mahasiswa FK tahun pertama, tanpa riwayat penyakit GIT


Metode: - Membandingkan tingkat stress (HR, MAP, ACTH, cortisol,
anxiety) sewaktu ujian dan kondisi kontrol
- Membandingkan peningkatan konsentrasi H2 alveolar
(menunjukkan orocecal transit) sewaktu ujian dan kondisi control
- Kuesioner: Gejala GIT (gas, diare, borborgymi, nyeri
abdomen)
HARRIS ET AL.

Hasil: HR, MAP (systole & diastole), ACTH, Cortisol, Anxiety meningkat
spesifik saat tes
HARRIS ET AL.

Hasil: Orocecal transit tidak


berbeda signifikan pada saat
tes maupun pada control time
HARRIS ET AL.

Hasil: Gas, diare, borborgymi


tidak berbeda signifikan saat
tes maupun pada control time
Nyeri abdomen meningkat
secara singifikan saat tes
4.
SOMATISASI
HTTPS://DOI.ORG/10.1371/JOURNAL.PO
NE.0084911
ZUNHAMMER ET AL.

Subyek:150 mahasiswa
Metode: - Membandingkan tingkat stress dan intensitas gejala-gejala
somatik sebelum, sewaktu, dan setelah ujian
ZUNHAMMER ET AL.

Hasil: Stress, depresi, anxiety


meningkat saat tes
dibandingkan dengan sebelum
dan setelah tes
ZUNHAMMER ET AL.

Hasil: Semua gejala somatisasi meningkat spesifik saat tes, kecuali rasa kembung.
Highest absolute increase: Abdominal discomfort (Butterflies in the stomach)
Highest relative increase: appetite loss, frequent diarrhea, sexual indifference
KESIMPUL AN
KESIMPULAN

Stress saat ujian berpengaruh


negatif pada sistem imun dan
kadar flora normal usus
Stress saat ujian meningkatkan
frekuensi beberapa gejala
abdomen.
DAFTAR PUSTAKA

1. Marshall, G.D. et al., 1998. Cytokine Dysregulation Associated with Exam Stress in Healthy
Medical Students. Brain, Behavior, and Immunity, 307(12), pp.297307.
2. Knowles, S.R., Nelson, E.A. & Palombo, E.A., 2008. Investigating the role of perceived stress
on bacterial flora activity and salivary cortisol secretion : A possible mechanism underlying
susceptibility to illness. Biological Psychology, 77, pp.132137.
3. Harris, A. & Martin, B.J., 1994. Increased Abdominal Pain during Final Examinations. Digestive
Diseases and Sciences, 39(1), pp.104108.
4. Zunhammer, M., et al., 2013. Somatic Symptoms Evoked by Exam Stress in University
Students: The Role of Alexithymia, Neuroticism, Anxiety and Depression. PLoS ONE, 8(12).